|
| | Berita Dukacita Prof Oemi | |
| | Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 11711 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Berita Dukacita Prof Oemi Sun Apr 11, 2010 8:38 pm | |
| Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia Prof Dr dr Sri Oemijati, MPHTM pd hr minggu 11 april pk 17. Malam ini disemayamkan di LOBBY FKUI Upacara pemberangkatan jenazah senin 12 april dimulai pk 09 pagi di lobby FKUI, diberangkatkan ke pemakaman keluarga di Purwakarta pk 10 dari lobby FKUI Dari: Prof Dr dr Jenny Bashiruddin Sp THT ( K )
Innalilahi wainna illaihi rojiun. Turut berduka atas meninggalnya prof Oemijati Waktu itu kami sempat ngobrol dengan beliau selaku guru dengan murid. Dia mengeluhkan saat itu untuk tidak tahan lagi di FKUI dan ingin kembali ke Malaysia. Beliau merasa tidak dihargai jasanya padahal beliau ingin dibantu rumahnya untuk sekedar diperbaiki UI tapi permintaan itu tidak direspond UI. Ancaman itu membuat Prof Mahar tergopoh gopoh ke Parasit dan hasil bujukan Prof Mahar, Prof Oemi dipindahkan dari rumahnya di guntur ke komplek UI ciputat. Prof Oemi selalu membuat orang tua kami tersenyum sepperti saya juga selalu tersenyum pada beliau walau beliau selalu mencubit saya dari belakang. Selamat jalan Prof Oemi selamat berjumppa lagi dengan orang tua kami disana. Dari: dr. Pulunggono Sudarmo Sp Rad
Ikut berdukacita,Jen... Dari: dr. Martha L Tambunan Sp Rad
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun. Aduh merinding gue Jen. Kalo dosen yang ini gue tahu. Betul2 guru, beliau itu. Sangat memperhatikan FKUI walau sudah lama pensiun. Mudah2an besok bisa ikut ke aula. Dari dr. Heriani Tobing SpKJ ( K )
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Berapa usia beliau ya? Dari: dr. Ali Alkatiri MSc
Innalillahi wainna ilaihi roji'un.Satu persatu guru kita telah berpulang,semoga penggantinya lebih baik lagi. Dari: dr. Indra Nurzam Chalik Anwar SpOG
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga arwahnya mendapat tempat yg layak disisiNYA. Dari: dr Ino Gandasena SpOT
Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita, mudah2an diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya. اَمِينَ Dari: dr.Indrawati Dardiri SpOG
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun. Betul , Dialah Guru yg mengajarkan saya untuk memikirkan kepentingan bangsa dan,jangan tertipu oleh bangsa asing. Padahal waktu itu saya lg bangga2nya sekolah diseberang, Dia membuat mata sy terbuka pada kenyataan yg ada. Selamat jalan guruku <semoga jasamu mendapat imbalan yg setimpal dari NYA. Amin Dari: dr.Samsul Ashari SpBS
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun Yang gak pernah lupa dari beliau : brugia malayi dan truoble maker. Selamat jalan, Prof!! Dari: dr.Poerherbianto Satriohadi SpA
Gue ada kenangan sendiri sm almh th 84, waktu gue di P Buru,t4 inpres p I gue. Pas mau plng ke Ambon gue ketemu beliau di Namlea,lg penelitian Filaria, gue diajak ikut penelitiannya, cuma periksa2 pasien selama 3 hr. Waktu gue minta ijin mau plng( gue mau kwn waktu itu) gue diminta tanda tangan spj utk 3 hr, seharinya 21 rb, waah seneng banget ! Gaji capeg wkt itu kan 42rb dan duit gue cm sisa 8 rb,cm bisa utk naik kapal Namlea-ambon di dek! Jd gue ga bs lupa sm beliau, selamat jalan Prof! Dari: dr.Freddy Sitorus Sp.S
InnalillahiWaInnaillaihiRoji'un... Semoga yang terbaik buat alm'ah dan buat keluarga yang ditinggalkan... Amiin yRa Dari: dr.Irmia Kusumadewi Sp.KJ ( K )
selamat jalan Prof.... gw ga nyangka juga, beliau panjang umur ya??... bukannya seangkatan prof rukmono dan bintari rukmono??... SKGS Dari: dr.Bambang Muliawan Sp.OG
Innalilahi wainna illaihi rojiun. Turut berduka atas meninggalnya Prof Oemijati Dari: dr.Widodo
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, amien Dari: dr. Hanny Harjulianti
Last edited by gitahafas on Wed Jun 02, 2010 8:30 pm; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11711 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Berita Dukacita Prof Oemi Fri Apr 30, 2010 6:02 am | |
| Guru Besar Parasitologi Sri Oemijati Meninggal Dunia Selasa, 13 April 2010 | 09:31 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Dr Sri Oemijati wafat. Sosok Oemijati terkenal sebagai peneliti di bidang parasitologi, khususnya filariasis (penyakit kaki gajah yang disebabkan cacing filaria).
Oemijati (85) mengembuskan napas terakhirnya hari Minggu (11/4/2010) pukul 17.00 dan jenazahnya disemayamkan di Aula Fakultas Kedokteran UI, Senin (12/4/2010). Jenazah beliau akan dimakamkan di Purwakarta, Jawa Barat.
Dalam seremoni persemayaman tersebut, hadir rekan-rekan dokter, jajaran pimpinan Universitas Indonesia, dan pimpinan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Almarhumah Oemijati dikenal sebagai peneliti di bidang penyakit parasit, terutama filariasis, sejak tahun 1950-an. Ketekunan beliau sebagai peneliti membuat Oemijati tercatat sebagai penerima Penghargaan Khusus Achmad Bakrie 2005. Saat itu, seperti tercatat dalam sejumlah media massa, dewan juri menilai, ketekunan Sri Oemijati tanpa kenal lelah selama 50 tahun dalam bidang parasitologi itu telah menghasilkan sejumlah temuan penting.
Salah satu temuan pentingnya ialah penemuan jenis cacing filaria baru di Flores, Nusa Tenggara Timur, yang kemudian diberi nama Brugia timori. Sri Oemijati juga menghasilkan tak kurang dari 156 karya ilmiah, 70 di antaranya di bidang filaria.
Sumbangkan rumah
Ketua Departemen Parasitologi UI Prof Saleha Sungkar mengatakan, dalam upacara pelepasan jenazah itu, sepanjang hidupnya Oemijati berkarya dengan tujuan bagaimana agar dapat memberantas penyakit parasit di Indonesia, terutama filariasis, yang menjadi masalah kesehatan masyarakat.
”Jasa beliau sangat besar di bidang kesehatan, penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat,” ujar Saleha.
Begitu cintanya almarhumah terhadap dunia penelitian, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-80, beliau menghibahkan rumahnya di Jalan Guntur, Menteng, kepada Fakultas Kedokteran UI agar digunakan untuk memajukan penelitian di Fakultas Kedokteran UI.
Dalam dunia akademis, almarhum juga terkenal lantaran mendapat gelar profesor dalam usia yang sangat muda, yakni 36 tahun. Pendidikan sarjana di bidang kedokteran diselesaikan di UI. Adapun pendidikan pascasarjana bidang kesehatan masyarakat diselesaikan di Universitas Tulane, Amerika.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Prijo Sidipratomo mengatakan, Sri Oemijati juga terkenal sebagai seorang yang berkomitmen besar dan berdedikasi dalam penelitian. Sepanjang hidupnya, Oemijati merupakan seorang peneliti.
Ketua Konsil Kedokteran Indonesia Menaldi Rasmin mengungkapkan, Oemijati juga aktif dalam peletakan dasar dan pengembangan etika penelitian, terutama pada bidang kedokteran. (INE) |
|  | | | | Berita Dukacita Prof Oemi | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |