|
| | Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan | |
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Thu Sep 08, 2011 10:17 am | |
| PEMICU GANGGUAN PENDENGARAN DARI YANG SEPELE HINGGA BERAT Kamis, 08/09/2011 09:06 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Telinga adalah indera penting untuk mendengarkan segala macam suara yang dihasilkan. Tapi ada beberapa hal yang diketahui bisa menyebabkan seseorang kehilangan pendengarannya baik karena masalah yang sering dianggap sepele atau masalah berat seperti penyakit serius. Gangguan pendengaran umumnya dialami oleh seseorang ketika usianya semakin tua. Saat berusia 40-an sampai 60-an, kemampuan pendengaran akan berkurang secara drastis dan sekitar setengahnya mengalami kehilangan pendengaran di usia 80-an tahun. Kemampuan seseorang untuk mendengar dibagi menjadi 4 proses yaitu:
1. Telinga eksternal membawa suara ke dalam saluran telinga atau telinga tengah. 2. Telinga tengah kemudian mengirimkan suara tersebut melalui serangkaian tulang kecil (yang disebut hammer and anvil) ke dalam telinga dalam, tulang ini juga mengartikan getaran suara menjadi impuls saraf. 3. Telinga bagian dalam akan menghubungkan getaran tersebut langsung ke ujung-ujung saraf yang bergabung untuk membentuk saraf pendengaran. 4. Saraf pendengaran akan mengirimkan impuls ke otak untuk dianalisis sehingga bisa diketahui arti dari suara yang didengar.
Jika salah satu proses tersebut terganggu, maka seseorang tidak bisa mendengar dengan baik. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa mengganggu pendengaran seseorang, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (8/9/2011) yaitu:
1. Terpapar suara bising atau keras yang terus menerus Penyebab suara keras ini bisa berasal dari kebisingan di tempat kerja, mesin atau alat-alat listrik, karenanya pekerja pabrik selalu disarankan untuk menggunakan penutup telinga. Selain itu suara yang sangat keras dan tiba-tiba seperti tembakan, petasan atau ledakan bisa membuat gendang telinga pecah atau kerusakan telinga bagian dalam. Suara musik keras di konser juga bisa merusak pendengaran secara permanen. Rata-rata tingkat desibel pertunjukan rock sebesar 110, kondisi ini cukup keras untuk menyebabkan kerusakan permanen setelah 15 menit.
2. Menggunakan earphone atau headphone Mendengarkan musik melalui headphone atau earphone bisa menyebabkan perubahan pendengaran secara sementara atau permanen, karenanya kecilkan volume dan batasi waktu penggunaannya.
3. Akumulasi wax Setelah suara keras, maka akumulasi lilin (wax) dalam saluran telinga yang bisa memblokir tabung eustachio adalah penyebab paling umum kedua terganggunya pendengaran. Penumpukan lilin ini akan mempengaruhi pendengaran dan menimbulkan rasa sakit di telinga.
4. Infeksi telinga Kehilangan pendengaran sementara bisa disebabkan oleh infeksi telinga yang menyebabkan lapisan telinga tengah membengkak dan menimbulkan penumpukan nanah, karenanya gendang telinga tidak bekerja dengan baik dan pendengaran menurun.
5. Otosclerosis Kondisi ini merupakan penyakit keturunan umum yang mana tulang baru terletak di salah satu tulang kecil dalam telinga tengah, sehingga mencegah transmisi suara dari tulang normal di gendang telinga ke telinga bagian dalam.
6. Tumor Tumor pada telinga tengah seperti rhabdomyosarcoma, glomus tumors dan kista kulit bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya.
7. Obat ototoxic Penggunaan obat ototoxic seperti beberapa antibiotik, anti-inflamasi dan obat-obatan kemoterapi bisa merusak koklea yang berfungsi menerjemahkan suara menajdi impuls saraf ke otak. Kerusakan ini bisa bersifat sementara dan bisa dikembalikan, tapi ada juga yang permanen.
8. Hay fever Hay fever adalah reaksi alergi terhadap serbuk sari yang menyebabkan hidung tersumbat yang nantinya menyebabkan masalah pada tabung eustachio yang memungkinkan terjadinya penumpukan cairan dalam telinga tengah dan memicu gangguan pendengaran. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Tue Jan 24, 2012 6:15 am | |
| INI DIA PENYEBAB TELINGA ANDA BERDENGUNG TRIBUNnews.com – 2 jam 16 menit lalu - Laporan Wartawan Tribun Lampung, Reny Fitriani TRIBUNNEWS.COM-dr Hanggoro Sapto SpTHT, dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan, RS Urip Sumoharjodr, Bandar Lampung, menjelaskan bahwa penyebab telinga berdengung ada tiga hal.
Pertama Dari telinga bagian luar yaitu adanya kotoran telinga yang menyumbat, tidak bersih atau adanya peradangan. Sehingga gelombang suara tidak bisa masuk dengan baik. Penanganannya yaitu cara membersihkan kotoran tersebut.
Kedua Dari telinga bagian tengah yaitu gendang telinga meradang sampai berlubang / bocor. Faktor penyebabnya karena sering flu, bersin-bersin dan hidung tersumbat. Penanganannya yaitu radang disembuhkan, gendang telinga yang bocor ditutup kembali, dan jika flu atau sering bersin-bersin, maka flu tersebut harus disembuhkan.
Ketiga Dari telinga bagian dalam yaitu adanya kelelahan pada sensor dan syaraf telinga. Penyebabnya yaitu sering terpapar suara bising mesin, sering memakai headset dalam waktu lama, atau menelepon menggunakan handphone. Sehingga telinga menjadi berdenging.
Faktor lain Yaitu adanya penyakit lain seperti kencing manis. Intinya untuk mengetahui penyebab dari telinga berdenging, sebaiknya periksakan diri ke dokter THT. Atau bisa melakukan test audiometri atau tes pendengaran untuk mengetahui, apakah telinga kita dalam kondisi baik atau tidak.(*) |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Tue Jan 24, 2012 6:18 am | |
| TELINGA ANDA BERDENGUNG? HINDARI KAFEIN TRIBUNnews.com – Sel, 11 Okt 2011 17.41 WIB TRIBUNNEWS.COM - Suara berdengung atau denging yang terdengar di telinga itu disebut tinnitus. Tinnitus adalah suara yang tidak jelas sumbernya yang hanya terdengar di telinga seorang penderita. Suara yang terdengar bisa bermacam-macam, bisa dengungan, denging, mengerik, deru, raungan atau siulan bahkan suara berdesis dengan tingkat gangguan berbeda-beda, dari yang tidak begitu mengganggu sampai yang bisa bikin stres! Macam-macam penyebab tinnitus. Bisa karena liang telinga yang tersumbat, terpapar oleh suara keras, atau karena akibat reaksi terhadap obat tertentu (seperti aspirin, kuinidin, kuinin) juga bisa karena kebanyakan kafein. Tapi tinnitus juga bisa menjadi salah satu pertanda adanya suatu keadaan medis yang serius (seperti darah tinggi atau rendahnya kadar hormon tiroid, jantung, alergi, dan anemia). Memang, para ahli juga belum dapat memastikan mekanisme penyebab timbulnya suara itu. Karena itu penting pergi ke dokter dulu sebelum mengambil suatu tindakan. Umumnya dokter akan memeriksa apakah ada infeksi, telinga tersumbat atau ada gangguan pendengaran. Dan ini biasanya terjadi pada kedua telinga bukan salah satu saja. Hindari mengonsumsi nikotin, kafein, dan alkohol selama beberapa minggu, karena dapat memperburuk keadaan. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Sat Apr 14, 2012 8:47 am | |
| INI BEDA PILEK BIASA DAN SINUS Rabu, 11/04/2012 18:01 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Pilek dan sinusitis memiliki gejala yang sama sehingga kadang seseorang tidak bisa membedakannya. Tapi ada beberapa gejala khas yang bisa membedakan kedua kondisi ini. Centers for Disease Control and Prevention AS menuturkan orang yang pilek akibat virus seringkali keliru bahwa dirinya memiliki infeksi sinus, namun ada pula orang yang sering pilek tidak berpikir bahwa dirinya terkena infeksi sinusitis. Gejala yang muncul dari keduanya terkadang sangat mirip, tapi ada beberapa gejala yang membedakan kedua hal ini sehingga seseorang bisa mengetahui kondisi mana yang dialaminya, seperti dikutip dari Health.com, Rabu (11/4/2012) yaitu:
1. Perbedaan pertama adalah berapa lama orang mengalami kondisi tersebut Orang yang memiliki pilek biasanya hanya berlangsung selama 2-3 hari saja yang biasanya diikuti oleh hidung mampet, setelahnya ia akan merasa lebih baik. Tapi infeksi sinus biasanya berlangsung selama 7 hari atau lebih.
2. Apakah mengalami demam atau tidak Demam bisa menandakan adanya infeksi bakteri karena itu infeksi sinus kadang disertai dengan demam ringan, sedangkan pilek biasanya tidak meski akdang pilek akibat infeksi virus bisa menyebabkan demam.
3. Warna lendir yang keluar Pilek biasanya menghasilkan lendir bening atau tidak berwarna, sedangkan infeksi bakteri bisa menghasilkan lendir kehijauan atau kuning yang menandakan sistem imun sedang melawan infeksi.
4. Apakah timbul nyeri di wajah Pada orang yang memiliki sinus biasanya menimbulkan rasa sakit, berat atau nyeri di bagian wajah karena ronggal sinusnya terhambat, terkadang rasa nyeri yang muncul memicu sakit kepala.
"Umumnya tidak ada alasan yang tahu mengapa seseorang cenderung mengembangkan infeksi sinus sementara yang lain tidak, tapi orang yang memiliki polip atau masalah lain seperti alergi risiko infeksi sinusnya akan meningkat," ujar Neil Bhattacharyya, MD, profesor Otology dan Laryngology di Harvard Medical School, Boston. Infeksi sinus biasanya disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di dalam sinus (rongga tulang yang ada di belakang hidung, mata, alis dan tulang pipi). Umumnya udara dingin atau alergi menyebabkan selaput lendir di sinus membengkak dan menghalangi celah kecil ke dalam sinus. Lendir yang terjebak tersebut memungkinkan bakteri untuk berkembang biak sehingga menyebabkan nyeri dan rasa tertekan di kepala serta wajah. Ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk membantu meringankan gejala sinus seperti istirahat, minum banyak cairan, bernapas di atas uap atau menggunakan semprotan saline. |
|  | | | | Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |