|
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Wed Jun 22, 2011 10:26 am | |
| LARANGAN KHITAN PEREMPUAN TI Produksi | Jumat, 29 Juli 2011 | 02:51 WIB KOMPAS.com — Tahun 2007, Kementerian Kesehatan mengeluarkan larangan medikalisasi sunat (khitan) perempuan oleh petugas kesehatan. Pelarangan itu bukan hanya selaras dengan ajaran Islam, tetapi juga kaidah kesehatan modern. Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan Organisasi Kesehatan Dunia di Kairo, Mesir, 1994, melarang khitan bagi perempuan. Alasannya, khitan merusak dan membahayakan organ reproduksi perempuan. Pelarangan itu mendapat respons keras dari Majelis Ulama Indonesia melalui Keputusan Fatwa Nomor 9A Tahun 2008. Menurut MUI, khitan bagi perempuan adalah makrumah (memuliakan) dan pelarangan khitan bagi perempuan dianggap bertentangan dengan syiar Islam. Kemkes merespons fatwa MUI itu dan mengeluarkan Peraturan Menkes Nomor 1636 Tahun 2010 yang menyetujui dan mendorong pelaksanaan khitan perempuan. Permenkes ini bahkan merinci tahap demi tahap yang harus dilakukan agar praktik sunat bagi perempuan dilakukan dalam rangka perlindungan perempuan; dilakukan sesuai dengan ketentuan agama, standar pelayanan, serta standar profesi untuk menjamin keamanan dan keselamatan perempuan yang disunat.
Secara historis, praktik khitan bagi perempuan telah ada sebelum agama Islam lahir. Khitan perempuan menjadi tradisi di banyak masyarakat. Berdasarkan riset Population Council, di Indonesia, khitan perempuan dilakukan di berbagai daerah, seperti Banten, Gorontalo, Makassar, Padang Sidimpuan, Madura, Padang, Padang Pariaman, Serang, Kutai Kartanegara, Sumenep, Bone, Gorontalo, dan Bandung. Alat untuk menyunat adalah pisau (55 persen), gunting (24 persen), sembilu (bambu) atau silet (5 persen), jarum (1 persen), serta sisanya sekitar 15 persen pinset, kuku atau jari penyunat, koin, dan kunyit. Caranya adalah dengan pemotongan klitoris, yaitu insisi (22 persen) dan eksisi (72 persen) menggunakan gunting, serta mengerik dan menggores klitoris (6 persen) menggunakan bambu atau silet. Praktik khitan bagi perempuan menimbulkan banyak korban, umumnya karena pendarahan. Penulis Mesir Nawal el Sadawi banyak menulis tentang kematian gadis dan anak perempuan akibat praktik ini. Penelitian International Planned Parenthood Federation tahun 2001 menyebutkan, dampak khitan sangat beragam, seperti depresi, nyeri saat berhubungan seksual, mengurangi kenikmatan seksual, infeksi saluran kemih, radang panggul kronik, frigiditas, pendarahan, dan kematian.
Hak sama Ayat yang senantiasa dijadikan rujukan hukum atas sunat bagi laki-laki dan perempuan adalah QS An-Nahl:123, yang artinya ”Kemudian Kami wahyukan kepadamu agar mengikuti millah Nabi Ibrahim.” Menurut KH Husein Muhammad dari Pondok Pesantren Darut Tauhid, Cirebon, tidak ada pakar tafsir yang mengaitkan ayat tersebut dengan kewajiban khitan bagi perempuan. Sebaliknya, ayat tersebut tengah membicarakan hal-hal pokok dalam doktrin agama, seperti tentang keyakinan tauhid dan cara manasik haji Nabi Ibrahim. Para pakar tafsir klasik sekalipun, seperti Al-Qurthubi, menjelaskan, ayat tersebut berkenaan dengan perintah kepada Nabi Muhammad untuk ikut manasik haji Nabi Ibrahim. Al-Thabari mengatakan, ayat itu intinya memerintahkan Nabi Muhammad membebaskan diri dari penyembahan terhadap berhala dan kepasrahan kepada Tuhan. Fakhr al-Din al-Razi mengemukakan, maksud ayat itu adalah Tuhan memerintahkan Nabi Muhammad mengikuti metode Nabi Ibrahim dalam menyampaikan dakwah tentang kemahaesaan Tuhan (tauhid), yakni dengan cara halus, lembut, memudahkan, dan argumen rasional, sebagaimana ditunjukkan Al Quran dalam ayat-ayat lain.
Menurut Yusuf al-Qardhawi, perujukan ayat di atas sebagai dasar perlunya khitan bagi perempuan adalah alasan mengada-ada (takalluf) dan memaksakan. Ayat tersebut bicara lebih luas dan mendasar daripada sekadar khitan. Lebih lanjut, Qardhawi juga berargumen, apabila khitan menyakitkan secara fisik dan psikologis, membuat perempuan terhalang memperoleh hak fitrahnya, tindakan itu haram. Pertanyaan kemudian, mengapa khitan bagi perempuan sering kali dipaksakan masyarakat? Michel Foucault menyebut, tubuh perempuan adalah obyek kuasa masyarakat patriaki. Melalui tubuh perempuanlah budaya patriarki bermain untuk mengontrol dan menguasai orang lain atas tubuhnya. Seksualitas perempuan dikekang dengan khitan ketika organ terpenting dalam relasi seksual dihilangkan. Kesempatan harus diberikan kepada perempuan untuk mengartikulasikan seksualitasnya, sama seperti kesempatan yang diberikan kepada laki-laki karena perempuan dan laki-laki diciptakan dari substansi (nafs) yang sama (QS An-Nisa:1). Bahkan, relasi setara telah disebutkan dalam QS Al-Baqarah:187, yakni istri adalah pakaian bagi suami dan demikian sebaliknya. Karena itu, sejak 1959, Mesir melarang khitan bagi perempuan. Adalah mufti Mesir, Syeikh Ali Gom’ah, yang mencetuskan fatwa haram khitan bagi perempuan. Mufti besar Al-Azhar, Muhammad Sayyed Thanthowi, juga mendukung fatwa tersebut.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:24 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Thu Jun 23, 2011 8:02 pm | |
| PERMENKES SUNAT PEREMPUAN DIMINTA DICABUT Kamis, 23/06/2011 14:42 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth Jakarta, Tradisi sunat perempuan di banyak negara sudah mulai dihapus. Kini giliran aktivis perempuan Indonesia yang mendesak pemerintah mencabut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang sunat perempuan. Praktik ini dinilai melanggar hak reproduksi dan bertentangan dengan kebijakan pemerintah sendiri untuk menyehatkan perempuan. Tuntutan tersebut disampaikan bersama-sama oleh sejumlah LSM yang peduli terhadap perempuan di antaranya LBH Apik, Komnas Perempuan dan Amnesty Internasional dalam jumpa pers mengenai tuntutan pencabutan Permenkes soal sunat perempuan di Bakoel Koffie, Cikini, Kamis (23/6/2011).
Ratna Bantara Murti, M.Si dari LBH Apik mengatakan Permenkes No 1636/Menkes/Per/XI/2010 tentang Sunat Perempuan perlu dicabut karena rawan pelanggaran hak-hak perempuan. Dalam banyak kasus, perempuan disunat saat masih kecil ketika belum bisa menentukan pilihan sendiri. Padahal dilihat dari sudut pandang manapun, Ratna menilai sunat perempuan tidak memberikan manfaat apa-apa. Agama hanya mewajibkan sunat untuk laki-laki, sementara dari aspek medis sunat perempuan justru berisiko memicu infeksi pada organ reproduksi. Adanya Permenkes Sunat Perempuan sebenarnya bertujuan untuk melindungi perempuan dari sunat ilegal yang membahayakan jiwa dan sistem reproduksinya. Namun menurut Ratna, peraturan itu justru melegalkan sunat perempuan dan dikhawatirkan makin melestarikan praktik-praktik semacam itu.
Melalui Dirjen Bina Kesehatan masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pernah melarang medikalisasi sunat perempuan. Sementara dalam Permenkes tersebut, sunat Perempuan justru diatur sedemikian detail mulai dari prosedur dan teknik penyayatan hingga bagian yang boleh disayat. "Kita ini satu-satunya lho, negara yang mengatur sunat perempuan sampai sedetail itu dengan prosedurnya dan segala macam," ungkap Ratna saat dihubungi detikHealth, Kamis (23/6/2011). Beberapa poin yang diatur dalam Permenkes No 1636/2010 tentang Sunat Perempuan antara lain sebagai berikut:
- Sunat perempuan hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan baik dokter, bidan atau perawat yang memiliki izin kerja. Sebisa mungkin, tenaga kesehatan yang dimaksud berjenis kelamin perempuan. - Bagian yang dipotong tidak boleh sembarangan, bahkan sebenarnya tidak ada bagian dari alat kelamin perempuan yang boleh dipotong. Sunat yang diizinkan hanya berupa goresan kecil pada kulit bagian depan yang menutupi klitoris (frenulum klitoris). - Sunat perempuan tidak boleh dilakukan dengan cara mengkaterisasi atau membakar klitoris (bagian mirip kacang yang paling sensitif terhadap rangsang seksual, dalam Bahasa Indonesia disebut juga klentit). Goresan juga tidak boleh melukai atau merusak klitoris, apalagi memotong seluruhnya. - Bagian lain yang tidak boleh dirusak atau dilukai dalam sunat perempuan adalah bibir dalam (labia minora) maupun bibir luar (labia mayora) pada alat kelamin perempuan. Hymen atau selaput dara juga termasuk bagian yang tidak boleh dirusak dalam prosedur sunat perempuan. - Sunat perempuan hanya boleh dilakukan atas permintaan dan persetujuan perempuan yang bersangkutan dengan izin dari orangtua atau walinya. Petugas yang menyunat juga wajib menginformasikan kemungkinan terjadinya perdarahan, infeksi dan rasa nyeri.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:27 pm; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Thu Jun 23, 2011 8:17 pm | |
| PERMENKES SUNAT PEREMPUAN: DILARANG POTONG CLITORIS Jumat, 01/07/2011 10:35 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth Jakarta, Klitoris merupakan bagian dari alat kelamin perempuan yang bentuknya seperti kacang dan akan mengeras ketika menerima rangsang seksual. Kerusakan pada bagian ini bisa membuat gairah seks berkurang sehingga sulit mencapai orgasme klitoral saat berhubungan seks. Menurut peraturan yang berlaku di Indonesia, tidak semua bagian pada alat kelamin perempuan boleh disunat. Salah satu bagian yang mutlak tidak boleh dilukai atau dirusak adalah klitoris, bagian paling sensitif terhadap rangsang seksual. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, drg Murti Utami mengatakan sunat perempuan yang diatur dalam Permenkes No 1636/MENKES/PER/2010 tentang Sunat Perempuan berbeda dengan definisi Female Genital Mutilation (FGM) versi organisasi kesehatan dunia atau WHO. "Permenkes Sunat Perempuan mengatur larangan menggunakan cara mengkauterisasi klitoris, yakni memotong atau merusak klitoris baik sebagian maupun seluruhnya," tulis drg Tami dalam rilis yang diterima detikHealth, Jumat (1/7/2011). Bagian yang tidak boleh dilukai selain klitoris dalam Permenkes Sunat Perempuan adalah labia mayora (bibir luar), labia minora (bibir dalam), selaput dara maupun vagina secara keseluruhan. Bagian yang diizinkan dalam sunat perempuan hanyalah berupa sayatan kecil pada kulit yang menutup klitoris tapi bukan klitorisnya.
Sementara dalam aturan WHO tidak boleh ada mutilasi dalam alat kelamin perempuan yang terbagi dalam 4 klasifikasi: 1. Kategori pertama adalah pelarangan "prepuce" atau clitoridectomy, yakni pemotongan sebagian atau seluruh bagian klitoris. 2. Kategori kedua adalah pelarangan pemotongan klitoris dan sebagian atau seluruh bagian pada labia mayora. 3. Kategori ketiga, pelarangan sayatan atau pemotongan bisa dilakukan di seluruh bagain alat kelamin luar termasuk jahitan untuk mempersempit lubang vagina. 4. Kategori keempat adalah pelarangan segala bentuk tindakan berbahaya mulai dari penusukan, pelubangan dan penggoresan terhadap bagian apapun pada alat kelamin perempuan. Seperti dikutip dari WHO.int, tindik vagina termasuk dalam FGM kategori keempat.
Aturan Permenkes sunat perempuan yang hanya membolehkan sayatan kecil pada kulit yang menutup klitoris tapi bukan klitorisnya memang agak berbeda dengan klasifikasi sunat perempuan WHO. Karena dalam WHO memang segala hal yang menyakiti kelamin perempuan dilarang. Tapi menurut Permenkes tersebut tindakan tersebut tidak menyalahi aturan mutilasi WHO. Sunat perempuan hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan tertentu, yaitu dokter, bidan dan perawat yang telah memiliki ijin praktik, atau surat izin kerja dan diutamakan yang berjenis kelamin perempuan. Dalam melaksanakan sunat perempuan, tenaga kesehatan harus mengikuti prosedur tindakan antara lain cuci tangan pakai sabun, menggunakan sarung tangan, melakukan goresan pada kulit yang menutupi bagian depan klitoris (frenulum klitoris) dengan menggunakan ujung jarum steril sekali pakai dari sisi mukosa ke arah kulit, tanpa melukai klitoris.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:42 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Thu Jun 23, 2011 8:29 pm | |
| UNTUK MENJAMIN KEAMANAN DAN KESELAMATAN PEREMPUAN YANG DISUNAT Menanggapi desakan agar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 1636/MENKES/PER/2010 tentang Sunat Perempuan dicabut, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa dalam Permenkes itu justru untuk melindungi perempuan dari praktik sunat yang tidak sehat. Kalau tidak diatur, dikawatirkan sunat perempuan yang sudah menjadi tradisi sebagian masyarakat secara turun temurun itu akan membahayakan kesehatan perempuan. Permenkes, mengatur agar khitan dilakukan dengan benar dan hanya oleh tenaga kesehatan tertentu untuk menjamin keamanan dan keselamatan perempuan sesuai ketentuan agama,standar pelayanan dan standar profesi. Permenkes tidak mengharuskan sunat bagi perempuan. Sunat perempuan dapat dilakukan hanya atas permintaan dan atau persetujuan dari orang tua anak perempuan atau wali. Jadi dalam Permenkes tidak mengharuskan perempuan disunat, tetapi apabila ada perempuan yang ingin disunat Permenkes itu digunakan sebagai standar operating precedure (SOP) atau acuan oleh tenaga kesehatan tertentu.
Sunat perempuan adalah tindakan menggores kulit yang menutupi bagian depan klitoris, tanpa melukai klitoris dan hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan tertentu, yaitu dokter, bidan dan perawat yang telah memiliki ijin praktik, atau surat izin kerja dan diutamakan yang berjenis kelamin perempuan. Dalam melaksanakan sunat perempuan, tenaga kesehatan harus mengikuti prosedur tindakan antara lain cuci tangan pakai sabun, menggunakan sarung tangan, melakukan goresan pada kulit yang menutupi bagian depan klitoris (frenulum klitoris) dengan menggunakan ujung jarum steril sekali pakai dari sisi mukosa ke arah kulit, tanpa melukai klitoris.
Jadi sunat perempuan yang diatur dalam Permenkes tersebut bukan mutilasi genital perempuan (female genetal multilation = FGM) menurut klasifikasi WHO. Menurut WHO, ada empat tipe FGM, yaitu pertama, pemotongan “prepuce” dengan atau tanpa mengiris/menggores bagian atau seluruh klitoris. Kedua, pemotongan klitoris dengan disertai pemotongan sebagian atau seluruh labia minora. Ketiga, pemotongan bagian atau seluruh alat kelamin luar disertai penjahitan/penyempitan lubang vagina. Keempat, tidak terklarifikasi, termasuk penusukan, pelubangan atau pengirisan/penggoresan terhadap klitoris dan atau labia.
Tidak boleh Dalam Permenkes disebutkan, sunat tidak boleh dilakukan pada perempuan yang sedang menderita infeksi genitalia eksterna atau infeksi umum. Disamping itu, juga mengatur larangan menggunakan cara mengkauterisasi klitoris; memotong atau merusak klitoris baik sebagian maupun seluruhnya dan memotong atau merusak labia minora, labia majora, hymen atau selaput dara dan vagina baik sebagian maupun seluruhnya. Dalam menyusun Permenkes, telah dilakukan berbagai pembahasan dan masukan dari berbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) dan lain-lain.
Pembinaan dan pengawasan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota dengan melibatkan organisasi profesi seusia dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing. Pembinaan dan pengawasan diarahkan untuk menjamin hak dan melindungi keselamatan pasien yang disunat oleh tenaga kesehatan. Dalam rangka pembinaan dan pengawasan, menteri, kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota dapat mengambil tindakan administratif terhadap tenaga kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Call Center: 021-500567, 30413700, atau alamat e-mail, info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:43 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Tue Jun 28, 2011 6:41 pm | |
| LINDUNGI DIRI DARI ANCAMAN KANKER LEHER RAHIM Lusia Kus Anna | Selasa, 28 Juni 2011 | 16:03 WIB Kompas.com - Bukan menakut-nakuti, tetapi fakta menunjukkan di Indonesia 37 perempuan terdiagnosis kanker leher rahim setiap harinya dan diperkirakan 20 orang perempuan meninggal karena kanker yang menyerang leher rahim (serviks) ini setiap hari. Tetapi Anda tak perlu khawatir karena kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang bisa dicegah dengan vaksin. Organ reproduksi wanita terdiri dari indung telur dan rahim. Bagian terbawah dari rahim inilah yang disebut leher rahim atau serviks, dan berhubungan langsung dengan vagina. "Organ reproduksi wanita rawan oleh keganasan penyakit, bukan hanya serviks, tapi juga payudara, indung telur, dan juga rahim," kata dr.Adrian Setiawan, Sp.OG, dari RS.MRCCC Siloam Jakarta. Sayangnya, penyakit keganasan tersebut seringkali tidak bergejala. Kalau pun dirasakan gejala, biasanya sudah terlambat. Perdarahan di luar masa haid bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan. "Jika terdiagnosis kanker serviks, biasanya perdarahan merupakan tanda sudah stadium empat dimana organ-organ yang terkena sudah luas. Angka harapan hidupnya kecil," katanya dalam sebuah acara seminar mengenai kanker serviks di Jakarta beberapa waktu silam.
Ia menambahkan, berbeda dengan infeksi virus lain seperti hepatitis yang sering ditandai dengan gejala demam, infeksi virus HPV tidak menimbulkan gejala karena sel-sel yang diserang spesifik di bagian leher rahim. "Virus ini akan mengikat protein-protein di sel yang biasanya menghancurkan virus," katanya. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Menurut dr.Sigit Pribadi, Sp.OG, HPV merupakan virus yang umum dan mudah ditularkan melalui kontak kelamin. Ada lebih dari 100 tipe HPV yang teridentifikasi dan umumnya tidak berbahaya. Kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18, 45 dan 31. "Setiap perempuan dapat terinfeksi HPV semasa hidupnya. Perkembangan menjadi kanker pun memakan waktu yang lama," kata dr.Sigit yang aktif mengampanyekan pencegahan kanker serviks melalui Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (IPKASI) ini.
Karena perjalanan penyakitnya yang lama, bisa 10-20 tahun, maka diperlukan program deteksi dini untuk menemukan kanker ini di stadium awal melalui pap smear atau IVA (inspeksi visual asam asetat). Pemeriksaan pap smear dan IVA ini, menurut dr.Sigit termasuk dalam pencegahan sekunder. Sementara itu pencegahan primer dari kanker serviks adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan vaksinasi HPV. Penemuan vaksin HPV merupakan penemuan penting, sebab vaksin ini sudah lama ditunggu untuk mengurangi penularan infeksi HPV yang merupakan faktor penting terjadinya kanker serviks. Dr.Sigit menjelaskan, meskipun HPV disebabkan oleh virus, namun karena bagian yang terinfeksi adalah di permukaan atau epitel, maka virus-virus ini tidak terpapar oleh kekebalan tubuh alamiah.
"Ibaratnya virus ini ada di teras rumah, sementara sistem imun adanya di dalam rumah. Karena itu harus diusahakan agar tentara antibodi ini juga berada di teras, caranya dengan melakukan vaksinasi," kata salah satu staf pengajar di bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini. Pola kerja vaksin HPV sama seperti vaksin lain. Seseorang dengan HPV diberi suntikan vaksin, tubuh merespons, dan tubuh membentuk antibodi. Antibodi ini selanjutnya akan menolak HPV risiko tinggi sekalipun. Vaksinasi dilakukan selama tiga kali, penyuntikan kedua berselang dua bulan sejak vaksin pertama disuntikkan, dan vaksinasi ketiga disuntikkan pada bulan keenam.
Perlu skrining Perempuan yang rawan terkena kanker serviks adalah mereka yang berusia 35-50 tahun. "Sekitar 9 dari 10 wanita yang terinfeksi virus ini terjadi di usia 50 tahun," kata dr.Adrian. Kendati begitu, justru para remaja putri yang menjadi sasaran dari vaksinasi HPV. Di negara maju, memasuki usia 10 tahun biasanya anak perempuan sudah divaksin HPV. Pertimbangannya, wanita rata-rata mulai melakukan hubungan seks di usia 20 tahun. Vaksin akan meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh untuk mengenali dan menghancurkan virus ketika masuk ke dalam tubuh sebelum terjadi infeksi. Mereka yang sudah divaksinasi bukan berarti terbebas dari kanker. Mereka masih harus menemui tenaga kesehatan untuk skrining kanker serviks.
Ada tiga alasan mengapa tetap dibutuhkan pemeriksaan pap smear secara teratur. Pertama, vaksin tidak melindungi dari semua jenis HPV penyebab kanker serviks. Kedua, mungkin tidak mendapatkan dosis yang cukup atau mendapatkannya pada waktu yang tepat, jadi mungkin mereka tidak mendapat manfaat penuh dari vaksin. Ketiga, mereka juga tidak mendapatkan manfaat penuh dari vaksinasi bila mereka telah lebih dulu terinfeksi tipe HPV yang terdapat dalam vaksin.
Meski vaksin HPV sudah tersedia di Indonesia sejak tahun 2007, namun vaksin ini belum populer. Salah satu kendalanya adalah harga yang relatif mahal. Akan tetapi, dibanding dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk mengobati penyakitnya, sebenarnya biayanya tidak seberapa. Karena itu, jangan menunggu besok untuk melindungi diri dari kanker dengan melakukan vaksinasi dan deteksi dini. Dengan demikian kita bisa menolong diri sendiri untuk menghindar dari ancaman kanker serviks. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Tue Jun 28, 2011 6:49 pm | |
| HAL HAL YANG NORMAL DAN TIDAK NORMAL DARI MENSTRUASI Selasa, 28/06/2011 08:31 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Menstruasi merupakan siklus rutin yang dialami oleh setiap perempuan subur. Tapi beberapa diantaranya kadang mengalami siklus menstruasi yang tidak normal. Untuk itu ketahui apa yang termasuk normal dan tidak normal dari siklus menstruasi. Setiap bulan indung telur perempuan akan mengeluarkan satu sel telur yang disebut dengan masa ovulasi. Pada saat yang sama perubahan hormon mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Jika ovulasi terjadi dan sel telur tidak dibuahi, maka lapisan rahim ini akan runtuh dan terjadilah menstruasi. Siklus menstruasi bisa membantu seseorang mengetahui waktu ovulasi (masa subur), perdarahan menstruasi yang tidak terduga atau sebagai tanda awal kehamilan. Sedangkan siklus menstruasi yang tidak teratur bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan serius. Untuk itu ketahui apa saja yang terbilang normal dan tidak normal dalam siklus menstruasi, seperti dikutip dari Mayoclinic, Selasa (28/6/2011) yaitu:
Hal yang normal dalam siklus menstruasi Siklus menstruasi dihitung mulai dari hari pertama hingga ke hari pertama siklus menstruasi berikutnya, dan biasanya tidak sama bagi tiap perempuan. Selama beberapa tahun pertama menstruasi, siklus umumnya lebih panjang tapi siklus ini semakin lama akan lebih singkat dan menjadi lebih teratur. Beberapa keluhan yang muncul saat menstruasi ada yang masih dianggap normal, seperti rasa nyeri atau gangguan suasana hati, selama hal tersebut tidak mengganggu aktivitas dan kegiatan sehari-hari. Tapi untuk mengetahui apakah siklus menstruasi normal atau tidak, mulailah dengan membuat catatan mengenai tanggal menstruasi selama beberapa bulan untuk tahu apakah siklusnya teratur atau tidak, lamanya menstruasi, apakah darah yang keluar terlalu banyak atau sedikit dan nyeri yang dirasakan.
Hal yang tidak normal dalam siklus menstruasi Beberapa hal bisa terjadi selama menstruasi dan terbilang tidak normal seperti: - Menstruasi tiba-tiba berhenti selama lebih dari 90 hari - Datangnya menstruasi menjadi tidak teratur, padahal sebelumnya rutin - Mengalami menstruasi selama lebih dari 7 hari - Darah yang keluar lebih banyak dibanding biasanya, atau memerlukan lebih dari 1 pembalut dalam waktu 2 jam - Mengalami sakit atau nyeri parah yang mengganggu aktivitas - Mengalami demam atau sakit setelah menggunakan pembalut
Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kehamilan, gangguan makan, kehilangan berat badan yang terlalu ekstrim serta stres. Tapi bisa juga disebabkan oleh adanya masalah kesehatan yang serius seperti sindrom ovarium polikistik (Polycystic ovary syndrom/PCOS), hilangnya fungsi ovarium normal sebelum usia 40, endometriosis atau penyakit radang panggul. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Tue Jun 28, 2011 6:51 pm | |
| YANG MENYEBABKAN HAID KELAMAAN Selasa, 23/11/2010 16:29 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Beberapa perempuan kadang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur seperti terlalu cepat atau juga terlambat. Ini dia 3 hal yang bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Secara teknis, siklus menstruasi yang normal berlangsung antara 21-35 hari dan rata-rata perempuan mendapatkan menstruasinya setiap 28 hari. Tapi setiap perempuan memiliki siklus yang berbeda-beda sehingga ia harus tahu bagaimana siklusnya. "Tapi jika seseorang mendapatkan siklus menstruasi yang liar atau sangat tidak teratur, misalnya bulan ini siklusnya 22 hari lalu bulan depan jadi 35 hari, maka sebaiknya bicarakan dengan dokter untuk memastikannya," ujar Lissa Rankin, seorang dokter obstetri dan ginekologi dari Mill Valley, California, seperti dikutip dari Sheknows, Selasa (23/11/2010). Rankin menuturkan bagi perempuan yang baru saja mendapatkan menstruasi, maka variasi dalam siklusnya adalah normal. Hal ini karena hipotalamus, kelenjar pituitari dan juga ovarium membutuhkan waktu untuk menjadi matang agar bisa memiliki siklus bulanan yang teratur. Namun ada beberapa hal yang bisa membuat siklus menstruasi seseorang menjadi lebih cepat atau justru lambat, yaitu:
Diet dan olahraga Jika seseorang tidak cukup mengonsumsi nutrisi (melakukan diet berlebihan) atau melakukan olahraga secara maraton, maka tubuh akan menganggap orang tersebut tidak siap untuk hamil sehingga menstruasi telat. Hal ini akan membuat kadar estrogen menurun dan menghentikan ovulasi yang membuatnya terlambat atau justru tidak mendapatkan menstruasi. Jenis menstruasi yang tidak teratur ini disebut dengan hypothalamic amenorrhea.
Berat badan Sama seperti masalah pada diet dan olahraga, orang yang memiliki tubuh kurus akan membuat tubuh berpikir Anda tidak cukup sehat untuk mengandung anak sehingga membuat menstruasi terlambat. Tapi kelebihan berat badan juga bisa menjadi masalah. "Jika kelebihan berat badan, maka kadar estrogen dalam tubuh akan berlebihan yang menyebabkan menstruasi berlangsung berat (menorrhagia/mens berat) atau menstruasi berat yang tidak teratur (menometrorrhgia/mens berat dna tidak teratur)," ujar Rankin.
Menggunakan pengendali kehamilan Berbagai bentuk pengendali kehamilan umumnya melakukan sesuatu pada hormon di dalam tubuh sehingga memiliki efek terhadap siklus menstruasi. Rankin mencontohkan pil KB tertentu yang digunakan terus menerus akan membuat seseorang hanya mengalami beberapa kali menstruasi dalam waktu setahun. Sedangkan bentuk lainnya seperti IUD akan membuat menstruasi menjadi lebih berat atau ringan tergantung dari jenisnya.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:26 pm; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Fri Jul 01, 2011 9:11 pm | |
| MASALAH SEPUTAR 'DATANG BULAN' PEREMPUAN Kamis, 08/09/2011 17:09 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Menstruasi atau datang bulan adalah hal yang lumrah dialami oleh setiap perempuan. Tapi beberapa diantaranya kadang mengalami masalah dengan siklus bulanan ini. Apa saja masalah seputar menstruasi? Menstruasi adalah proses perdarahan dari vagina secara periodik akibat luruhnya lapisan endometrium (lapisan rahim). Proses ini dikontrol oleh 4 hormon yaitu estrogen, progesteron, hormong perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinising (LH). Umumnya darah menstruasi yang keluar sekitar 20-80 ml dalam waktu 2 hari sampai seminggu. Bagi kebanyakan orang menstruasi adalah rutinitas yang hanya menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. Namun untuk orang-orang tertentu menstruasi kadang bisa membuatnya harus berkonsultasi ke dokter. Berikut ini adalah beberapa masalah seputar menstruasi yang kerap dialami oleh perempuan, seperti dikutip dari ABC.net.au, Kamis (8/9/2011) yaitu:
Menstruasi yang menyakitkan Nyeri saat menstruasi disebut dengan (dysmenorrhoea) yang menimbulkan ketidaknyamanan ringan hingga berat dan kadang disertai dengan mual serta muntah. Kondisi ini ada yang primer dna sekunder. Dysmenorrhoea primer terjadi ketika ada peningkatan sensitifitas terhadap prostaglandin yang menyebabkan kontraksi dari otot-otot rahim atau mioterium, sedangkan dysmenorrhoea sekunder terajdi ketika ada penyebab patologis seperti endometriosis.
Menstruasi yang tidak teratur Kondisi ini disebut dengan oligomennorhoea yang biasanya terjadi pada 2-3 tahun pertama menstruasi, setelah melahirkan, keguguran atau menejalng menopause. Hal ini bisa membuat seseorang sulit memprediksi masa ovulasi (masa subur). Oligomennorhoea bisa disebabkan stres, mulai menggunakan kontrasepsi, sindrom ovarium polisiklik (meneybabkan kista kecil yang tumbuh di indung telur), perubahan pola makan, ketidakseimbangan hormonal atau kehamilan ektopik.
Amenorea Amenorea dibagi menjadi 2 kategori yaitu primer dna sekunder. Amenorea primer terjadi ketika tidak mengalami menstruasi sama sekali sednagkan yang sekunder terajdi ketika sudah menstruasi lalu terhenti selama lebih dari 6 bulan. Berbagai faktor bisa menjadi penyebabnya seperto pubertas yang tertunda, masalah hormon, tumor hipofisis, menopause dini, kelebihan berat badan, stres atau gangguan pada selaput dara.
Menstruasi berat Menstruasi yang berat (menorrhagia) adalah penyebab paling umum perempuan dirujuk ke ginekolog, biasanya bisa mencapai lebih dari 80 ml darah yang keluar. Kondisi ini bisa diketahui dari jumlah tampon yang digunakan dalam sehari, jika lebih dari 10 maka tergolong berat dan bisa memicu anemia. Faktor-faktor penyebabnya bisa karena perdarahan uterus disfungsional, keguguran, hipotiroid (kelenjar tiroid kurang aktif), fibroid (tumor non-kanker di dinding otot rahim), endometriosis, infeksi panggul, polip di lapisan rahim atau kelainan darah.
Premenstrual syndrome (PMS) Gejala dari PMS bis amuncul sebelum menstruasi datang hingga beberapa hari ke depan. Keluhan yang paling umum adalah nyeri di payudara, sakit kepala, sakit punggung dan pinggang, perut kembung, nafsu makan meningkat, jerawat, suasana hati yang berubah dan mudah stres. Jika gejala yang muncul sampai mengganggu aktivitas sehari-hari maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Kondisi ini bisa dikurangi dengan mengonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air, mengurangi rokok dan alkohol, olahraga, relaksasi dan berendam di air hangat.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:50 pm; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Fri Jul 01, 2011 9:19 pm | |
| AGAR AMAN TRAVELLING SAAT HAMIL Felicitas Harmandini | Dini | Kamis, 23 Juni 2011 | 17:03 WIB KOMPAS.com — Hanya karena Anda sedang hamil, tidak berarti Anda tidak bisa ikut liburan keluarga kan? Syaratnya, kehamilan sudah dalam kondisi aman. Bagaimana Anda mengetahui bahwa kondisi kehamilan Anda sehat dan tak bermasalah, tentu setelah memastikannya dengan dokter Anda. Memastikan bahwa segala sesuatunya aman dan terencana, tentu akan membantu kenyamanan Anda selama liburan. Enggak asyik kan, Anda ikut jalan-jalan, tetapi waswas dengan kondisi janin Anda? Pada dasarnya, travelling yang aman saat hamil adalah pada trimester kedua. Pada saat itu, mual-muntah sudah berkurang dan tubuh Anda sudah menyesuaikan diri dengan adanya janin di dalam kandungan. Namun, yang paling aman sih, Anda konsultasikan dulu kondisi kehamilan Anda dengan dokter sebelum bepergian. Apakah transportasi atau tempat yang Anda tuju memiliki pengaruh buruk terhadap kehamilan? Ketika memilih moda transportasi, pertimbangkan waktu tempuhnya. Transportasi tercepat memang yang terbaik, tapi siapa tahu ada efek samping yang perlu dipertimbangkan juga kan?
Dengan pesawat Jika kehamilan Anda sehat dan kondisi janin sudah kuat, bepergian dengan pesawat tergolong aman. Yang perlu Anda ketahui, bepergian dengan pesawat bisa meningkatkan risiko komplikasi karena kondisi tertentu, misalnya, kelainan penggumpalan darah dan sickle cell disease, penyakit kelainan darah yang bisa mengurangi harapan hidup janin. Dokter mungkin akan membatasi perjalanan dengan transportasi apa pun setelah usia kehamilan 36 minggu, atau jika Anda berisiko mengalami kelahiran prematur. Di dalam pesawat, ibu hamil sebaiknya memilih kursi di lorong. Gunanya agar Anda lebih cepat bangkit saat ingin ke toilet. Kursi di lorong juga memudahkan Anda untuk berjalan-jalan sekadar melepaskan penat. Jika Anda harus tetap duduk, regangkan kaki Anda sesering mungkin. Jangan lupa banyak minum air putih karena kelembaban yang rendah di dalam kabin bisa menyebabkan dehidrasi.
Dengan mobil Saat melakukan perjalanan darat dengan mobil, selalu kenakan sabuk pengaman (hal ini juga wajib dilakukan meski Anda tidak sedang hamil). Bila terjadi gerakan mengejut akibat pengereman, ditambah lagi tak memakai seat belt, ibu hamil bisa mengalami trauma yang menyebabkan kematian janin. Dan, kecelakaan dengan kendaraan adalah penyebab trauma paling parah bagi ibu hamil. Kenakan bagian bawah sabuk pengaman di bawah perut dan di atas paha atas, lalu arahkan tali pundak yang diagonal di antara payudara. Jika jarak tempuh cukup jauh, sering-seringlah berhenti untuk meregangkan badan. Hal ini bisa menjaga mencegah darah terkumpul di kaki saja sehingga menyebabkan penggumpalan darah. Hindari kondisi tetap duduk lebih dari dua jam, dan batasi waktu tempuh dalam sehari hingga enam jam saja. Sama seperti berkendara dengan pesawat atau dalam kondisi apa pun, Anda juga harus banyak minum.
Dengan kapal Memilih kapal untuk mencapai tujuan wisata, atau Anda berlibur dengan kapal pesiar, aman untuk kondisi sedang hamil. Kebanyakan kapal pesiar mengizinkan penumpang yang usia kehamilannya 26 minggu pertama. Paling aman sih, memastikan bahwa kapal tersebut memiliki fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Cari tahu juga apakah tujuan wisata Anda juga dilengkapi fasilitas kesehatan yang modern, siapa tahu Anda membutuhkan perawatan darurat. Yang perlu Anda ingat, gerakan kapal yang bergoyang mengikuti air bisa menyebabkan mual-muntah. Jika Anda khawatir mabuk laut, bawalah obat-obatan dan perlengkapan pribadi untuk pertolongan pertama. Hati-hati juga saat berjalan di dek, karena kemungkinan akan licin.
Sumber: Mayo Clinic
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 6:43 pm; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Sun Jul 10, 2011 8:49 pm | |
| CARA NEW MOMS RAWAT BUAH HATI DENGAN BAIK Kamis, 1 September 2011 - 09:11 wib Dwi Indah Nurcahyani - Okezone APAKAH Anda diliputi kecanggungan dengan kehadiran buah hati pertama? Jangan dulu panik, dan ini dia solusinya. Kehadiran buah hati memang selalu membuat kebahagiaan tersendiri bagi pasangan. Di luar euphoria kehadiran anggota keluarga baru, biasanya momen tersebut juga dibarengi dengan kecemasan karena Anda dihadapkan pada perawatan buah hati yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ya, merawat si kecil memang memerlukan energi ekstra. Apalagi, hal tersulit yang mungkin akan dilewati yakni adanya perubahan jadwal waktu yang Anda lewati. Pasalnya, bayi cenderung terbangun di malam hari. “Jadi, cobalah untuk menyisihkan tidur siang ketika bayi Anda tertidur di siang hari,” saran ginekolog India, Dr Nazema Lalla, seperti dilansir Idiva. Berikut ini beberapa tip kesehatan lain yang dapat diterapkan bagi para new moms. Mintalah bantuan Bayi yang baru lahir mungkin akan sering menangis karena hal tersebut merupakan satu-satunya cara dia mengekspresikan diri. Dari tangisan tersebut bisa menandakan bahwa dia lapar, lelah, atau ingin digendong. Semua ini tentu akan menguras emosi dan tenaga Anda. Karenanya, mintalah bantuan pada anggota keluarga untuk mengatasi kesulitan Anda dalam membaca tangisan bayi. Bicarakan keresahan yang Anda rasakan “Cara terbaik untuk berurusan dengan perubahan tersebut adalah berbicara dengan pasangan atau keluarga Anda,” kata Dr Nazema. Anda harus mengingat bahwa perubahan suasana hati adalah sebuah kenormalam yang dialami semua ibu baru. Dan seiring waktu, Anda pun akan dapat menyesuaikan dengan transisi tersebut. Lakukan latihan dasar “Jika Anda membutuhkan asupan energi, Anda dapat menyiasatinya dengan melakukan latihan fisik dasar dalam beberapa hari,” kata Dr Nazema. Mulailah melakukan latihan pada perut, kaki, dan panggul. Yoga dan kegel bisa menjadi latihan dasar yang baik untuk dilakukan. Selain memompa hormon agar lebih stabil, latihan ini pun dapat membangun suasana hati Anda. Makanlah makanan yang tepat Seorang ibu yang baru saja melahirkan perlu mengasup makanan bergizi. “Jangan melakukan diet secara drastis,” kata Naini Setalvad, ahli gizi yang berbasis di Mumbai.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 5:58 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Fri Jul 15, 2011 7:01 am | |
| HAMIL, PERLUKAH USG 3D? Lusia Kus Anna | Kamis, 7 Juli 2011 | 09:33 WIB TANYA: Dokter, saat ini saya sedang hamil 5 bulan, sejauh ini kondisi bayi sehat. Saya sering mendengar tentang USG 3 dimensi, bahkan sudah ada yang 4 dimensi. Yang ingin saya tanyakan, apakah perbedaan USG tersebut dengan USG biasa. Apakah setiap ibu hamil perlu melakukan USG tersebut, mengingat harganya cukup mahal untuk saya. Apakah USG 3 dimensi itu bisa mendeteksi dengan akurat jika ada kelainan atau bagaimana? Mohon penjelasan dokter. Aryanti (29), Cikarang.
JAWAB Pemeriksaan ultrasonografi (USG) diperlukan untuk memantau dan mendeteksi adanya kelainan pada janin. Pada dasarnya USG 2 dimensi (2D), 3D atau 4D sama saja. Keduanya berdasarkan pemantulan gelombang suara. Hanya karena kemajuan teknologi, gambarnya bisa di olah menjadi 3D dengan visualisasi lebih jelas.
USG 3D Lebih bermanfaat untuk pasien karena pasien bisa melihat dengan jelas, dibandingkan dengan USG 2D yang seperti abstrak. Akan tetapi untuk dokter hal itu sebenarnya sama saja. Jadi kalau tidak dilakukan juga tidak apa-apa. Jika ingin melakukan USG 3D yang terbaik di usia hamil 22-26 minggu. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Fri Jul 15, 2011 9:27 pm | |
| 3 SALAH PAHAM SEPUTAR MELAHIRKAN K32-11 | Dini | Jumat, 15 Juli 2011 | 10:22 WIB KOMPAS.com - Memasuki bulan-bulan terakhir kehamilan, hati para bumil bisa jadi tak menentu. Pertama, gembira karena sebentar lagi bisa menimang sang bayi. Namun, sedikit resah karena memikirkan proses persalinan, terutama jika ini adalah anak pertama. Menurut profesor obstetri dan ginekologi dari Massachusetts General Hospital, Boston, Laura Riley, MD, hal ini wajar dialami oleh setiap ibu hamil. "Setiap orang akan merasa cemas menghadapi hal-hal yang tidak diketahuinya. Karenanya, Anda perlu menenangkan diri dan berpikir realistis," kata penulis buku Pregnancy: You and Your Baby ini. Di antara berbagai hal yang dapat meresahkan hati para calon ibu, yang paling sering jadi beban pikiran adalah informasi-informasi seputar proses melahirkan yang kesannya menakutkan. Anda mungkin mendapatkannya dari teman, membaca berita di koran, atau menonton di televisi. Apakah itu memang benar? Coba Anda simak berikut ini:
1. Melahirkan itu menyakitkan Pada saat akan masuk proses persalinan, Anda akan merasa sakit. Tapi, tidak berarti Anda akan tersiksa selama berhari-hari. Pada umumnya, rasa sakit akan terasa sedikit demi sedikit. Ada wanita yang melewatkan waktu berjam-jam untuk melahirkan anaknya, namun ada juga yang hanya dalam beberapa jam saja. "Bila dibandingkan dengan proses keseluruhannya, sakit saat melahirkan itu hanyalah bagian kecilnya saja," kata Kimmelin Hull, asisten dokter sekaligus penulis buku A Dozen Invisible Pieces and Other Confessions of Motherhood.
2. Hanya ada satu metode untuk melahirkan Siapa bilang? Dulu, pilihannya mungkin hanya satu: melahirkan di rumah sakit secara normal. Namun, sekarang di rumah bersalin pun Anda bisa memilih antara metode normal alami atau melalui operasi caesar. Selain itu, ada juga metode lain yang berkembang dan bisa jadi alternatif bagi Anda, seperti hypnobirthing atau waterbirth.
3. Rumah sakit adalah tempat satu-satunya untuk melahirkan Pada beberapa kasus tertentu, sebagian wanita dapat melahirkan anaknya di rumah atau klinik bersalin. Anda juga tidak harus melahirkan di rumah sakit khusus ibu dan anak, karena saat ini rumah sakit umum pun sudah memiliki fasilitas yang tak kalah baiknya. Selain itu, Anda tidak perlu cemas jika pada saat-saat mau melahirkan, sang dokter belum datang juga. Selama di rumah sakit ada bidan yang berpengalaman, Anda telah berada di tangan yang tepat. "Selama kondisi ibu sehat dan tidak mengalami komplikasi selama kehamilan, Anda dapat melahirkan dengan bantuan bidan," kata Hull. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Sun Jul 17, 2011 9:56 pm | |
| 29 TAHUN, USIA TEPAT UNTUK MEMPUNYAI ANAK MINGGU, 17 JULI 2011, 17:15 WIB Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews - Kapan saat tepat untuk memiliki bayi? Sebuah studi baru menemukan bahwa lebih dari setengah perempuan percaya 29 tahun adalah usia terbaik untuk memiliki bayi. Pada usia ini, sebagian besar perempuan, 59 persen merasa aman secara finansial merasa berkecukupan untuk menanggung biaya hidup dan membesarkan seorang anak. Sebagian besar wanita juga yakin, di usia ini kehidupan mereka mulai stabil, mulai merasa nyaman dan aman dalam membina hubungan dengan pasangan. Di usia ini kebanyakan dari wanita mengaku memiliki hubungan dan perasaan cinta yang stabil sehingga mereka siap untuk memiliki keturunan.
Seperti dikutip dari laman Daily Mail, penelitian yang dilakukan oleh sebuah rumah kesuburan dan perusahaan tes kehamilan, Clearblue, juga meneliti hal apa yang membuat wanita merasa terdorong untuk memiliki bayi . Dari survei yang melibatkan 3.000 wanita, ini juga menyatakan bahwa beberapa hal yang bisa menyukseskan kehamilan diantaranya, diet sehat 70 persen. Diet dengan mengonsumsi makanan sehat seimbang bisa meningkatkan peluang wanita untuk hamil. Dua pertiga wanita pun yakin bahwa berhubungan seks secara teratur juga bisa meningkatkan peluang mereka untuk memiliki anak. Sementara 42 persen mengatakan menghindari alkohol juga mampu membantu wanita untuk segera memiliki keturunan.
Faktor gaya hidup lainnya ditampilkan dalam jawaban mereka, dengan sepertiga dari wanita yang disurvei mengatakan kehilangan berat badan dan berhenti merokok akan meningkatkan angka kehamilan. Seperempat wanita juga berpikir aktif berolahraga juga bisa membantu memberikan peluang untuk hamil, dan seperlima percaya mengurangi minuman berkafein juga bisa meningkatkan peluang kehamilan pada wanita. "Sangat menarik bahwa survei menunjukkan 29 tahun adalah usia yang populer untuk punya bayi. Berapapun usia Anda, saran saya adalah untuk berhenti merokok, mengurangi alkohol dan menjaga berat badan yang sehat sebelum Anda mulai mencoba untuk hamil," ujar Dr Dawn Harper. (eh)
• VIVAnews |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Mon Jul 18, 2011 11:43 am | |
| BINGUNG PIL DIABETES UNTUK KESUBURAN Lusia Kus Anna | Kamis, 11 Agustus 2011 | 07:56 WIB Kompas.com TANYA: Dokter, saya dan suami sedang berusaha untuk mendapatkan momongan. Oleh dokter saya diberi obat metformin yg setelah saya cek obat untuk penurun diabet, sedangkan saya tidak ada riwayat diabetes. Apa benar obat itu bisa menjadi penyubur, lalu apa hubungannya dengan diabet ya Dok? Terimakasih untuk penjelasannya Veve (33), Yogyakarta
JAWAB: Pada kasus terapi kesuburan, pemberian metformin memang bukan untuk terapi diabetes Salah satu penyebab infertilitas adalah gangguan dalam metabolisme insulin ( hormon yang mengatur metabolisme gula darah). Akibatnya proses pembentukan telur terganggu. Dengan pemberian metformin diharapkan metabolismenya jadi teratur sehingga pembentukan sel telur yang matang menjadi sempurna. Demikian ibu, memang seharusnya dijelaskan dulu oleh dokternya. Mudah-mudahan segera hamil.
Last edited by gitahafas on Sat Sep 10, 2011 5:57 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Wanita Fri Jul 22, 2011 9:02 pm | |
| STRES IBU DIRASAKAN JANIN DI KANDUNGAN Lusia Kus Anna | Jumat, 22 Juli 2011 | 15:51 WIB Kompas.com - Ibu hamil sangat disarankan untuk bersikap tenang dan rileks karena stres yang dirasakan ikut dirasakan janinnya. Saat stres tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol dan ini ikut berdampak pada tumbuh kembang janin. Bila ibu mengalami stres tinggi dan berlangsung lama, misalnya karena kekerasan dalam rumah tangga, reseptor hormon stres akan menyebabkan perubahan biologi pada janin. Perubahan ini bisa mengakibatkan kelak si anak akan sulit mengatasi stresnya sendiri. Paparan stres sejak dalam kandungan ini juga berkaitan dengan gangguan perilaku dan mental di usia dewasa. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Translational Psychiatry. Penelitian tersebut berskala kecil dan dilakukan pada 25 wanita dan anak-anak mereka yang berusia antara 10-19 tahun. Dalam penelitian ini para wanita tersebut hidup dengan stres yang konstan saat hamil karena menerima perlakuan kasar dari suaminya. Akan tetapi para peneliti juga menyebutkan hasil penelitian ini belum sampai pada kesimpulan karena faktor lain mungkin berkontribusi, misalnya lingkungan di mana anak tumbuh besar. |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |