Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1 ... 6 ... 9, 10, 11 ... 13 ... 17  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Fri Aug 27, 2010 6:50 am

JANGAN SEPELEKAN RASA HAUS
Rabu, 21 April 2010 | 15:44 WIB
Kompas.com - Rasa haus ternyata bisa jadi pertanda Anda sudah mengalami dehidrasi dan ini merupakan sinyal tubuh mengalami defisit cairan. Perlu diketahui tubuh merasakan haus lebih dari yang terasa di lidah. Karena itu, tak perlu menunggu sampai muncul rasa haus baru kita minum. Rasanya tidak ada yang menyangkal peran air bagi tubuh. Seluruh bagian tubuh manusia selalu membutuhkan air dalam segala aktivitasnya, termasuk saat tidur. Pada manusia dewasa, sekitar 60-70 persen tubuhnya terdiri dari air, sementara pada bayi dan anak 80 persen tubuhnya terdiri dari air. Akan tetapi, tak banyak orang yang memperhatikan berapa liter air minum segar tanpa campuran apa pun yang sudah dikonsumsi dalam 24 jam.

Menurut Prof.Dr.Ir.Hardinsyah, Ahli Gizi dan Pangan dari Institut Pertanian Bogor, jumlah air yang dibutuhkan tubuh sangat bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi, suhu dan kelembaban lingungan, tingkat aktivitas, dan faktor lain. "Jumlah yang dikonsumsi harus seimbang dengan jumlah air yang dikeluarkan tubuh," katanya. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 liter (8-10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan ini sudah termasuk asupan dari air minum dan makanan. Sementara itu jumlah air yang dikeluarkan tubuh (melalui air seni, keringat, tinja, dan napas) sekitar satu liter per hari, tergantung suhu udara sekitar. Cairan tubuh juga akan lebih banyak keluar bila kita melakukan aktivitas yang lebih keras, seperti olahraga.

Bila tubuh kehilangan air lebih banyak dibandingkan dengan asupannya, akan terjadi dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi adalah rasa haus, air seni sedikit dan pekat, jumlah keringat sedikit, mulut kering, tubuh lemas, hingga kulit yang kehilangan kekenyalannya. Pada tingkat yang lebih berat, tanda-tanda dehidrasi yang muncul akan lebih banyak lagi. Yaitu mata menjadi cekung, kulit pucat, ujung-ujung jari menjadi dingin karena aliran darah ke kapiler ini berkurang, dan denyut nadi melonjak dari cepat sekali menjadi lambat. Secara psikologis penderita juga menjadi apatis dan kesadarannya perlahan-lahan menurun.

"Kekurangan dua persen air tubuh bisa memicu gejala awal dehidrasi. Kehilangan 4-6 persen menimbulkan sakit kepala, pusing dan lemah. Bila sampai 12 persen hilang, fungsi gerak dan otot terganggu, sedangkan kekurangan air sebanyak 15-25 persen dapat berakibat fatal, sampai kematian," papar Hardinsyah. Contoh konkret tentang bahaya kekurangan air bisa dilihat pada banyaknya jemaah haji yang meninggal lemas atau kehilangan kesadaran sehingga meninggal walau sebelumnya mereka tidak punya penyakit berarti. Pada umumnya mereka tidak siap dengan kondisi tanah suci yang panas dan kering yang memudahkan penguapan air tubuh. Yang terjadi saat tubuh kekurangan air adalah sel-sel kekurangan energi siap pakai. Pakar air bagi kesehatan, Dr.F.Batmanghelidj, mengatakan, tubuh terdiri dari triliunan sel yang bahan dasarnya air, maka kekurangan pembentuk dasar (air) dari sel tersebut identik dengan kekacuan fungsi organ-organ tubuh.

Remaja lebih rawan
Jika dilihat dari perbandingan aktivitas, remajalah yang paling mudah terkena dehidrasi. Pasalnya, remaja umumnya banyak melakukan berbagai kegiatan, hingga aktivitas fisik pun meningkat drastis. Kegiatan-kegiatan tersebut menguras tenaga dan juga cairan tubuh. Hal tersebut terbukti lewat penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) di tahun 2009 yang dipimpin Hardinsyah bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Indonesia, yaitu IPB, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Hasanudin Makasar. Penelitian dilakukan di dataran tinggi dan rendah di beberapa kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Makasar, Lembang, Malang, dan Malino. Hasil penelitian menunjukkan, 46 persen dari 1200 remaja dan dewasa yang diteliti mengalami dehidrasi ringan. Jumlah remaja yang mengalami dehidrasi ringan lebih tinggi (49,5 persen) dibandingkan dewasa (42,5 persen). "Selain banyak aktivitas, umumnya para remaja malas minum karena di sekolah mereka tidak terdapat toilet yang bersih," katanya.

Sedihnya, mayoritas responden (lebih dari 50 persen) mengaku tidak tahu guna air bagi tubuh dan tidak paham gejala dan akibat dehidrasi. Mereka hanya tahu rasa haus berarti kurang minum. Untuk masalah menahan pipis, semakin lama air seni ditahan, maka jumlah kotoran yang terkandung di dalamnya akan semakin banyak. Lama kelamaan ini bisa memicu berbagai penyakit, seperti infeksi saluran kemih atau batu saluran kemih.mOleh sebab itu, selalu menyediakan waktu untuk minum air secukupnya demi menghindari bahaya dehidrasi, bahkan jauh sebelum tubuh mengirim sinyal peringatan berupa rasa haus. Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa yang dibutuhkan tubuh adalah air murni karena sifatnya yang mampu melewati batasan-batasan dan tidak diisi oleh zat lain yang memberi pengaruh bagi tubuh, seperti gula, kafein, pewarna, atau pemanis.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:47 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Aug 29, 2010 10:24 am

JUMLAH BUANG AIR KECIL YANG WAJAR DALAM SEHARI
Jumat, 25/02/2011 15:31 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Setiap hari seseorang pasti buang air kecil untuk mengeluarkan sisa metabolisme dan juga racun dari dalam tubuh. Tapi normalnya berapa kali seseorang buang air kecil setiap hari? Jumlah urine yang dikeluarkan bervariasi tiap orang, hal ini juga dipengaruhi oleh jumlah cairan yang dikonsumsi, kondisi tubuh serta lingkungan sekitar. Namun jika frekuensi buang air kecil lebih sering dari biasanya, maka patut untuk diperhatikan.

Sebagian besar orang dewasa akan buang air kecil sekitar 4-7 kali dalam sehari. Rata-rata orang tidak akan buang air kecil lebih dari dua cangkir setiap 2 jamnya, seperti dikutip dari CNN, Jumat (25/2/2011). Sedangkan jika cuaca atau udara dingin maka seseorang akan pipis lebih sering. Hal ini karena cuaca atau lingkungan yang dingin bisa menyebabkan otot kandung kemih beraktivitas secara berlebihan (overactivity) dan memicu peningkatan sensor urgensi (mendesak).

Namun jika dalam keadaan normal seseorang buang air kecil lebih dari 8 kali dalam waktu 24 jam, atau buang air kecil lebih dari 2 kali dalam semalam yang dapat mengganggu waktu tidur, maka sebaiknya kondisi ini dikonsultasikan dengan dokter. Ada dua kondisi kandung kemih yang menyebabkan seseorang sering pipis, yaitu interstitial cystitis (IC) yang disertai rasa sakit di kandung kemih dan sekitarnya serta overactive bladder yaitu sering mengalami dorongan kuat untuk pipis secara tiba-tiba. Kedua kondisi ini bisa diobati dengan baik jika disadari dan diperiksakan ke dokter.

Selain itu terlalu sering buang air kecil juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lain seperti pembesaran prostat, diabetes, kehamilan, infeksi saluran kencing, gelisah, cemas atau penggunaan obat-obatan tertentu. Untuk mengetahui apakah ada gangguan pada kandung kemih, seseorang bisa melakukan tes ringan sebelum memeriksakan diri ke dokter. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, maka bisa menghambat atau mengganggu aktivitas seseorang serta tidak mendapatkan waktu tidur yang nyenyak.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:48 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Aug 29, 2010 10:26 am

MENGHITUNG KEBUTUHAN CAIRAN
Sabtu, 4 September 2010 | 12:21 WIB
Kompas.com - Kebutuhan cairan sehari-hari pada setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi tubuh, usia, jenis kelamin, suhu lingkungan, jenis makanan yang dikonsumsi, maupun jenis aktivitasnya. Sebagai contoh, orang yang banyak melakukan aktivitas fisik seperti olahragawan akan berbeda kebutuhannya akan cairan dibandingkan dengan orang kantoran yang lebih banyak duduk. Kelompok usia lanjut yang tidak aktif memiliki kebutuhan cairan lebih sedikit dibandingkan orang dewasa yang masih sangat aktif secara fisik.Orang yang mengalami gangguan ginjal sangat dibatasi asupan cairannya dibanding mereka yang ginjalnya sehat. Karena itulah setiap orang hendaknya memahami kebutuhan tubuhnya masing-masing, sesuai dengan kondisinya. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter ahli gizi setelah melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum (general check up). Secara umum, dalam kondisi noraml, kebutuhan tubuh akan cairan sehari-hari dapat dihitung dengan rumus:

Rumus 1
Kebutuhan cairan adalah sekitar 1 mililiter untuk setiap kilokalori kebutuhan energi tubuh. Jika seseorang kebutuhan energinya 1.800 kkal, berarti kebutuhannya akan cairan adalah 1 x 1.800 = 1.800 mililiter atau 1,8 liter air.

Rumus 2
Untuk 10 kg pertama berat badan butuh 1 liter cairan, 10 kg kedua berat badan butuh 500 mililiter cairan, dan sisanya setiap kilogram berat badan butuh 20 mililiter cairan. Contohnya, bila seseorang memiliki berat badan 50 kg. Maka 10 kg pertama berat badan = 1 liter, 10 kg kedua - 500 ml, sisanya 30 (50 kg-10-10) x 20 ml = 600 ml. Jadi kebutuhan cairan keseluruhan adalah 1.000 + 500 + 600 = 2.100 ml atau 2,1 liter per hari.

Dari mana kita dapat memenuhi kebutuhan cairan? Pada intinya dari dua sumber, yaitu makanan (sayur, buah, dan sebagainya) dan minuman. Umumnya cairan yang diperoleh dari makanan berjumlah sekitar 20 persen, sedangkan 80 persen lainnya berasal dari minuman. (GHS/wid)


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:50 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Aug 29, 2010 10:27 am

DOKTER: MANUSIA TAK BUTUH AIR OKSIGEN, CUMA IKAN YANG PERLU
Jumat, 18/03/2011 17:16 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Selama ini banyak diklaim air oksigen atau air heksagonal bisa menyegarkan dan memberi manfaat bagi tubuh. Benarkah air yang mengandung oksigen ini bermanfaat bagi tubuh? "Pada manusia oksigen hanya bisa diserap oleh paru-paru dan tidak bisa diperut, jadi air oksigen tidak memberikan manfaat lebih," ujar Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari divisi ginjal hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI dalam acara konferensi pers Hydration and Health di Hotel Gran Sahid Jaya, Jumat (18/3/2011). Dr Parlindungan menuturkan sempat ada joke yang mengungkapkan 'Kalau Anda bukan ikan, tidak perlu minum air beroksigen'. Hal ini karena ikan bisa menyerap oksigen yang ada di dalam air melalui insangnya, sedangkan manusia tidak bisa.

"Karena itu apa pun yang ditawarkan sebenarnya sama saja, asalkan air putih yang dikonsumsi sudah cukup akan berdampak baik bagi kesehatan," ujar dokter yang mendapat gelar Doktor dari FKUI pada tahun 2008. Dr Parlindungan mengungkapkan sedangkan untuk air yang difortifikasi (ditambahkan) dengan kandungan lainnya akan memberikan dampak yang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya air bikarbonat yang diklaim bisa membuat awet muda akan berbahaya jika berlebihan, dan evidence base (dasar pembuktian) untuk hal ini juga masih rendah.

Konsumsi air yang cukup pada orang dewasa dalam keadaan normal (suhu tubuh dan lingkungan) sebanyak 2 liter dalam waktu 24 jam. Asupan ini harus ditambah jika memiliki latihan fisik yang tinggi, demam, serta suhu lingkungan yang tinggi. "Jika berada di lingkungan yang dingin juga dianjurkan untuk minum lebih banyak karena banyak mengeluarkan air melalui urine dan pernapasan. Kalau keringat mungkin tidak terlihat karena ia sudah terlanjur menguap sebelum kelihatan," ujarnya.

Sementara itu Dr dr Saptawati Bardosono, MSc menuturkan tubuh tidak bisa menyimpan cadangan air, sedangkan air yang diproduksi di dalam tubuh hanya seperlimanya saja dan paling banyak berasal dari asupan air minum. "Kalau sudah timbul rasa haus itu menandakan tubuh sudah kekurangan cairan dan umumnya perempuan lebih rentan terkena dehidrasi dibanding laki-laki karena lebih banyak mengandung lemak," ujar Dr Tati. Secara klinis dehidrasi ringan terjadi jika tubuh kekurangan 3-9 persen cairan tubuh, sedangkan dehidrasi berat jika tubuh kekurangan lebih dari 9 persen cairan tubuh.

Tapi dalam satu studi diketahui kekurangan cairan tubuh sebesar 1,3 persen pada perempuan dan 1,5 persen pada laki-laki sudah menimbulkan gejala dehidrasi seperti penurunan fungsi kognitif, aktivitas terganggu dan lelah. "Untuk mencegah dehidrasi sebaiknya tiap 1-2 jam sekali minum satu gelas air biar tidak cepat tensi (marah-marah)," ujar Dr Tati dari Departemen Ilmu Gizi FKUI.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:51 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Mon Aug 30, 2010 7:59 pm

AIR MINUM, JANGAN KURANG TAPI TIDAK BERLEBIH
Selasa, 22 Maret 2011 | 09:49 WIB
Kompas.com - Air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Tidak ada satu pun reaksi kimia dalam tubuh dapat berlangsung tanpa adanya air. Itu sebabnya kekurangan air bisa membuat metabolisme dalam tubuh terganggu. Untuk menjaga kesehatan, para ahli gizi menganjurkan kita untuk minum 8 gelas sehari atau sekitar dua liter. Banyak sedikitnya jumlah air minum yang harus kita konsumsi tergantung pada jenis aktivitas dan suhu lingkungan.

Bila Anda termasuk orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, kebutuhan air Anda tentu lebih banyak dibanding orang yang bekerja di ruangan ber-AC. Pekerja di lingkungan panas membutuhkan air sekitar 6 liter per hari. Menurut dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, asupan air bagi tubuh ada aturannya, tidak boleh kurang juga tidak boleh terlalu banyak, terutama untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal.

"Penyakit gangguan ginjal bisa berdampak pada asupan air minum. Pasien ginjal tidak boleh minum banyak air, jumlah maksimalnya adalah volume urin ditambah 500 ml, atau sekitar seliter setiap hari," papar dokter dari Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta. Pasien penyakit ginjal kronik stadium 2 dan 3 dianjurkan untuk berhati-hati mengonsumsi air dalam jumlah besar karena stadium ini cenderung mudah masuk dalam keadaan kelebihan cairan. Ciri kelebihan cairan adalah bengkak pada tubuh.

Ditambahkan oleh dr.Parlin, asupan air yang berlebih juga tidak dianjurkan di usia lanjut. Keadaan ini bisa menimbulkan hiponatremia yang bila berat dapat menurunkan kesadaran, kejang, bahkan kematian. "Asupan air optimal pada orang lanjut usia adalah sebanyak seliter per hari. Namun perlu diketahui juga para lansia ini kepekaan rasa hausnya berkurang, sehingga mereka bisa tidak minum seharian tanpa merasa haus," paparnya.

Sementara itu pada orang yang sehat, sampai saat ini belum ada data tentang batas atas kebutuhan air pada orang sehat. Efek samping yang mungkin timbul akibat minum air dalam jumlah terlalu banyak adalah bolak-balik ke toilet atau timbul rasa mual. Jadi, minum air putih yang baik adalah 2 liter dalam 24 jam. Pada jumlah ini, organ tubuh tak kewalahan mengolah cairan dan kita tetap merasa segar serta terhindar dari dehidrasi.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:52 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed Sep 01, 2010 10:46 pm

6 MANFAAT AIR BAGI METABOLISME
Selasa, 22 Maret 2011 | 08:01 WIB
Kompas.com - Anjuran untuk minum air sekurangnya dua liter atau sekitar delapan gelas per hari selalu dihubungkan dengan kesehatan manusia. Sebagai zat gizi, air mempunyai tugas penting bagi tubuh manusia. Berikut adalah fungsi air bagi tubuh yang disarikan dari buku Air Bagi Kesehatan.

1. Pembentuk sel dan cairan tubuh
Komponen utama sel, kecuali sel lemak, adalah air, yaitu 70-85 persen. Air berperan penting dalam pembentukan berbagai cairan tubuh, seperti darah, cairan lambung, hormon, enzim dan sebagainya. Selain itu air juga terdapat dalam otot dan berguna menjaga tonus otot sehingga otot mampu berkontraksi.

2. Pengatur suhu tubuh
Air menghasilkan panas, menyerap dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh sehingga dapat menjaga suhu tubuh tetap stabil. Melalui produksi keringat yang sebagaian besar terdiri atas air dan garam, air turut mendinginkan suhu tubuh.

3. Pelarut
Air melarutkan zat-zat gizi lainnya dan membantu proses pencernaan makanan. Karena air merupakan zat anorganik, air tidak dicerna. Air dengan cepat melewati usus halus dan sebagian besar diserap kemudian turut berfungsi sebagai salah satu komponen mukus agar sisa zat makanan dapat keluar sebagai feses.

4. Pelumas dan bantalan
Air juga berfungsi sebagai pelumas atau lubrikan dalam bentuk cairan sendi, yang memungkinkan sendi untuk bergerak dengan baik dan meredam gesekan antar sendi. Air juga berfungsi sebagai bantalan tahan getar (shock absorbing fluid cushion) pada jaringan tubuh, misalnya pada otak, mata, medula spinalis, dan kantong amniom dalam rahim.

5. Media transportasi
Karena sturkturnya yang terdiri atas dua atom hidrogen dan satu atom oksigen, air mudah bergerak dari satu kompartemen sel ke komparatemen sel lainnya, dari satu sistem tubuh ke sistem lainnya. Air merupakan media transportasi yang efektif. Dalam sistem pernapasan, air membantu transportasi oksgien ke seluruh tubuh.

6. Detoksifikasi
Tubuh menghasilkan berbagai sisa metabolisme yang tidak diperlukan termasuk toksin. Berbagai sisa metabolisme itu dikeluarkan melalui saluran kemih, saluran cerna, saluran nafas, dan kulit, yang memerlukan media, yaitu air.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:53 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Sep 05, 2010 12:17 pm

34% ORANG KOTA LEBIH PERCAYA AIR KEMASAN
Selasa, 22/03/2011 12:08 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Kualitas air di kota-kota besar dinilai kurang meyakinkan oleh sebagian warganya, akibat pencemaran limbah industri dan rumah tangga. Tak heran, 34,3 persen di antaranya lebih memilih air kemasan atau isi ulang sebagai sumber air minum. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menunjukkan kebutuhan air di kalangan warga perkotaan cukup tinggi. Sekitar 40,6 persen di antaranya mengkonsumsi lebih dari 100 liter/orang dalam sehari baik untuk minum maupun keperluan yang lain. "Data ini menunjukkan air sebagai sesuatu yang berharga untuk kehidupan yang layak namun dengan penggunaan yang tidak hemat," ungkap Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Prof Dr Tjandra Yoga Aditama dalam rilis yang diterima detikHealth, Selasa (22/3/2011).

Meski kebutuhannya tinggi, kualitas air di perkotaan dinilai kurang meyakinkan oleh sebagian warganya. Oleh karena itu, 34,3 persen warga perkotaan memilih air kemasan atau isi ulang sebagai sumber air minum. Sekitar 47,9 persen di antaranya dari kelompok berpendapatan tinggi. Sementara itu untuk merespons kebutuhan air yang demikian tinggi, pemerintah melakukan berbagai program dan inovasi. Di antaranya yang sudah dilakukan adalah upaya penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan dan pinggir perkotaan.

"Dalam 3 tahun terakhir (2008-2010) telah dibangun Sarana Air Minum di lebih dari 4.500 desa atau kelurahan dengan penerima manfaat lebih dari 6 juta jiwa," tambah Tjandra Yoga. Upaya lain yang dilaukan pemerintah adalah program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP). Ditargetkan dalam kurun waktu antara tahun 2010-2011 program ini bisa terlaksana di 330 ibukota kabupaten dan kotamadya di sejumlah wilayah Indonesia.

Untuk daerah pedesaan, peningkatan perilaku higienis dan peningkatan akses sanitasi dasar (jamban keluarga) dilakukan melalui kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Dalam tahun 2011 kegiatan ini telah dilaksanakan di 2.510 desa (dari target 5.500 desa) dan menjangkau 2,9 juta jiwa. Dengan memanfaatkan momentum hari air sedunia yang jatuh tanggal 22 Maret 2011, Tjandra Yoga mengajak masyarakat perkotaan untuk menghemat dan mendaur ulang air yang digunakan. Hal ini sejalan dengan tema hari air sedunia tahun ini yakni Water for Cities, Responding to The Urban Challenge.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:53 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Sep 05, 2010 12:19 pm

BENGKAK KARENA BANYAK MINUM TIDAK BERBAHAYA
Rabu, 09/02/2011 16:03 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Minum air sangat disarankan karena bagus untuk metabolisme tubuh. Tapi ada lho yang saking cintanya dengan air putih, beberapa orang badannya bengkak karena kebanyakan minum. Tapi menurut dokter bengkak karena banyak minum air tidak berbahaya. Yang lebih berbahaya justru kekurangan cairan di tubuh alias dehidrasi. Sementara bengkak karena banyak minum hanya berimbas pada pembesaran jaringan tubuh. Pembesaran jaringan tubuh ini tergantung dimana kelebihan air terjadi.

"Tapi umumnya kelebihan cairan tidak lebih berbahaya dibanding kekurangan cairan. Bahayanya paling-paling kalau yang membengkak adalah jantung, itupun hanya terjadi jika memang sel-sel jantungnya sudah bermasalah," ungkap Dr dr Luciana B Sutanto, MS, SpGK, dokter gizi dari RS Cipto Mangunkusumo dalam jumpa pers bertema "Waspada Dampak Dehidrasi Ringan Terhadap Kinerja, Kognitif dan Mood" di Hotel Le Meredien Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Menurut Dr Luciana, pada dasarnya tubuh mampu beradaptasi dengan kondisi kelebihan maupun kekurangan cairan. Kekurangan cairan akan dikompensasi dengan membatasi pengeluaran air, sehingga air kencing berwarna lebih pekat.
Demikian juga saat mengonsumsi lebih banyak cairan, penyerapan air oleh ginjal untuk dikeluarkan lewat kencing juga akan meningkat. Sebelum diserap oleh ginjal, penumpukan cairan paling banyak terjadi di plasma darah.

Pada kadar tertentu, ginjal tidak sanggup mengimbangi kelebihan cairan di plasma darah sehingga penumpukan akan terus terjadi. Lama-lama cairan tidak tertampung lagi dalam pembuluh darah, lalu merembes ke jaringan. Jaringan juga punya keterbatasan, apabila sudah melebihi kapasitas maka cairan akan diserap oleh sel-sel di jaringan tersebut. Sel-sel yang terlalu banyak terisi air akan menyebabkan jaringan membengak sehingga tampak lebih gemuk.

Bengkak akibat kelebihan cairan tubuh umumnya juga tidak dipicu oleh terlalu banyak minum karena dengan sendirinya tubuh akan merasa tidak nyaman dan berhenti minum jika sekiranya sudah terlalu banyak. Kelebihan cairan lebih banyak dipicu oleh gangguan fungsi ginjal dalam menyerap cairan serta pemberian infus terlalu banyak. Menurut Dr Luciana, kekurangan cairan atau dehidrasi lebih berbahaya karena berbagai fungsi organ sangat tergangung oleh keseimbangan cairan tubuh. Kehilangan 2 persen cairan tubuh saja, tubuh akan lebih mudah merasa letih, sementara emosi dan mood atau suasana hati juga terganggu.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:54 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sat Oct 02, 2010 4:10 pm

AIR BERKUALITAS UNTUK TUBUH SEHAT
Wednesday, 23 March 2011 Seputar Indonesia
Menerapkan gaya hidup sehat bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Bahkan ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, salah satunya cukup dengan rajin mengonsumsi air minum yang berkualitas. Air adalah sumber kehidupan. Konsumsi air yang cukup akan menunjang kesehatan seseorang. Bagi manusia, air memberi banyak manfaat.Itulah sebabnya kehidupan manusia bergantung pada keberadaan air.

Bahkan data menyebutkan, penyakit yang berkaitan dengan ketersediaan air telah membunuh lebih dari 5 juta orang per tahun. Konsumsi air putih sangat diwajibkan karena tubuh membutuhkan 5 sampai 8 gelas atau 1,5 liter per harinya.Namun, terkadang mutu air minum kurang diperhatikan. Pengaturan asupan air yang baik dan benar dapat mencegah atau mengurangi risiko berbagai penyakit dan turut berperan dalam proses penyembuhan penyakit. “Jangan hanya minum di saat haus,tetapi minumlah cukup air sebelum tubuh merasa haus.

Selain itu, sesuaikan dengan lama aktivitas dan kondisi lingkungan tempat Anda beraktivitas,” kata Dr Samuel Oetoro MS SpGK, salah satu spesialis gizi di Indonesia. Samuel mengatakan, tidak sulit menerapkan gaya hidup sehat. Nah hal tersebut bisa dimulai dari melakukan perubahan kecil seperti minum air berkualitas secukupnya setiap hari. Ini penting untuk menghindarkan diri dari dehidrasi. “Namun, meskipun kecil, perubahan ini hanya akan tercapai jika Anda tetap berkomitmen untuk jangka waktu yang panjang,”ucapnya dalam acara peluncuran kampanye DanoneAqua“Mulai Hidup Sehat dari Sekarang”yang diadakan oleh Aqua di Djakarta Theater,Rabu (16/3).

Selain memperhatikan jumlah konsumsi air yang cukup, yang juga perlu diperhatikan adalah kualitas air yang dikonsumsi. Karena jika tidak memperhatikan kualitasnya, bisa saja air yang akan dikonsumsi terkontaminasi dengan sesuatu yang tidak aman untuk tubuh sehingga bisa menimbulkan masalah kesehatan. Air minum yang aman menjadi kebutuhan pokok demi kelanjutan hidup manusia. Dengan terus bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, sangatlah penting untuk memastikan tersedianya air minum yang aman dan sehat untuk jangka panjang. Bisa dibilang, kualitas air terutama di Jakarta mengalami penurunan, dari air tanah maupun yang berasal dari perusahaan pengelola air minum.

“Pilihlah sumber air putih terbaik dengan menyadari manfaat dan risikonya,” ujar dokter yang akrab disapa Samy ini. Untuk mengetahui apakah air yang akan diminum berkualitas atau tidak,sebenarnya secara visual masyarakat bisa mengetahuinya.Air yang layak minum harusnya berwarna jernih, tidak berbau,dan tidak memiliki rasa. “Untuk mengetahui apakah air minum mengandung senyawa-senyawa kimia seperti logam berat dapat dilihat dan umumnya berbau,” kata dokter lulusan Universitas Indonesia ini. Semisal untuk logam Fe (besi) atau mangan, begitu air ditampung, maka akan terlihat seperti ada lapisan kaca atau minyak di atasnya.Jika didiamkan beberapa lama, akan timbul endapan cokelat di tempat air tersebut ditampung.Tetapi untuk senyawa kimia seperti arsen, umumnya tidak berwarna.

Umumnya, dalam mengonsumsi air sehari-hari, masyarakat menggunakan air tanah dangkal atau dalam. Di Jakarta, air tanah yang digunakan oleh masyarakat biasanya air tanah dangkal.Padahal semakin rendah kedalamannya, semakin tidak bagus kualitasnya. Dikatakan oleh Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM, Dr Budi Iman Santoso SpOG (K) bahwa untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh,meminum air putih akan jauh lebih baik daripada minum minuman lain, seperti teh, kopi, atau minuman bersoda. “Pilihlah air yang berkualitas baik.

Bila mengonsumsi air keran, pastikan telah dimasak dengan baik dan bebas kuman. Bila mengonsumsi air minum dalam kemasan, pastikan juga sumber dan proses pemurniannya telah dilakukan dengan baik,”ucapnya dalam acara temu media dengan tema “hydration and health” yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) DKI Jaya. ● inggrid namirazswara


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:55 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sat Oct 02, 2010 5:04 pm

MINUMAN MINUMAN YANG BAGUS BUAT TUBUH
Rabu, 23/03/2011 09:01 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Minuman ringan, minuman berenergi atau jus buah buatan memang sangat populer, namun minuman tersebut memiliki efek buruk pada kesehatan Anda. Sebaliknya, ada beberapa minuman yang justru sangat bagus untuk kesehatan. Apa saja? Minuman ringan bersoda, minuman berenergi dan jus buah buatan kebanyakan mengandung gula. Ini membuatnya tinggi kalori tanpa ada kandungan gizi. Setidaknya ada 6 minuman yang bagus untuk kesehatan, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (23/2/2011), yaitu:

1. Air putih
Air putih adalah cairan paling dasar yang dibutuhkan tubuh manusia. Air diperlukan untuk memainkan fungsi di otak, ginjal dan jantung. Hidrasi yang tepat membantu menjaga sendi dan pelumasan otot. Air bahkan bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme. Dianjurkan minum 8 gelas air putih setiap hari.

2. Jus buah dan sayur segar
Buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi mengonsumsinya dengan dimakan biasa terkadang bisa membosankan, sehingga menikmatinya jus buah atau sayur adalah salah satu pilihan yang baik. Tapi sebaiknya tidak menambahkan banyak gula pada jus segar tersebut.

3. Teh hijau
Teh hijau merupakan gudang dari mineral dan antioksidan. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme sehingga membantu menurunkan berat badan, otak menjadi rileks, meningkatkan kesehatan jantung dan bahkan dapat mengontrol diabetes dan eksim. Flavonoid dan polifenol yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ke tingkat yang luar biasa, dan kandungan catechin hadir dapat menghilangkan kantuk dan bekerja sebagai pengurang stres.

4. Susu
Kalsium dalam susu tidak hanya membantu memperkuat tulang tetapi juga berkontribusi terhadap pengrusakan lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak dalam tubuh. Jika Anda berencana menurunkan berat badan atau takut dengan kandungan lemak dalam susu, pilihlah susu skim.

5. Kopi
Kopi juga merupakan minuman sehat bila dikonsumsi tidak terlalu banyak (1 atau 2 cangkir per hari). Kafein telah lama dikenal untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kafein juga dikenal dapat melindungi tubuh dari penyakit Parkinson, Alzheimer, bentuk-bentuk tertentu dari penyakit jantung dan kanker usus besar. Penelitian terakhir juga menunjukkan bahwa dosis moderat kafein dapat mengurangu nyeri pasca latihan otot hingga 48 persen, sehingga membuat lebih mudah bagi pemula untuk transisi dari minggu pertama ke dalam program latihan yang lebih lama.

6. Buttermilk
Buttermilk adalah minuman yang sempurna untuk musim panas. Buttermilk menyediakan kalsium, vitamin B kompleks, kalium dan fosfor. Jika dibuat dari bakteri probiotik, hal tersebut juga bermanfaat untuk sistem pencernaan Anda.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:56 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Thu Oct 07, 2010 7:25 pm

MENGENAL MINUMAN ISOTONIK
Rabu, 5 Agustus 2009 | 18:40 WIB
KOMPAS.com - Air adalah komponen penting di dalam kehidupan. Sekitar 50-65% tubuh orang dewasa terdiri atas air. Tak hanya itu. Tujuhpuluh lima persen otak kita juga terdiri atas air. Itu sebabnya, kekurangan cairan bisa berakibat menurunnya performa latihan. Sebagai gambaran, kalau cairan tubuh berkurang sebanyak 5%, performa kita akan turun sebesar 20-30%. Jika berkurang sebanyak 10%, akan mengakibatkan kelelahan akut. Yang paling fatal kalau tubuh sampai kehilangan cairan sebanyak 20%, sebab dapat berujung pada kematian.

Biasanya, dehidrasi terjadi saat kita sedang melakukan aktivitas fisik. Pada aktivitas fisik biasa, tubuh kehilangan air sebanyak 2,5 liter per hari. Sekitar 60%-nya dikeluarkan melalui keringat. Pada aktivitas fisik yang lebih berat seperti olahraga, kehilangan air bisa mencapai 1-2 liter per jam. Sebagian besar disebabkan oleh keringat yang membanjir keluar. Berkeringat merupakan salah satu upaya tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh tetap normal.

Olahraga, terutama dengan intensitas sedang hingga berat, memang dapat berisiko dehidrasi. Namun, fakta ini tidak bisa kita jadikan alasan untuk mengurangi target latihan. Antisipasi saja degnan pilihan minuman olahraga yang tepat. Jangan lupa sesuaikan juga dengan jenis olahraga yang selama ini kita tekuni. Selama ini orang hanya mengenal minuman isotonik sebagai pengganti cairan, namun sebenarnya ada dua jenis minuman lain yang memiliki fungsi sama, yaitu hipotonik dan hipertonik. Bedanya adalah pada sasaran penggunanya. Sebagai awalnya, mari kita cari tahu mengenai minuman isotonik itu sendiri.

Isotonik, yang mulai digemari banyak orang, biasanya dikonsumsi oleh mereka yang memiliki banyak aktivitas. Kita mengenalnya sebagai minuman pemulih atau penjaga stamina. Sedangkan atlet atau dokter menyebutnya dengan istilah isotonik. Mengandung elektrolit dan karbohidrat sebesar 6-8%, osmolalitasnya sama dengan darah. Itu sebabnya, minuman isotonik cenderung lebih cepat diserap oleh tubuh dibanding jenis lainnya. Sesuai untuk: Penyuka olahraga aerobik, bulutangkis, indoor tennis, kelas bersepeda dalam ruangan (disebut juga dengan istilah RPM), body pump, body combat, atau pecinta joging. Terutama bila waktu latihan lebih dari 60 menit. Olahraga di tengah udara panas ditengarai juga bisa menyebabkan dehidrasi sedang hingga berat.

Saran pemakaian: Konsumsi minuman ini 10-15 menit sebelum latihan, sebanyak 230 ml. Ulangi setiap 20-30 menit sekali. Atau, minum secukupnya, setiap kali merasa haus. Boleh diminum lagi, jika setelah latihan rasa haus masih belum hilang. Jangan lupa untuk memperhatikan aturan minum yang tertera pada kemasan. Kelebihan dalam jumlah sedikit, bisa dibuang oleh tubuh melalui keringat atau air seni. Namun kalau kelebihan dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan kerusakan gigi dan gangguan jantung.

Perlu diperhatikan: Penderita gagal ginjal, diabetes, sakit jantung, dan penderita gangguan lambung sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi minuman ini. Hal ini disebabkan setiap penderita penyakit memiliki respons yang berbeda terhadap apa yang dikonsumsinya.

Resep minuman isotonik: 200 ml sari jeruk atau lemon, dicampur dengan 1 liter air. Tambahkan 1 gram (sejumput) garam. Kocok, dan dinginkan.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:57 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed Oct 20, 2010 5:07 am

MINUMAN BERFORTIFIKASI BELUM TENTU BERMANFAAT
Senin, 21 Maret 2011 | 16:57 WIB
Kompas.com - Dengan klaim lebih baik daripada air biasa, kini berbagai jenis air minum dalam kemasan menyerbu pasaran. Ada air yang difortifikasi dengan vitamin, minuman isotonik, minuman berenergi, hingga minuman beroksigen atau minuman heksagonal. Orang-orang yang mengonsumsi minuman tersebut juga mengaku merasa lebih bugar, tidak gampang capek dan lebih berkonsentrasi. Menanggapi tren minuman berfortifikasi tersebut, dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi FKUI/RSCM menilai sebenarnya air putih yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan cairan yang keluar bersama keringan dan urin.

"Manfaat air minum yang ditambahi itu sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Mungkin bukannya sehat malah berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan," kata dr.Parlin. Air beroksigen misalnya, menurutnya oksigen tidak bisa diserap di usus. "Manusia memperoleh oksigen melalui paru, bukan melalui insang seperti ikan, sehingga minuman beroksigen tidak akan memengaruhi kadar oksigen dalam darah manusia," katanya.

Pada dasarnya semua air minum mengandung oksigen terlarut, tetapi besar kecilnya tergantung suhu air, total padatan dan sumber air. Air yang berasal dari pegunungan yang dingin mengandung oksigen lebih banyak sehingga terasa lebih segar saat diminum. Sebuah penelitian terhadap salah satu merk air minum beroksigen juga memperlihatkan, setelah dibuka selama 3 hari, kandungan oksigen yang semula 120 ppm turun menjadi 80 ppm. Itu berarti air beroksigen atau air heksagonal pun akhirnya berubah menjadi air minum biasa.

"Kestabilan kadar oksigen dalam air sangat rendan dan faktor temperatur memegang penting. Makin tinggi suhunya, besar kemungkinan oksigen dalam air berkurang," kata dr.Samuel Oetoro Sp.GK, seperti dikutip tabloid Gaya Hidup Sehat edisi 603 tahun 2011. Sementara itu untuk minuman isotonik sebenarnya tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena isotonik pada dasarnya mengandung garam. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Minuman-minuman dalam kemasan juga kebanyakan mengandung kalori tinggi sehingga bisa menyebabkan kegemukan. Karena itu lebih disarankan untuk mengonsumsi air putih biasa saat kita sedang haus. "Begitu haus sebaiknya langsung minum karena rasa haus merupakan sinyal dari tubuh kalau kita sudah mulai dehidrasi ringan. Jika diabaikan hal ini bisa mengganggu kemampuan kognitif sehingga kita bisa kehilangan konsentrasi atau mengantuk," tutur dr.Saptawati Bardosono, Sp.GK.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:58 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Wed Oct 20, 2010 5:11 am

DIET VEGETARIAN UNTUK PENDERITA GINJAL
Selasa, 05 April 2011 13:01 WIB Penulis : Prita Daneswari
MASALAH pada ginjal bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuang kotoran, menjaga keseimbangan kimia, dan menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Penyakit ginjal bisa disebabkan antara lain oleh kelebihan racun, diabetes, hipertensi, anemia, dan penyakit lupus. Gejala paling umum dari adanya masalah pada ginjal yakni pembengkakan pada tangan dan kaki. NAmun, bagi penderita penyakit ginjal, tak perlu khawatir, Anda bisa meminimalkan masalah pada ginjal dengan menjalani diet vegetarian. Coba beberapa anjuran di bawah ini seperti dikutip dari eHow.com:

a. Menu makan kaya sayuran dan buah akan mengurangi risiko tubuh dibanjiri lemak jenuh, gula rafinasi, dan makanan olahan. Asparagus, seledri, pisang, wortel dan ketimun kaya akan klorin. Nutrisi itu membantu membangun jaringan dan memperbaiki syaraf yang rusak. Kacang-kacangan seperti kedelai kaya akan asam amino arginin yang penting untuk fungsi ginjal.

b. Hindari pula daging, telur, cokelat, teh, dan bayam karena sulit diproses tubuh.

c. Untuk membantu menjaga kadar gula darah dari fluktuasi, makan lima camilan dalam sehari.

d. Begitu juga, hindari makanan cepat saji (fast food) karena mengandung sodium yang tinggi. Tapi Anda boleh memkan burger sayuran yang berisi daun salada, tomat, dan bawang bombai.

e. Bila memungkinkan, pilih makanan yang dipanggang daripada yang digoreng, bisa tempe, pisang, atau sayuran lain.

f. Sup sayur adalah pilihan tepat untuk makan malam setelah seharian bekerja. Bila Anda memilih sup kalengan pastikan pilih produk denga sedikit kandungan sodium. (Pri/OL-06)


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 3:59 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Sun Oct 24, 2010 11:07 am

KENCING TIDAK NORMAL? BISA JADI INI SEBABNYA
Senin, 25/04/2011 08:32 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Gangguan kencing merupakan tandapenyakit. Jadi jangan remehkan beser atau sering buang air kecil karena bisa saja menandakan kondisi serius mulai dari kanker hingga kerusakan dasar panggul. Ada banyak penyebaborang mengalami kencing tidak normal. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari MSNHealth.com, Senin (25/4/2011).

1. Sleep apnea
Henti napas saat tidur atau sleep apnea sering dialami orang-orang dengan masalah kegemukan. Tersumbatnya saluran napas sering tidak disadari meski terjadi hingga ratusan kali dalam semalam, namun tak jarang menyebabkan penderitanya terbangun tengah malam. Setiap kali bangun dari tidur, biasanya tubuh secara otomatis akan mengirim sinyal ke otak untuk segera pergi ke toilet untuk buang air besar. Penderita sleep apnea sering mengira dirinya bangun karena ingin kencing, padahal sebenarnya karena henti napas.

2. Diabetes yang tidak terkontrol
Salah satu komplikasi diabetes yang tidak tertangani adalah poliuria, yakni meningkatnya frekuensi buang air kecil. Kadang-kadang peningkatannya tidak terkendali, hanya berupa hasrat untuk pergi ke toilet tapi tidak selalu keluar air kencingnya.

3. Kekurangan hormon tiroid
Gejala primer hipotiroidisme atau kekurangan tiroid adalah rasa letih yang tidak wajar, sensasi dingin di seluruh tubuh, kulit kering dan rambut rontok. Beser atau sering buang air kecil adalah geala sekunder karena kekurangan tiroid akan memicu gangguan metabolisme.

4. Gangguan prostat
Proses penuaan pada pria kadang disertai berbagai gangguan prostat, yang mengurangi kemampuan untuk menahan air kencing. Berbagai gangguan itu antara lain hiperplasia atau pembesaran prostat pada lansia maupun prostatitis atau radang prostat pada pria yang lebih muda.

5. Infeksi saluran kencing
Sering buang air kecil dan disertai rasa perih atau panas pada penis merupakan gejala infeksi saluran kencing. Pemberian antibiotik yang sesuai dibutuhkan jika gejala-gejala itu juga disertai demam atau gumpalan darah berupa bercak merah pada urine.

6. Kegemukan
Pada wanita dan sebagian pria, kelebihan berat badan akan memberi tekanan ekstra pada kandung kemih serta jaringan dasar panggul. Akibatnya, orang gemuk lebih mudah terkencing-kencing saat tertawa, batuk, bersin maupun olahraga.

7. Interstitial cystitis (radang kronis di saluran kencing)
Beberapa gejala yang mencirikan interstitial cystitis atau bladder pain syndrome antara lain migrain, susah tidur, iritasi usus dan letuh lesu. Karena radang terjadi di saluran kencing, sindrom ini juga disertai rasa perih yang tak tertahanopan saat kencing.

8. Prolaps organ panggul
Wanita yang terlalu sering melahirkan atau melahirkan di usia terlalu tua rentan mangalami Prolaps Organ Panggul (POP) atau keluarnya dinding vagina disertai organ dalam panggul. Prolaps tidak mematikan, namun sangat mengganggu aktivitas karena memicu inkonsistensi urine (tidak bisa mengontrol kencing) dan inkonsistensi alvi (tidak bisa mengontrol kentut dan buang air besar).

9. Dehidrasi
Selain menurunnya konsentrasi serta daya ingat, kondisi tubuh yang kekurangan cairan atau dehidrasi bisa dilihat dari kencing. Bukan dari frekuensinya yang meningkat melainkan dari warnanya yang cenderung berwarna kuning pekat atau bahkan coklat.

10. Kanker
Jenis kanker yang bisa memicu gangguan kencing antara lain kanker prostat, kanker ginjal, kanker pelvis (area di antara ginjal dan kandung kemih) serta kanker uretra atau saluran kencing. Ciri-ciri kencing yang menunjukkan adanya kemungkinan kanker adalah bercak darah pada urine, rasa nyeri maupun peningkatan frekuensi kencing.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 4:00 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Kemih   Thu Oct 28, 2010 3:48 pm

6 "SCREENING" KESEHATAN WAJIB PRIA
Selasa, 21 Desember 2010 | 10:32 WIB
KOMPAS.com — Melakukan screening kesehatan pada saat yang tepat merupakan hal penting yang harus dilakukan pria demi kesehatannya. Dengan melakukan check up kesehatan, penyakit akan ditemukan lebih dini, bahkan sebelum muncul gejala, sehingga lebih mudah ditangani dan kemungkinan sembuhnya lebih besar. Misalnya saja, jika ditemukan diabetes sejak awal, komplikasi seperti hilangnya penglihatan atau impotensi masih bisa dicegah.
Apa saja cek kesehatan yang wajib untuk para pria?

1. Kesehatan prostat Kanker prostat merupakan kanker yang paling banyak dialami pria. Biasanya kanker ini tergolong lambat berkembang meski ada juga tipe yang agresif dan cepat berkembang. Dengan screening, dokter akan menemukan penyakit ini sejak dini sehingga terapi yang diberikan lebih efektif. Pemeriksaan prostat disarankan untuk pria berusia di atas 45 tahun atau lebih muda jika ada riwayat keluarga menderita penyakit ini. Jenis pemeriksaan yang banyak dilakukan adalah tes prostate specific antigen (PSA) melalui tes darah.

2. Kanker kolorektal Kematian akibat kanker kolorektal berada di urutan kedua. Risiko pria untuk menderita kanker ini lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. Penyakit ini biasanya terjadi akibat pertumbuhan polip pada usus besar. Setelah sel kanker tumbuh biasanya akan menyebar ke seluruh bagian tubuh. Cara mencegah penyakit ini adalah menemukan dan mengangkat polip dari kolon sebelum mereka berkembang menjadi sel kanker. screening kanker kolon dianjurkan sejak seorang pria memasuki usia 50 tahun.

3. Tekanan darah Risiko untuk menderita tekanan darah tinggi akan meningkat seiring dengan usia. Pada orang yang lebih muda risikonya juga tinggi jika menderita kegemukan dan bergaya hidup tidak sehat. Hipertensi bisa memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, serta ginjal. Tekanan darah yang normal biasanya kurang dari 120/80 dan dianggap tinggi jika tekanannya 140/90 atau lebih. Lakukan pengukuran tekanan darah secara teratur.

4. Kadar kolesterol Dalam jumlah yang tinggi, kolesterol jahat (LDL) bisa menyebabkan terbentuknya plak di dinding arteri yang akan memicu serangan jantung. Ateroklerosis, pengerasan dan penyempitan pembuluh darah, bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa gejala. Minimal lakukan tes darah setahun sekali untuk mengetahui kolesterol total, LDL dan HDL (kolesterol baik), serta trigliserida. Perubahan gaya hidup, seperti berolahraga dan mengurangi konsumsi lemak, biasanya cukup efektif menurunkan LDL.

5. Gula darah Sepertiga penderita diabetes tidak menyadari penyakitnya. Padahal diabetes yang tidak terkendali bisa memicu berbagai penyakit, seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, hingga impotensi. Hal ini tak perlu terjadi, terutama jika penyakit ini ditemukan sejak dini. Pemeriksaan gula darah puasa dan gula darah sewaktu sebaiknya rutin dilakukan setiap tiga tahun sekali oleh pria berusia 40 tahun. Apabila Anda memiliki risiko lebih tinggi (kegemukan atau punya riwayat keturunan), lakukan cek gula darah lebih awal dan lebih sering.

6. HIV HIV merupakan virus penyebab AIDS. Virus ini hidup dalam darah serta cairan tubuh dari orang yang terinfeksi meski orang tersebut tidak merasakan gejala. HIV menyebar dari satu orang ke orang lain melalui cairan yang masuk melalui kontak vagina, daerah anal, mulut, mata, atau luka terbuka di kulit. Orang yang terinfeksi HIV bisa tidak merasakan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Cara untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksakan darah. Apabila Anda merasa berisiko tinggi tertular, yakni pernah memakai jarum suntik tidak steril atau melakukan hubungan seksual berisiko (tanpa kondom dan berganti pasangan), lakukan pemeriksaan HIV.


Last edited by gitahafas on Wed Jun 29, 2011 4:29 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Saluran Kemih

View previous topic View next topic Back to top 
Page 10 of 17Goto page : Previous  1 ... 6 ... 9, 10, 11 ... 13 ... 17  Next

 Similar topics

-
» Kesehatan Saluran Kemih
» Kesehatan Saluran Cerna
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-