Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 10 ... 16  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:49 am

SISTIM REPRODUKSI PRIA
Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis (buah zakar). Struktur dalamnya terdiri dari vas deferens, uretra, kelenjar prostat dan vesikula seminalis. Sperma (pembawa gen pria) dibuat di testis dan disimpan di dalam vesikula seminalis. Ketika melakukan hubungan seksual, sperma yang terdapat di dalam cairan yang disebut semen dikeluarkan melalui vas deferens dan penis yang mengalami ereksi.

STRUKTUR
Penis terdiri dari:
- Akar (menempel pada didnding perut)
- Badan (merupakan bagian tengah dari penis)
- Glans penis (ujung penis yang berbentuk seperti kerucut).
Lubang uretra (saluran tempat keluarnya semen dan air kemih) terdapat di umung glans penis.
Dasar glans penis disebut korona.
Pada pria yang tidak disunat (sirkumsisi), kulit depan (preputium) membentang mulai dari korona menutupi glans penis.

Badan penis terdiri dari 3 rongga silindris (sinus) jaringan erektil:
- 2 rongga yang berukuran lebih besar disebut korpus kavernosus, terletak bersebelahan
- Rongga yang ketiga disebut korpus spongiosum, mengelilingi uretra.
Jika rongga tersebut terisi darah, maka penis menjadi lebih besar, kaku dan tegak (mengalami ereksi).

Skrotum merupakan kantung berkulit tipis yang mengelilingi dan melindungi testis.
Skrotum juga bertindak sebagai sistem pengontrol suhu untuk testis, karena agar sperma terbentuk secara normal, testis harus memiliki suhu yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan suhu tubuh.
Otot kremaster pada dinding skrotum akan mengendur atau mengencang sehinnga testis menggantung lebih jauh dari tubuh (dan suhunya menjadi lebih dingin) atau lebih dekat ke tubuh (dan suhunya menjadi lebih hangat).

Testis berbentuk lonjong dengan ukuran sebesar buah zaitun dan terletak di dalam skrotum. Biasanya testis kiri agak lebih rendah dari testis kanan.
Testis memiliki 2 fungsi, yaitu menghasilkan sperma dan membuat testosteron (hormon seks pria yang utama).

Anatomi sistem reproduksi pria
Epididimis terletak di atas testis dan merupakan saluran sepanjang 6 meter.
Epididimis mengumpulkan sperma dari testis dan menyediakan ruang serta lingkungan untuk proses pematangan sperma.

Vas deferens merupakan saluran yang membawa sperma dari epididimis.
Saluran ini berjalan ke bagian belakang prostat lalu masuk ke dalam uretra dan membentuk duktus ejakulatorius.
Struktur lainnya (misalnya pembuluh darah dan saraf) berjalan bersama-sama vas deferens dan membentuk korda spermatika.

# Uretra berfungsi 2 fungsi: Bagian dari sistem kemih yang mengalirkan air kemih dari kandung kemih
# Bagian dari sistem reproduksi yang mengalirkan semen.

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih di dalam pinggul dan mengelilingi bagian tengah dari uretra.
Biasanya ukurannya sebesar walnut dan akan membesar sejalan dengan pertambahan usia.
Prostat dan vesikula seminalis menghasilkan cairan yang merupakan sumber makanan bagi sperma. Cairan ini merupakan bagian terbesar dari semen. Cairan lainnya yang membentuk semen berasal dari vas deferens dan dari kelenjar lendir di dalam kepala penis.

FUNGSI
Selama melakukan hubungan seksual, penis menjadi kaku dan tegak sehingga memungkinkan terjadinya penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina)
Ereksi terjadi akibat interaksi yang rumit dari sitem saraf, pembuluh darah, hormon dan psikis.
Rangsang yang menyenangkan menyebabkan suatu reaksi di otak, yang kemudian mengirimkan sinyalnya melalui korda spinalis ke penis.
Arteri yang membawa darah ke korpus kavernosus dan korpus spongiosum memberikan respon, yaitu berdilatasi (melebar). Arteri yang melebar menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah erektil ini, sehingga daerah erektil terisi darah dan melebar.
Otot-otot di sekitar vena yang dalam keadaan normal mengalirkan darah dari penis, akan memperlambat aliran darahnya.
Tekanan darah yang meningkat di dalam penis menyebabkan panjang dan diameter penis bertambah.

Ejakulasi terjadi pada saat mencapai klimaks, yaitu ketika gesekan pada glans penis dan rangsangan lainnya mengirimkan sinyal ke otak dan korda spinalis.
Saraf merangsang kontraksi otot di sepanjang saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis dan prostat. Kontraksi ini mendorong semen ke dalam uretra.
Selanjutnya kontraksi otot di sekeliling urretra akan mendorong semen keluar dari penis.
Leher kandung kemih juga berkonstriksi agar semen tidak mengalir kembali ke dalam kandung kemih.

Setelah terjadi ejakulasi (atau setelah rangsangan berhenti), arteri mengencang dan vena mengendur.
Akibatnya aliran darah yang masuk ke arteri berkurang dan aliran darah yang keluar dari vena bertambah, sehingga penis menjadi lunak.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:29 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:49 am

PENIS ADALAH BAROMETER KESEHATAN PRIA
Senin, 03/01/2011 09:51 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
New York, Untuk sekedar tahu gambaran kondisi umum tentang kesehatannya, seorang pria tidak butuh termometer dan stetoskop. Cukup lihat kemampuan ereksi pada penisnya, sebab pada pria kemampuan tersebut sudah mewakili kondisi kesehatan secara umum. Untuk dapat ereksi dengan sempurna, penis membutuhkan elastisitas pembuluh darah dan ritme jantung yang stabil untuk memompa darah ke bagian tersebut. Pengerasan arteri dan penyumbatan oleh plak dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Pengerasan dan penyumbatan pembuluh darah merupakan risiko berbagai gangguan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, gangguan ereksi pada pria patut diwaspadai sebagai tanda-tanda adanya faktor risiko tersebut.

Sebuah penelitian di University of Bristol, Inggris pernah mengungkap bahwa pria yang lebih aktif secara seksual punya risiko lebih kecil untuk mengalami serangan jantung. Dengan tiga kali orgasme tiap pekan maka risiko serangan jantung berkurang 50 persen dibandingkan yang lebih jarang berhubungan seks. Penelitian lain juga dilakukan di University of Brussel, Belgia terhadap pria berusia 50-55 tahun. Pria yang hanya bercinta sekali dalam sebulan punya risiko serangan jantung 70 persen lebih tinggi dibandingkan yang lebih sering. Setelah keluar dari rumah sakit, makin sering berhubungan seks makin cepat masa pemulihannya. "Disfungsi ereksi sering muncul sebelum serangan jantung terjadi. Seperti burung kenari di tambang batubara, ereksi bisa memberi tanda akan datangnya bahaya besar bagi pria," ungkap pakar kesehatan dari Foxnews Health, Dr David Samadi seperti dikutip dari Foxnews, Senin (3/1/2011).

Hubungannya juga berlaku sebaliknya, untuk dapat berhubungan seks secara teratur pria butuh kebugaran fisik dan mental. Hanya pria sehat yang mampu mempertahankan ereksi dan melakukan hubungan seks seaktif mungkin dengan pasangannya. Selain itu, ereksi juga butuh koordinasi saraf yang solid dan pelepasan senyawa nitrogen oksida yang berkelanjutan. Kekurangan hormon testosteron dan kelebihan berat badan seringkali menghambat mekanisme tersebut. Kelebihan berat badan dan ketidakseimbangan hormon menandakan adanya risiko gangguan sistem metabolisme. Dan seperti telah diketahui, salah satu komplikasi diabetes yang paling ditakuti pria adalah disfungsi ereksi..


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:27 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:50 am

SELAMAT DATANG PRIA SUBUR
Jumat, 26/11/2010 18:02 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Satu hal yang paling mengerikan bagi pria adalah disfungsi ereksi atau impotensi yang membuatnya sulit melakukan ereksi saat berhubungan seksual. Tapi ada caranya menjadi pria subur dengan menghindari kebiasaan berikut. Asal tahu saja, kesulitan mendapatkan anak bukan hanya perempuan yang menjadi penyebabnya. Sepertiga masalah pasangan sulit hamil berasal dari laki-laki yang mengalami gangguan kesuburan. Ketidaksuburuan atau infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil dalam waktu 1 tahun setelah rutin berhubungan tanpa kontrasepsi. Masalah gangguan kesuburan pria ini antara lain faktor genetik, kondisi kesehatan, infeksi, stres hingga penggunaan obat-obatan tertentu. Seperti dikutip dari MSNHealth, Jumat (26/11/2010) ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang laki-laki untuk meningkatkan peluangnya mengatasi atau menghindari ketidaksuburan. Setidaknya ada 7 cara membuat pria jadi subur yaitu:

Katakan selamat tinggal untuk pakaian ketat
Menggunakan pakaian longgar atau yang tidak ketat akan memungkinkan bagi testis untuk bernapas. Hal ini karena pakaian yang ketat bisa meningkatkan suhu testis sehingga dapat membunuh atau menurunkan kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.

Menjauhlah dari bak air hangat
Berendam air hangat atau air panas bisa merusak kesuburan dengan cara membunuh sperma yang sudah dihasilkan. Namun dokter mengungkapkan masih tetap aman untuk menggunakan kamar uap (steam room).

Mengonsumsi L-karnitin dan asetil-L-karnitin
Laki-laki dengan jumlah sperma yang rendah bisa mencoba mengonsumsi suplemen makanan yang mengandung L-karnitin dan asetil-L-karnitin. Kandungan ini memainkan peran dalam proses perkembangan, pematangan dan pemeliharaan sperma, sehingga dapat mengoptimalkan kuantitas dan kualitas sperma.

Berhenti menggunakan kondom
Jika sedang menjalani hubungan monogami dan merencanakan untuk memiliki anak, sebaiknya hentikan penggunaan kondom untuk meningkatkan peluang tersebut.

Jangan berlebihan dalam berhubungan seks
Berhubungan seks secara berlebihan tidak akan meningkatkan peluang pasangan untuk hamil, bahkan jika seseorang melakukan 4-5 kali hubungan seks dalam sehari. Hal ini karena jumlah sperma menurun drastis setelah ejakulasi, dan biasanya membutuhkan waktu 48 jam untuk bisa mencapai tingkat pra-ejakulasi.

Mengonsumsi antioksidan
Nutrisi yang dikonsumsi bisa membantu sperma tumbuh sehat. Hal ini karena tingkat radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan kemandulan pada beberapa laki-laki, karena radikal bebas dapat merusak sel-sel yang sehat termasuk sperma. Sperma memang memerlukan radikal bebas untuk membuah sel telur, tapi jumlahnya hanya sedikit. Jika terlalu banyak bisa merusak membran sel sperma dan DNA, serta mengurangi kemampuan sperma untuk membuahi. Untuk itu bagi perokok atau laki-laki dengan tingkat radikal bebas tinggi, diharapkan mengonsumsi banyak antioksidan seperti beta karoten, vitamin C dan vitamin E.

Sedikit atau tidak sama sekali konsumsi alkohol
Studi menunjukkan laki-laki yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat merusak kesuburannya. Seorang peminum berat sangat mungkin berakhir dengan hati yang rusak, tingkat estrogen yang meningkat di dalam hati yang rusak dapat menyebabkan gangguan produksi sperma.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:42 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:51 am

AGAR KELAMIN PRIA TETAP SEHAT DAN KUAT
Sabtu, 27/11/2010 16:02 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Banyak pria yang ingin meningkatkan energi dan hasrat seksual dengan berbagai cara, tetapi hanya sedikit yang peduli untuk merawat kesehatan organ intimnya. Padahal kesehatan organ kelamin pria juga memainkan peran penting dalam kesehatan umum. Bagaimana membuat organ kelamin pria tetap sehat dan kuat? Dilansir Livestrong, Sabtu (27/11/2010), ada beberapa vitamin dan herbal yang bisa digunakan untuk menjaga organ kelamin pria tetap sehat dan kuat, antara lain:

1. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan kelamin pria, terutama yang menderita penyakit Peyronie, yaitu kondisi yang ditandai oleh plak atau benjolan keras, yang terbentuk pada jaringan ereksi penis. Jaringan bekas luka atau plak pada jaringan abnormal penis dapat menyebabkan rasa sakit ketika penis ereksi atau orgasme. Meskipun tidak ada obat untuk penyakit Peyronie, dokter biasanya merekomendasikan obat, suntikan atau operasi untuk membantu meringankan gejala. Vitamin E juga dapat membantu meringankan gejala.

2. Gingko Biloba
Gingko biloba telah lama digunakan sebagai ramuan obat untuk mengobati gangguan peredaran darah. Untuk alasan ini, gingko biloba dapat membantu meningkatkan kesehatan penis dengan meningkatkan sirkulasi ke organ. Hal ini khususnya memainkan peran dalam pengobatan disfungsi ereksi.

3. Vitamin C
Mengkonsumsi suplemen vitamin C atau mengubah diet untuk memasukkan lebih banyak makanan kaya vitamin C, dapat menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan seksual. Vitamin C memainkan peran penting dalam tubuh untuk tumbuh dan memperbaiki jaringan di seluruh tubuh, termasuk pada penis.
Tubuh membutuhkan vitamin C untuk membantu membuat kolagen, yaitu protein yang membuat pembuluh kulit dan darah, keduanya banyak terdapat di organ seksual. Untuk itu, orang yang memiliki masalah seksual seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini atau masalah dengan hasrat seksual, vitamin C dapat membantu. MayoClinic.com juga mengungkapkan bahwa kekurangan vitamin C dapat menyebabkan jumlah sperma menjadi lebih sedikit, yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap infertilitas (ketidaksuburan).

4. Ginseng
Tanaman ginseng yang sering ditemui dalam bentuk teh memainkan peranan dalam menjaga kesehatan penis dengan beberapa cara. Menurut National Institutes of Health National Center for Complementary and Alternative Medicine, ginseng dapat digunakan untuk meningkatkan stamina dan mengobati disfungsi ereksi.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:43 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:51 am

APA PENYEBAB PENIS PATAH?
Kamis, 18/11/2010 17:03 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
New York, Meski tidak terdapat tulang pada penis, tapi penis juga bisa patah. Hal mengerikan ini justru kerap terjadi karena posisi hubungan seksual yang salah. Penis patah atau fraktur penis memang jarang, tapi kondisi ini benar-benar bisa terjadi. Pada tahun 2001, tercatat ada sekitar 1.331 kasus fraktur penis telah dilaporkan yang dimulai sejak tahun 1935.

Fraktur penis terjadi karena ada tekanan traumatik pada corpus cavernousum, yaitu lapisan silinder dari penis. Corpus cavernousum berisi jaringan ereksi mirip spon yang mengandung darah selama ereksi. Bila ini terjadi, akan terdengar suara sentakan atau retakan dan kemudian penis berubah menjadi hitam dan biru, disertai rasa sakit yang mengerikan, bengkak dan memar, mirip fraktur yang terjadi pada tulang. Kadang-kadang, darah bisa keluar di saluran kencing dan bila ini terjadi maka fraktur penis tergolong parah dan mungkin memerlukan pembedahan. Fraktur penis terbilang langka dan biasanya terjadi pada pria muda karena ereksi yang cenderung sangat kaku.

Apa yang menyebabkan fraktur penis?
Fraktur penis terjadi ketika penis menghantam tulang kemaluan atau perineum pasangan selama aktivitas seksual. Berguling di tempat tidur dengan penis ereksi di tengah malam juga dapat menyebabkan fraktur penis. Selain itu, fraktur penis juga telah dilaporkan terjadi ketika seorang pria bergegas untuk berpakaian ketika penis tengah ereksi. "Tapi penyebab fraktur penis paling banyak adalah karena kesalahan posisi pada saat berhubungan seksual, terutama pada posisi woman on top. Selain itu, kecelakaan saat berhubungan seksual juga bisa menyebabkan penis Anda patah," jelas Dr Darius Paduch, urolog di New York Presbyterian-Weill Cornell Medical Center, seperti dilansir Askmen, Kamis (18/11/2010). Dr Paduch mengatakan, fraktur penis juga bisa terjadi pada atlet olahraga, seperti sepak bola. Masturbasi yang terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan penis patah.

Bagaimana mengobati fraktur penis?
Untuk mendiagnosa terjadinya fraktur penis diperlukan pemeriksaan MRI atau dikenal dengan diagnostik cavernosography. Pemeriksaan ini memberikan informasi jelas tentang cedera yang terjadi pada penis. Operasi darurat biasanya diperlukan untuk memperbaiki beberapa patahan untuk mencegah lekukan tidak normal pada penis atau disfungsi ereksi permanen (impoten). Pada fraktur penis, penis bisa sebagian atau sepenuhnya terluka. Penyambungan kembali pada penis yang parah kadangkala bisa dilakukan, tetapi sensasi yang utuh dan fungsi jarang kembali normal.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:44 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:52 am

IMPOTENSI
Impotensi (Disfungsi Ereksi) adalah ketidakmampuan untuk memulai dan mempertahankan ereksi.

PENYEBAB
Impotensi biasanya merupakan akibat dari:
# Kelainan pembuluh darah
# Kelainan persarafan
# Obat-obatan
# Kelainan pada penis
# Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Penyebab yang bersifat fisik lebih banyak ditemukan pada pria lanjut usia; sedangkan masalah psikis lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda.
Semakin bertambah umur seorang pria, maka impotensi semakin sering terjadi, meskipun impotensi bukan merupakan bagian dari proses penuaan tetapi merupakan akibat dari penyakit yang sering ditemukan pada usia lanjut.
Sekitar 50% pria berusia 65 tahun dan 75% pria berusia 80 tahun mengalami impotensi.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) bisa menyebabkan impotensi.
Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.

Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi.
Kerusakan saraf ini bisa terjadi akibat:
# Cedera
# Diabetes melitus
# Sklerosis multipel
# Stroke
# Obat-obatan
# Alkohol
# Penyakit tulang belakang bagian bawah
# Pembedahan rektum atau prostat.

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan (terutama pada pria usia lanjut yang banyak mengkonsumsi obat-obatan).
Obat-obat yang bisa menyebabkan impotensi adalah:
- Anti-hipertensi
- Anti-psikosa
- Anti-depresi
- Obat penenang
- Simetidin
- Litium.

Kadang impotensi terjadi akibat rendahnya kadar hormon testosteron.
Tetapi penurunan kadar hormon pria (yang cenderung terjadi akibat proses penuaan), biasanya lebih sering menyebabkan penurunan gairah seksual (libido).

Beberapa faktor psikis yang bisa menyebabkan impotensi:
# Depresi
# Kecemasan
# Perasaan bersalah
# Perasaan takut akan keintiman
# Kebimbangan tentang jenis kelamin.

GEJALA
Penderita tidak mampu memulai dan mempertahankan ereksi.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya.
Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mencari adanya perubahan ciri seksual pria, misalnya payudara, testis dan ukuran penis, serta perubahan pada rambut, suara maupun kulit. Untuk mengetahui adanya kelainan pada arteri di panggul dan selangkangan (yang memasok darah ke penis), dilakukan pengukuran tekanan darah di tungkai. Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan:
# Pemeriksaan darah lengkap
# Pemeriksaan gula darah untuk diabetes
# Pemeriksaan kadar TSH
# USG penis.

PENGOBATAN
Impotensi biasanya bisa diobati tanpa pembedahan.
Jenis pengobatan tergantung kepada penyebabnya.

Latihan khusus dilakukan oleh penderita impotensi akibat masalah psikis, yaitu yang disebut Teknik pemusatan sensasi 3 tahap.
Teknik ini mendorong hubungan intim dan kehangatan emosional, yang lebih menitikberatkan kepada membangun sebuah hubungan:

1. Tahap I : bercumbu, pasangan berkonsentrasi untuk menyenangkan satu sama lain tanpa menyentuh daerah kemaluan.
2. Tahap II : pasangan mulai menyentuh daerah kemaluan atau daerah erotis lainnya, tetapi belum melakukan hubungan badan.
3. Tahap III : melakukan hubungan badan.

Masing-masing mencapai kenyamanan pada setiap tahap keintiman sebelum berlanjut ke tahap selanjutnya.
Jika teknik tersebut tidak berhasil, mungkin penderita perlu menjalani psikoterapi atau terapi perilaku seksual.
Jika penderita mengalami depresi, bisa diberikan obat anti depresi.

Sildenafil adalah obat yang bisa meningkatkanaliran darah ke penis.
Obat ini diminum 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual, hanya efektif jika disertai dengan gairah seksual.
Tidak boleh diminum bersamaan dengan nitrat karena bisa menimbulkan efek samping yang serius.

Jika impotensi atau hilangnya gairah seksual terjadi akibat kadar testosteron yang rendah, penderita sebaiknya menjalani terapi sulih hormon.
Testosteron disuntikkan setiap minggu atau diberikan dalam bentuk plester.
Efek sampingnya adalah pembesaran prostat dan kelebihan sel darah merah yang bisa menyebabkan stroke.

Alat pengikat atau penghisap seringkali digunakan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi, tetapi alat ini tidak boleh digunakan oleh penderita gangguan perdarahan atau penderita yang mengkonsumsi obat antikoagulan.
Alat pengikat (berupa tali atau cincin yang terbuat dari logam, karet atau kulit) dipasang di dasar penis untuk memperlambat aliran darah dari penis.
Alat penghisap (berupa kotak berongga dan pompa) dipasang pada penis. Tekanan hampa udara membantu pengaliran darah ke dalam arteri penis. Ketika penis ereksi, sebuah alat pengikat dipasang untuk mencegah pengaliran darah dari vena. Kombinasi kedua alat tersebut bisa mempertahankan ereksi selama 30 menit.
Kadang alat pengikat menyebabkan masalah ketika ejakulasi, terutama jika diikat terlalu ketat. Demi kemanan, sebaiknya setelah 30 menit alat tersebut dilepaskan.
Jika terlalu sering digunakan, alat penghisap bisa menimbulkan memar.

Impotensi juga bisa diobati dengan suntikan obat khusus yang dilakukan sendiri oleh penderita. Obat ini disuntikkan langsung ke dalam jaringan erektil pada penis (korpus kavernosa. Ereksi terjadi dalam waktu 5-10 menit setelah obat disuntikkan dan bisa bertahan selama 60 menit. Efek sampingnya adalah memar dan sakit. Selain itu, penyuntikkan juga bisa menyebabkan priapisme (ereksi yang menetap dan nyeri).
Jika impotensi tidak memberikan respon terhadap berbagai pengobatan di atas, bisa dilakukan pencangkokan penis atau digunakan prostese (penis buatan). Salah satu alat yang dicangkokkan berupa batang kekar yang dimasukkan ke dalam penis untuk menimbulkan ereksi yang menetap. Alat lainnya berupa balon yang dimasukkan ke dalam penis dan ditiup sebelum penderita melakukan hubungan seksual.

Medicastore


Last edited by gitahafas on Thu Jun 30, 2011 6:23 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:53 am

USIA DAN PENURUNAN KEMAMPUAN SEKS PRIA
Senin, 29 November 2010 | 14:32 WIB
Kompas.com - Ketika usia Anda dua puluh tahunan, mungkin Anda tidak pernah terpikir tentang kesulitan untuk mendapatkan ereksi. Akan tetapi ketika usia Anda telah merayap melewati angka 40, hasrat dan kemampuan seks Anda mungkin tidak sebaik sebelumnya. Perubahan fisik dan penurunan kemampuan sosial tersebut lebih banyak disebabkan karena penurunan kadar hormon testoteron secara bertahap. Penurunan hormon itu juga ikut memengaruhi energi, kekuatan, otot dan massa lemak, kepadatan tulang serta fungsi seksual. Apa saja masalah-masalah seksual yang dihadapi pria paruh baya?

- Di pertengahan usia 50 tahunan, seorang pria membutuhkan rangsangan fisik dan psikis lebih lama untuk siap dan mampu berhubungan seks. Kendati begitu, sebenarnya hasrat seksual pria sangat dipengaruhi kesehatan dan kebiasaannya daripada usianya. Pria yang sehat dan bugar biasanya akan tetap siap dan bergairah hingga usia lanjut.

- Sejalan dengan pertambahan usia, seorang pria memerlukan waktu lebih lama untuk mendapatkan ereksi dan mempertahankannya.

- Di usia 20 tahun, ereksi Anda terjadi dalam seketika dan sekeras kayu. Namun kini penis Anda kadang-kadang lemas dan terkulai. Perubahan-perubahan itu normal. Yang perlu Anda lakukan untuk mencegahnya adalah menjaga kebugaran dengan olahraga agar aliran darah tetap lancar, termasuk ke daerah penis.

- Penyakit menular seksual (PMS). Banyak diantara kita tahu bahwa yang paling baik untuk menghindar dari PMS adalah tetap setia pada satu pasangan. Tetapi bila Anda secara sembunyi-sembunyi pernah berganti-ganti pasangan dan tidak menggunakan kondom, mungkin Anda akan menderita penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Beberapa penyakit yang umum adalah, herpes genital, sifilis, klamidia, hepatitis, atau HIV.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:46 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:54 am

.UKURAN MR P TIDAK PENTING, KEKUATAN EREKSI YANG UTAMA
Rabu, 01/12/2010 17:47 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Kaum Adam selalu ribut mengenai ukuran penis yang besar agar bisa memuaskan pasangannya. Tapi ternyata hal tersebut salah, karena kekuatan ereksi yang lebih penting dan bukan besar ukurannya. Untuk mengetahui kekuatan ereksi biasanya dengan melakukan Erection Hardness Score (EHS), yaitu tes mandiri yang sederhana, tervalidasi dan menunjukkan kelas kekerasan ereksi dengan ukuran berskala 4. EHS digolongkan menjadi 4 grade, yaitu:

1. Grade 1: Penis bisa membesar tapi tidak mengeras, yang diibaratkan seperti 'tapai atau tape'. Grade ini termasuk pada disfungsi ereksi berat.
2. Grade 2: Penis keras namun tidak cukup keras untuk penetrasi, yang diibaratkan seperti 'pisang'. Grade ini termasuk disfungsi ereksi sedang.
3. Grade 3: Penis cukup keras untuk penetrasi namun tidak sepenuhnya keras, yang diibaratkan seperti 'sosis'. Grade ini termasuk suboptimal atau disfungsi ereksi ringan.
4. Grade 4: Penis keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya, yang diibaratkan seperti 'timun'. Grade inilah yang diharapkan pada pria, sehingga bisa mendapatkan kepuasan seksual kedua pasangan.

"Hal yang terpenting adalah bukan panjangnya penis, melainkan seberapa kerasnya ereksi penis," ujar dr. Andri Wanananda MS yang juga anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), dalam konsultasi detikHealth, Kamis (2/12/2010). Dalam tulisannya dr Andri juga menuturkan semakin bertambah usia seseorang, maka ketegakkan penis akan semakin merunduk ke bawah. Namun hal ini bukanlah tanda gangguan ereksi tapi proses penuaan (the aging process) yang tidak bisa dicegah dan hanya bisa ditunda.

Berdasarkan penelitian AP SHOW didapatkan bahwa pria dengan kekerasan optimal (EHS skala 4) lebih sering melakukan hubungan seksual, dan lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan, dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai EHS skala 3 atau suboptimal. Hal ini karena semakin tinggi kepuasaan pria dan wanita dengan kekerasan ereksi, semakin tinggi pula kepuasan seksual, kehidupan cinta dan kualitas hidup secara keseluruhan, kebahagiaan dalam hidup berkeluarga dan dalam peran individu sebagai suami atau istri.

Pada umumnya panjang penis ketika relaksasi sekitar 5-9,5 cm, dan ketika ereksi sekitar 12,5-17,5 cm dengan rata-rata 16 cm. Panjang penis diukur mulai dari pangkal penis sampai dengan ujung penis (glans penis), sedangkan diameter penis umumnya tidak lazim untuk diukur. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi ukuran penis adalah faktor keturunan, seperti halnya warna mata atau warna kulit yang tidak dapat diubah. Selain itu jumlah hormon testosteron dalam tubuh juga turut mempengaruhi pertumbuhannya.

Meski panjang penis tidak terlalu mempengaruhi kenikmatan seksual, tapi beberapa orang masih beranggapan bahwa dirinya akan lebih hebat jika memiliki penis panjang. Sebuah survei pernah dilakukan Andrologi Andromedical untuk mengetahui rata-rata panjang penis di seluruh negara dunia. Penelitian yang dipimpin Dr Eduardo Gomez de Diego mendapatkan rata-rata panjang penis pria di dunia sekitar 14 cm (5,5 inci). Untuk itu tak perlu merasa rendah diri jika memiliki ukuran penis yang tidak besar. Karena selama pria memiliki kekuatan ereksi yang baik, maka ia tetap bisa memuaskan pasangannya.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:50 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:55 am

SUDUT BERDIRI MR P SAAT EREKSI DIPENGARUHI USIA
Jumat, 03/12/2010 18:16 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Pada saat ereksi, penis memiliki sudut tegak tertentu. Ternyata sudut tegak penis saat ereksi ini dipengaruhi oleh usia, semakin tua usianya maka sudut ereksinya makin ke bawah (melemah). Pada umumnya semakin bertambah usia, maka diperlukan waktu yang lebih lama untuk mengalami ereksi. Selain itu sudut ereksi yang terbentuk antara penis dan dinding perut (garis horizontal) menjadi lebih besar.

Sudut tegak dari penis pada saat ereksi berbeda-beda tergantung dari usianya, yaitu remaja, dewasa, usia pertengahan dan usia tua. Pada saat remaja umumnya sudut tegak ereksi di atas garis horizontalnya dan seiring bertambah usia, sudut tegaknya makin di bawah garis horizontal. Semakin bertambah usia maka tegaknya penis semakin merunduk ke bawah. Tapi kondisi ini bukanlah tanda adanya gangguan ereksi, melainkan akibat proses penuaan (The Aging Process) belaka yang tidak bisa dicegah dan hanya bisa ditunda. Faktor yang terpenting adalah kerasnya ereksi.

Seperti dikutip dari About.com, Jumat (3/12/2010) Stephen W. Leslie, MD dari Sexual Medicine Society menuturkan sudut ereksi rendah bukan berarti kekuatan ereksi yang kurang, karena penurunan sudut ereksi bisa disebabkan oleh peregangan ligamen suspensori dari penis yang membuat penis kehilangan arah sudut ke atas. Kondisi ini bisa terjadi akibat usia yang bertambah atau akibat operasi yang dilakukan untuk memperpanjang penis. Rata-rata sudut ereksi berdasarkan usia adalah pada saat remaja sudut ereksinya berada di atas garis horizontal (tertinggi), saat usia dewasa sedikit di atas garis horizontal, usia pertengahan berada sedikit di bawah garis horizontal dan saat usia tua berada di bawah garis horizontal (terendah).

Usia yang berbeda bisa memberikan sudut ereksi yang berbeda pula, faktor-faktor tertentu lain bisa mempengaruhi seperti penyakit yang mendasari dan juga faktor psikologis. Jika sudut ereksi sudah menurun saat masih remaja, maka konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu seiring bertambahnya usia seseorang, maka kadar testosteron dan kadar hormon pertumbuhan yang terkait juga berkurang sehingga dapat menurunkan gairah seksual laki-laki dan elastisitas pembuluh darah berkurang. Faktor lain yang mempengaruhi adalah peningkatan lemak tubuh dan beratbadan, depresi, perubahan suasana hati serta penurunan kesehatan secara umum.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:51 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:56 am

EJAKULASI DINI
Prof Wimpie Pangkahila menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pengertian yang dianut oleh para ahli mengenai ejakulasi dini, yaitu:
1. Batasan ejakulasi dini didasarkan pada waktu tertentu ketika terjadi ejakulasi.
2. Ejakulasi dini ditentukan oleh berapa kali seorang pria mampu melakukan gerakan ketika berhubungan seksual sebelum terjadi ejakulasi.
3. Ejakulasi dini diartikan sebagai ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme.
4. Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya.

Berdasarkan pengertian yang keempat, maka ejakulasi dini berarti ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu singkat, yang tidak sesuai dengan keinginannya, sedangkan ejakulasi sendiri adalah peristiwa penyemburan air mani ke luar secara mendadak yang menandai klimaks bagi pria. Tampaknya pengertian keempat yang kini lebih dapat diterima.

PENYEBAB
Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya. "Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual,>Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya. Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual.
Ada penyebab fisik terutama kurang berfungsinya serotonin yang berfungsi menghambat.
Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Sayangnya, pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.

GEJALA
Ringan Beratnya Ejakulasi Dini
Ternyata ejakulasi dini berbeda-beda. Ejakulasi dini dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu: Ejakulasi dini ringan, Ejakulasi dini sedang, dan Ejakulasi dini berat.

Ringan: Ejakulasi terjadi setelah beberapa kali gesekan singkat.
Sedang: Ejakulasi terjadi setelah penis masuk ke vagina.
Berat: Ejakulasi terjadi begitu penis menyentuh kelamin wanita bagian luar.

Ejakulasi terjadi sebelum penisnya menyentuh kelamin wanita bagian luar.
Apapun jenis ejakulasi dini yang dialami, baik pria maupun wanita akan merasa tidak puas karena ejakulasi terjadi dalam waktu sangat singkat di luar kehendak sehingga hubungan seksual harus berakhir.

Dampak ejakulasi dini
Mau berat atau ringan, yang pasti ejakulasi dini mengakibatkan hubungan seksual berlangsung tidak harmonis. Pada ejakulasi dini, ketidakharmonisan bahkan disebabkan karena ketidakpuasan pada kedua belah pihak. Pria yang mengalami ejakulasi dini merasa tidak puas karena hubungan seksual berlangsung sangat singkat di luar kehendaknya.
Walaupun dapat mencapai orgasme, pria yang mengalami ejakulasi dini juga merasa sangat kecewa karena tidak mampu memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya. Apalagi kalau pasangannya mengungkapkan kekecewaan dalam bentuk reaksi yang menyalahkan penderita.

"Pria yang mengalami ejakulasi dini sering mengalami stres, tidak percaya diri, rendah diri, dan malu terhadap pasangannya. Dalam waktu lama dapat terjadi disfungsi ereksi. Pasangannya tentu kecewa, tidak puas, jengkel, marah, dan akhirnya mengalami disfungsi seksual seperti hilangnya gairah seksual," papar Prof. Wimpie Pangkahila.
Lebih jauh, reaksi yang muncul adalah perasaan takut atau khawatir setiap akan melakukan hubungan seksual. Perasaan ini justru akan semakin memperburuk keadaan ejakulasi dini. Kalau keadaan ini terus berlangsung, maka pada akhirnya pria itu dapat mengalami disfungsi ereksi.

Wanita yang mempunyai pasangan mengalami ejakulasi dini pada umumnya tidak dapat mencapai orgasme karena hubungan seksual segera berakhir. Kekecewaan yang muncul selanjutnya dapat berubah menjadi kejengkelan disertai perasaan takut setiap akan melakukan hubungan seksual. Akibat lebih jauh dapat berupa hilangnya dorongan seksual dan dispareunia (rasa nyeri yang terjadi saat bersetubuh).
Ejakulasi Dini bikin Tidak Subur?

Di masyarakat telah beredar anggapan yang salah bahwa bila ejakulasi terjadi terlampau cepat, berarti spermanya terganggu sehingga tidak dapat menghamili. Hambatan hamil menjadi masalah baru lagi yang semakin memperburuk masalah yang timbul akibat ejakulasi dini.
Prof Wimpie Pangkahila menyesalkan mitos yang salah mengenai ejakulasi dini, "Ejakulasi dini sering dianggap sebagai gangguan kesuburan, padahal tidak begitu. Ejakulasi dini dianggap sebagai sperma encer, padahal tidak jelas apa maksud istilah "encer". "
"Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina," papar Prof Wimpie Pangkahila.

"Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina. Tetapi pada ejakulasi dini yang berat, yaitu ejakulasi terjadi di luar vagina, maka kehamilan tidak terjadi," papar Prof Wimpie Pangkahila.
Kalau ternyata pria yang mengalami ejakulasi dini juga mengalami gangguan sperma, itu berarti ada dua gangguan yang terpisah, bukan merupakan sebab akibat.
Gangguan sperma dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain karena infeksi pada buah pelir atau bagian sistem reproduksi lainnya, kekurangan hormon testosteron, pelebaran dinding pembuluh darah di sekitar buah pelir, dan kekurangan vitamin.

PENGOBATAN
Bagaimana mengatasi ejakulasi dini?
Pertama-tama disarankan untuk melakukan sex therapy. Jika sex therapy tidak berhasil, maka lakukan cara yang kedua yaitu menggunakan obat. Obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah obat yang berkhasiat mengontrol ejakulasi. Ada beberapa jenis obat yang dapat mengontrol ejakulasi.

"Tergantung penyebabnya. Karena penyebabnya banyak berkaitan dengan fungsi serotonin, maka diperlukan obat yang mengatur fungsi serotonin, kata Prof Wimpie Pangkahila.
Lebih lanjut, Prof Wimpie menjelaskan, "Obat misalnya, golongan SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor). Namun, perhatikan efek samping, karena obat ini bukan obat yang dijual bebas." Tetapi mengingat obat tersebut mempunyai efek samping, maka penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Seperti penjelasan di atas, ada obat untuk mengontrol ejakulasi. Kalau ejakulasi dini diakibatkan oleh gangguan ereksi, maka dengan memperbaiki fungsi ereksi, ejakulasi dapat diperlambat. Jadi obat disfungsi ereksi bermanfaat kalau ejakulasi dini disebabkan oleh gangguan ereksi.
Cara pengobatan lainnya ialah dengan cara operasi terhadap saraf yang mengontrol terjadinya peristiwa ejakulasi. Tetapi cara ketiga walaupun pernah dilakukan di negara tertentu, sampai kini ternyata tidak populer dan tidak banyak digunakan.

"Mengenai suplemen, banyak yang mengklaim bisa mengobati ejakulasi dini tetapi tanpa hasil uji klinik," kata Prof Wimpie Pangkahila. Jadi jika ingin mencoba minum suplemen, pastikan suplemen tersebut dilengkapi bukti berdasarkan uji klinik yang telah dilakukan.
"Andaikata ada hasil uji dengan hasil signifikan, perlu dilakukan analisis apa kandungan di dalamnya. Dan harus tahu apakah peneliti memang berkompeten melakukannya. Kalau hanya suplemen saja, misalnya vitamin, tidak mungkin dapat mengatasi ejakulasi dini," tegas Prof Wimpie Pangkahila.

Cobalah Sex Theraphy
Sex therapy, yang dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dilakukan dengan bantuan istri. Pada dasarnya cara ini dilakukan melalui beberapa langkah.
1. Istri melakukan masturbasi terhadap suami yang menderita ejakulasi dini dengan posisi suami berbaring terlentang, sampai suami merasa ingin orgasme dan ejakulasi.
2. Pada saat suami merasa ingin orgasme dan ejakulasi, istri melakukan penekanan pada penis dengan menggunakan ibu jari, telunjuk dan jari tengah, selama beberapa detik untuk menghambat terjadinya ejakulasi.
3. Istri melakukan masturbasi terhadap suami sampai terjadi ereksi yang cukup, lalu segera memasukkannya ke dalam vagina dalam posisi istri di atas tanpa melakukan gerakan. Bila suami merasa akan ejakulasi, istri segera mengangkat tubuhnya dan melakukan penekanan pada penis seperti pada langkah kedua. Selanjutnya rangsangan dengan masturbasi diulang lagi, dan dilanjutkan dengan hubungan seksual seperti di atas.
4. Dilakukan setelah beberapa hari melakukan latihan di atas. Pada langkah ini, suami diizinkan melakukan tekanan untuk mempertahankan ereksinya selama melakukan hubungan seksual dengan posisi istri di atas.
5. Dilakukan bila suami sudah lebih mampu mengontrol ejakulasi. Pada langkah ini pasangan dapat melakukan hubungan seksual dengan posisi samping. Kalau dengan posisi ini suami mampu menahan ejakulasi, maka hubungan seksual dapat dilakukan dalam posisi suami di atas.

Latihan tersebut diharapkan tetap dilakukan selama 6-12 bulan setelah itu, dan kapan saja diperlukan. Tetapi cara ini tidak selalu mudah dilakukan karena beberapa alasan. Pertama, ketertutupan pihak pria terhadap istrinya. Kedua, tiadanya komunikasi dan kerjasama suami istri dalam masalah seksual. Ketiga, perasaan enggan atau malas untuk melakukan latihan karena harus membuang waktu dan dianggap tidak praktis.

Pria Juga Bisa Latihan Kegel
Bagi mereka yang menghindari obat, Prof Wimpie menyarankan agar mencoba latihan Kegel atau lakukan sex therapy dengan pasangan. Senam atau latihan kegel dikenal sebagai latihan otot-otot panggul untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual.
Kegel adalah suatu latihan otot dasar panggul Puboccoccygeus (PC) atau Pelvic Floor Muscle yang semula dipergunakan untuk terapi pada wanita yang tidak mampu mengontrol keluarnya urin. Otot PC disebut juga otot 'seksual' karena mendukung vagina, penis, uterus, rectum dan bagian tubuh lain yang terkait fungsi seksual seperti orgasme dan ejakulasi baik pada wanita maupun pria.

Untuk menemukan lokasi otot PC, Anda dapat menghentikan urine saat Anda buang air kecil. Cobalah berhenti buang air kecil sampai tiga kali sehingga Anda dapat menentukan posisi otot-otot PC tersebut.
Latihan Kegel ini diperkenalkan oleh Dr. Arnold Kegel, seorang gynecologist, sejak tahun 1945. Latihan ini merupakan rangkaian gerakan yang berfungsi untuk melatih kontraksi otot PC berkali-kali dengan tujuan meningkatkan tonus dan kontraksi otot. Latihan ini baru menunjukkan manfaatnya setelah dilakukan minimal enam minggu.

Sementara untuk pria ternyata latihan Kegel ini telah dikembangkan sejak tahun 1978 oleh Zilberger. Namun prinsip utamanya tetap pada latihan penguatan otot-otot panggul. Latihan ini bermanfaat menguatkan otot panggul termasuk penis serta menambah kemampuan potensi seksual. Dan hasilnya ternyata memuaskan.
Caranya dengan mengencangkan otot-otot tersebut sebanvak 10 kali dan mengendorkannya 10 kali setiap hari, dalam tempo satu hingga satu setengah bulan, secara otomatis Anda akan menjadi terbiasa untuk menunda ejakulasi sehingga orgasme berulangkali dapat dialami.

Ejakulasi Dini, Sadari & Akhiri
Sadarilah bahwa ejakulasi dini merupakan gangguan fungsi seksual, bukan hal yang alami. Namun, tidak banyak pria yang menyadari bahwa dirinya mengalami ejakulasi dini. Selain tidak menyadari, banyak pula yang tidak mau mengakui.
Menghadapi banyaknya pria yang mengalami ejakulasi dini, ada pihak tertentu yang menawarkan penyembuhan padahal mereka tidak mengerti dengan benar apa dan bagaimana ejakulasi dini.
Padahal asal diketahui lebih dini, ejakulasi dini bisa disembuhkan. Tapi ingat, bukan penyembuhan ke "orang pintar" tapi dengan pengobatan ke dokter. Sebelum perceraian menjadi satu-satunya solusi, lebih baik segera berkonsultasi dengan ahlinya untuk mengakhiri derita ejakulasi dini.

Medicastore


Last edited by gitahafas on Thu Jun 30, 2011 6:24 am; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:57 am

DISFUNGSI EREKSI
Disfungsi Ereksi (impotensi)/ Erectile Dysfunction (ED) adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau menjaga ereksi tetap pada waktu penetrasi.
* Penyebabnya bisa karena gangguan yang mengurangi aliran darah atau kerusakan syaraf yang menuju penis, gangguan hormon, penggunaan obat-obatan tertentu, atau masalah psikologi.
* Pada kebanyakan pria, gairah seks (libido) juga menurun.
* Sebuah pemeriksaan fisik (termasuk pengukuran tekanan darah), tes darah, uji ereksi selama tidur, dan kadangkala ultrasonography dapat mengenali pemicu gangguan disfungsi ereksi.
* Obat-obatan, diberikan melalui mulut atau disuntikkan ke dalam penis, dapat membantu, begitu juga alat penekan dan vakum dan terapi psikologi.

Setiap pria adakalanya tidak bisa mencapai ereksi, adalah normal. Disfungsi ereksi terjadi ketika persoalan yang sering atau terus-menerus.
Disfungsi ereksi bisa ringan sampai parah. Seorang pria dengan disfungsi ereksi ringan kadangkala bisa mencapai ereksi penuh, namun lebih sering mencapai ereksi yang tidak cukup untuk penetrasi atau tidak ereksi sama sekali. Seorang pria dengan disfungsi ereksi parah jarang bisa mencapai ereksi.
Disfungsi ereksi menjadi lebih sering terjadi seiring usia namun bukan bagian dari proses penuaan normal. Sekitar setengah dari pria berusia 65 tahun dan tiga perempat pria berusia 80 tahun mengalami disfungsi ereksi.

PENYEBAB
Untuk mencapai ereksi, penis membutuhkan peredaran darah masuk yang cukup, peredaran darah keluar yang melambat.dan fungsi yang tepat pada syaraf yang mengatur ke dan dari penis.
Gangguan yang mempersempit arteri dan mengurangi pemasukan darah (seperti atherosclerosis, diabetes, tekanan darah tinggi, dan tingkat kolesterol darah yang tinggi) atau operasi yang mempengaruhi pembuluh darah dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Juga, ketidaknormalan dalam pembuluh pada penis kadangkala bisa kembali mengalirkan darah ke dalam tubuh dengan cepat sehingga ereksi tidak bisa dipertahankan meskipun aliran darah tercukupi.

Kerusakan syaraf menuju atau dari penis dapat menghasilkan disfungsi ereksi. Kerusakan serupa dapat diakibatkan dari bagian panggul atau operasi perut (umumnya operasi prostat), terapi radiasi, penyakit tulang belakang, diabetes, multiple sclerosis, atau gangguan seputar syaraf. <
Faktor resiko lainnya termasuk stroke, merokok, alkohol, dan obat-obatan. Obat-obatan umumnya menyebabkan disfungsi ereksi (umumnya pada pria yang lebih tua) termasuk antihipertensi, anti depresan. Beberapa sedatif, cimetidine, beberapa diuretik, antipsikotik, dan obat-obatan illicit.
Adakalanya, gangguan hormon (seperti rendahnya tingkat testosterone) menyebabkan disfungsi ereksi. Demikian juga, faktor-faktor yang mengurangi tingkat energi seorang pria (seperti sakit, lelah, dan stress) dapat membuat kesulitan mencapai ereksi.<
Masalah psikologi yang dapat menyebabkan disfungsi seksual dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai ereksi. Hal psikologis menyebabkan lebih sering terjadi pada pria lebih muda. Setiap situasi stress yang baru, seperti berganti pasangan seks atau masalah dengan hubungan atau di tempat kerja, juga bisa memberi kontribusi.

GEJALA
Gairah seks (libido) seringkali menurun pada pria dengan disfungsi ereksi, meskipun beberapa pria mempertahankan libido secara normal. Tanpa memperhatikan perubahan libido, pria dengan disfungsi ereksi mempunyai kesulitan dalam berhubungan seks yang mana disebabkan penis yang ereksi tidak cukup keras, panjang atau bertambah untuk penetrasi atau karena ereksi tidak dapat terbentuk. Beberapa pria berhenti mengalami ereksi ketika tidur atau bangun. Yang lainnya bisa mencapai ereksi kuat kadangkala namun tidak bisa mencapai atau menjaga ereksi di lain waktu.

Pada saat tingkat hormon testosteron rendah, akibatnya lebih mungkin turunnya libido daripada disfungsi ereksi. Sebagai tambahan, tingkat testosteron yang rendah bisa menimbulkan pengeroposan tulang, kehilangan tenaga, dan kehilangan kepadatan otot.

DIAGNOSA
Untuk mendiagnosa penyebab disfungsi ereksi, dokter bertanya seputar penyakit dan kondisi yang bisa berperan serta dalam disfungsi ereksi dan obat-obatan yang digunakan. Pemeriksaan fisik umum, termasuk pemeriksaan organ kelamin dan prostat, dilakukan. Dokter bisa mengukur fungsi syaraf yang mensuplai kelamin. Mengukur tekanan darah pada kaki dan menghitung detak pada kaki dan tangan bisa mengungkap masalah pada pembuluh arteri.

Contoh darah bisa diambil untuk mengukur kadar testosteron. Beberapa tes darah dapat membantu mengenali penyakit yang mungkin menyebabkan disfungsi ereksi sementara atau tetap, seperti diabetes atau infeksi.

Jika masalahnya pada arteri atau pembuluh dicurigai, tes khusus dapat dilakukan. Contohnya, sebuah alat dapat digunakan di rumah untuk mengukur ereksi selama tidur (pada waktu terjadinya normal). Jika ereksi ada selama tidur, penyebabnya mungkin sekali psikologi, sebaliknya bila ereksi tidak ada selama tidur, penyebabnya mungkin sekali fisik. Ultrasonography juga bisa digunakan untuk mengukur aliran darah ke penis.PENGOBATAN

Tahukah anda...
* Adakalanya ketidakmampuan untuk mencapai ereksi adalah normal dan bukan berarti orang tersebut mengalami disfungsi ereksi.
* Sekitar setengah dari pria yang lebih tua dari 65 tahun dan seperempat pria yang lebih tua dari 80 tahun bisa sering cukup ereksi untuk penetrasi.
* Kadar Testosteron rendah cenderung mengurangi gairah seks dibandingkan menyebabkan disfungsi ereksi.
* Perpaduan dari obat-obatan yang disuntikkan ke dalam penis dan alat untuk mendorong atau melakukan penghisapan ke penis efektif sekali dan mengurangi banyak efek samping dari obat-obatan yang diminum.
* Terapi psikologi dapat menolong pada disfungsi ereksi yang penyebab nya fisik,

Tindakan yang dapat membantu mencegah atau mengontrol memberi kontribusi disfungsi ereksi, seperti tekanan darah tinggi, atherosclerosis, dan diabetes, juga bisa membantu memperbaiki disfungsi ereksi, meskipun efeknya kemungkinan kecil. Contohnya, menurunkan berat badan, olahraga, dan berhenti merokok bisa membantu. Beberapa pria dan pasangannya dapat memilih untuk mengikuti semua pengobatan untuk disfungsi ereksi. Kontak fisik tanpa ereksi bisa memuaskan kebutuhan mereka untuk keintiman dan terpenuhi.

Kadangkala, berhenti menggunakan obat tertentu dapat meningkatkan ereksi.
Beberapa obat tradisional untuk disfungsi ereksi tersedia, namun belum terbukti khasiatnya.

Untuk pria yang memilih mengikuti pengobatan, ada banyak pilihan.
Pengobatan dengan obat : banyak obat-obatan digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Kebanyakan obat-obatan yang diberikan untuk mengobati disfungsi ereksi meningkatkan aliran darah ke penis. Kebanyakan obat-obatan ini diberikan melalui mulut, namun beberapa obat-obatan bisa dioleskan-dengan suntikan atau diselipkan ke dalam penis.

Sildenafil, vardenafil dan tadalafil dikenal sebagai penghalang phosphodiesterase. Ini adalah obat-obatan yang sering digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Efektif pada pria dengan disfungsi ereksi sekitar 60 sampai 75 %. Obat-obatan ini digunakan melalui mulut sekitar 1 hari sebelum aktifitas seks. Tadalafil efektif untuk sekitar satu hari, lebih lama dari sildenafil. Beberapa merek dagang bernama Viagra dan vardenafil, yang efektif untuk sekitar 4 sampai 6 jam. Obat-obatan ini efektif hanya pada waktu seorang pria bangkit hasrat seksnya. Efek samping dari penghalang phosphodiesterase termasuk sakit kepala, muka merah, hidung kaku, perut melilit, gangguan penglihatan.

Efek samping yang lebih serius, termasuk tekanan darah rendah yang berbahaya, dapat terjadi ketika penghalang phosphodiesterase diberikan dengan obat-obatan tertentu (seperti nitrogliserin atau amyl nitrit). Karena resiko ini. Pria seharusnya tidak menggunakan penghalang phosphodiesterase jika mereka menggunakan nitrogliserin. Jarang terjadi, pria pengguna obat-obatan ini mengalami kebutaan, meskipun bisa saja kebutaan tidak ada hubungannya dengan pemakaian obat. Penghalang phosphodiesterase dapat menyebabkan rasa sakit, ereksi lama, namun sangat jarang terjadi.

Obat-obatan oral lainnya yang telah digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi adalah phentolamine, yohimbine dan testosteron. Mereka memiuliki kegunaan yang terbatas dan dapat menimbulkan efek samping yang signifikan.

Obat-obatan suntik atau dimasukkan ke penis memperlebar arteri dan menambah aliran darah ke penis. Pria yang tidak bisa menggunakan obat-obatan melalui mulut kadangkala bisa diobati dengan obat ini. Sebuah contoh adalah alprostadil, dalam bentuk sebuah kaplet (supositoria), yang bisa dimasukkan ke dalam penis melalui saluran kencing. Hal ini dapat menyebabkan light-headedness, rasa terbakar pada penis, atau, adakalanya, ereksi yang menyakitkan dalam waktu lama (priapism). Karena efek samping serius ini adakalanya terjadi, seorang pria biasanya menggunakan dosis pertama di bawah pengawasan dokter di ruangan dokter.

Seorang pria juga bisa memancing ereksi dengan menyuntikkan obat-obatan (seperti alprostadil sendiri atau kombinasi dari alprostadil, papaverine, dan phentolamine) ke dalam batang penisnya. Suntikan adalah salah satu yang paling efektif untuk mencapai ereksi, menghasilkan ereksi 80 sampai 90% pria dengan disfungsi ereksi. Meskipun begitu, banyak pria enggan untuk menyuntik penisnya. Lagipula, suntikan ini kadangkala menyakitkan dan adakalanya menimbulkan priapism, dan suntikan berulang bisa menghasilkan luka pada jaringan.

Terapi pengganti testosteron dapat menolong pria yang menderita disfungsi ereksi yang disebabkan tidak normalnya kadar testosteron. Berbeda dengan obat-obatan lain, yang cara kerjanya meningkatkan aliran darah ke penis, testosteron bekerja memperbaiki kekurangan hormon. Testosteron bisa digunakan dalam berbagai bentuk, termasuk koyo, krim topical, dan suntikan. Efek samping bisa termasuk disfungsi hati, jumlah sel darah merah meningkat, dan meningkatkan resiko stroke. Pengganti testoteron sendiri jarang cukup untuk mengatasi disfungsi ereksi. Apakah testoteron meningkatkan resiko kanker prostate belum jelas, tetapi pria yang menggunakan testoteron seharusnya dimonitor secara seksama.

Penekanan (mengikat) dan alat vakum : disfungsi ereksi bisa seringkali dikendalikan dengan menggunakan alat penekan dengan atau tanpa alat vakum. Alat-alat ini memampukan seorang pria untuk menghindari efek samping yang diakibatkan terapi obat. Alat penekan di antara pengobatan disfungsi ereksi lainnya setidaknya tidak mahal. Alat ini (seperti pita dan cincin terbuat dari metal, karet, atau kulit) dipasang di pangkal penis untuk memperlambat aliran darah. Alat kesehatan ini dapat dibeli dengan resep dokter di apotik, namun versi murah (sering disebut cock ring) bisa dibeli ditoko-toko yang menjual perlengkapan seks.

Alat vakum (yang terdiri dari ruang berongga rapat untuk sumber isapan) dipasang melampaui penis, membuat segel. Penghisap mekanik dipasang ke ruang penarik darah ke dalam penis, menghasilkan ereksi. Beberapa alat vakum yang memiliki alat penekan yang diarahkan ke ujung penis. Jika tidak, alat penekan bisa dipakai terpisah.

Operasi
Ketika disfungsi ereksi tidak bereaksi kepada pengobatan lain, sebuah alat yang merangsang ereksi (prothesis) bisa ditanamkan lewat operasi pada penis.
Berbagai prostheses bisa dijumpai. Salah satu tipe terdiri dari sepasang tangkai kukuh, yang dimasukkan ke dalam masing-masing korpus cavernosa untuk membuat zakar keras secara permanen. Jenis protese lain adalah suatu balon yang dapat membesar yang dimasukkan ke dalam zakar. Sebelum berhubungan badan, laki-laki menggembungkan balon dengan pompa internal yang kecil. Operasi implantation penile protese memerlukan waktu menginap di rumah sakit sebentar dan penyembuhannya selama 6 minggu sebelum hubungan badan.

Terapi psikologi : beberapa jenis terapi psikologi (termasuk teknik modifikasi prilaku, seperti teknik fokus pada sensasi) dapat meningkatkan faktor mental dan emosional yang berperan terhadap disfungsi ereksi. Terapi psikologi bahkan bisa menolong pada waktu disfungsi ereksi mengalami penyebab fisik, karena faktor psikologi sering menjadi masalah.

Terapi khusus dipilih berdasarkan keadaan psikologis tertentu yang menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Contohnya, jika pria menderita depresi, psikoterapi dapat menolong disfungsi ereksi. Antidepresan dapat menolong disfungsi ereksi dengan menghilangkan depresi, tetapi antidepresan itu sendiri bisa mengurangi gairah seks dan menyebabkan disfungsi ereksi, jadi pengaruhnya sulit diprediksi. Terkadang psikoterapi dapat mengurangi ketertarikan berhubungan seks pada pria penderita disfungsi ereksi karena berbagai penyebab. Perkembangannya membutuhkan waktu yang lama, dan membutuhkan beberapa sesi. Seorang pria, dan pasangannya, harus memiliki motivasi yang tinggi supaya psikoterapinya bekerja.

Medicastore


Last edited by gitahafas on Thu Jun 30, 2011 6:26 am; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:57 am

21 HARI EREKSI TANPA HENTI, SEORANG PRIA TERPAKSA DI OPERASI DARURAT
Vera Farah Bararah - detikHealth - Jumat, 05/03/2010 16:00 WIB
Kolkata, Apa jadinya jika seorang laki-laki mengalami ereksi bermingu-minggu tanpa henti? Inilah yang terjadi di India, para ahli bedah terpaksa melakukan operasi darurat untuk menyelamatkan nyawa seorang laki-laki yang sudah mengalami ereksi selama 3 minggu. Nyawanya bisa selamat tapi si pria kini menjadi impoten.
Ahli bedah di sebuah rumah sakit di Kolkata, India terpaksa melakukan operasi darurat terhadap seorang pengusaha berusia 55 tahun karena mengalami ereksi yang tak kunjung henti hingga 21 hari. Pembedahan ini dilakukan untuk membantu pengusaha tersebut keluar dari kesengsaran yang hampir membunuhnya. Meskipun operasi yang berlangsung selama 1 jam ini berhasil, tapi laki-laki tersebut kini terpaksa harus mengalami impotensi.

"Waktu selama 3 minggu sangat terlambat untuk mencari suatu bantuan. Seharusnya pengobatan segera dilakukan setelah mengalami ereksi tak kunjung henti selama 6 jam, jika tidak bisa mengakibatkan kematian atau degenerasi dari penis," ujar Dr Avishek Mukherjee, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (5/3/2010).
Dokter mengungkapkan bahwa ayah dari dua anak ini tidak menggunakan obat viagra untuk meningkatkan hasrat seksualnya. Tapi dokter meyakini bahwa laki-laki tersebut mengalami suatu kondisi yang disebut dengan Priapism yang dipicu oleh gangguan sistem saraf.

Dr Mukherjee menambahkan penyakit ini mencegah darah mengalir keluar dari penis, jadi selama ereksi aliran darah menjadi terhenti. Jika ereksi bisa bertahan selama lebih dari 1 jam, maka pasokan darah ke penis akan berkurang dan hal ini dapat memicu rusaknya organ. "Jika pasokan tetap terhenti untuk waktu yang sangat lama, maka bisa saja menyebabkan penyakit gangren yaitu penyakit kematian jaringan akibat berhentinya aliran darah ke daerah tersebut," ungkap Dr Mukherjee. Hingga kini identitas dari laki-laki tersebut masih disembunyikan dan diketahui telah dipulangkan dari rumah sakit.

Seperti dikutip dari Webmd, Jumat (5/3/2010) Priapism adalah kondisi ereksi yang berlangsung selama lebih dari 4 jam tanpa adanya rangsangan seksual dan biasanya bersifat menyakitkan. Kondisi ini terjadi jika darah di penis terjebak dan tidak mampu mengalir. Kondisi ini dapat terjadi pada semua kelompok umur termasuk bayi yang baru lahir. Jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan jaringan parut dan disfungsi ereksi permanen.

Terdapat dua kategori dari Priapism, yaitu:
Low-flow.
Sering terjadi pada pria yang sehat tanpa diketahui sebabnya, tapi biasanya mempengaruhi orang yang memiliki penyakit sickle-cell, leukemia atau malaria.

High-flow.
Disebabkan oleh arteri yang pecah akibat cedera pada penis atau perineum (daerah antara skrotum dan anus) sehingga mencegah sirkulasi di penis berlangsung normal.

Sekitar 42 persen penyebab Priapism akibat penyakit sickle-cell. Namun penyebab lainnya diduga akibat pengobatan terutama obat untuk penyakit mental tertentu, trauma pada saraf tulang belakang atau daerah genital, gigitan laba-laba hitam, keracunan karbon monoksida, penggunaan obat terlarang seperti kokain atau ganja dan pada kasus yang jarang terjadi akibat kanker yang dapat mempengaruhi aliran darah di penis. (ver/ir)


Last edited by gitahafas on Thu Jun 30, 2011 6:27 am; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:58 am

15 FAKTA MENARIK DARI KELAMIN PRIA
Rabu, 01/09/2010 18:15 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Alat kelamin pria sering dijadikan kebanggaan tersendiri, baik di kalangan pria maupun wanita. Ada beberapa fakta tentang penis yang belum banyak diketahui orang. Dilansir dari Menshealth, Rabu (1/9/2010), berikut 15 fakta tentang alat kelamin pria:

1. Kulup (kulit penis yang disunat) dapat digunakan sebagai penumbuh kulit baru pada korban luka bakar. Sel dalam kulup kaya akan fibroblas, yaitu sel pembentuk jaringan ikat yang berperan dalam penyembuhan luka. Selain itu, kulup juga dapat dijadikan bahan kosmetik krim anti kerut, karena kulit ini mengandung banyak kolagen.

2. Kelenjar prostat yang membesar dapat menyebabkan disfungsi ereksi (impotensi) dan ejakulasi dini.

3. Orgasme pria rata-rata berlangsung selama 6 detik, sedangkan wanita lebih lama yakni 23 detik.

4. Spesies tertua yang mempunyai penis adalah makhluk laut bercangkang keras yang disebut Colymbosathon ecplecticos, dalam bahasa Yunani yang artinya perenang luar biasa dengan penis besar.

5. Kulup yang disunat dapat direkonstruksi. Caranya dengan menarik ke ujung kulit lentur pada penis, memakaikan cincin plastik berbentuk topi dan berat. Dalam beberapa tahun, struktur penis akan kembali utuh semula.

6. Hanya 1 dari 400 pria yang bisa melakukan oral pada kelaminnya sendiri tanpa bantuan pasangannya.

7. Ada dua jenis penis, pertama jenis yang makin panjang dan besar saat mengalami ereksi (disebut grower). Kedua, yang selalu besar (sebelum ereksi) tetapi tidak makin besar saat mengalami ereksi (disebut shower).

8. Survei Men's Health Internasional menunjukkan bahwa 79 persen pria adalah grower dan 21 persen shower.

9. Peneliti Jerman mengatakan bahwa rata-rata hubungan seks berlangsung 2 menit 50 detik, tapi wanita menganggapnya 5 menit 30 detik.

10. Ukuran tidaklah penting karena pembuahan terjadi dari persaingan sperma yang masuk sel telur bukan karena panjang atau lamanya berhubungan.

11. Penis yang paling banyak berhubungan dengan wanita adalah milik King Fatefehi dari Tonga, yang diduga telah berhubungan dengan 37.800 wanita antara tahun 1770 dan 1784. Diketahui bahwa kelamin pria ini telah berhubungan dengan 7 perawan dalam sehari.

12. Berdasarkan penelitian ilmuwan Spanyol, pria dengan penampilan menarik (bukan hanya secara tampang) memiliki sperma yang kuat dan kualitas baik. Kebanyakan wanita tanpa sadar akan menyukai pria dengan sperma kuat.

13. Otak tidak diperlukan untuk ejakulasi, karena perintah untuk ejakulasi berasal dari sumsum tulang belakang.

14. Penyebab paling umum pecahnya penis adalah masturbasi yang terlalu kuat.

15. Berdasarkan studi, merokok dapat memperpendek penis rata-rata sepanjang 1 cm. Ini disebabkan karena kerusakan pembuluh darah, yang membuat aliran darah terhambat. Selain itu, juga disebabkan karena rusaknya elastin, yaitu protein jaringan ikat yang elastis dan memungkinkan jaringan dalam tubuh untuk kembali ke bentuk semula setelah mengalami peregangan atau kontraksi.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:24 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:59 am

UMUR BERAPA MENTOKNYA ORGAN SEKS PRIA?
Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).
Kamis, 6 Januari 2011 | 09:11 WIB

TANYA : Dok saya mau bertanya, apakah benar apabila usia sudah melewati 20 tahun, penis seseorang sudah tidak dapat bertambah lagi ukurannya? Apakah faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan penis? Adakah cara menambah ukuran penis? Terima kasih sebelumnya atas jawaban dokter.

Hafidz, 27, Jakarta

JAWAB :
Perkembangan seksual pria berlangsung sempurna melalui 5 tahap sampai usia sekitar 15-16 tahun. Artinya pada usia itu, seorang pria sudah memiliki kelamin yang sama dengan pria dewasa. Setelah perkembangan kelamin mencapai tahap ke-5, tidak akan terjadi lagi penambahan ukuran. Lain halnya apabila sampai pada usia itu bahkan di atas usia itu, karena penyebab tertentu, seorang pria belum mengalami perkembangan sampai tahap ke-5. Akibatnya, antara lain, ukuran penis dan testis tidak normal. Dalam keadaan begini, perkembangan yang belum sempurna itu masih dapat diatasi dengan pengobatan. Hasil pengobatan pada umumnya baik untuk perkembangan penis, tetapi tidak untuk testisnya.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:27 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Jul 19, 2010 8:59 am

SAAT PRIA MENUA
Sabtu, 3 Januari 2009 | 11:06 WIB
Kompas.com - STAMINA menurun seiring bertambahnya usia.Sebagian besar para pria akan mengalami hal ini cepat atau lambat. Observasi tentang usia dan pergerakan yang melambat terkadang membuat kita menjadi kurang produktif dalam bidang fisik ataupun akademis. Pada masa lewat paruh baya inilah kinerja menurun dan diperlukan usaha lebih untuk mempertahankan kecepatan yang kita miliki layaknya waktu muda dulu. Tak jarang pula terjadi, ketika fisik terlalu banyak bekerja, badan akan terasa sakit dan pegal, mulai sulit berkonsentrasi dan mudah lupa. Kurangnya energi, tenaga dan ketahanan tubuh ketika menua merupakan hal wajar. Termasuk, kurangnya gairah seks dan ereksi tidak tahan lama.

Faktanya, proses penuaan hanya bisa kita hadapi dengan usaha sebisanya, dicegah jika bisa dan ditunda apa yang bisa ditunda. Ilmu medis masa kini pun telah banyak menyampaikan pesan mengenai gaya hidup sehat, gizi dan penggantian hormon yang dapat menunda penuaan dini. Hormon yang mempengaruhi proses penuaan pada pria dan wanita, seperti hormon gonadal, adrenal, thyroid dan hormon pertumbuhan. Dengan adanya penggantian hormon ini, makan hormon penuaan akan sedikit diproduksi, dan hormon-hormon baru ini lah yang akan membantu perbaikan sel-sel tubuh dan mempertahankan fungsi tubuh.

Meski demikian, praktik penggantian hormon pada pria lanjut usia ini merupakan praktik medis yang cukup pesat pertumbuhannya dan perdebatan mengenai “andropause” kerap terjadi beberapa tahun terakhir. “Andropause” merupakan kondisi mental, fisik dan seksual pria yang berkaitan dengan tingkat testosteron yang rendah. Tingkat testosteron yang semakin rendah dipercaya akan meningkatkan munculnya gejala-gejala adropause. Meski demikian, penggunaan kata “andropause” dalam hal ini belumlah tepat.

Pertama, tidak benar bahwa andropause merupakan “menopause” pada pria. Gejala andropause terjadi secara rutin. Hal ini terjadi ketika terjadi perubahan dalam tubuh yang mempengaruhi kualitas hidup. Selain itu, tidak bisa disamakan antara efek dari terapi penggantian hormon wanita saat menopause dengan efek penggantian testosteron pada pria.

Kedua, “andropause” sangat jelas berarti bahwa kelenjar sel seks (gonad) sudah tidak lagi diproduksi. Pada “kondisi penuaan” ini, tingkat testosteron semakin menurun, namun tidak nol. Selain ini, menurunnya produksi testosteron seiring bertambahnya usia tidaklah sama pada semua pria, karena tidak semua pria mengalami penurunan produksi testosteron.

Tingkat penurunan pada setiap pria berbeda-beda, dengan gejala yang berbeda-beda pula. Para ahli menyebut istilah tersebut dengan nama SLOH atau symptomatic late-onset hypogonadism, yang artinya gejala defisiensi sistem reproduksi yang mengakibatkan menurunnya fungsi sel seks atau gonad (rahim atau testis). Setiap pria tahu bahwa kita mengalami penurunan pada saat kita menua. Bisa jadi SLOH. Kira-kira 50% pria mengalami gejala-gejala ini pada usia 55 tahun. Namun hypogonadism pada pria ini kerap tidak dilaporkan dan didiagnosa lebih lanjut.

Sejak dini, yang dapat dilakukan para pria yang mulai merasa stamina adalah dengan mengenali gejala-gejala SLOH. Sehingga pemeriksaan tingkat testosteron pun dapat dilakukan untuk mendapatkan diagnosa pasti. Perawatan yang dilakukan pun dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan. Terapi testosteron tentu patut untuk dipertimbangkan agar SLOH tidak menyebabkan kualitas hidup dan stamina menurun.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:26 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Back to top 
Page 5 of 16Goto page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 10 ... 16  Next

 Similar topics

-
» Kesehatan Saluran Kemih
» Kesehatan Saluran Cerna
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-