|
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 10:06 am | |
| MENGATASI RASA TAKUT NAIK PESAWAT Vera Farah Bararah - detikHealth - Senin, 14/06/2010 17:05 WIB Jakarta, Beberapa orang ada yang terlalu takut naik pesawat, sementara yang lainnya terpaksa menghabiskan perjalanan dengan gemetar ketakutan jika harus naik pesawat. Bagaimana mengatasi rasa takut terbang dengan pesawat? Fobia untuk menggunakan pesawat biasanya dipicu oleh rasa takut terhadap ketinggian atau pernah memiliki trauma tersendiri yang berhubungan dengan pesawat terbang di masa lalu. Seperti dikutip dari Dailymail, Senin (14/6/2010) Dr George Fieldman, seorang ahli terapi perilaku kognitif dan Jennie Francis, seorang hipnoterapi memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan jika seseorang memiliki rasa takut untuk terbang dengan pesawat, yaitu:
Jangan menggunakan obat atau konsumsi alkohol George Fieldman memberikan peringatan terhadap orang yang menggunakan obat atau alkohol untuk mengatasi rasa takutnya. Karena hal ini hanya akan membuat seseorang menjadi ketagihan dan pada penerbangan berikutnya akan tetap merasa ketakutan, sehingga tidak mengatasi masalah. Ada beberapa teknik menenangkan yang akan membuat suatu perjalanan menjadi lebih mudah untuk dihadapi, yaitu berkonsentrasi pada pernapasan. "Bernafaslah dalam hitungan empat, lalu tahan pada jumlah waktu yang sama hingga bernapas kembali secara perlahan-lahan. Kondisi ini akan membuat seseorang merasa sedikit tenang," saran Jennie.
Cobalah membuat segala sesuatu menjadi ringan Terdapat beberapa bagian yang bisa membuat seseorang merasa terancam, seperti sinyal-sinyal yang menunjukkan "terminal" dan "tujuan akhir". Suara-suara yang ditimbulkan ini terkadang menimbulkan kesan horor. Karena itu cobalah membuat lelucon dengan kata-kata tersebut sehingga bisa membuat tertawa dan mencari tanda yang serupa untuk membuat lelucon berikutnya.
Turbulensi adalah suatu kesenangan Turbulensi adalah suatu kondisi yang bisa membuat seseorang merasa takut dan menyeramkan. Jennie mengungkapkan jika seseorang bisa menikmati kejadian tersebut, maka hal ini akan mengubah sikap orang tersebut. Cobalah untuk mengatakan pada teman bahwa turbulensi adalah sesuatu yang menyenangkan secara berulang-ulang. Hal ini akan memaksakan perubahan pemikiran dan mengubahnya menjadi lelucon.
Menghadapi rasa takut George Fieldman mengungkapkan satu-satunya cara untuk menaklukan rasa takut adalah dengan menghadapinya. Pada dasarnya, seseorang harus memulai untuk terbang agar bisa menghentikan rasa takutnya. Tahap awalnya cobalah untuk membiasakan diri dan mengenal lebih jauh mengenai interior pesawat, karena hal ini bisa membantu mengurangi rasa takutnya.
Penerbangan adalah transportasi yang aman Jika melihat dari segi statistik, penerbangan adalah bentuk perjalanan yang paling aman. Jika dibandingkan dengan angka kecelakaan mobil, maka jumlah kecelakaan mobil jauh lebih tinggi. Kalau sudah terbiasa maka orang tidak akan merasa takut. Selain itu seseorang perlu bergantung pada ilmu pengetahuan yang ada dan tidak hanya mengandalkan perasaan semata.
Ketahui beberapa hal tentang pesawat Terkadang seseorang memiliki ketakutan terhadap pesawat karena tidak mengetahui sepenuhnya tentang alat transportasi ini. Pesawat masih bisa terbang dengan aman ke tujuannya bahkan jika salah satu mesin gagal. Sebuah pesawat bisa meluncur selama 30 menit sebelum mendarat, bahkan tanpa adanya mesin yang bekerja. Pesawat juga bisa dilengkapi dengan sistem yang dapat menghindari tabrakan di udara. Selain itu pesawat juga memiliki radar cuaca untuk menghindari kondisi buruk dan tetap dilengkapi dengan peralatan terbang saat melalui badai. Serta memiliki bahan bakar yang cukup untuk melakukan alternatif pendaratan.
Menggeser fokus dari rasa takut Orang harus mengalihkan perhatiannya dan memikirkan hal lain selain penerbangan. Jika hal ini tidak berhasil, cobalah untuk menghitung tiga hal yang bisa dilihat oleh penglihatan tepi. Begitu selesai cobalah untuk mendengarkan tiga hal yang bisa didengar, lalu temukan tiga hal yang bisa dirasakan seperti kaki di lantai, bokong yang duduk di bangku serta tangan yang berada di pangkuan. "Jika sudah selesai, ulangi lagi ke bagian awal dan temukan hal yang berbeda. Ini adalah cara yang sangat baik untuk membantu menenangkan pikiran," ujar Jennie.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:12 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 10:13 am | |
| MENGURANGI GEJALA JET LAG Vera Farah Bararah - detikHealth - Jumat, 04/09/2009 08:11 WIB Jakarta, Saat melakukan perjalanan jauh ke luar negeri dengan waktu berjam-jam, penumpang kerap dibayangi masalah jet lag setelah sampai di tempat tujuan. Jet lag biasanya perasaan bingung karena lelah setelah melalui perjalanan yang panjang di mobil atau setelah terbang ke utara atau selatan yang membutuhkan waktu berjam-jam. Salah satu fungsi tubuh yang dikendalikan oleh 'physiological clock' akan terganggu ketika seseorang terbang dari timur ke barat atau sebaliknya menuju kota-kota dengan zona waktu yang berbeda.
Gejala yang ditimbulkan jika seseorang mengalami jet lag adalah perasaan lelah, malas, lesu setelah perjalanan, perubahan aktivitas buang air besar atau mengalami konstipasi (sembelit) dan tidak dapat tidur pada malam hari. Lamanya perasaan tersebut tergantung dari berapa lama perjalanan yang ditempuh, namun biasanya gejala akan berkurang setelah satu hari. Perasaan tersebut biasanya lebih parah jika menempuh perjalanan dari barat ke timur dibandingkan dari timur ke barat. Berikut adalah cara untuk mengurangi perasaan jet lag, seperti dikutip dari Health24, Jumat (4/9/2009):
Sebelum penerbangan 1. Buat pelatihan perencanaan untuk menyesuaikan dengan waktu di kota tujuan seperti pola makan. 2. Membiasakan mengatur pola tidur ke zona waktu yang baru seminggu sebelum penerbangan, seperti waktu bangun dan pergi tidur. 3. Membiasakan melakukan pekerjaan sesuai dengan zona waktu yang akan dituju. 4. Jika ingin menghadiri suatu acara, berilah diri sendiri waktu yang cukup untuk mengatasi jet lag, usahakan sampai kota tujuan minimal 3 hari sebelum acara.
Selama penerbangan 1. Jika akan tiba ke kota tujuan pada siang hari, usahakan untuk tidur selama di pesawat. Jika bermasalah dengan susah tidur, mintalah obat tidur yang memungkinkan orang bangun tanpa sakit kepala atau pusing setelah 4 sampai 6 jam tidur. 2. Mengurangi konsumsi alkohol serta menghindari kopi dan teh. 3. Makanlah makanan yang tinggi karbohidrat tapi jangan dalam jumlah banyak. 4. Mengonsumsi cairan yang cukup selama penerbangan. 5. Jika harus tiba pada malam hari, sebaiknya menahan diri untuk tidak tidur di pesawat. Bisa dengan melakukan aktivitas statis atau berjalan-jalan di pesawat jika memungkinkan.
Saat tiba di tujuan 1. Sinar terang bisa membantu jam fisiologis tubuh, sehingga terkena paparan sinar matahari di luar ruangan sangat dianjurkan. 2. Jangan langsung tidur jika sampai di siang hari. 3. Meningkatkan asupan cairan saat tiba di tujuan. 4. Jangan langsung beraktivitas, biarkan tubuh beristirahat terlebih dahulu minimal selama 2 hari.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, maka gejala jet lag setelah penerbangan jauh akan berkurang.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:03 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 10:14 am | |
| TIPS MUDAH PERAWATAN MOBIL Zika Zakiya - Kamis, 14 Mei 2009, 06:10 WIB VIVAnews - Tahukah Anda bahwa menurut penelitian, lima persen penyebab kerusakan mobil karena kurangnya perawatan? Memang terdengar kecil dan tak banyak berpengaruh. Namun bayangkan Anda terjebak di suasana genting, tapi kendaraan ngadat hanya karena kehabisan oli. Konyol bukan? Untuk mencegah hal tersebut maka Aada baiknya Anda mengikuti tips berikut;
1. Periksa semua bagian yang membutuhkan cairan. Termasuk rem, power steering, percepatan, windshield. Bagian-bagian ini merupakan tipe 'kecil tapi penting'. Apa jadinya Anda kalau rem tidak berfungsi ketika melaju kencang?
2.Cek tekanan ban. Ban yang kurang tekanan ternyata bisa mengurangi efisensi bensin. Dan demi mencegah hal itu, lakukan saja pencegahan yang anti mahal ini paling tidak sebulan sekali.
3.Rawat mesin terutama di bagian busi. Pasalnya bila bagian ini kotor atau rusak, bahan bakar akan berkurang efisiensinya sebesar 30 persen.
4.Minyaki chasis secara teratur. Langkah ini selain mencegah kerusakan juga memperpanjang sistem suspensi kendaraan.
5.Periksa accu untuk mencegah korosi. Jangan lupa bersihkan pula bagian ini bila diperlukan. Satu hal lagi, isi kembali air accu bila sudah banyak berkurang.
6.Periksa sabuk mesin secara berkala. Lihat kalau ada bagian yang pecah atau pun hilang.
7.Filtrasi air juga jangan dilupakan. Saringan ini harus Anda periksa kira-kira setiap kali ada pergantian minyak di bagian lain. Pasalnya, inilah bagian yang memastikan sebuah kendaraan dalam kondisi terbaiknya.
8.Satu lagi, buku manual yang Anda miliki itu ada gunanya. Baca dan pastikan kapan kendaraan Anda harus mengalami servis dan perawatan lainnya.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:06 pm; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:09 am | |
| TIPS DASAR MERAWAT MOBIL Zika Zakiya - Rabu, 7 Januari 2009, 10:05 WIB VIVAnews - Meski pemilik mobil makin membengkak, tidak semua mengerti bagaimana cara merawat kendaraan dengan baik. Padahal ada beberapa hal dasar yang harus diperhatikan agar mobil bisa tetap terawat. Tips di bawah ini akan membantu Anda mengenai apa saja yang bisa Anda lakukan tanpa harus berepot-repot ke bengkel.
- Ban Ganti ban Anda setiap 5-8 ribu kilometer. Jangan lupa bersihkan bagian brake dust-nya, karena di bagian inilah terdapat banyak kotoran dari aspal atau tanah. Bila terlalu lama dibiarkan, kombinasi panas dan lembab dari rem dapat memanggang bagian ini. Cek tekanan ban secara berkala, paling ideal seminggu sekali. Dan jangan sekali-kali berkendara dengan ban botak. Di jalan licin, ban ini bisa membahayakan nyawa Anda.
- Mesin Ganti sabuk mesin Anda tiap 25 ribu mil. Pastikan pula belt ini dalam keadaan baik karena bagian inilah yang pertama kali menghadapi keadaan ekstrem di luar ruangan. Yang tak kalah penting, periksa level oli dan cairan mesin. Setiap mesin berbeda letak cairan mesinnya. Namun di buku petunjuk saat Anda membeli mobil pasti dijelaskan dimana letak sumbernya.
- Bahan bakar Bahan bakar beroktan tinggi belum tentu menjamin kekuatan mesin. Maka itu gunakan bahan bakar sesuai tipe mobil Anda. Bila di buku petunjuk pembelian dinyatakan 'premium', maka gunakanlah bahan bakar itu.
- Elektrikal Bila Anda ingin memperbaiki sesuatu yang berhubungan dengan sistem elektrik, putuskan dulu aliran aki. Sekalian juga bersihkan bagian ini, karena benda asing yang menempel akan memperlambat hubungan ke sistem elektrik.
- Lampu Bila salah satu lampu sen Anda berkedip lebih cepat dari seharusnya, artinya ada lampu yang pecah di dalam. Lampu semacam ini mudah diganti, cukup Anda cari di toko otomotif terdekat. Bila Anda menggantinya sendiri, jangan pernah sentuh bagian kacanya. Tangan Anda akan menyisakan minyak dan lemak. Bagian ini akan bereaksi dengan halogen yang terdapat di dalam bohlam. Akibatnya, bohlam bisa pecah ketika Anda menyalakan mesin.
- Warning Lights Meski terlihat sepele, warning lights yang ada di dashboard harus terawat. Lampu seperti indikator bensin, aki, atau panasnya mesin, sangat membantu Anda dalam perawatan. Pastikan saja semua lampu tersebut berfungsi dan menyala sesuai kegunaannya. • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:07 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:13 am | |
| BERSIHKAN JAMUR PADA KACA MOBIL ANDA Hadi Suprapto - Kamis, 17 Juni 2010, 21:24 WIB VIVAnews - Jamur di kaca mobil sangat menggangu pandangan pengemudi, karena kaca mobil terlihat seperti bersisik. Selain itu, jamur juga mempersulit air hujan turun, sehingga pandangan pengemudi saat hujan semakin tidak jelas, meskipun wiper bekerja keras menyeka air hujan. Bahan kimia penghilang jamur kaca sangat banyak. Tapi, tidak salah jika Anda mencoba menggunakan bahan alami yang lebih ramah lingkungan ini. Cobalah Anda memakai ramuan tembakau. Berikut langkah-langkahnya:
1. Siapkan tembakau kering. Bila tidak ada tembakau, Anda bisa mengambil rokok 6 batang, lalu pisahkan tembakau itu dari kertasnya. 2. Rendam tembakau dalam air bersih selama 10 menit dalam satu gayung air 3. Gosokkan tembakau yang sudah direndam ke kaca mobil secara perlahan dengan gerakan melingkar (seperti memoles mobil). 4. Lalu, bilas sampai bersih. 5. Bila masih terlihat bercak jamur, anda dapat mengulangi proses tersebut sampai Anda merasa puas. 6. Namun, bila ada jamur yang membandel, sebaiknya dibawa ke bengkel profesional untuk mengurangi risiko rusaknya kaca mobil Anda.
Semoga cara ini dapat membantu Anda tanpa harus turut mencemari alam dengan bahan kimia. Selain itu, Anda juga bisa lebih hemat, karena hanya membeli enam batang rokok. Selamat mencoba. (SitusOtomotif) • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:07 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:15 am | |
| MOBIL SUPERSONIK BUKAN KHAYALAN LAGI Selasa, 28 Oktober 2008 | 07:30 WIB LONDON, SELASA - Dalam tiga tahun ke depan, mobil supersonik yang kecepatannya melebihi kecepatan suara bukan khayalan lagi. Para peneliti Inggris sedang berencana membuat mobil tersebut dan targetnya dapat menguji coba pertama kali pada tahun 2011. Mobil yang diberi nama Bloodhound SSC (supersonic car) didesain untuk dapat melesat di permukaan tanah dengan kecepatan lebih dari 1600 kilometer perjam. Tentu saja mobil ini hanya akan dijajal di permukaan yang rata seperti danau garam di AS.
Proyek tersebut dikerjakan secara rahasia sejak 18 bulan lalu di hanggar pesawat di Bristol dengan biaya pembuatan sekitar 12 juta pounds. Pembuatan mobil itu adalah impian Drayson, seorang pecinta mobil yang ingin generasi muda Inggris tertarik mendalami iptek dan rekayasa teknik. Tim yang sama memecahkan rekor kendaraan darat tercepat pada tahun 1997. Saat itu, pilot angkatan udara Inggris Andy Reef yang menjadi sopirnya berhasil memacu mobil bernama Thrust SSC hingga kecepatan 1.228 kilometer perjam.
Tim Bloodhound rencananya akan menyelesaikan proyek mereka kurang dari setahun lagi. Namun, rekor kecepatan yang diinginkan diharapkan tercapai dalam tiga tahun. Mesin yang digunakan mobil tersebut merupakan jet Eurofighter Typhoon dengan tambahan roket sehingga menghasilkan daya dorong 20.000 kgf. Rodanya yang masing-masing berdiameter 900 milimeter terbuat dari logam terkuat dari bahan titanium kualitas tinggi. "Ini kesempatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa dalam bidang permesinan dan memecahkan rekor kecepatan di darat," Andy Green yang kembali akan menjadi pengendara Bloodhound SSC.
Dia akan menggunakan akselerator untuk menyalakan mesin jet hingga kecepatan 563 kilometer per jam. Kemudian kecepatan dipacu dengan menyalakan booster roket. Mesin balap akan memompa lebih dari satu ton hidrogen peroksida ke dalam booster. Untuk melesat hingga 1.690 kilometer perjam hanya dibutuhkan akselerasi selama 40 detik. Mobil yang memiliki panjang 12,8 meter dan berat 6,4 ton akan melesat lebih cepat dari proyektil peluru.
"Saat itu akan tidak nyaman. Tempat saya duduk persis di bawah intake mesin jet, jadi pasti sangat bising," kata Green. Rem mobil itu adalah dua parasut dan rem angin.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:21 pm; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:16 am | |
| MOBIL TERBANG DIBANDEROL Rp 1,7 MILIAR, MAU? Jumat, 16 Januari 2009 | 08:45 WIB MASSACHUSETTS, JUMAT — Inilah solusi mujarab untuk mengusir kemacetan di kota-kota besar, seperti Jakarta atau Surabaya. Sebuah perusahaan teknologi di Woburn, Massachusetts, Amerika Serikat, tahun ini bakal memproduksi mobil terbang secara massal. Mobil terbang itu dinamai Transition. Di Amerika, barang seharga Rp 1,7 miliar itu sudah ludes dipesan meski produknya belum jadi. Harga itu tentu saja tak terlalu mahal buat segelintir orang kaya di Indonesia, mengingat banyaknya mobil mewah berseliweran di Jakarta. Transition sanggup membawa dua orang. Kecepatannya sekitar 185 km per jam saat di udara.
Untuk tinggal landas, Transition membutuhkan jarak ancang-ancang sekitar 520 meter, tetapi hanya perlu beberapa ratus meter untuk mendarat. Perubahan dari mode darat ke mode terbang pun bisa dilakukan cukup dengan menekan satu tombol di kabin. Baling-baling yang digunakan saat mode terbang akan tersimpan dan terkunci aman ketika sedang menggunakan mode darat. Untuk menyimpannya, tidak butuh ruang sebesar hanggar. Transition dapat disimpan di garasi rumah karena sayapnya dapat dilipat.
Dengan dimensi tinggi 2,1 meter, lebar 2 meter, dan panjang 5,7 meter setelah dilipat, Transition jadi lebih kecil dibandingkan SUV ukuran besar, seperti Cadillac Escalade atau Lincoln Navigator. Namun, tidak sembarang orang bisa memesan kendaraan ini. Syaratnya, harus punya lisensi pilot. Mau test drive? Silakan lihat dulu situs pabriknya atau lihat videonya di YouTube.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:23 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:21 am | |
| TERRAFUGIA, MOBIL TERBANG PERTAMA DIDUNIA VIVAnews - The Terrafugia Transition, pesawat terbang yang bisa berubah menjadi mobil atau sebaliknya, akan diproduksi besar-besaran. Terrafugia telah mendapat izin pesawat dengan beban khusus, dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA). Seperti dilansir Telegraph.co.uk, edisi Selasa 29 Juni 2010, pesawat-mobil ini merupakan satu-satunya kendaraan yang secara hukum diizinkan untuk beroperasi resmi.
Bagaimana metamorfosa kendaraan ini? Saat berada di jalan raya, kendaraan ini bisa dipacu dengan kecepatan standar. Saat menjadi mobil, kendaraan ajaib ini melipat sepasang sayapnya. Artinya, bila menemukan area yang cocok dijadikan untuk bandara dadakan, kendaraan ini bisa segera beraksi. Cukup dengan 'bandara' berukuran sepertiga dari bandara normal, atau sekitar 500 meter, pesawat ini bisa lepas landas. Sayap lipat bertenaga listrik bisa mengembang. Saat berada di udara, kecepatannya bisa mencapai sekitar 115 meter perjam, dengan jarak tempuh mencapai sekitar 760 kilometer. Beban yang diangkut bisa mencapai 200 kilogram.
Terrafugia sangat mengutamakan keselamatan penumpang. Termasuk dalam penerbangan dalam cuaca buruk. Pilot atau sopir dapat dengan mudahnya kembali ke rumah dan memasukkan pesawat ke garasi mobilnya. Hingga kini tercatat 70 orang sudah memesan kendaraan ini. Dengan merogoh kocek sekitar Rp 90 juta sebagai tanda jadi, pesawat sudah bisa dipesan. Rencananya, pesawat-mobil ini akan dilego Rp 1,76 miliar. Dana tanda jadi itu disimpan di pihak ketiga. Tujuannya, bila perusahaan itu bankrut sebelum barang tiba di lokasi, maka dana akan dikembalikan.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:24 pm; edited 6 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:22 am | |
| TIPS MENGGUNAKAN TABUNG ELPIJI Rabu, 30 Juni 2010, 11:32 WIB Eko Priliawito VIVAnews - Kasus ledakan tabung gas terus saja terjadi di Jakarta dan menyebabkan kebakaran bahkan korban luka-luka dan korban jiwa. Kebocoran masih menjadi penyebab terbanyak dari ledakan itu. Pengguna elipiji diminta untuk mecermati dan memilih tabung sejak membeli dari pengecer dan pastikan kalau regulator gas masih dalam keandaan baik. Tempat peletakan tabung juga penting diperhatikan agar bila terjadi ledakan hanya terjadi risiko yang sangat minim. Hal ini untuk menghidari terjadinya ledakan hebat bila terjadi kebocoran. Ini tips untuk memperkecil terjadinya ledakan tabung gas.
Saat membeli: 1. Pilih tabung dengan kondisi baik: mutu pengelasan baik, tanpa penyok, karat, goresan, cungkilan, dan tonjolan pada tabung. 2. Pilih tabung yang tercetak logo SNI. - Pastikan segel plastik dalam keadaan baik. 3. Jika segel plastik dilepas, karet pengaman masih ada dan dalam keadaan baik (masih elastis, tidak longgar, aus, atau robek).
Sebelum menggunakan: 1. Tempatkan tabung pada ruangan dengan ventilasi terbaik. 2. Pastikan regulator dalam kondisi baik dan terpasang erat pada katup tabung dengan posisi knop regulator mengarah ke bawah. 3. Pastikan selang dalam kondisi baik dan terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor, dan tidak tertekuk atau tertindih. 4. Saat tabung gas yang lama, pastikan tidak ada sumber api (rokok, kompor) menyala karena dimungkinkan masih ada sisa gas.
Jika terjadi kebocoran: 1. Segera matikan kompor, lepas tabung gas dari regulator, dan bawa tabung ke tempat terbuka dengan sirkulasi udara baik. 2. Buka semua ventilasi udara selebar-lebarnya sampai bau khas LPG hilang. 3. Jangan menghidupkan sumber api, peralatan listrik, dan peralatan lainnya yang dapat menimbulkan percikan listrik/api. 4. Periksa sumber kebocoran dengan mencelupkan tabung pada bak berisi air.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa meminta agar PT Pertamina (Persero) semakin intensif dalam memantau tabung gas di lapangan. Kasus ledakan tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram selalu saja ada hampir setiap pekan. Bahkan dalam satu hari tiga kejadian serupa pernah terjadi di Jabodetabek. Kepolisian sudah bekerjasama dengan Pertamina dalam mengungkap kasus terjadinya ledakan tabung gas yang terus berulang. Kepolisian juga menemukan modus baru seperti menyuntik tabung gas.
Pada Kamis 24 Juni 2010 lalu, tiga kebaran akibat ledakan tabung gas terjadi di Jakarta dan Bogor. Sebanyak lima rumah di kawasan Senen tebakar akibat ledakan tabung tiga kilogram. Pada siang hari, rumah makan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, porak-poranda pada bagian belakangnya akibat ledakan serupa. Empat pekerja mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Pada sore harinya dua warga Bogor harus menjalani perawatan akibat terkena ledakan tabung gas. (adi) • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:10 pm; edited 6 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:31 am | |
| KENALI BAGIAN AMAN KOMPOR GAS Minggu, 27 Juni 2010 | 22:54 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah semestinya semua kompor gas yang beredar di pasaran memenuhi standar SNI (standar nasional Indonesia) agar aman digunakan masyarakat. Begitu juga dengan regulator, selang, dan valve yang menyertainya. Termasuk kompor gas satu tungku yang digunakan pemerintah untuk masyarakat miskin dalam program konversi bahan bakar minyak ke gas.
Masyarakat sebaiknya tidak menggunakan kompor, regulator, dan selang yang tidak memenuhi standar. Kompor yang tidak berkualitas sesuai standar SNI bisa membahayakan karena belum lolos uji keamanan. Bentuk yang sama tidak menjamin kompor gas sesuai standar SNI. Tapi, ada kita khusus untuk mengecek apakah kompor tersebut sesuai standar atau tidak Bagaimana ciri-ciri kompor gas satu tungku pembagian paket konversi minyak tanah ke LPG berikut panduannya.
Ciri kompor satu tungku paket konversi: 1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok) 2. Mempunyai tanda pada kompor: a. Kode produksi b. Nama pabrikan pembuat atau merk c. No. SNI kompor
3. Buku petunjuk dan garansi sesuai ketentuan produsen kompor. 4. Lakukan uji coba sebelum digunakan: a. Pemantik berfungsi baik. b. Tidak ada kebocoran pada kompor c. Kondisi api baik d. Pada sambungan selang karet tidak bocor
Ciri-ciri regulator paket konversi minyak tanah ke LPG: 1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok) 2. Mempunyai tanda pada regulator: a. Nama pabrikan pembuat/merk b. Nomor SNI regulator c. Bulan dan tahun pembuatan
3. Lakukan ujicoba sebelum digunakan: a. Tidak ada kebocoran pada badan regulator b. Posisi spindle regulator harus pas dengan valve dan tidak bocor. c. Sambungan dengan selang karet tidak bocor. d. Tuas regulator dapat berfungsi dengan baik e. Apabila tidak berfungsi dengan baik agar dicoba dengan mengetuk dengan tangan secara perlahan pada sambungan regulator dan selang.
Ciri-ciri selang karet paket konversi minyak tanah ke LPG: 1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus, tidak retak, robek, elastis) 2. Mempunyai serat benang atau serat kawat. 3. Diameter lubang sesuai dengan sambungan regulator dan kompor.
4. Mempunyai tanda-tanda pada selang: a. merk produk b. nominal ukuran lubang c. bulan, tahun dan kode produksi d. nomor SNI selang
5. Lakukan uji coba sebelum digunakan: a. Tidak ada kebocoran pada selang dan sambungan ke regulator dan kompor.
Ciri-ciri valve yang digunakan untuk tabung LPG 3 Kg Pertamina: 1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok) 2. Valve terbuat dari bahan kuningan/broze 3. Posisi ulir yang dipasang pada tabung harus sesuai dan minimum tiga drat tersisa. 4. Safety valve dalam kondisi baik 5. Diameter bagian atas valve sesuai dengan bagian dalam regulator. 6. Terdapat karet (rubber seal) pada lubang valve. Kondisi rubber seal harus: halus, tidak mudah robek, sesuai dengan diameter dalam lubang valve).
7. Terdapat tanda pada badan valve: a. Lambang Pertamina b. Kode Pabrik/pembuat c. bulan dan tahun pembuatan d. petunjuk tekanan kerja maksimum.
8. Dilakukan uji coba sebelum digunakan a. Valve tidak boleh bocor pada body, safety valve, dan spindle (bagian atas valve) b. Valve tidak boleh bocor pada sambungan ke tabung dan regulator. c. Dapat terpasang secara pas pada regulator.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:11 pm; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 11:40 am | |
| TIPS CERMAT MENGGUNAKAN TABUNG GAS Jumat, 25 Juni 2010 | 17:18 WIB KOMPAS.com — Dibandingkan menggunakan bahan bakar minyak tanah, menggunakan bahan bakar gas dengan tabung LPG (liquid petroleum gas) perlu perlakuan lebih hati-hati. Pasalnya, gas sangat mudah terbakar sehingga harus dihindari kebocoran tabung sekecil dan sedini mungkin. Pastikan tabung benar-benar aman selama dipakai. Pengguna LPG perlu mencermati tabung yang akan dipakai sejak membeli dari pengecer dan saat pemasangan di rumah. Pemerintah telah menetapkan standar kualitas tabung gas dan regulator yang beredar di pasaran. Pastikan tabung yang dipakai sesuai standar mutu tersebut.
Tempat meletakkan tabung pun sebaiknya tidak sembarangan, tetapi harus dengan kondisi ruangan yang berisiko paling minim. Jika sampai gas bocor dan terkumpul di ruangan sempit, bisa menyebabkan ledakan dahsyat bila tersulut api. Kalaupun sewaktu-waktu terjadi kebocoran, pengguna perlu tahu apa langkah yang harus dilakukan agar tidak sampai menyebabkan ledakan. Dinas Perindustrian dan Energi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina telah menelurkan tips aman menggunakan tabung gas dan hotline di nomor 500 000. Berikut tips aman menggunakan tabung gas:
Saat membeli: - Pilih tabung dengan kondisi baik: mutu pengelasan baik, tanpa penyok, karat, goresan, cungkilan, dan tonjolan pada tabung. - Pilih tabung yang tercetak logo SNI. - Pastikan segel plastik dalam keadaan baik. - Jika segel plastik dilepas, karet pengaman masih ada dan dalam keadaan baik (masih elastis, tidak longgar, aus, atau robek).
Sebelum menggunakan: - Tempatkan tabung pada ruangan dengan ventilasi terbaik. - Pastikan regulator dalam kondisi baik dan terpasang erat pada katup tabung dengan posisi knop regulator mengarah ke bawah. - Pastikan selang dalam kondisi baik dan terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor, dan tidak tertekuk atau tertindih. - Saat tabung gas yang lama, pastikan tidak ada sumber api (rokok, kompor) menyala karena dimungkinkan masih ada sisa gas.
Jika terjadi kebocoran: - Segera matikan kompor, lepas tabung gas dari regulator, dan bawa tabung ke tempat terbuka dengan sirkulasi udara baik. - Buka semua ventilasi udara selebar-lebarnya sampai bau khas LPG hilang. - Jangan menghidupkan sumber api, peralatan listrik, dan peralatan lainnya yang dapat menimbulkan percikan listrik/api. - Periksa sumber kebocoran dengan mencelupkan tabung pada bak berisi air.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:11 pm; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 2:19 pm | |
| PEMERINTAH: LEDAKAN ELPIJI SALAH MASYARAKAT Jum'at, 25 Juni 2010, 17:30 WIB Arinto Tri Wibowo, Bayu Galih VIVAnews - Pemerintah menganggap banyaknya kejadian ledakan gas tidak disebabkan oleh tabung gas, tetapi oleh masyarakat. Ledakan terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat akan penggunaan dan perawatan kompor gas. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Evita Legowo, mengatakan, berdasarkan identifikasi Kepolisian RI dari semua kecelakaan, tidak ada masalah pada tabung. "Dari identifikasi Polri dan kami, dari semua kecelakaan sampai hari ini tabungnya utuh. Jadi soal tabung sebenarnya masih oke," kata Evita di Jakarta, Jumat 25 Juni 2010.
Sedangkan Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono, mengatakan berdasarkan laporan Badan Standarisasi Nasional, pengawasan dilakukan secara ketat. Ketatnya pengawasan itu dilakukan terhadap semua komponen, dari tabung, selang, regulator, bahkan hingga segel karet (rubber seal) yang diproduksi PT Pertamina. "Dari pengkajian awal, tabung tidak bermasalah. Tidak ada kecelakaan terjadi karena tabungnya bocor. Kalau tabung sampai ada yang bocor pasti sudah terpantau karena inspeksinya ketat," kata Indroyono.
Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedi Saleh, mengatakan selama ini yang dianggap bermasalah adalah aksesoris kompor gas, seperti selang, dan regulator. Ini juga disebabkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat akan penggunaan dan perawatannya. "Yang jadi soal, masyarakat sering mengalami masalah, hambatan di selang. Tentu itu tugas pemerintah, siarkan ke masyarakat. Harus pakai selang yang benar. Gas harus dengan komponen yang standar," kata Darwin. • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:13 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 2:30 pm | |
| KUALITAS TABUNG JADI PERHATIAN Sunday, 13 June 2010 - Seputar Indonesia KONVERSIminyak tanah ke elpiji mampu mengurangi beban subsidi yang harus dikeluarkan pemerintah untuk bahan bakar minyak (BBM), khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Bukan tanpa alasan bila pemakaian elpiji kemudian menjadi pilihan tepat untuk memenuhi keperluan memasak masyarakat di Tanah Air. Sebab, banyak manfaat dan keuntungan berlipat yang diperoleh konsumen. Minat masyarakat untuk memakai elpiji ukuran 3 kg tidak berkurang, meski sempat terjadi insiden ledakan tabung elpiji.Bahkan, insiden yang tidak menguntungkan itu justru menjadi momentum berharga bagi masyarakat untuk lebih memahami pemakaian elpiji secara tepat. Pemerintah akan lebih memperketat pengawasan terhadap produk-produk terkait elpiji seperti tabung,selang,dan regulator, baik yang diproduksi di dalam negeri maupun produk impor.
Demikian penegasan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita H Legowo saat berbicara tentang keselamatan penggunaan elpiji 3 kg di Jakarta belum lama ini. Pengawasan ketat akan dilakukan Kementerian Perdagangan terhadap semua produk, baik impor maupun dalam negeri. Semua produk harus memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI). “Produk dari manapun itu, baik impor maupun dalam negeri, tetap dilakukan pengawasan.Kalau tidak ada tulisan SNI, tidak boleh diperdagangkan,”tegas Evita. Pemerintah berharap masyarakat dapat lebih meningkatkan kesadaran untuk menjaga keselamatan penggunaan elpiji 3 kg.
Berdasarkan dugaan sementara, penyebab kecelakaan bukan tabung, akan tetapi aksesori lain seperti selang, katup, regulator, rubberseal,dan kompor. ”Kalau melihat selang sudah butut, jangan dibiarkan begitu saja.Harus diganti.Jadi,lebih pada awareness masyarakat itu sendiri. Nggak usah disuruh (baru ganti),” katanya.Evita mencontohkan,jika selang yang digunakan sudah retak- retak atau kering, sebaiknya segera diganti. Biaya untuk penggantian juga relatif murah, hanya sekitar Rp12.500. Pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap produk-produk yang terkait elpiji, seperti tabung, selang,katup,regulator,rubber seal,dan kompor.Semua produk tersebut, baik produksi dalam negeri maupunimpor,harus memenuhi SNI.
Terjadinya beberapa kecelakaan penggunaan elpiji diperkirakan bukan disebabkan oleh tabung, akan tetapi lebih kepada aksesori yang menyertainya. Penyebab lainnya,antara lain kurangnya wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap produk aksesori yang masih layak dipergunakan atau tidak, serta kondisi lingkungan yang tidak aman. Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo dalam sebuah kesempatan menilai program konversi dari minyak tanah ke elpiji 3 kg ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lapisan bawah. Paling tidak, ada dua hal yang bisa dirasakan langsung konsumen yakni penggunaan elpiji 3 kg sangat mengurangi polusi. Selain itu, harganya cukup terjangkau kantong para penggunanya.
Karena itu, pemerintah harus terus menyosialisasikan penggunaan elpiji 3 kg. Sejumlah konsumen elpiji 3 kg yang berhasil ditemui rata-rata mengaku sudah enjoy dengan bahan bakar yang sebelumnya hanya bisa dinikmati oleh kalangan terbatas itu.“Saya sudah menggunakan elpiji 3 kg sejak dua tahun lalu dan sampai saat ini baik-baik saja, tidak ada masalah,”kata Ani Siregar, warga Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menurut dia, menggunakan elpiji 3 kg sangat banyak manfaatnya dibanding ketika masih menggunakan minyak tanah. Selain bisa menghemat dari sisi ekonomi, memakai elpiji tabung 3 kg juga lebih cepat membantu proses memasak serta lebih ramah lingkungan.
“Hal ini yang membuat ibu-ibu lebih tertarik untuk menggunakan elpiji 3 kg,”katanya. Memang, beberapa waktu terakhir ini ada sejumlah insiden yang diakibatkan oleh elpiji 3 kg sehingga sempat membuat takut para pengguna.Tapi seiring dengan seringnya Pertamina melakukan sosialisasi, masyarakat makin mengerti tentang tata cara menggunakan elpiji dengan benar dan aman. “Apalagi saat ini Pertamina juga memberikan beberapa tips untuk memakai elpiji dengan benar dan aman sehingga kami makin merasa nyaman. Sebetulnya yang perlu dijaga adalah aksesori tabungnya. Selama itu bisa diperhatikan, akan lancar-lancar saja,”kata Erita Hartati, warga Palmerah, Jakarta Barat. Program konversi dari minyak tanah ke elpiji 3 kg ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lapisan bawah.
Penggunaan elpiji 3 kg sama bahayanya dengan elpiji ukuran 12 kg apabila masyarakat tidak memahami cara penggunaannya.“ Jika kita tidak tahu dengan benar, sama bahayanya.Yang penting berhati-hati dalam menggunakannya. Masalah tabung meledak jangan dibesar-besarkan agar konsumen seperti kami tidak menjadi ketakutan,”kata pengguna elpiji 3 kg,H Sutanto. Sementara Komisi VII DPR meminta kepada pemerintah agar program konversi ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat bawah di Tanah Air sebelum berakhirnya program ini. Pemerintah juga harus bisa memastikan bahwa sistem distribusi tertutup berjalan efektif dan tidak ada lapisan masyarakat yang tidak berhak ikut menikmati elpiji 3 kg yang bersubsidi ini.
Pemerintah harus cepat tanggap dan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan kecelakaan akibat bocornya gas elpiji.Sampai saat ini pemerintah (Kementerian Perdagangan) belum memonitor legalitas perangkat elpiji yang dijual bebas di pasar. Padahal, perangkat elpiji yang dijual kepada konsumen belum tentu memiliki standar (SNI).(hermansah/anton)
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:23 pm; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 2:42 pm | |
| CARA AMAN PENGGUNAAN ELPIJI Kamis, 27 Mei 2010 | 12:35 WIB Kompas/Bahana Patria Gupta KOMPAS.com - Ledakan elpiji pada penggunaan tabung gas berukuran tiga kilogram masih kerap kali terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kasus itu muncul sejak penggunaan sarana penunjang kompor gas itu diperkenalkan tahun 2008. Apakah yang salah dengan sistem tabung tersebut? Introduksi penggunaan gas petroleum cair (LPG atau elpiji) dua tahun lalu ditargetkan dapat mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) terutama minyak tanah dalam jumlah yang signifikan, yaitu sekitar Rp 30 triliun per tahun. Semula subsidi Rp 54 triliun per tahun.
Untuk program konversi energi itu, menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, pemerintah telah membagikan kurang lebih dari 44 juta tabung gas ukuran 3 kilogram. Survei di lapangan menemukan banyak selang dan sistem regulator yang cacat. Adapun dari sisi tabung gas tidak ditemukan masalah, ungkap Tulus Abadi, Pengurus Harian YLKI. Regulator adalah penghubung selang dan tabung gas, yang berfungsi mengatur keluarnya gas ke kompor. Karena itu, menurut Tulus, pemerintah harus mengevaluasi dan memeriksa kondisi sistem kompor dan tabung gas itu. Bila ditemui ada bagian yang cacat, harus segera ditarik dan diganti dengan yang berstandar.
Tidak sesuai SNI Munculnya kasus ledakan tabung elpiji akibat kebocoran di selang dan regulator tabung gas, mendorong Badan Standardisasi Nasional melakukan survei dan kajian penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk tersebut. Kepala BSN Bambang Setiadi menjelaskan, kajian pada tahun 2008 itu meliputi penelitian kelayakan tabung gas, selang, regulator, katup, dan kompor gas. Hasilnya, katup tabung gas baja, sebagian besar (66 persen) tidak sesuai SNI.
Data mendetail dipaparkan B Dulbert Tampubolon, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan BSN. Pengujian selang karet dilakukan untuk mengetahui parameter uji tegangan putus dan uji perpanjangan putus. ”Tidak ada sampel yang memenuhi syarat SNI,” ujarnya. Menurut Dulbert, risiko kebocoran pada selang terjadi karena faktor cuaca dan kelembaban. Karet di wilayah tropis lebih cepat rusak dibanding di iklim subtropis. Kelenturan karet berkurang dalam suhu panas. Padahal, banyak karet yang ada di pasaran berasal dari negara subtropis, seperti China dan Korea. Banyak yang tak berstandar dan di bawah SNI.
Kajian pada katup tabung gas adalah pengujian syarat konstruksi dan dimensi selain uji visual. Pada kompor gas, ditemukan 50 persen tidak memenuhi syarat SNI untuk ketahanan material pemantik (burner). Untuk regulator dan tabung gas, hanya 20 persen dan 7 persen tidak penuhi standar. SNI untuk lima komponen pada tabung dan kompor gas itu, ujar Dulbert, ditetapkan dengan mengacu pada standar Jerman dan Amerika Serikat. Pihak BSN meminta produsen bersangkutan melakukan evaluasi pada tingkat mutu bahan baku dan proses produksi terkait parameter uji yang tidak penuhi persyaratan mutu SNI. Saat ini BSN tengah mengkaji kembali di lapangan, antara lain di Yogyakarta, Semarang, dan Samarinda. ”Akhir Agustus mendatang kajian ini selesai,” kata Dulbert.
Faktor lain penyebab ledakan, menurut Tulus, adalah perilaku konsumen yang keliru. ”Ketika mencium bau gas, banyak konsumen malah menyalakan kompor untuk mengetes,” ujarnya. Padahal, saat tercium bau khas gas, langkah pertama adalah memadamkan semua yang berapi, seperti kompor, korek api, lampu penerangan, lampu senter, bahkan tombol listrik dalam posisi ”on”. Tahap kedua, melepas regulator dari lubang tabung agar klep atau katup di ujung tabung itu tertutup otomatis. Berikutnya, membuka akses ke udara luar, seperti pintu, jendela, dan terutama ventilasi di bawah. Tiga hal itu perlu dilakukan, karena sifat elpiji mudah meledak ketika terkena percikan api. Hal itu karena berat jenisnya lebih berat daripada udara, maka elpiji yang keluar dari regulator atau selang yang bocor akan mengendap ke lantai.
Untuk menekan kasus meledaknya elpiji, pengetahuan mengenai cara penggunaan tabung dan kompor gas yang aman perlu lebih disosialisasikan. Selain itu, Tulus juga mengharapkan program konversi ini dilakukan secara terintegrasi oleh instansi terkait bukan hanya Pertamina.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:22 pm; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12094 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: IpTek Wed Aug 11, 2010 2:53 pm | |
| BPPT DESAIN KOMPOR GAS YANG LEBIH AMAN Selasa, 29 Juni 2010 | 15:41 WIB LEO SUNU JAKARTA, KOMPAS.com — Ledakan kompor gas 3 kg yang marak terjadi belakangan ini salah satunya disebabkan banyaknya persambungan antara tabung gas dan kompor. Terdapat tiga persambungan gas yang bisa memicu kobocoran pada tipe kompor gas yang beredar di masyarakat saat ini, yakni di persambungan antara katup tabung dan regulator, regulator dan selang, serta selang dan kompor. Untuk meminimalkan kecelakaan akibat kebocoran tersebut, Badan Pengkajian Penerapan Teknologi atau BPPT membuat rancang desain kompor gas ukuran 3 kg yang lebih aman dengan titik persambungan yang lebih minim.
"Kompor gas 3 kg yang ada saat ini ada tiga persambungan. Nah, semuanya ini memiliki risiko kebocoran. Dengan desain yang baru ini hanya ada satu persambungan, artinya akan lebih mudah diawasi dan lebih aman," kata Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi BPPT Arya Rezavidi di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/6/2010).
Dalam prototipe yang ditunjukkan kepada Kompas.com, desain kompor buatan BPPT itu tampak jelas berbeda dengan kompor yang ada saat ini. Jika pada kompor gas 3 kg yang ada saat ini memiliki kompor terpisah yang dipisahkan dengan regulator dan selang gas, maka kompor buatan BPPT bagian pembakaran atau kepala kompor langsung disambungkan ke tabung gas melalui regulator. Kompor ini tidak jauh berbeda dengan kompor gas kecil yang biasa dipakai saat berkemah.
"Dengan desain seperti ini sebetulnya lebih aman karena hanya ada satu persambungan. Dengan demikian, kompor mudah perawatan dan diawasi dari kemungkinan bocor," terang Reza. Dalam pemakaian untuk memasak, kompor dan tabung gas ini bisa "dibungkus" dengan menggunakan badan kompor untuk menahan penggorengan atau panci. "Mengenai posisi kepala kompor yang lebih dekat dengan tabung gas, kami jamin ini aman karena tabung gas ini tahan sampai 50 bar, artinya katup gas akan terlepas jika tekanannya lebih dari itu dan tidak akan bisa meledak," tutur Reza.
Menurut dia, rancang desain kompor ini sebenarnya sudah pernah diajukan ke Kementerian (dulu Departemen) Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2007 saat wacana konversi minyak tanah ke gas sedang digodok. "Namun, saat itu masih belum bisa diterima karena ada salah persepsi. Waktu itu ditakutkan posisi kepala kompor yang terlalu dekat dengan tabung bisa memicu ledakan. Padahal tidak dan justru sangat aman karena tahan tekanan tinggi," ujarnya.
Melihat kondisi banyaknya kecelakaan akibat kebocoran gas belakangan ini, Reza mengatakan bahwa desain kompor BPPT diharapkan bisa menjadi alternatif bagi pemerintah untuk menyediakan komponen memasak yang lebih aman. "Pekan lalu kami sudah ajukan (desain dan prototipe) ke Wakil Presiden Boediono melalui Menristek. Saat ini masih dibahas kemungkinan revisi desainnya," kata dia.
Last edited by gitahafas on Wed Aug 18, 2010 7:20 pm; edited 4 times in total |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |