Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2, 3, 4 ... 9 ... 16  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sat May 01, 2010 8:06 pm

INFEKSI MENULAR SEKSUAL ( IMS )
IMS umumnya menular melalui hubungan seksual, baik secara kelamin-kelamin ( sex vagina ), kelamin-dubur ( seks anal ) maupun kelamin-mulut ( seks oral ) karena bakteri atau virus penyebabnya terdapat dalam cairan kelamin pria, cairan vagina dan darah.
Harus diingat bahwa kontak seksual meliputi lebih dari hubungan seksual, karena termasuk diantaranya berciuman serta penggunaan alat seks misalnya vibrator dan dildo. Sebagian besar orang mengira bahwa berciuman itu merupakan aktivitas seks yang aman. Pada kenyataannya sifilis, herpes serta lainnya dapat ditularkan melalui kegiatan yang nampaknya tidak beresiko ini. Air liur dapat menularkan beberapa jenis penyakit menular seksual bila terdapat luka kecil didalam atau sekitar mulut sehingga luka sifilis bisa timbul di bibir atau di dalam rongga mulut.

IMS juga dapat menular melalui kontak langsung dengan daerah yang telah terinfeksi, misalnya luka herper bisa mengenai jari tangan. Darah yang tercemar atau jarum suntik dapat menyebarkan beberapa IMS seperti sifilis, HIV, Hepatitis B. Wanita yang mengidap IMS dapat menularkan kepada bayi dalam kandungan pada waktu melahirkan atau pada masa menyusui. Seseorang dapat tertular IMS lebih dari sekali dan seseorang dapat terkena beberapa iMS sekaligus pada saat yang bersamaan.
Bila seseorang mengidap HIV serta IMS lainnya, kemungkinannya bertambah besar untuk menularkan HIV kepada pasangan seksualnya. Bila seseorang tidak mengidap HIV, namun mengidap IMS lainnya, maka kemungkinannya bertambah besar untuk tertular HIV dari pasangan yang mengidap HIV.

Resiko tertular IMS bertambah besar bila:
1. Melakukan hubungan seksual dengan mulut, kelamin atau dubur dengan seseorang yang telah terinfeksi.
2. Pasangan seksualnya sedang atau pernah terkena IMS.
3. Melakukan hubungan seksual dengan pasangan seksual baru dikenal.
4. Seseorang atau pasangan seksualnya juga melakukan hubungan seksual dengan orang lain.
5. Melakukan hubungan seksual dibawah pengaruh alkohol atau obat terlarang.
6. Menggunakan bersama sama jarum suntik atau peralatan untuk obat terlarang atau alat seks.

Jenis IMS:
1. Gonore
2. Infeksi Chlamydia
3. Sifilis
4. Herpes kelamin
5. Kutil kelamin
6. Trikomoniasis
7. Vaginosis bakterial
8. Hepatitis B
9. HIV / AIDS

Sumber: Bunga Rampai Masalah Kesehatan IluniFK'83


TES UNTUK TAHU APAKAH ANDA TERKENA INFEKSI MENULAR SEKSUAL
Kamis, 09/06/2011 14:42 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Infeksi menular seksual (IMS) kadang tidak menimbulkan gejala sehingga tidak disadari. Tapi ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan untuk tahu apakah Anda harus melakukan tes atau tidak dan tes apa yang harus dilakukan. Rekomendasi yang diberikan oleh para ahli didasarkan pada hasil statistik penelitian mengenai aktivitas seksual dan juga tingkat infeksinya. Meski demikian kesadaran dan edukasi kepada masyarakat tetap menjadi strategi terbaik. Berikut ini beberapa panduan dasar dalam melakukan pengujian terhadap infeksi menular seksual, seperti dikutip dari MSNHealth, Kamis (9/6/2011) yaitu:

Jika Anda aktif secara seksual
Pusat pengendalian penyakit dan pencegahan (CDC) memberikan rekomendasi untuk melakukan tes HIV pada semua orang dewasa yang aktif secara seksual. Pemeriksaan lainnya yang disarankan adalah tes urine untuk infeksi klamidia dan kencing nanah.

Jika Anda berusia di bawah 24 tahun
Dr H Hunter Handsfield, MD seorang profesor klinis kedokteran di University of Washington menuturkan orang muda seharusnya melakukan pengujian sekali setahun untuk HIV, sifilis, klamidia dan kencing nanah. Hal ini tergantung dari perilaku seksual seseorang, jika ia memang belum aktif secara seksual atau memiliki hubungan monogami maka pemeriksaannya bisa sekali tiap 2 tahun.

Jika Anda laki-laki yang hanya berhubungan dengan perempuan
Sebagian besar dokter hanya akan melakukan tes HIV untuk kelompok laki-laki heteroseksual, kecuali ia memiliki gejala tertentu lainnya. Meski begitu jika ia sering bergonta ganti pasangan maka tak ada salahnya untuk melakukan tes infeksi lainnya.

Jika Anda laki-laki yang hanya berhubungan dengan laki-laki
Pengujian yang sangat penting untuk kelompok ini adalah HIV dan sifilis, Dr Handsfield menuturkan jika pasangan yang dimiliki lebih dari 1 maka kemungkinan perlu melakukan pemeriksaan lebih dari sekali dalam setahun.

Jika Anda seorang perempuan
Tes yang sebaiknya dilakukan adalah HIV serta pap smear untuk memastikan apakah ada kelainan pada sel-sel leher rahim (potensi prekanker) yang mungkin disebabkan oleh HPV. Jika usianya masih di bawah 26 tahun disarankan untuk melakukan tes klamidia juga.
Bagi perempuan muda maka tes klamidia adalah hal yang penting. Dr Handsfield menuturkan infeksi ini umumnya tidak menunjukkan gejala tapi bisa melakukan banyak kerusakan.


Last edited by gitahafas on Fri Jul 08, 2011 3:40 pm; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Thu May 06, 2010 6:14 am

SISTITIS
Sistitis adalah infeksi pada kandung kemih.
Infeksi kandung kemih umumnya terjadi pada wanita, terutama pada masa reproduktif. Beberapa wanita menderita infeksi kandung kemih secara berulang.

PENYEBAB
Bakteri dari vagina bisa berpindah dari uretra ke kandung kemih.
Wanita sering menderita infeksi kandung kemih setelah melakukan hubungan seksual, kemungkinan karena uretra mengalami cedera pada saat melakukan hubungan seksual. Kadang infeksi kandung kemih berulang pada wanita terjadi karena adanya hubungan abnormal antara kandung kemih dan vagina (fistula vesikovaginal).

Infeksi kandung kemih jarang terjadi pada pria dan biasanya berawal sebagai infeksi uretra yang bergerak menuju prostat lalu ke kandung kemih.
Selain itu, infeksi kandung kemih bisa terjadi akibat pemasangan kateter atau alat yang digunakan selama pembedahan.
Penyebab tersering dari infeksi kandung kemih berulang pada pria adalah infeksi prostat karena bakteri yang bersifat menetap. Antibiotik dengan segera akan melenyapkan bakteri dari air kemih di dalam kandung kemih, tetapi antibiotik tidak dapat menembus prostat dengan baik sehingga tidak dapat meredakan infeksi di dalam prostat. Karena itu, jika pemakaian antibiotik dihentikan, maka bakteri yang berada di dalam prostat akan cenderung kembali menginfeksi kandung kemih.

Hubungan abnormal antara kandung kemih dan usus (fistula vesikoenterik) kadang menyebabkan bakteri pembentuk gas masuk dan tumbuh di dalam kandung kemih.
Infeksi ini bisa menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung udara di dalam air kemih (pneumaturia).

GEJALA
Infeksi kandung kemih biasanya menyebabkan desakan untuk berkemih dan rasa terbakar atau nyeri selama berkemih.
Nyeri biasanya dirasakan diatas tulang kemaluan dan sering juga dirasakan di punggung sebelah bawah.
Gejala lainnya adalah nokturia (sering berkemih di malam hari). Air kemih tampak berawan dan mengandung darah.
Kadang infeksi kandung kemih tidak menimbulkan gejala dan diketahui pada saat pemeriksaan air kemih (urinalisis untuk alasan lain.)
Sistitis tanpa gejala terutama sering terjadi pada usia lanjut, yang bisa menderita inkontinensia uri sebagai akibatnya.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas.
Diambil contoh air kemih aliran tengah (midstream), agar air kemih tidak tercemar oleh bakteri dari vagina atau ujung penis. Air kemih kemudian diperiksa dibawah mikroskop untuk melihat adanya sel darah merah atau sel darah putih atau zat lainnya.
Dilakukan penghitungan bakteri dan dibuat biakan untuk menentukan jenis bakterinya. Jika terjadi infeksi, maka biasanya satu jenis bakteri ditemukan dalam jumlah yang banyak. Pada pria, air kemih aliran tengah biasanya cukup untuk menegakkan diagnosis. Pada wanita, contoh air kemih ini kadang dicemari oleh bakteri dari vagina, sehingga perlu diambil contoh air kemih langsung dari kandung kemih dengan menggunakan kateter.

Pemeriksaan lainnya yang dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis sistitis adalah:
- Rontgen, untuk menggambarkan ginjal, ureter dan kandung kemih
- Sistouretrografi, untuk mengetahui adanya arus balik air kemih dari kandung kemih dan penyempitan uretra
- Uretrogram retrograd, untuk mengetahui adanya penyempitan, divertikula atau fistula
- Sistoskopi, untuk melihat kandung kemih secara langsung dengan serat optik.

PENGOBATAN
Pada usia lanjut, infeksi tanpa gejala biasanya tidak memerlukan pengobatan.
Untuk sistitis ringan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah minum banyak cairan. Aksi pembilasan ini akan membuang banyak bakteri dari tubuh, bakteri yang tersisa akan dilenyapkan oleh pertahanan alami tubuh.
Pemberian antibiotik per-oral (tablet, kapsul, sirup) selama 3 hari atau dosis tunggal biasanya efektif, selama belum timbul komplikasi.
Jika infeksinya kebal, biasanya antibiotik diberikan selama 7-10 hari.

Untuk meringankan kejang otot bisa diberikan atropin. Untuk mengurangi nyeri bisa diberikan fenazopiridin.
Gejalanya seringkali bisa dikurangi dengan membuat suasana air kemih menjadi basa, yaitu dengan meminum baking soda yang dilarutkan dalam air. Pembedahan dilakukan untuk mengatasi penyumbatan pada aliran kemih (uropati obstruktif) atau untuk memperbaiki kelainan struktur yang menyebabkan infeksi lebih mudah terjadi. Biasanya sebelum pembedahan diberikan antibiotik untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi ke seluruh tubuh.

PENCEGAHAN
Sebagai tindakan pencegahan pada penderita yang telah mengalami sistitis lebih dari 2 kali, antibiotik bisa terus diberikan dalam dosis rendah.
Antibiotik bisa diberikan setiap hari, 3 kali/minggu atau segera setelah melakukan hubungan seksual.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:41 pm; edited 9 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon May 24, 2010 6:49 pm

PIELONEFRITIS
Pielonefritis adalah infeksi bakteri pada salah satu atau kedua ginjal.

PENYEBAB
Escherichia coli (bakteri yang dalam keadaan normal ditemukan di usus besar) merupakan penyebab dari 90% infeksi ginjal diluar rumah sakit dan penyebab dari 50% infeksi ginjal di rumah sakit.
Infeksi biasanya berasal dari daerah kelamin yang naik ke kandung kemih.

Pada saluran kemih yang sehat, naiknya infeksi ini biasanya bisa dicegah oleh aliran air kemih yang akan membersihkan organisme dan oleh penutupan ureter di tempat masuknya ke kandung kemih.
Berbagai penyumbatan fisik pada aliran air kemih (misalnya batu ginjal atau pembesaran prostat) atau arus balik air kemih dari kandung kemih ke dalam ureter, akan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi ginjal.
Infeksi juga bisa dibawa ke ginjal dari bagian tubuh lainnya melalui aliran darah.

Keadaan lainnya yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi ginjal adalah:
- kehamilan
- kencing manis
- keadaan-keadaan yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

GEJALA
Gejala biasanya timbul secara tiba-tiba berupa demam, menggigil, nyeri di punggung bagian bawah, mual dan muntah.
Beberapa penderita menunjukkan gejala infeksi saluran kemih bagian bawah, yaitu sering berkemih dan nyeri ketika berkemih.
Bisa terjadi pembesaran salah satu atau kedua ginjal. Kadang otot perut berkontraksi kuat.
Bisa terjadi kolik renalis, dimana penderita merasakan nyeri hebat yang disebabkan oleh kejang ureter.
Kejang bisa terjadi karena adanya iritasi akibat infeksi atau karena lewatnya batu ginjal.
Pada anak-anak, gejala infeksi ginjal seringkali sangat ringan dan lebih sulit untuk dikenali.

Pada infeksi menahun (pielonefritis kronis), nyerinya bersifat samar dan demam hilang-timbul atau tidak ditemukan demam sama sekali.
Pielonefritis kronis hanya terjadi pada penderita yang memiliki kelainan utama, seperti penyumbatan saluran kemih, batu ginjal yang besar atau arus balik air kemih dari kandung kemih ke dalam ureter (pada anak kecil).
Pielonefritis kronis pada akhirnya bisa merusak ginjal sehingga ginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya (gagal ginjal).

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas.
Pemeriksaan yang dilakukan untuk memperkuat diagnosis pielonefritis adalah:
- pemeriksaan air kemih dengan mikroskop
- pembiakan bakteri dalam contoh air kemih untuk menentukan adanya bakteri.
USG dan rontgen bisa membantu menemukan adanya batu ginjal, kelainan struktural atau penyebab penyumbatan air kemih lainnya.

PENGOBATAN
Segera setelah diagnosis ditegakkan, diberikan antibiotik.
Untuk mencegah kekambuhan, pemberian antibiotik bisa diteruskan selama 2 minggu.
4-6 minggu setelah pemberian antibiotik, dilakukan pemeriksaan air kemih ulang untuk memastikan bahwa infeksi telah berhasil diatasi.
Pada penyumbatan, kelainan struktural atau batu, mungkin perlu dilakukan pembedahan.

PENCEGAHAN
Seseorang yang sering mengalami infeksi ginjal atau penderita yang infeksinya kambuh setelah pemakaian antibiotik dihentikan, dianjurkan untuk mengkonsumsi antibiotik dosis rendah setiap hari sebagai tindakan pencegahan.
Lamanya pengobatan pencegahan yang ideal tidak diketahui, tetapi seringkali dihentikan setelah 1 tahun. Jika infeksi kembali kambuh, maka pengobatan ini dilanjutkan sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:42 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon May 24, 2010 6:51 pm

EPIDIDIMITIS
Epididimitis adalah peradangan pada epididimis.
Epididimis adalah sebuah struktur yang terletak di atas dan di sekeliling testis (buah zakar).
Fungsinya adalah sebagai pengangkut, tempat penyimpanan dan tempat pematangan sel sperma yang berasal dari testis.
Epididimis akut bisanya lebih berat daripada epididimis kronis.
Epididimis kronis berlangsung selama lebih dari 6 minggu.

PENYEBAB
# Epididimitis biasanya disebabkan oleh bakteri yang berhubungan dengan: Infeksi saluran kemih
# Penyakit menular seksual (misalnya klamidia dan gonore)
# Prostatitis (infeksi prostat).

Epididimitis juga bisa merupakan komplikasi dari:
# Pemasangan kateter
# Prostatektomi (pengangkatan prostat).

Resiko yang lebih besar ditemukan pada pria yang berganti-ganti pasangan seksual dan tidak menggunakan kondom.

GEJALA
Gejalanya berupa nyeri dan pembengkakan skrotum (kantung zakar), yang sifatnya bisa ringan atau berat.
Peradangan yang sangat hebat bisa menyebabkan penderita tidak dapat berjalan karena sangat nyeri.
Infeksi juga bisa menjadi sangat berat dan menyebar ke testis yang berdekatan.
Infeksi hebat bisa menyebabkan demam dan kadang pembentukan abses (pernanahan).

# Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah: Benjolan di testis
# Pembengkakan testis pada sisi epididimis yang terkena
# Pembengkakan selangkangan pada sisi yang terkena
# Nyeri testis ketika buang air besar
# Demam
# Keluar nanah dari uretra (lubang di ujung penis)
# Nyeri ketika berkemih
# Nyeri ketika berhubungan seksual atau ejakulasi
# Darah di dalam semen
# Nyeri selangkangan.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Testis pada sisi yang terkena kadang membengkak. Nyeri tekan biasanya terbatas pada daerah tertentu (tempat melekatnya epididimis).
Bisa ditemukan adanya pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan.

# Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: Analisa dan pembiakan air kemih
# Tes penyaringan untuk klamidia dan gonore
# Pemeriksaan darah lengkap
# Pemeriksaan kimia darah.

PENGOBATAN
Untuk mengatasi infeksi, diberikan antibiotik.
Selain itu juga diberikan obat pereda nyeri dan anti peradangan.
Penderita sebaiknya menjalani tirah baring dengan skrotum diangkat dan dikormpres dingin.

PENCEGAHAN
Pada saat menjalani pembedahan, seringkali diberikan antibiotik profilaktik (sebagai tindakan pencegahan) kepada orang-orang yang memiliki resiko menderita epididimitis.
Epididimitis akibat penyakit menular seksual bisa dicegah dengan cara melakukan hubungan seksual yang aman dan terlindungi (misalnya tidak berganti-ganti pasangan dan menggunakan kondom).

Sumber: Medicastore >


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:42 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon May 24, 2010 6:54 pm

SINDROMA NEFROTIK
Sindroma Nefrotik adalah suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan:
- proteinuria (protein di dalam air kemih)
- menurunnya kadar albumin dalam darah
- penimbunan garam dan air yang berlebihan
- meningkatnya kadar lemak dalam darah.

Sindroma ini bisa terjadi pada segala usia.
Pada anak-anak, paling sering timbul pada usia 18 bulan sampai 4 tahun, dan lebih banyak menyerang anak laki-laki.

PENYEBAB
Sindroma nefrotik bisa terjadi akibat berbagai glomerulopati atau penyakit menahun yang luas.
Sejumlah obat-obatan yang merupakan racun bagi ginjal juga bisa menyebabkan sindroma nefrotik, demikian juga halnya dengan pemakaian heroin intravena.
Sindroma nefrotik bisa berhubungan dengan kepekaan tertentu. Beberapa jenis sindroma nefrotik sifatnya diturunkan.
Sindroma nefrotik yang berhubungan dengan infeksi HIV (human immunodeficiency virus, penyebab AIDS) paling banyak terjadi pada orang kulit hitam yang menderita infeksi ini. Sindroma nefrotik berkembang menjadi gagal ginjal total dalam waktu 3-4 bulan.

# Penyebab sindroma nefrotik: Penyakit
- Amiloidosis
- Kanker
- Diabetes
- Glomerulopati
- Infeksi HIV
- Leukemia
- Limfoma
- Gamopati monoklonal
- Mieloma multipel
- Lupus eritematosus sistemik
# Obat-obatan
- Obat pereda nyeri yang menyerupai aspirin
- Senyawa emas
- Heroin intravena
- Penisilamin
# Alergi
- Gigitan serangga
- Racun pohon ivy
- Racun pohon ek
- Cahaya matahari.

GEJALA
Gejala awalnya bisa berupa:
- berkurangnya nafsu makan
- pembengkakan kelopak mata
- nyer perut
- pengkisutan otot
- pembengkakan jaringan akibat penimbunan garam dan air
- air kemih berbusa.

Perut bisa membengkak karena terjadi penimbunan cairan dan sesak nafas bisa timbul akibat adanya cairan di rongga sekitar paru-paru (efusi pleura).

Gejala lainnya adalah pembengkakan lutut dan kantung zakar (pada pria).
Pembengkakan yang terjadi seringkali berpindah-pindah; pada pagi hari cairan tertimbun di kelopak mata dan setalah berjalan cairan akan tertimbun di pergelangan kaki. Pengkisutan otot bisa tertutupi oleh pembengkakan.

Pada anak-anak bisa terjadi penurunan tekanan darah pada saat penderita berdiri dan tekanan darah yang rendah (yang bisa menyebabkan syok).
Tekanan darah pada penderita dewasa bisa rendah, normal ataupun tinggi.
Produksi air kemih bisa berkurang dan bisa terjadi gagal ginjal karena rendahnya volume darah dan berkurangnya aliran darah ke ginjal.
Kadang gagal ginjal disertai penurunan pembentukan air kemih terjadi secara tiba-tiba.

Kekurangan gizi bisa terjadi akibat hilangnya zat-zat gizi (misalnya glukosa) ke dalam air kemih.
Pertumbuhan anak-anak bisa terhambat. Kalsium akan diserap dari tulang. Rambut dan kuku menjadi rapuh dan bisa terjadi kerontokan rambut. Pada kuku jari tangan akan terbentuk garis horisontal putih yang penyebabnya tidak diketahui.

Lapisan perut bisa mengalami peradangan (peritonitis).
Sering terjadi infeksi oportunistik (infeksi akibat bakteri yang dalam keadaan normal tidak berbahaya).
Tingginya angka kejadian infeksi diduga terjadi akibat hilangnya antibodi ke dalam air kemih atau karena berkurangnya pembentukan antibodi.

Terjadi kelainan pembekuan darah, yang akan meningkatkan resiko terbentuknya bekuan di dalam pembuluh darah (trombosis), terutama di dalam vena ginjal yang utama. Di lain fihak, darah bisa tidak membeku dan menyebabkan perdarahan hebat.
Tekanan darah tinggi disertai komplikasi pada jantung dan otak paling mungkin terjadi pada penderita yang memiliki diabetes dan penyakit jaringan ikat.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan laboratorium terhadap air kemih menunjukkan kadar protein yang tinggi.
Konsentrasi albumin dalam darah adalah rendah karena protein vital ini dibuang melalui air kemih dan pembentukannya terganggu.
Kadar natrium dalam air kemih adalah rendah dan kadar kalium dalam air kemih adalah tinggi.

Konsentrasi lemak dalam darah adalah tinggi, kadang sampai 10 kali konsentrasi normal. Kadar lemak dalam air kemih juga tinggi.
Bisa terjadi anemia. Faktor pembekuan darah bisa menurun atau meningkat.
Analisa air kemih dan darah bisa menunjukkan penyebabnya.
Jika penderita mengalami penurunan berat badan atau usianya lanjut, maka dicari kemungkinan adanya kanker.
Biopsi ginjal terutama efektif dalam mengelompokkan kerusakan jaringan ginjal yang khas.

PENGOBATAN
Tujuan pengobatan adalah untuk mengatasi penyebabnya.
Mengobati infeksi penyebab sindroma nefrotik bisa menyembuhkan sindroma ini.
Jika penyebabnya adalah penyakit yang dapat diobati (misalnya penyakit Hodgkin atau kanker lainnya), maka mengobatinya akan mengurangi gejala-gejala ginjal.
Jika penyebabnya adalah kecanduan heroin, maka menghentikan pemakaian heroin pada stadium awal sindroma nefrotik, bisa menghilangkan gejala-gejalanya.

Penderita yang peka terhadap cahaya matahari, racun pohon ek, racun pohon ivy atau gigitan serangga; sebaiknya menghindari bahan-bahan tersebut.
Desensitisasi bisa menyembuhkan sindroma nefrotik akibat racun pohon ek, pohon ivy atau gigitan serangga.
Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka untuk mengatasi sindroma nefrotik, pemakaian obat harus dihentikan.
Jika tidak ditemukan penyebab yang pasti, maka diberikan kortikosteroid dan obat-obatan yang menekan sistem kekebalan (misalnya siklofosfamid).
Tetapi obat tersebut bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak dan menekan perkembangan seksual.

Pengobatan yang umum adalah diet yang mengandung protein dan kalium dalam jumlah yang normal dengan lemak jenuh dan natrium yang rendah.
Terlalu banyak protein akan meningkatkan kadar protein dalam air kemih.
ACE inhibitors (misalnya enalapril, captopril dan lisinopril) biasanya menurunkan pembuangan protein dalam air kemih dan menurunkan konsentrasi lemak dalam darah. Tetapi pada penderita yang memiliki kelainan fungsi ginjal yang ringan sampai berat, obat tersebut dapat meningkatkan kadar kalium darah.
Jika cairan tertimbun di perut, untuk mengurangi gejala dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil tetapi sering.

Tekanan darah tinggi biasanya diatasi dengan diuretik.
Diuretik juga dapat mengurangi penimbunan cairan dan pembengkakan jaringan, tetapi bisa meningkatkan resiko terbentuknya bekuan darah.
Antikoagulan bisa membantu mengendalikan pembentukan bekuan darah.

PROGNOSIS
Prognosisnya bervariasi, tergantung kepada penyebab, usia penderita dan jenis kerusakan ginjal yang bisa diketahui dari pemeriksaan mikroskopik pada biopsi.
Gejalanya akan hilang seluruhnya jika penyebabnya adalah penyakit yang dapat diobati (misalnya infeksi atau kanker) atau obat-obatan.

Prognosis biasanya baik jika penyebabnya memberikan respon yang baik terhadap kortikosteroid.
Anak-anak yang lahir dengan sindroma ini jarang yang bertahan hidup sampai usia 1 tahun, beberapa diantaranya bisa bertahan setelah menjalani dialisa atau pencangkokan ginjal.

Prognosis yang paling baik ditemukan pada sindroma nefrotik akibat glomerulonefritis yang ringan; 90% penderita anak-anak dan dewasa memberikan respon yang baik terhadap pengobatan.
Jarang yang berkembang menjadi gagal ginjal, meskipun cenderung bersifat kambuhan. Tetapi setelah 1 tahun bebas gejala, jarang terjadi kekambuhan.

Sindroma nefrotik akibat glomerulonefritis membranosa terutama terjadi pada dewasa dan pada 50% penderita yang berusia diatas 15 tahun, penyakit ini secara perlahan akan berkembang menjadi gagal ginjal.
50% penderita lainnya mengalami kesembuhan atau memiliki proteinuria menetap tetapi dengan fungsi ginjal yang adekuat.
Pada anak-anak dengan glomerulonefritis membranosa, proteinuria akan hilang secara total dan spontan dalam waktu 5 tahun setelah penyakitnya terdiagnosis.

Sindroma nefrotik familial dan glomerulonefritis membranoproliferatif memberikan respon yang buruk terhadap pengobatan dan prognosisnya tidak terlalu baik.
Lebih dari separuh penderita sindroma nefrotik familial meninggal dalam waktu 10 tahun. Pada 20% pendeita prognosisnya lebih buruk, yaitu terjadi gagal ginjal yang berat dalam waktu 2 tahun.
Pada 50% penderita, glomerulonefritis membranoproliferatif berkembang menjadi gagal ginjal dalam waktu 10 tahun. Pada kurang dari 5% penderita, penyakit ini menunjukkan perbaikan.

Sindroma nefrotik akibat glomerulonefritis proliferatif mesangial sama sekali tidak memberikan respon terhadap kortikosteroid.

Pengobatan pada sindroma nefrotik akibat lupus eritematosus sistemik, amiloidosis atau kencing manis, terutama ditujukan untuk mengurangi gejalanya.
Pengobatan terbaru untuk lupus bisa mengurangi gejala dan memperbaiki hasil pemeriksaan yang abnormal, tetapi pada sebagian besar penderita terjadi gagal ginjal yang progresif.

Pada penderita kencing manis, penyakit ginjal yang berat biasanya akan timbul dalam waktu 3-5 tahun.
Prognosis pada sindroma nefrotik akibat infeksi, alergi maupun pemakaian heroin intravena bervariasi, tergantung kepada seberapa cepat dan seberapa efektif penyebabnya diatasi.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:43 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon May 24, 2010 6:57 pm

HIDRONEFROSIS
Hidronefrosis adalah penggembungan ginjal akibat tekanan balik terhadap ginjal karena aliran air kemih tersumbat.

Dalam keadaan normal, air kemih mengalir dari ginjal dengan tekanan yang sangat rendah.
Jika aliran air kemih tersumbat, air kemih akan mengalir kembali ke dalam tabung-tabung kecil di dalam ginjal (tubulus renalis) dan ke dalam daerah pusat pengumpulan air kemih (pelvis renalis). Hal ini akan menyebabkan ginjal menggembung dan menekan jaringan ginjal yang rapuh.
Pada akhinya, tekanan hidronefrosis yang menetap dan berat akan merusak jaringan ginjal sehingga secara perlahan ginjal akan kehilangan fungsinya.

PENYEBAB
# Hidronefrosis biasanya terjadi akibat adanya sumbatan pada sambungan ureteropelvik (sambungan antara ureter dan pelvis renalis): Kelainan struktural, misalnya jika masuknya ureter ke dalam pelvis renalis terlalu tinggi
# Lilitan pada sambungan ureteropelvik akibat ginjal bergeser ke bawah
# Batu di dalam pelvis renalis
# Penekanan pada ureter oleh:
- jaringan fibrosa
- arteri atau vena yang letaknya abnormal
- tumor.

Hidronefrosis juga bisa terjadi akibat adanya penyumbatan dibawah sambungan ureteropelvik atau karena arus balik air kemih dari kandung kemih:
# Batu di dalam ureter
# Tumor di dalam atau di dekat ureter
# Penyempitan ureter akibat cacat bawaan, cedera, infeksi, terapi penyinaran atau pembedahan
# Kelainan pada otot atau saraf di kandung kemih atau ureter
# Pembentukan jaringan fibrosa di dalam atau di sekeliling ureter akibat pembedahan, rontgen atau obat-obatan (terutama metisergid)
# Ureterokel (penonjolan ujung bawah ureter ke dalam kandung kemih)
# Kanker kandung kemih, leher rahim, rahim, prostat atau organ panggul lainnya
# Sumbatan yang menghalangi aliran air kemih dari kandung kemih ke uretra akibat pembesaran prostat, peradangan atau kanker
# Arus balik air kemih dari kandung kemih akibat cacat bawaan atau cedera
# Infeksi saluran kemih yang berat, yang untuk sementara waktu menghalangi kontraksi ureter.

Kadang hidronefrosis terjadi selama kehamilan karena pembesaran rahim menekan ureter. Perubahan hormonal akan memperburuk keadaan ini karena mengurangi kontraksi ureter yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih.
Hidronefrosis akan berakhir bila kehamilan berakhir, meskipun sesudahnya pelvis renalis dan ureter mungkin tetap agak melebar.

Pelebaran pelvis renalis yang berlangsung lama dapat menghalangi kontraksi otot ritmis yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih. Jaringan fibrosa lalu akan menggantikan kedudukan jaringan otot yang normal di dinding ureter sehingga terjadi kerusakan yang menetap.

GEJALA
Gejalanya tergantung pada penyebab penyumbatan, lokasi penyumbatan serta lamanya penyumbatan.
Jika penyumbatan timbul dengan cepat (hidronefrosis akut), biasanya akan menyebabkan kolik renalis ( nyeri yang luar biasa di daerah antara tulang rusuk dan tulang panggul) pada sisi ginjal yang terkena.
Jika penyumbatan berkembang secara perlahan (hidronefrosis kronis), bisa tidak menimbulkan gejala atau nyeri tumpul di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul).
Nyeri yang hilang timbul terjadi karena pengisian sementara pelvis renalis atau karena penyumbatan sementara ureter akibat ginjal bergeser ke bawah.
Air kemih dari 10% penderita mengandung darah. Sering ditemukan infeksi saluran kemih (terdapat nanah di dalam air kemih), demam dan rasa nyeri di daerah kandung kemih atau ginjal. Jika aliran air kemih tersumbat, bisa terbentuk batu (kalkulus).

Hidronefrosis bisa menimbulkan gejala saluran pencernaan yang samar-samar, seperti mual, muntah dan nyeri perut.
Gejala ini kadang terjadi pada penderita anak-anak akibat cacat bawaan, dimana sambungan ureteropelvik terlalu sempit.
Jika tidak diobati, pada akhirnya hidronefrosis akan menyebabkan kerusakan ginjal dan bisa terjadi gagal ginjal.

DIAGNOSA
Dokter bisa merasakan adanya massa di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul, terutama jika ginjal sangat membesar.
Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya kadar urea yang tinggi karena ginjal tidak mampu membuang limbah metabolik ini.
# Beberapa prosedur digunakan utnuk mendiagnosis hidronefrosis: USG, memberikan gambaran ginjal, ureter dan kandung kemih
# Urografi intravena, bisa menunjukkan aliran air kemih melalui ginjal
# Sistoskopi, bisa melihat kandung kemih secara langsung.

PENGOBATAN
Pada hidronefrosis akut:
- Jika fungsi ginjal telah menurun, infeksi menetap atau nyeri yang hebat, maka air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan segera dikeluarkan (biasanya melalui sebuah jarum yang dimasukkan melalui kulit).
- Jika terjadi penyumbatan total, infeksi yang serius atau terdapat batu, maka bisa dipasang kateter pada pelvis renalis untuk sementara waktu.

Hidronefrosis kronis diatasi dengan mengobati penyebab dan mengurangi penyumbatan air kemih.
Ureter yang menyempit atau abnormal bisa diangkat melalui pembedahan dan ujung-ujungnya disambungkan kembali.
Kadang perlu dilakukan pembedahan untuk membebaskan ureter dari jaringan fibrosa.
Jika sambungan ureter dan kandung kemih tersumbat, maka dilakukan pembedahan untuk melepaskan ureter dan menyambungkannya kembali di sisi kandung kemih yang berbeda.

Jika uretra tersumbat, maka pengobatannya meliputi: - terapi hormonal untuk kanker prostat
- pembedahan
- melebarkan uretra dengan dilator.

PROGNOSIS
Pembedahan pada hidronefrosis akut biasanya berhasil jika infeksi dapat dikendalikan dan ginjal berfungsi dengan baik.
Prognosis untuk hidronefrosis kronis belum bisa dipastikan.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:35 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed May 26, 2010 11:37 am

7 RASA SAKIT DI SELANGKANGAN PRIA
Jumat, 29/10/2010 11:53 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Pria memang lebih bisa menahan sakit ketimbang wanita. Pria biasanya baru akan mempedulikan rasa sakit jika sudah menyangkut fungsi reproduksi. Ada 7 rasa sakit di selangkangan pria yang nyerinya cukup menyiksa. Gejala yang muncul bisa meliputi daerah testis, penis dan juga prostat seperti gatal, nyeri, benjolan, luka, ruam, bengkak atau rasa seperti terbakar. Dikutip dari Menshealth, Jumat (29/10/2010) terdapat 7 gejala yang menunjukkan adanya gangguan pada reproduksi yang letaknya di seputar selangkangan yaitu:

1. Mengalami nyeri di testis
Rasa sakit atau nyeri pada testis biasanya disebabkan salah satu testis memutar sehingga bisa menghambat suplai darah, dan ini bisa menimbulkan rasa sakit yang menusuk. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa membuat seseorang kehilangan satu testisnya. Untuk mengetahuinya dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi testis.

2. Mengalami rasa sakit pada saluran sperma
Kondisi ini kemungkinan disebabkan tabung yang membawa sperma mengalami peradangan akibat infeksi bakteri. Kondisi yang paling umum adalah gonorrhea, klamidia dan pada pria di atas 40 tahun akibat infeksi saluran kemih yang menyebar. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, maka nantinya bisa membuat seseorang menjadi infertil (tidak subur) karena saluran spermanya akan diblokir. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik tertentu dan pembengkakan serta rasa sakit akan berkurang.

3. Rasa sakit saat buang air kecil atau ejakulasi
Penyebab kondisi ini biasanya sindrom nyeri pelvis kronis akibat kelenjar prostat meradang. Gejala ini bisa berasal dari cedera, sering infeksi dan masalah lain yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap infeksi tersebut. Untuk menguranginya usahakan menghindari alkohol, makanan pedas dan kafein. Tapi tetaplah periksakan diri ke ahli urologi untuk mengetahui penyebab pastinya.

4. Cairan semen berwarna merah dan menetes terus
Warna merah yang muncul pada cairan semen biasanya berasal dari darah saat terjadi infeksi awal. Selain itu volume cairan yang keluar saat ejakulasi menjadi berkurang dan akan terus menetes setelah mencapai orgasme.

5. Sulit mempertahankan ereksi
Menurut American Urological Association, sekitar 25 persen penyebab disfungsi ereksi akibat faktor psikologis seperti gangguan dalam hubungan, kecemasan, rasa takut dan tidak percaya diri. Untuk mengatasinya pasien akan diberikan terapi testosteron atau obat viagra yang hanya bisa dibeli melalui resep obat.

6. Terdapat ruam merah di daerah selangkangan
Jika gatal-gatal terjadi di daerah selangkangan, paha dan penis, ada kemungkinan akibat jamur yang tumbuh di lingkungan lembab atau menggunakan celana pendek yang terlalu ketat. Untuk mencegahnya seseorang harus menjaga kebersihan seperti mengganti celana setelah berolahraga. Jika jamur ini tidak diatasi, maka bisa berpengaruh terhadap organ reproduksinya.

7. Terdapat tonjolan di selangkangan
Jika tonjolan timbul setelah mengangkat sesuatu yang berat, maka ada kemungkinan kondisi ini disebabkan oleh hernia inguinalis yang terjadi ketika bagian dari usus menonjol akibat dindin perut bagian bawah yang lemah. Kondisi ini akan menimbulkan ketidaknyamanan.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:35 pm; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun May 30, 2010 10:59 am

VARICOCELE
Varicocele adalah sebuah kondisi dimana suplai darah pada testis membentuk pembuluh varises.
Pembuluh darah / vena mengandung klep yang mencegah darah mengalir kembali. Kerusakan klep disebabkan oleh varicocele. Varicocele biasanya terbentuk pada sisi sebelah kiri skrotum dan tidak menghasilkan gejala. Kemungkinan lain, varicocele bisa menyebabkan rasa sakit dan perasaan penuh yang mengganggu. Varicocele dirasakan seperti sekantong cacing ketika pria sedang berdiri. Meskipun begitu, pembengkakan tersebut biasanya hilang ketika dia berbaring karena aliran darah menuju pembuluh yang melebar berkurang. Jarang, sebuah varicocele mempengaruhi kesuburan.
Jika gejala-gejalanya parah, seorang dokter bisa mengobati varicocele dengan cara operasi pengikatan pembuluh yang terkena.

PENYEBAB
Saluran sperma membawa darah masuk dan keluar dari testis. Tidak diketahui apa yang menyebabkan varicocele, tetapi banyak ahli percaya bahwa varikokel terbentuk ketika katup-katup di dalam pembuluh darah pada simpulnya mencegah darah mengalir dengan baik. Sehingga akan menyebabkan urat menjadi melebar (dilatasi).
Varikokel sering terjadi selama pubertas. Varicocele biasanya terjadi di sisi kiri, kemungkinan besar karena posisi vena testis kiri. Namun, varikokel dalam satu testis dapat mempengaruhi produksi sperma pada kedua buah pelir.

DIAGNOSA
Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik, yang dapat mengungkapkan massa yang membentuk gulungab, tidak lembut pada testis Anda yang mungkin terasa seperti segumpal cacing. Jika cukup besar, dokter Anda akan dapat merasakannya. Jika Anda memiliki varikokel kecil, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk berdiri, menarik napas dalam-dalam dan menahannya ketika Anda jongkok (Valsava manuver). Hal ini membantu dokter mendeteksi pembesaran abnormal pembuluh darah. Jika pemeriksaan fisik tidak meyakinkan, dokter Anda meminta untuk melakukan USG skrotum. Tes ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk membuat gambar yang tepat dari struktur di dalam tubuh Anda, dapat digunakan untuk memastikan tidak ada hal lain untuk gejala Anda. Salah satu kondisi tersebut adalah tumor yang menekan vena spermatika.

PENGOBATAN
Pengobatan varikokel mungkin tidak diperlukan. Namun, jika varikokel Anda menyebabkan rasa sakit, atrofi testis atau infertilitas, Anda mungkin perlu melakuakn pengobatan varikokel. Tujuan operasi adalah untuk menutup vena yang terkena dan mengarahkan kembali aliran darah ke dalam pembuluh normal. Namun, efek perbaikan varikokel pada kesuburan tidak jelas.
Meskipun varicoceles biasanya berkembang pada masa remaja, namun kurang jelas apakah Anda harus mengobati varikokel pada waktu itu. Indikasi untuk memperbaiki varikokel pada masa remaja meliputi atrofi testis progresif, nyeri atau hasil analisis semen yang abnormal.

Operasi varikokel relatif sedikit memberi risiko antara lain :
1. Membentuk cairan di sekitar testis (hidrokel)
2. Kambuhnya varicocele
3. Kerusakan arteri

Metode Perbaikan meliputi:
* Operasi terbuka. Hal inii adalah pengobatan yang paling sering dilakuakn, biasanya dilakukan dengan rawat jalan, dengan menggunakan bius lokal atau bius umum. Paling sering, dokter bedah Anda akan menangani urat melalui pangkal paha (transinguinal), tetapi mungkin juga dengan membuat irisan di perut atau di bawah pangkal paha. Alat bantu dalam perbaikan varikokel menyebabkan pengurangan komplikasi pasca operasi. Salah satu adalah penggunaan mikroskop bedah, yang memungkinkan ahli bedah untuk melihat daerah perlakuan yang lebih baik selama operasi. Lainnya adalah penggunaan USG Doppler, yang membantu memandu prosedur. Anda mungkin dapat kembali normal, melakukan kegiatan yang tidak berat setelah dua hari. Sepanjang Anda nyaman, anda dapat kembali ke aktivitas yang lebih berat, seperti berolahraga, setelah dua minggu.
Rasa nyeri dari operasi ini umumnya ringan. Dokter mungkin memberi Anda obat anti nyeri selama dua hari pertama setelah operasi. Setelah itu, dokter mungkin menyarankan Anda untuk minum obat penghilang rasa sakit OTC, seperti acetaminophen atau ibuprofen untuk meringankan rasa tidak nyaman.
Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk tidak melakukan hubungan seksual selama satu minggu. Butuh waktu kurang lebih 72 hari, untuk sperma melakukan regenerasi, sehingga Anda harus menunggu tiga atau empat bulan setelah pembedahan untuk mendapatkan analisis air mani untuk menentukan apakah perbaikan varikokel berhasil dalam mengembalikan kesuburan Anda.

* Operasi Laparoskopi. Dokter bedah membuat sayatan kecil di perut dan memasukkan sebuah alat kecil melalui sayatan untuk melihat dan memperbaiki varikokel tersebut. Prosedur ini memerlukan anestesi umum, tidak digunakan umumnya karena menimbulkan risiko yang lebih besar dibanding keuntungan.

* Percutaneous embolisasi. Ahli radiologi tabung menyisipkan ke dalam pembuluh darah di pangkal paha atau leher melalui instrumen yang dapat masuk. Mencari urat yang membesar di monitor, dokter melepas gulungan atau balon untuk membuat penyumbatan di pembuluh darah testis, yang menghambat dan perbaikan aliran darah dari varikokel tersebut. Prosedur ini menggunakan obat bius dan mungkin memakan waktu beberapa jam. Prosedur ini tidak banyak digunakan karena risiko yang lebih besar daripada operasi terbuka dan menawarkan keuntungan sedikit.Medicastore >


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:37 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Tue Jun 01, 2010 12:38 pm

VARICOCELE PEMBUNUH UTAMA SPERMA
Selasa, 22/12/2009 09:43 WIB Nurul Ulfah - detikHealth
Wisconsin, Celana dalam ketat, daging merah, stres atau varicocele (varises pada testis)? Mana yang merupakan pembunuh sperma paling utama?
Jumlah sperma yang rendah adalah topik yang tidak nyaman dibicarakan bagi para pria. Banyak mitos mengenai faktor penyebab menurunnya jumlah sperma. Mitos seperti memakai celana bokser lebih aman daripada memakai celana dalam, atau makan daging merah bisa menurunkan sperma. Meski ada risikonya juga, namun belum ada bukti ilmiah yang membuktikan hal tersebut.

Tapi yang pasti, pembunuh utama sperma menurut peneliti adalah varicocele. Varicocele adalah kondisi dimana pembuluh darah di sekitar testis, terutama di sebelah kiri, mengalami kelainan dan akhirnya menghasilkan panas. Hingga kini dokter masih belum tahu bagaimana mekanisme varicocele menyebabkan panas, tapi dokter bisa mendiagnosa dan menanganinya.

"Setelah kami memperbaiki varicocele maka terjadi penurunan suhu skrotum (kantung testis). Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu memang penyebab varicocele dan memicu penurunan bahkan kematian sperma (mandul)," ujar Dr Dan William dari University of Wisconsin School of Medicine and Public Health seperti dikutip dari ABCNews, Selasa (22/12/2009).

Varicocele bisa terjadi jika testis terlalu sering tertekan atau tergesek sehingga timbullah panas. Umumnya varicocele terjadi pada pria yang sering atau terlalu lama duduk dan berkendara di atas motor atau mobil. Untuk itu William menyarankan agar setiap pria menghitung jumlah spermanya karena belum tentu sperma yang keluar itu sehat atau normal jumlahnya.

"Yang pasti dan tidak perlu dipertanyakan lagi adalah panas mempengaruhi produksi jumlah sperma. Kuncinya adalah hidup bersih dan seimbang, itu saja," kata William. Selain varicocele, peneliti sudah membuktikan beberapa faktor lainnya yang membunuh sperma, diantaranya laptop yang ditaruh di atas paha, berendam dalam air panas, obesitas, merokok, narkoba, terapi hormon testosteron, stres dan juga penuaan.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:37 pm; edited 9 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Tue Jun 08, 2010 10:15 pm

TORSIO TESTIS
Torsio Testis adalah terpuntir/melilitnya korda spermatika, yang menyebabkan terputusnya aliran darah ke testis (buah zakar) dan struktur jaringan di dalam skrotum (kantung zakar).

PENYEBAB
Torsio testis terjadi akibat perkembangan abnormal dari korda spermatika atau selaput yang membungkus testis.
Biasanya hal ini terjadi pada masa pubertas dan sekitar 25 tahun, tetapi bisa terjadi pada usia berapapun.
Torsio testis bisa terjadi setelah testis mengalami trauma, seorang pria melakukan aktivitas yang sangat berat atau bisa juga terjadi tanpa alasan yang jelas.

GEJALA
Segera terjadi nyeri yang hebat dan pembengkakan di dalam skrotum disertai mual dan muntah.

# Gejala lainnya yang mungkin ditemukan: Pusing atau pingsan
# Benjolan di testis
# Darah di dalam semen.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Daerah testis jika diraba sangat nyeri dan tampak membesar, lebih sering terjadi pada testis kanan. Testis yang terkena letaknya tampak lebih tinggi.

# Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: Skening dengan radinukleotida
# Skening dengan USG.

PENGOBATAN
Korda yang terpuntir menyebabkan terputusnya aliran darah ke testis. Karena itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan testis adalah pembedahan untuk melepaskan puntiran.
Pembedahan harus dilakukan sesegera mungkin.

Sumber: Medicastore >


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:51 pm; edited 9 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed Jun 16, 2010 5:01 am

PERAWATAN TESTIS YANG BENGKAK
Vera Farah Bararah - detikHealth - Kamis, 27/05/2010 14:45 WIB
Jakarta, Testis atau zakar atau buah pelir laki-laki sering mengalami pembengkakan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Pembengkakan ini bisa terjadi hanya di satu testis atau pada kedua testis dan menimbulkan rasa sakit. Berbagai macam hal bisa menjadi penyebab pembengkakan testis ini, tapi seringkali pembengkakan testis disebabkan oleh akumulasi cairan yang tidak berbahaya. Namun beberapa penyebab lain juga tetap harus diwaspadai.

Seperti dikutip dati NewYork Times, Kamis (27/5/2010) ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan testis, yaitu:
1. Cedera tertentu.
2. Pembedahan di area sekitar alat kelamin.
3. Hernia
4. Pengaruh dari gagal jantung kongestif.
5. Beberapa perawatan medis tertentu yang dapat mempengaruhi testis.
6. Hydrocele, pembengkakan dalam skrotum yang disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam kantung sekitar testis.
7. Varicocele, varises pada pembuluh darah di dalam testis.
8. Orchitis, peradangan di testis akibat infeksi kedua baik oleh virus atau bakteri.
9. Testicular torsion, kondisi yang darurat serius karena testis terpelintir dan menyebabkan organ tersebut kehilangan asupan darah. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, maka bisa menyebabkan kematian jaringan dan kehilangan testis serta menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan.

Untuk mengatasi pembengkakan testis bisa dilakukan perawatan di rumah, yaitu:
1. Meletakkan kompres es ke buah pelir untuk waktu 24 jam pertama.
2. Mandi duduk (hipbath) dengan menggunakan air dingin selama 10 menit setiap dua kali sehari. Bak mandi hendaknya diisi dengan air dingin, lalu pasien duduk di bak mandi dengan kedua kaki berada di luar.
3. Jika sakit sangat parah, meletakkan handuk yag digulung di antara dua kaki tepat di bawah buah zakar untuk membantu meringankan nyeri dan mengurangi pembengkakan.
4. Memakai celana yang longgar untuk kegiatan sehari-hari.
5. Menghindari kegiatan yang berlebihan hingga pembengkakan tersebut hilang.

Jika pembengkakan tak juga berkurang, testis yang membengkak semakin terasa sakit atau timbul seperti gumpalan di testis, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dapat didiagnosis dengan tepat.
(ver/ir)


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:52 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed Jun 16, 2010 8:32 pm

TESTIS TAK TURUN BERBAHAYAKAH?
Selasa, 22 Juni 2010 | 10:32 WIB
Kompas.com - Dalam persentase kecil ada bayi laki-laki yang lahir dengan satu atau kedua testis yang tidak turun. Berbahayakah kondisi ini? Bagaimana cara menanganinya?

Sebelum lahir, testis janin laki-laki berkembang dalam perut. Biasanya testis baru turun permanen dalam skrotum sekitar satu bulan sebelum kelahiran. Untuk memastikan ada tidaknya kelambatan perkembangan testis bisa dilakukan dengan meraba skrotum sehingga lokasi dan keberadaan testis dapat diketahui.

Pada sebagian bayi, testis baru turun ke skrotum pada bulan-bulan pertama hidupnya tanpa tindakan apa pun. Sebelum usia 2 tahun, testis yang tidak turun bukanlah masalah serius. Namun, pada kasus tertentu ada yang membutuhkan tindakan khusus.

Sebuah testis yang tidak juga turun setelah 2 tahun menunjukkan tidak berfungsinya testis. Hal ini bisa menyebabkan tidak diproduksinya sperma di kemudian hari. Kecuali jika testis lainnya berfungsi normal dan menghasilkan cukup sperma.

Ada beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan dokter sebelum menentukan tindakan yang tepat untuk memperbaiki kondisi testis. Biasanya dokter akan melakukan pembedahan (laparoskopi) atau pemberian hormon untuk mendorong testis masuk ke dalam skrotum.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 5:53 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Fri Jun 18, 2010 9:40 am

GEN BARU PENYEBAB KANKER TESTIS
Tuesday, 15 June 2010 - Seputar Indonesia
PARA ilmuwan Inggris baru-baru ini telah menemukan tiga gen baru yang meningkatkan risiko kanker testis, sebuah penyakit yang umum terjadi pada pria muda. Temuan ini diharapkan dapat memperbesar upaya untuk perawatan medis yang lebih baik dan diagnosis lebih awal. Penyakit kanker testis umumnya hanya terjadi pada rata-rata pria berusia 29 sampai 35 tahun yang berasal dari ras Kaukasia. Meski kasusnya jarang terjadi dan jarang dijumpai dibanding jenis kanker lainnya, penyakit ini musti diwaspadai. Apalagi, penyakit ini sangat mematikan. Sebuah tim penelitian yang dipimpin oleh Institute of Cancer Research telah memindai peta gen dari hampir 6.000 pria, beberapa orang menderita kanker testis dan selebihnya tidak.

Mereka menemukan varian gen yang berada di tiga wilayah genetik secara signifikan lebih umum pada pasien kanker testis. “Gen-gen yang terletak di wilayah ini memberikan petunjuk kepada mekanisme yang berkembang menjadi kanker testis,” kata Nazneen Rahman, seorang profesor ICR yang bekerja pada studi ini.“Dengan ini memungkinkan kita untuk mengembangkan pilihan pengobatan baru,” jelasnya seperti dikutip Reuters. Temuan ini dikemukakan setelah tim peneliti berhasil menganalisis 670 pria penderita kanker testis dan 3.500 orang tanpa penyakit ini.

Hasilnya, sebagaimana diterbitkan di jurnal “Nature” pada hari Minggu (13/6),jumlah daerah gen terkait dengan risiko kanker testis bertambah menjadi lima, setelah dua gen sebelumnya diidentifikasi oleh peneliti lain. “Penelitian ini merupakan kemajuan penting untuk mengidentifikasi orang yang berisiko tinggi menderita kanker testis,” kata Clare Turnbull, yang memimpin penelitian ini. “Mencari pria yang berisiko tertinggi berkaitan dengan proses deteksi dini atau pencegahan penyakit,” lanjutnya. Ketiga gen baru yang diidentifikasi oleh tim peneliti Inggris ini disebut tert, ATF7IP dan DMRT1.

Turnbull dan koleganya menjelaskan, gen tert dan ATF7IP sangat penting dalam mempertahankan panjang ujung kromosom, yang disebut telomere. Jika telomere makin pendek, maka dapat menyebabkan kanker. Varian genetik di gen tert juga telah dikaitkan dengan penyakit kanker lainnya, termasuk paruparu, kandung kemih,leher rahim, pankreas, kulit, dan kanker prostat. Gen ketiga yang ditemukan dalam penelitian ini,DMRT1, memegang peranan penting dalam kecenderungan seksual dan terlibat dalam perkembangan kanker testis pada tikus. Kanker testis merupakan jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria berusia 15 sampai 45 tahun. Dari definisinya sendiri, kanker testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar), yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyebabkan adanya benjolan di dalam skrotum (kantung zakar).

Kanker jenis ini dianggap salah satu kanker yang paling mudah diobati karena biasanya respon yang baik terhadap terapi kemoterapi. Namun, pasien sering mengalami masalah kesuburan setelah perawatan dilakukan.Penyakit ini memiliki komponen genetika yang kuat. Pria yang memiliki saudara dengan kanker testis memiliki risiko delapan hingga sepuluh kali lipat lebih tinggi menderita penyakit ini dibandingkan laki-laki yang tidak memiliki riwayat keluarga. Risiko riwayat keluarga ini jauh lebih tinggi dibandingkan jenis kanker lainnya, yang umumnya hanya dua kali lipat. Penyebab dari kanker ini sampai sekarang tidak diketahui.

Namun, ada beberapa faktor yang menunjang terjadinya kanker testis, di antaranya:
1. Testis undesensus (testis yang tidak turun ke dalam skrotum).
2. Perkembangan testis yang abnormal.
3. Sindroma klinefelter (suatu kelainan kromosom seksual yang ditandai dengan rendahnya kadar hormon pria, kemandulan, pembesaran payudara/ginekomastia dan testis yang kecil).
4. Faktor lainnya yang kemungkinan menjadi penyebab dari kanker testis tetapi masih dalam taraf penelitian adalah pemaparan bahan kimia tertentu dan infeksi oleh HIV.

Pengobatannya tergantung kepada jenis,stadium,dan beratnya penyakit. Ada 4 macam pengobatan yang bisa digunakan yaitu pembedahan dengan pengangkatan testis (orkiektomi) dan pengangkatan kelenjar getah bening (limfadenektomi). Ada juga terapi penyinaran menggunakan sinar X dosis tinggi atau sinar energi tinggi lainnya yang sering kali dilakukan setelah limfadenektomi pada tumor non-seminoma atau pengobatan utama pada seminoma,terutama pada stadium awal. Bisa dengan kemoterapi dengan menggunakan obat-obatan (misalnya cisplastin, bleomycin, dan estoposid) untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi telah meningkatkan angka harapan hidup penderita tumor non-seminoma.

Pengobatan terakhir bisa dengan pencangkokan sumsum tulang, di mana dilakukan jika kemoterapi telah menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang penderita. (rendra hanggara)


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:37 pm; edited 8 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Fri Jun 18, 2010 10:07 am

10 PENYEBAB NYERI TESTIS YANG TAK BOLEH DIABAIKAN
Senin, 30/08/2010 18:31 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Nyeri pada testis mungkin diabaikan oleh sebagian pria karena dianggap bisa hilang dan sembuh dengan sendirinya. Tapi ada beberapa nyeri testis yang tidak boleh diabaikan karena bisa pertanda penyakit yang serius. Dilansir dari Howstuffworks, Senin (30/8/2010), berikut 10 penyebab nyeri testis yang tidak bisa dianggap enteng:

1. Testis pecah
Penyebab utama nyeri pada testis adalah pecahnya testis, terutama pada selaput pelindung yang mengelilingi testis yang dikenal sebagai albuginea tunika. Testis pecah disebabkan oleh pecahnya membran yang menyebabkan darah bocor ke dalam skrotum. Hal ini biasanya disebabkan oleh cedera olahraga, kecelakaan atau benturan-benturan keras pada testis.

2. Batu ginjal
Nyeri pada testis juga dapat disebabkan karena orang mengalami batu ginjal. Meski rasa nyeri tidak berasal dari testis, tapi penderita dapat merasakan sakit seperti itu di bagian bawah.

3. Orkitis
Orkitis merupakan peradangan pada testis yang umumnya disebabkan oleh beberapa bakteri atau virus, seperti gondok, brucellosis dan PMS tertentu. Penderita orkitis biasanya akan mengalami demam, darah pada air mani dan peningkatan rasa sakit pada penis atau testis yang terjadi saat bergerak. Orang yang mengalami orkitis harus segera mencari pengobatan dokter. Sayangnya, orkitis yang disebabkan oleh gondok (virus penyebab yang paling umum) tidak dapat diobati dan dapat menyebabkan kemandulan.

4. Spermatokel
Nyeri di testis juga bisa disebabkan oleh kista yang tumbuh di epididimis (tabung melingkar yang terletak di belakang setiap testis). Kista ini jinak dan mulai keluar sebagai akumulasi sel-sel sperma. Sering kali, kista sangat kecil dan tidak menimbulkan masalah. Namun kadang-kadang, kista tumbuh dengan ukuran beberapa sentimeter. Pada titik ini, pria mungkin merasa berat di testis, tidak nyaman atau bahkan rasa sakit.

5. Varikokel (Varicocele)
Varikokel merupakan varises yang terjadi pada testis. Penderita varikokel akan merasa ada cacing di testisnya ketika berdiri, tetapi akan hilang ketika duduk.
Kondisi ini adalah pembesaran pembuluh darah di skrotum yang membawa darah dengan sedikit oksigen kembali ke jantung. Bila katup dalam pembuluh darah tidak berfungsi baik, maka darah akan berkumpul di tempat-tempat yang tidak seharusnya.

6. Epididimitis
Epididimis adalah sebuah tabung melingkar yang terletak di belakang setiap testis. Jika terjadi peradangan disebut epididimitis. Bila diluruskan, panjangnya bisa mencapai sekitar 6 m. Ini merupakan sistem penyimpanan dan pengiriman untuk sperma. Panjang tabung tidak hanya untuk menyimpan sperma, tetapi juga memberi waktu untuk sperma menjadi dewasa. Penyebab paling umum adalah infeksi bakteri. Bakteri tidak mencapai epididimis melalui darah, tetapi bakteri biasanya masuk melalui uretra. Bakteri bisa berasal dua sumber, yaitu PMS seperti gonore (kencing nanah) dan klamidia atau berasal dari coliform (bakteri yang hidup di usus). Ketika terjadi peradangan testis biasanya sedikit bengkak dan merah. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan, terutama saat ejakulasi atau bahkan buang air besar.

7. Hematokel
Hematokel merupakan penumpukan darah pada rongga tubuh. Hal ini biasanya terjadi karena adanya pukulan langsung atau benturan keras pada testis, yang mengenai lapisan pelindung dan menyebabkan darah mengumpul pada lapisan tersebut. Hematokel hanya dapat disembuhkan dengan beristirahat dan bersantai, namun untuk keadaan yang parah mungkin memerlukan pembedahan.

8. Torsi testis
Torsi testis merupakan suatu keadaan yang mana saluran spermatika terpuntir sehingga terjadi gangguan dalam mendapatkan alirasn darah ke testis. Ini merupakan keadaan darurat dan jika tidak segera mencari pertolongan, pria bisa kehilangan testisnya.

9. Kanker testis
10 persen penderita kanker testis mengalami gejala yang cukup menyakitkan, testis terasa tidak nyaman dan berat, bahkan terlihat lebih besar dan bengkak.

10. Hernia inguinalis
Meskipun hernia cukup umum di kalangan pria, tapi banyak orang yang tidak benar-benar mengetahui apa itu hernia. Hernia bisa terjadi di semua bagian dari tubuh, tetapi umumnya ini terjadi di bagian jaringan lemak atau usus, seringkali di dinding perut. Jika testis terasa sakit, ini merupakan pertanda orang menderita hernia inguinalis tidak langsung, yang terjadi di dekat lapisan paha. Mengapa testis sakit? Karena hernia mengambil rute yang sama dengan testis yang terjadi pada saat tubuh masih berbentuk janin.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:08 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Tue Jun 22, 2010 10:57 am

NASIB PRIA DENGAN SATU BUAH ZAKAR
Kamis, 28/10/2010 11:29 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Normalnya laki-laki terlahir dengan dua buah testis (buah zakar). Tapi pada kondisi tertentu, laki-laki bisa terlahir hanya dengan satu testis. Bagaimana nasib sistem reproduksinya bila hanya ada satu testis? Saat pertumbuhan di dalam rahim, testis seharusnya mulai turun ke skrotum (buah zakar) jika sudah mendekati waktu kelahirannya. Tapi untuk kasus tertentu kondisi ini tidak terjadi dan menyebabkan testis tidak turun atau dikenal dengan istilah undescended testicles (cryptorchidism) atau kadang juga disebut monorchism. Testis pada laki-laki seharusnya sudah turun sejak anak baru lahir. Namun, bila testis hanya turun satu maka tentunya akan mengganggu sistem reproduksi.

Apa yang terjadi bila laki-laki terlahir dengan satu testis?
Testis biasanya berada dalam skrotum karena suhu yang sedikit lebih rendah daripada suhu tubuh. Testis membutuhkan suhu sedikit lebih rendah agar berfungsi dengan baik. Testis mengalami perubahan yang mempengaruhi kinerjanya di kemudian hari, perubahan ini terjadi sampai anak berusia 3 sampai 4 tahun.
Namun, jika testis belum turun (hanya ada satu testis), maka testis tidak akan berada dalam suhu yang ideal dan lingkungannya akan terlalu panas. Dilansir Medicalnewstoday, Kamis (28/10/2010), komplikasi yang bisa terjadi bila laki-laki hanya memiliki satu testis adalah sebagai berikut:

1. Kanker testis
Laki-laki yang terlahir dengan satu testis memiliki risiko 10 kali lebih tinggi terkena kanker testis dibandingkan dengan laki-laki normal.

2. Masalah kesuburan
Laki-laki yang terlahir hanya dengan satu testis memiliki risiko tinggi mengalami jumlah sperma sedikit, kualitas sperma tidak baik dan penurunan kesuburan. Artinya, laki-laki yang hanya memiliki satu testis akan sulit atau bahkan tidak bisa memiliki keturunan.

3. Torsi testis
Torsi testis terjadi karena 'kabel' spermatik terpelintir. 'Kabel' ini berisi saraf, pembuluh darah dan saluran yang membawa sperma dari testis ke penis. Laki-laki yang terlahir dengan satu tertis berisiko tinggi mengalami torsi testis.

4. Kerusakan testis
Jika testis tidak turun di selangkangan, tekanan dari tulang kemaluan dapat merusak strukturnya.

5. Inguinal hernia
Testis yang tidak turun dapat membuat sebagian usus keluar menuju pangkal paha.

6. Kerusakan Vas deferens
Ini mungkin terjadi saat orkidopeksi (operasi). Vas deferens adalah saluran yang menghubungkan testis ke uretra (saluran yang dilalui sperma ketika pria berejakulasi). Jika hal ini terjadi, operasi lanjutan diperlukan untuk memperbaiki kerusakan.

Apa yang menyebabkan laki-laki terlahir hanya dengan satu testis?

1. Bayi laki-laki lahir prematur. Semakin dini usia bayi lahir, makin tinggi risikonya.
2. Berat badan lahir bayi rendah
3. Konsumsi alkohol selama kehamilan
4. Down syndrome dan kondisi lain dari janin yang dapat menghambat pertumbuhan
5. Paparan pestisida pada salah satu atau kedua orang tua
6. Riwayat keluarga mengalami permasalahan perkembangan kelamin, termasuk kriptorkismus.
7. Ibu merokok tembakau selama kehamilan
8. Diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 atau diabetes kehamilan pada ibu. Ibu dengan diabetes dua kali lebih mungkin melahirkan anak laki-laki dengan testis tidak turun.

Beberapa orang terkenal terlahir satu testis antara lain Adolf Hitler, Lance Armstrong, Tom Green, Mark Latham, Frank Church, Napoleon Bonaparte, Arnold Schwarzenegger, Hans Lippershey dan John Kruk.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 6:02 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Back to top 
Page 3 of 16Goto page : Previous  1, 2, 3, 4 ... 9 ... 16  Next

 Similar topics

-
» Kesehatan Saluran Kemih
» Kesehatan Saluran Cerna
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-