Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Anak

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1 ... 10 ... 16, 17, 18 ... 42 ... 67  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:41 am

BIJAK BERIKAN VITAMIN PADA ANAK
Kamis, 23 Juni 2011 - 14:39 wib Okezone
UNTUK menunjang perkembangan anak yang maksimal, butuh asupan nutrisi yang seimbang. Untuk mencukupi nutrisi harian tersebut, perlukah anak mengonsumsi vitamin? Sebelum ibu memutuskan untuk memberi anak suplemen vitamin seperti yang digemborgemborkan tayangan komersial selama ini, ada baiknya ibu kembali berpikir, apakah pemberian vitamin bagi anak sebenarnya diperlukan. Dalam bukunya berjudul “Bayiku Anakku, Panduan Praktis Kesehatan Anak”, dr Purnamawati S Pujiarto SpAK MMPed menulis, vitamin dibutuhkan untuk menjaga fungsi tubuh yang normal, untuk kesigapan mental, dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Vitamin juga diperlukan agar tubuh dapat mengolah protein, karbohidrat, dan lemak.

Namun pada dasarnya, fungsi suplemen, baik vitamin maupun mineral, sejatinya hanyalah untuk melengkapi kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh. Jadi, vitamin sama sekali tidak dapat digunakan untuk menggantikan vitamin alami yang diperoleh dari makanan. Satu jenis makanan memiliki kombinasi berbagai jenis vitamin dan zatzat lain (seperti nutrisi utama, mineral, sampai antioksidan) yang diperlukan oleh tubuh. Ambil contoh jeruk, tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga mengandung asam folat, kalsium, dan serat.Sebagian besar vitamin memang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh, kecuali vitamin K yang dibuat oleh bakteri baik yang terdapat dalam usus. Jadi, harus didapatkan dari luar tubuh, yaitu melalui makanan yang seimbang dan sehat. Kekurangan vitamin membuat tubuh tidak dapat bekerja dengan baik, apalagi bagi anak-anak.

Kekurangan vitamin menyebabkan pertumbuhan mereka terganggu. Di sisi lain, kelebihan vitamin juga berisiko bagi kesehatan. Dokter spesialis anak Efrianty Nugroho mengatakan, pemberian vitamin dianjurkan kepada anak yang terindikasi susah makan. “Khususnya pada anak di bawah usia tiga tahun, mereka susah makan padahal sedang aktif bergerak. Akhirnya bisa menderita kekurangan nutrisi,” kata dokter yang berpraktik di rumah sakit JMC dan Zahira ini. Dikatakan Efrianty, usia tiga tahun termasuk dalam golden period atau masa emas pertumbuhan anak. Energi yang didapat lewat makanan dan minuman malah akan terkuras habis lewat aktivitas fisik yang dilakukan anak. “Sementara untuk perkembangan organ tubuh terutama otak, tubuh tidak lagi mempunyai cadangan energi,” ujar Efrianty. Dalam hal ini, zat besi mutlak diperlukan. Namun, pemberian vitamin sebaiknya dihentikan saat anak sedang tidak fit. Vitamin justru diberikan saat anak dalam kondisi yang sehat.

“Anak dirawat sampai sembuh dahulu, baru kemudian dikasih vitamin,” kata Efrianty. Mengapa demikian? Pemberian vitamin kepada anak yang sedang sakit malah akan membuat bakteri atau virus yang ada dalam tubuh semakin berkembang. Bukannya sembuh, sakitnya malah akan bertambah parah. Demikian pula bila anak sedang mengonsumsi antibiotik dan antivirus, pemberian vitamin dihentikan sementara. Anak yang mengalami kurang pertumbuhan juga dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin yang tepat. Namun dr Saptawati Bardosono MD MSc menyarankan agar orang tua memberikan makanan tambahan yang mengandung nutrisi. “Pemberian vitamin adalah langkah terakhir,” kata dokter dari Departemen Ilmu Gizi FKUI yang akrab disapa Tati ini. Pemberian suplemen vitamin sebenarnya tidak bisa dijadikan pembenaran untuk memecahkan solusi ini.

Langkah utama yang harus ditempuh orang tua adalah berupaya agar selera makan anak menjadi luas, mencari penyebab anak menjadi susah atau tidak mau makan, atau mencari tahu mengapa berat badan anak sulit naik. “Sampai orangtua berupaya mencari solusi yang tepat, untuk sementara kekurangan vitamin dalam tubuh anak dapat dipenuhi melalui suplemen,” kata Tati. Perlu diperhatikan, pertumbuhan anak dilihat dari penambahan berat dan tinggi badan. Jangan terburu khawatir bila berat badan anak tidak atau sulit naik. Selain melihat grafik pertumbuhan, orangtua juga perlu memantau perkembangan anak. Walaupun kenaikan berat badan anak tidak signifikan, tetapi tinggi badannya naik dengan signifikan serta ditunjang dengan kemampuan motorik kasar dan halus yang baik, dan perkembangan otak, maka sesungguhnya orangtua tidak perlu cemas.

Anak yang cenderung kurus, bisa jadi karena faktor keturunan. Perhatikan pula tingkah laku anak, apabila sehari-hari dia sangat aktif dan menghabiskan banyak energi, wajar saja kalau berat badannya sulit naik. Perlu diingat, vitamin bukanlah upaya untuk meningkatkan nafsu makan anak. Banyak faktor yang membuat anak susah makan. “Bisa karena dia bosan dengan menu hariannya. Makanya orangtua harus kreatif membuat makanan. Kalau dia tidak suka sayur, jangan lantas nyerah. Ulangi terus pemberian sayur ini,” kata Tati.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:45 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:43 am

PERLUKAH BALITA SUPLEMEN?
Sabtu, 6 Desember 2008 | 13:00 WIB
Kompas.com - Kalau Anda sedang berjalan-jalan ke gerai obat atau apotik, Anda akan mendapati banyaknya merek suplemen. Tak cuma untuk orang dewasa, suplemen untuk anak-anak pun ada. Namun, jangan mudah tergiur oleh tawaran suplemen vitamin untuk si kecil. Menurut Rienany S.Mahadi, konsultan gizi dari Nestle, sebelum memutuskan untuk memberi suplemen, harus ada indikasi yang kuat kalau si kecil memang membutuhkannya. "Dokter yang akan menentukan apakah anak kekurangan vitamin sehingga butuh tambahan atau tidak," katanya. Jadi, jangan lantaran si kecil susah makan atau badannya kurus, lantas Anda berinsiatif untuk memberinya tambahan vitamin sendiri.

Pemberian vitamin secara berlebihan yang tertimbun dalam tubuh bisa menimbulkan efek samping, terutama untuk golongan vitamin yang tak larut dalam air, seperti vitamin A, D, E, dan K. "Kelebihan vitamin A bisa mengakibatkan kepala jadi pusing-pusing," terang Dr.Najib Advani SpAK., MMed., Paed. dari bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, seperti dikutip tabloid Nakita.

Ditambahkan oleh Rienany, sebenarnya zat gizi mikro yang ditubuhkan oleh tubuh sudah tercukupi dari makanan. Apalagi bila si kecil masih mendapat ASI atau susu formula dengan kadar vitamin yang cukup. Itu sebabnya anak-anak perlu diberi makanan yang bergizi. "Justru kalau kelebihan jadi bahaya, anak akan sembelit dan iritasi lambung," ujarnya. Konsumsi suplemen dalam jangka panjang juga dikhawatirkan akan membebani ginjal.

Meski demikian, ada beberapa kondisi yang membuat anak butuh tambahan vitamin. Misalnya saja saat anak sakit berat atau sesudah operasi. "Anak yang mengalami gangguan penyerapan makanan dan berat badannya rendah juga bisa diberi tambahan vitamin," papar Rienany. Namun, tetap konsultasikan dengan dokter. Sebagai orang awam, agak sulit buat kita mendeteksi si kecil kekurangan vitamin atau tidak. Jadi, jangan segan mencari saran yang tepat dari dokter.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:46 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:46 am

PERLUKAH ANAK MINUM VITAMIN?
Jum'at, 21 Mei 2010, 16:26 WIB Petti Lubis, Mutia Nugraheni
VIVAnews - Banyak orangtua yang memberikan suplemen untuk buah hati, karena ketakutan anaknya kekurangan vitamin dan mudah terkena penyakit. Padahal, anak tidak selalu membutuhkan multivitamin. Suplemen vitamin sebaiknya hanya diberikan jika asupan makanan si kecil kurang, dan untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak. Atau, jika anak menunjukkan gejala kekurangan vitamin.

Contohnya, jika anak kekurangan vitamin C, gusinya akan mudah berdarah saat sikat gigi, dan muncul sariawan. Jika demikian, Anda bisa memberikan suplemen vitamin C. Setelah itu untuk pencegahannya, berikan anak buah dan sayuran yang mengandung banyak vitamin.
"Kurang vitamin bisa menghambat pertumbuhan anak. Untuk itu, sangat penting mengatur pola makan tiga kali sehari dengan menu bergizi dan kaya vitamin. Lalu, bisa juga diberikan camilan sehat di antara jam makan," kata dr. Soeklola, di Jakarta 20 Mei 2010. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak, sebaiknya diusahakan mendapatkannya dari bahan makanan. Tetapi, jika anak sulit makan, atau termasuk pilih-pilih, Anda bisa memberikan suplemen.

"Sebaiknya hindari memberikan makanan instan pada anak. Karena, kandungan kalorinya sangat tinggi dan gizinya kurang memadai. Makanan instan juga membuat anak tidak menngenal banyak rasa," tambah dr. Soeklola. Untuk dosis pemberian suplemen vitamin harus disesuaikan dengan usia anak. Karena kebutuhan vitamin berbeda tiap usia. Agar tidak salah dosis atau kelebihan, sebaiknya dalam memberikan vitamin Anda berkonsultasi dulu dengan dokter anak. Terutama jika kondisi kesehatan anak sangat sensitif atau memiliki alergi. (umi)

• VIVAnews


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:48 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:47 am

ANAK TAK PERLU DIBERI MULTIVITAMIN TIAP HARI
Senin, 02/08/2010 08:32 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Orangtua memberikan anaknya multivitamin karena khawatir anaknya tidak mendapatkan nutrisi yang tepat atau ingin melindungi anaknya dari berbagai penyakit. Perlukah anak diberi multivitamin tiap hari? Meski beberapa anak hanya mau makan jenis makanan tertentu, menurut para ahli hal ini tidak berarti seorang anak mengalami kekurangan gizi. Itu artinya tidak semua anak memerlukan multivitamin yang dikonsumsi setiap hari.
Karena anak-anak tidak memerlukan vitamin atau mineral dalam jumlah yang besar.

Apalagi kini banyak jenis makanan yang sudah dilengkapi atau diperkaya dengan nutrisi tertentu yang penting untuk anak. Sehingga kemungkinan anak-anak sudah mendapatkan lebih banyak vitamin dan mineral dari yang orangtuanya pikirkan. Dikutip dari Mayo Clinic, Senin (2/8/2010), sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah si kecil memang membutuhkan tambahan vitamin atau tidak. Jika memang membutuhkan, pastikan orangtua memilih vitamin yang khusus untuk anak-anak. Karena anak bukanlah miniatur dari orang dewasa, sehingga dosis yang diberikan memang sesuai dengan usia anak.

Hal lain yang harus diperhatikan orangtua dalam memberikan multivitamin untuk anaknya adalah dosis vitamin dan mineral yang terkandung dalam multivitamin tersebut dan adanya kontra indikasi. Dosis yang harus diberikan serta pastikan bahwa multivitamin tersebut sudah terdaftar sebagai obat yang aman untuk dikonsumsi. Kondisi ini untuk menghindari berlebihnya asupan vitamin dan mineral yang diterima oleh anak. Satu hal yang harus diperhatikan oleh orangtua adalah multi vitamin yang diberikan tidak bisa menggantikan nutrisi yang kurang. Sehingga orangtua tetap harus memberikan anak makanan yang sehat dan seimbang serta cemilan yang bergizi untuk anak.

Multivitamin yang diberikan hanya bersifat sebagai alternatif saja, sebab daya tahan tubuh anak tetap terjaga jika nutrisinya lengkap dan pola makannya teratur. Sebaiknya multi vitamin hanya diberikan pada saat-saat tertentu saja, misalnya saat anak sedang kurang nafsu makan atau anak baru sembuh dari sakit. Perhatikan juga bagaimana perkembangan serta pertumbuhan anaknya, untuk mengetahui apakah anak memang membutuhkan tambahan vitamin atau tidak.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:49 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:50 am

MINYAK IKAN LINDUNGI SI KECIL DARI SAKIT
Vera Farah Bararah - detikHealth - Jumat, 28/05/2010 13:00 WIB
Jakarta, Berbagai macam suplemen diklaim penting untuk pertumbuhan anak-anak, termasuk suplemen minyak ikan. Benarkah minyak ikan melindungi si kecil dari sakit? Minyak ikan berasal dari jaringan ikan yang berminyak, serta mengandung asam lemak omega 3, asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA). "Minyak ikan merupakan salah satu diet sehat dan bisa memberikan perlindungan yang lebih baik daripada menunggu hingga berisiko," ujar Dr Lotte Lauritzen dari Copenhagen University di Denmark, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/5/2010).

Buat si kecil minyak ikan memiliki beberapa manfaat yaitu:
1. Menurunkan tekanan darah pada anak yang kelebihan berat badan.
Sebuah studi baru menunjukkan suplemen minyak ikan yang diberikan bisa membantu menurunkan tekanan darah pada anak yang agak kelebihan berat badan. Hal ini tentu saja bisa menghindari si kecil dari risiko hipertensi dan juga risiko kesehatan lainnya.

2. Meningkatkan perkembangan otak anak.
Omega 3 dan DHA yang terkandung dalam minyak ikan merupakan kebutuhan nutrisi penting untuk otak anak agar bisa berkembang secara optimal. Keseluruhan proses ini sebenarnya dimulai sejak bayi masih di dalam kandungan. Beberapa studi menunjukkan minyak ikan bisa membantu meningkatkan kinerja kognitif secara keseluruhan, membantu konsentrasi, perhatian dan memori.

3. Membantu mengurangi kondisi peradangan.
Kondisi peradangan adalah salah satu penyebab dari masalah kesehatan termasuk asma, eksim dan masalah jantung. Hal ini terkadang tidak tersadari oleh masyarakat karena hampir tidak menunjukkan gejala. Dengan adanya asupan asam lemak omega 3 dari suplemen bisa membuat peradangan tersebut tidak terlalu mengancam kesehatan si kecil.

4. Mencegah masalah gangguan perilaku pada anak.
Berbagai studi menunjukkan konsumsi suplemen minyak ikan merupakan cara yang mudah untuk membantu mencegah masalah perilaku pada anak-anak di masa mendatang. Karena diduga anak yang memiliki masalah perilaku seperti kecemasan, gangguan bipolar atau hiperaktif diakibatkan kekurangan asupan asam lemak omega 3.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:50 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:51 am

MINYAK IKAN BERLEBIHAN BISA BAHAYAKAN TUBUH
Merry Wahyuningsih - detikHealth - Senin, 07/06/2010 14:15 WIB
Jakarta, Minyak ikan memiliki banyak manfaat untuk anak kecil maupun orang dewasa. Minyak ikan memberikan perlindungan yang baik buat kesehatan. Tapi bila terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan justru membahayakan tubuh.

Minyak ikan berasal dari jaringan ikan yang berminyak, serta mengandung asam lemak omega 3, asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosahexaenoic (DHA) juga vitamin A. Dengan banyaknya gizi yang terkandung dalam minyak ikan, dipastikan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan memberi perlindungan yang baik. Tapi baik bukan berarti berlebihan, karena terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan justru dapat membahayakan tubuh.
Kandungan minyak ikan yang berlebih tidak akan berfungsi dalam tubuh. Hal itu justru dapat menyebabkan berbagai efek yang buruk bagi kesehatan.

Seperti dilansir dari Buzzle, Senin (7/6/2010), berikut efek buruk yang disebabkan karena kelebihan minyak ikan:
1. Pendarahan internal
Dosis minyak ikan yang berlebih dapat menyebabkan pendarahan internal. Pendarahan ini bisa berupa memar, yang mengindikasikan adanya kebocoran darah di bawah kulit. Daerah yang memar mungkin juga membengkak akibat akumulasi darah di bawah kulit. Tanda-tanda lain yang mengindikasikan kebocoran darah di dalam tubuh adalah perubahan warna tinja. Kotoran yang biasanya berwarna kuning kecoklatan, akan berubah menjadi hitam. Ini adalah gejala perdarahan gastrointestinal, yang berarti lokasi 'darah bocor' adalah usus. Ketika perubahan warna tinja menjadi hitam, ini menunjukkan adanya darah pada tinja. Kadang-kadang, sedikit darah terlihat ketika penderita duduk. Darah pada muntah juga menunjukkan adanya pendarahan di dalam tubuh.

2. Reaksi alergi
Terlalu banyak minyak ikan juga dapt memicu reaksi alergi pada tubuh. Reaksi alergi dianggap sebagai respons sistem kekebalan terhadap zat berbahaya. Jadi bisa dipahami, minyak ikan yang dianggap baik untuk kesehatan, menjadi berbahaya bila overdosis. Reaksi alergi yang ditimbulkan bisa berupa masalah kulit, seperti gatal-gatal (benjolan merah gatal pucat) atau ruam yang tidak hilang kecuali asupan minyak ikan dihentikan. Dalam kasus reaksi alergi yang parah, orang akan menjadi sulit untuk bernapas. Kesulitan bernapas adalah tanda-tanda efek samping dari konsumsi minyak ikan terlalu banyak.

3. Pendarahan otak
Pendarahan otak merupakan efek samping yang paling serius dari overdosis minyak ikan. Pendarahan otak terjadi bila pembuluh darah yang terletak di dalam otak pecah dan menyebabkan pendarahan lokal.

Pendarahan di otak dapat menyebabkan sakit kepala yang parah. Hal ini juga dapat mengakibatkan gangguan bicara atau penglihatan, dan kinerja anggota tubuh menjadi melemah. Dalam beberapa kasus, mengonsumsi minyak ikan dalam jumlah banyak secara terus-menerus dapat menyebabkan pendarahan otak besar-besaran, sehingga akan sulit untuk kembali menjadi normal. Jadi bijaklah mengonsumsi minyak ikan!


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 5:52 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Tue Aug 03, 2010 6:54 am

KERACUNAN

KERACUNAN HIDROKARBON
Hidrokarbon adalah senyawa organik yang hanya terdiri dari hidrogen dan karbon.
Hidrokarbon banyak ditemukan di dalam minyak bumi, gas alam dan batubara.

Keracunan hidrokarbon biasanya terjadi karena anak menelan hasil penyulingan minyak bumi, seperti bensin, minayk tanah, pengencer cat dan hidrokarbon terhalogenasi (misalnya karbon tetraklorida yang banyak ditemukan di dalam larutan dan pencair dry-cleaning atau etilen diklorida).
Kematian banyak terjadi pada remaja yang dengan sengaja menghirup atsiri. Sejumlah kecil bahan tersebut (terutama dalam bentuk cairan yang mudah mengalir) bisa masuk ke dalam paru-paru dan menyebabkan kerusakan pada paru-paru.
Cairan yang lebih kental, yang digunakan pada semir furnitur, sangat berbahaya karena bisa menyebabkan iritasi dan pneumonia aspirasi yang berat.

Gejalanya terutama menyerang paru-paru dan usus; pada kasus yang sangat berat juga menyerang otak.
Pada awalnya anak mengalami batuk dan tersedak, kemudian pernafasan menjadi cepat. Kulitnya tampak kebiruan karena berkurangnya kadar oksigen dalam darah. Selanjutnya terjadi muntah dan batuk yang menetap disertai megap-megap.
Pada anak yang lebih besar, sebelum terjadinya muntah, mereka mengeluh merasa terbakar/panas di lambung.
Gejala neurologis meliputi mengantuk, koma dan kejang. Gejala yang lebih berat ditemukan pada anak yang telah menelan cairan yang lebih encer, minyak anjing laut mineral atau h idrokarbon halogenasi (misalnya karbon tetraklorida).

Bisa terjadi kerusakan pada ginjal dan sumsum tulang.
Pada kasus yang berat, terjadi pembesaran jantung, denyut jantung yang tidak teratur dan henti jantung.
Peradangan paru-paru yang cukup berat biasanya menyebabkan kematian dalam waktu 24 jam. Pemulihan pneumonia berlangsung dalam waktu 1 minggu; tetapi jika penyebabnya adalah karena menelan minyal anjing laut mineral, masa pemulihan biasanya memerlukan waktu 5-6 minggu.

Pada kasus yang berat, pneumonia dapat dilihat pada rontgen dada dalam waktu 2 jam setelah keracunan; pada 90% kasus, pneumonia bisa terlihat pada rontgen dada dalam waktu 6-8 jam. Jika dalam waktu 24 jam tidak tidak timbul gejala pneumonia, maka tidak akan terjadi pneumonia. Kerusakan atau infeksi ginjal bisa terlihat dari hasil penghitungan sel darah putih dan analisa air kemih.
Untuk memperkuat diagnosis dan membantu menentukan rencana pengobatan, dilakukan pengukuran kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah arteri.

Jika anak berada dalam keadaan sadar, segera minum segelas susu untuk melarutkan bahan yang tertelan dan mengurangi peradangan lambung. Jika terdapat tanda-tanda pneumonia (misalnya pernafasan cepat, denyut jantung cepat atau batuk), anak harus dibawa ke rumah sakit. Jika terjadi pneumonia diberikan terapi oksigen, ventilator, cairan infus dan pengawasan ketat.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:04 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Wed Aug 04, 2010 5:52 am

KERACUNAN

KERACUNAN ASETAMINOFEN
Lebih dari 100 jenis produk yang mengandung asetaminofen bisa dibeli secara bebas, tanpa resep dokter. Sediaan untuk anak-anak tersedia dalam bentuk sirup, tablet dan kapsul.
# Asetaminofen bisa ditemukan dalam beberapa obat berikut: Tylenol
# Anacin-3
# Liquiprin
# Panadol
# Tempra.

Kandungan asetaminofen dalam beberapa jenis sediaan obat dan kekuatannya:
Supositoria (tablet/kapsul yang dimasukkan ke dalam anus atau vagina) : 120 mg, 125 mg, 300 mg, 600 mg
- Tablet kunyah : 80 mg
- Kekuatan normal : 325 mg
- Kekuatan ekstra : 500 mg
- Elixir: 325 mg/sendok teh, 160 mg/sendok teh, 120 mg/ sendok teh
- Sirup : 160 mg/sendok teh, 130 mg/sendok teh
- Obat tetes : 100 mg/mL, 120 mg/2,5 mL

Asetaminofen adalah obat yang sangat aman, tetapi bukan berarti tidak berbahaya. Sejumlah besar asetaminofen akan melebihi kapasitas kerja hati, sehingga hati tidak lagi dapat menguraikannya menjadi bahan yang tidak berbahaya. Akibatnya, terbentuk suatu zat racun yang dapat merusak hati.
Keracunan asetaminofen pada anak-anak yang belum mencapai masa puber, jarang berakibat fatal. Pada anak-anak yang berumur lebih dari 12 tahun, overdosis asetaminofen bisa menyebakban kerusakan hati.

Gejala keracunan asetaminofen terjadi melalui 4 tahapan:
1. Stadium I (beberapa jam pertama) : belum tampak gejala
2. Stadium II (setelah 24 jam) : mual dan muntah; hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa hati tidak berfungsi secara normal
3. Stadium III (3-5 hari kemudian) : muntah terus berlanjut; pemeriksaan menunjukkan bahwa hati hampir tidak berfungsi, muncul gejala kegagalan hati
4. Stadium IV (setelah 5 hari) : penderita membaik atau meninggal akibat gagal hati.

Gejalanya lainnya yang mungkin ditemukan:
- berkeringat
- kejang
- nyeri atau pembengkakan di daerah lambung
- nyeri atau pembengkakan di perut bagian atas
- diare
- nafsu makan berkurang
- mual dan/atau muntah
- rewel
- koma.
Gejala mungkin baru timbul 12 jam atau lebih setelah mengkonsumsi asetaminofen.

Tindakan darurat yang dapat dilakukan di rumah adalah segera memberikan sirup ipekak untuk merangsang muntah dan mengosongkan lambung. Di rumah sakit, dimasukkan selang ke dalam lambung melalui hidung untuk menguras lambung dengan air. Untuk menyerap asetaminofen yang tersisa, bisa diberikan arang aktif melalui selang ini. Kadar asetaminofen dalam darah diukur 4-6 jam kemudian.
Jika anak telah menelan sejumlah besar asetaminofen (terutama jika kadarnya dalam darah sangat tinggi), biasanya diserikan asetilsistein untuk mengurangi efek racun dari asetaminofen, yang diberikan setelah arang dikeluarkan.

Kegagalan hati bisa mempengaruhi kemampuan darah untuk membeku, karena itu diberikan suntikan vitamin K1 (fitonadion). Mungkin perlu diberikan transfusi plasma segar atau faktor pembekuan. Prognosis tergantung kepada jumlah asetaminofen yang tertelan dan tindakan pengobatan. Jika pengobatan dimulai dalam waktu 8 jam setelah keracunan, atau dosis yang tertelan masih dibawah dosis racun, maka prognosisnya sangat baik.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:05 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Thu Aug 05, 2010 10:30 pm

KERACUNAN

KERACUNAN ASPIRIN
Aspirin atau obat yang mirip dengan Aspirin (salisilat) biasanya tidak dianjurkan diberikan kepada anak-anak dan remaja karena memiliki resiko terjadinya sindroma Reye.
Tetapi pada penyakit tertentu (misalnya artritis rematoid juvenil) pemberian Aspirin kepada anak-anak/remaja dibenarkan/diperlukan.
Aspirin ditemukan pada:
# Aspirin
# Ecotrin
# Anacin (kaplet dan tablet)
# Alka Seltzer
# Bufferin.

Overdosis Aspirin (salisilisme) pada anak yang telah meminum Aspirin dosis tinggi selama beberapa hari biasanya lebih berat.
Bentuk salisilat yang paling beracun adalah minyak wintergreen (metil salisilat), yang merupakan komponen dari obat gosok dan larutan penghangat. Seorang anak dapat meninggal karena menelan kurang dari 1 sendok teh metil salisilat murni.

Gejala awal dari salisilisme adalah mual dan muntah, diikuti dengan pernafasan yang cepat, hiperaktivitas, peningkatan suhu tubuh dan kadang kejang. Anak menjadi mengantuk, mengalami kesulitan dalam bernafas dan pingsan. Kadar Aspirin yang tinggi dalam darah menyebabkan anak menjadi sering berkemih, dan hal ini bisa menyebabkan dehidrasi. Dilakukan pengurasan lambung sesegera mungkin. Jika anak dalam keadaan sadar, diberikan arang aktif melalui mulut atau melalui selang yang dimasukkan ke dalam lambung.

Untuk mengatasi dehidrasi ringan, anak diharuskan minum sebanyak mungkin (susu maupun jus buah). Untuk dehidrasi yang lebih berat, diberikan cairan melalui infus. Demam diatasi dengan kompres hangat. Untuk mengatasi perdarahan bisa diberikan vitamin K1.
Prognosis tergantung kepada kadar salisilat dalam darah. Kadar yang bisa menimbulkan keracunan adalah 150-300 mg/kg berat badan.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:06 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Thu Aug 05, 2010 10:33 pm

KERACUNAN

KERACUNAN TIMAH HITAM
Keracunan timah hitam (plumbisme) biasanya merupakan suatu keadaan kronis (menahun) dan kadang gejalanya kambuh secara periodik.
Kerusakan yang terjadi bisa bersifat permanen (misalnya gangguan kecerdasan pada anak-anak dan penyakit ginjal progresif pada dewasa).
Timah hitam ditemukan pada
# Pelapis keramik
# Cat
# Batere
# Solder
# Mainan.

Pemaparan oleh timah hitam dalam jumlah relatif besar bisa terjadi melalui beberapa cara:
# Menelan serpihan cat yang mengandung timah hitam
# Membiarkan alat logam yang mengandung timah hitam (misalnya peluru, pemberat tirai, pemberat alat pancing atau perhiasan) tetap berada dalam lambung atau persendian, dimana secara perlahan timah hitam akan larut
# Meminum minuman asam atau memakan makanan asam yang telah terkontaminasi karena disimpan di dalam alat keramik yang dilapisi oleh timah hitam (misalnya buah, jus buah, minuman berkola, tomat, jus tomat, anggur, jus apel)
# Membakar kayu yang dicat dengan cat yang mengandung timah hitam atau batere di dapur atau perapian
# Mengkonsumsi obat tradisional yang mengandung senyawa timah hitam
# Menggunakan perabotan keramik atau kaca yang dilapisi timah hitam untuk menyimpan atau menyajikan makanan
# Minum wiski atau anggur yang terkontaminasi oleh timah hitam
# Menghirup asap dari bensin yang mengandung timah hitam
# Bekerja di tempat pengolahan timah hitam tanpa menggunakan alat pelindung (seperti respirator, ventilasi maupun penekan debu).
Pemaparan timah hitam dalam jumlah yang lebih kecil, terutama melalui debu atau tanah yang telah terkontaminasi oleh timah hitam, bisa meningkatkan kadar timah hitam pada anak-anak; karena itu perlu diberikan pengobatan meskipun tidak ditemukan gejala.

Pada dewasa, serangkaian gejala yang khas bisa timbul dalam waktu beberapa minggu atau lebih, yaitu berupa perubahan kepribadian, sakit kepala, di dalam mulut terasa logam, nafsu makan berkurang dan nyeri perut samar-samar yang berakhir dengan muntah, sembelit serta nyeri kram perut. Pada dewasa jarang terjadi kerusakan otak.

Pada anak-anak, gejalanya diawali dengan rewel dan berkurangnya aktivitas bermain selama beberapa minggu. Kemudian gejala yang serius timbul secara mendadak dan dalam waktu 1-5 hari menjadi semakin memburuk, yaitu berupa:
- muntah menyembur yang berlangsung terus menerus
- berjalan goyah/limbung
- kejang
- linglung
- mengantuk
- kejang yang tak terkendali dan koma.

Gejala kerusakan otak tersebut terutama terjadi akibat pembengkakan otak. Baik pada anak-anak maupun dewasa bisa terjadi anemia.
Beberapa gejala bisa menghilang secara spontan, tetapi jika kembali terjadi pemaparan oleh timah hitam, gejalanya akan kembali memburuk.

Resiko tinggi ditemukan pada anak-anak yang tinggal di rumah tua/lama yang dicat dengan cat yang mengandung timah hitam.
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan kadar timah hitam di dalam darah.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pengukuran jumlah timah hitam yang dibuang melalui air kemih, analisa contoh sumsum tulang serta rontgen perut dan tulang panjang. Kapsul succimer akan berikatan dengan timah hitam dan membantu melarutkannya di dalam cairan tubuh sehingga dapat dibuang ke dalam air kemih. Efek sampingnya adalah ruam kulit, mual, muntah, diare, nafsu makan berkurang, terasa logam di mulut dan kelainan pada fungsi hati (kadar transaminase).

Jika kadar timah hitam cukup tinggi sehingga kemungkinan akan terjadi kerusakan otak, maka penderita segera dirawat.
Dimercaprol dan kalsium dinatrium edetat diberikan melalui serangkaian suntikan. Pengobatan dilakukan selama 5-7 hari untuk menghindari berkurangnya cadangan logam yang penting dalam tubuh (terutama seng). Dimercaprol seringkali menyebabkan muntah, karena itu diberikan cairan infus. Pengobatan ini mungkin perlu diulangi dengan selang waktu tertentu. Setelah pengobatan dihentikan, kadar timah hitam dalam darah biasanya kembali meningkat karena timah hitam yang tersisa di dalam jaringan tubuh dilepaskan. Untuk membantu membuangnya, penisilamin per-oral diberikan 2 hari setelah pemberian kalsium dinatrium edetat. Untuk menggantikan hilangnya logam lain selama pemakaian penisilamin, seringkali diberikan suplemen zat besi, seng dan tembaga.

Efek samping dari kalsium dinatrium edetat kemungkinan terjadi akibat berkurangnya seng, yaitu berupa kerusakan ginjal, kadar kalsium darah yang tinggi, demam serta diare. Kerusakan ginjal biasanya bersifat sementara. Penisilamin bisa menyebabkan ruam kulit, proteinuria (protein dalam air kemih) dan penurunan jumlah sel darah putih. Efek tersebut bersifat sementara dan akan menghilang pada saat pemakaian penisilamin dihentikan. Pada beberapa penderita, dimercaprol bisa menyebabkan hemolisis (penghancuran sel darah merah).

Obat-obat tersebut tidak digunakan sebagai tindakan pencegahan pada pekerja timah hitam atau siapapun yang terpapar oleh kadar timah hitam yang tinggi, karena dapat meningkatkan penyerapan timah hitam. Yang terpenting adalah mengurangi pemaparan oleh timah hitam.
Jika anak-anak memiliki kadar timah hitam sebesar 10 mikrogram/dL atau lebih, maka sebaiknya pemaparan oleh timah hitam dikurangi.
Pemulihan sempurna mungkin memerlukan waktu beberapa bulan sampai beberapa tahun, dan kemungkinan akan meninggalkan efek saraf yang permanen. Setelah mengalami keracunan timah hitam, sistem saraf dan otot bisa tidak berfungsi sebagaimana mestinya, Sistem pembuluh darah dan ginjal juga bisa mengalami gangguan. Anak yang bertahan hidup bisa mengalami kerusakan otak yang permanen.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:07 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Fri Aug 06, 2010 8:42 am

KERACUNAN

KERACUNAN BAHAN KAUSTIK
Yang dimaksud dengan bahan kaustik adalah asam dan alkali kuat. Bahan kaustik (jika tertelan) bisa menyebabkan luka bakar dan secara langsung menyebabkan kerusakan pada mulut, kerongkongan serta lambung. Beberapa keperluan rumah tangga yang mengandung bahan kaustik adalah pembersih jamban dan sabun pencuci piring; beberapa diantaranya mengandung bahan kaustik yang paling berbahaya, yaitu natrium hidroksida dan asam sulfat. Bahan tersebut terdapat dalam bentuk padat maupun cair. Pada sediaan padat, rasa panas yang ditimbulkan menempel pada permukaan yang lembab sehingga anak segera berhenti memakannya. Sedangkan sediaan cair tidak menempel, lebih mudah ditelan dan bisa menyebabkan kerusakan pada seluruh bagian kerongkongan.

Segera timbul nyeri dan sifatnya bisa berat. Daerah yang terbakar menjadi bengkak dan menelan menimbulkan nyeri.
Pernafasan menjadi dangkal, dengan denyut nadi yang cepat dan lemah. Kadang pembengkakan menyebabkan tersumbatnya saluran udara.
Sering terjadi syok (tekanan darah sangat rendah). Bahan kaustik menyebabkan keruskan pada dinding kerongkongan atau lambung.
1 minggu atau lebih setelah keracunan, pada dinding kerongkongan maupun lambung yang mengalami kerusakan bisa terjadi perforasi (pembentukan lubang), yang kemungkinan disebabkan oleh muntah maupun batuk.

Anak yang berhasil melalui masa awal kerusakan pada akhirnya bisa meninggal akibat infeksi karena bahan kaustik dari kerongkongan merembes ke dalam rongga dada. Meskipun pada awalnya hanya menimbulkan gejala yang rignan, tetapi beberapa minggu kemudian bisa terjadi penyempitan pada kerongkongan. Pada kasus berat dengan bahan kaustik yang sangat kuat, kematian terjadi akibat:
- tekanan darah yang sangat rendah
- penyumbatan saluran pernafasan
- perforasi kerongkongan
- kerusakan jaringan
- peradangan paru-paru.

Dengan bantuan endoskopi bisa diketahui beratnya kerusakan yang telah terjadi pada kerongkongan sehingga dapat ditentukan tindakan yang harus segera diambil. Untuk melarutkan bahan kaustik, sebaiknya anak diberik minum sebanyak mungkin, yang terbaik adalah minum susu. Susu tidak hanya bersifat melindungi dan melembutkan selaput lendir, tetapi juga merupakan pengganti dari protein jaringan yang merupakan target dari bahan kaustik. Baju yang terkena bahan kaustik segera dilepas dan kulit yang terkena segera dicuci bersih.
Sebaiknya tidak dilakukan perangsangan muntah dan pengurasan lambung karena bisa memperburuk kerusakan yang telah terjadi.

Antibiotik diberikan jika anak mengalami demam atau terdapat tanda-tanda perforasi kerongkongan.
Pada kasus yang ringan, anak didorong untuk minum sebanyak mungkin cairan. Jika anak tidak mau minum, cairan bisa diberikan melalui infus. Jika saluran pernafasan tersumbat oleh pembengkakan kerongkongan, mungkin perlu dilakukan trakeostomi (pembuatan lubang pada trakea). Jika terjadi penyempitan, dilakukan pembedahan untuk memasukkan sebuah selang ke dalam kerongkongan agar kerongkongan tidak menutup sepenuhnya; terapi dilatasi bisa dilakukan beberapa bulan kemudian. Untuk mengurangi peradangan, bisa diberikan kortikosteroid.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:08 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Fri Aug 06, 2010 8:44 am

KERACUNAN

KERACUNAN ZAT BESI
Sejumlah besar zat besi bisa menyebabkan diare, muntah, peningkatan jumlah sel darah putih dan kadar gula darah yang tinggi.
Jika dalam waktu 6 jam pertama tidak timbul gejala dan kadar zat besi di dalam darah rendah, maka kecil kemungkinan terjadinya keracunan.
Zat besi ditemukan pada:
# Fero-sulfat (Feosol, Slow Fe)
# Fero-glukonat (Fergon)
# Fero-fumarat (Femiron, Feostat)
# Suplemen mineral
# Suplemen vitamin.

Gejala overdosis zat besi biasanya terjadi melalui beberapa tahap:
1. Stadium 1 (dalam waktu 6 jam)
- muntah
- rewel
- diare
- nyeri perut
- kejang
- mengantuk
- penurunan kesadaran
- perdarahan lambung (gastritis hemoragika) akibat iritasi saluran pencernaan.
Jika kadar zat besi di dalam darah tinggi, juga bisa terjadi:
- pernafasan dan denyut nadi cepat
- tekanan darah rendah
- peningkatan keasaman darah.
Tekanan darah yang sangat rendah atau penurunan kesadaran selama 6 jam pertama menunjukkan bahwa keadaannya sangat serius.

2. Stadium 2 (dalam waktu 10-14 jam), terjadi perbaikan semu yang berlangsung selama 24 jam.

3. Stadium 3 (antara 12-48 jam).
Bisa terjadi syok (tekanan darah sangat rendah), aliran darah ke jaringan berkurang dan kadar gula darah turun.
Kadar zat besi dalam darah mungkin normal, tetapi pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan hati.
Gejala lainnya adalah:
- demam
- peningkatan jumlah sel darah putih
- kelainan perdarahan
- kelainan konduksi listrik di jantung
- disorientasi
- gelisah
- mengantuk
- kejang
- penurunan kesadaran.
Bisa terjadi kematian.

4. Stadium 4 (setelah 2-5 minggu) : bisa terjadi komplikasi seperti penyumbatan usus, sirosis atau kerusakan otak.

Jika hasil pemeriksaa darah menunjukkan kadar zat besi yang rendah, dilakukan observasi selama 6 jam dan jika tidak timbul gejala, anak tidak perlu dirawat. Jika kadar zat besi tinggi atau timbul gejala, maka anak perlu dirawat. Di rumah sakit dilakukan pengurasan lambung. Digunakan arang aktif, meskipun tidak banyak menyerap zat besi. Mungkin perlu dilakukan pencucian usus untuk membuang zat besi. Suntikan deferoksamin (yang akan mengikat zat besi di dalam darah) diberikan kepada anak yang memiliki kadar zat besi tinggi atau menunjukkan gejala.

Kekurangan zat besi akibat pengobatan dan perdarahan bisa menyebabkan anemia.
Rontgen lambung atau usus bagian atas dilakukan 6 minggu atau lebih setelah keracunan, untuk mengetahui adanya penyempitan organ akibat iritasi lapisan saluran pencernaan. Prognosis biasanya baik, hanya sekitar 1% yang meninggal. Resiko kematian pada anak yang mengalami syok dan kesadarannya menurun adalah sebesar 10%. Kematian bisa terjadi bahkan dalam waktu 1 minggu setelah keracunan, tetapi jika dalam waktu 48 jam gejala-gejalanya telah hilang, maka akan terjadi pemulihan sempurna.


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:14 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Fri Aug 06, 2010 8:46 am

BAHAYA MINUMAN ENERGI UNTUK ANAK
KAMIS, 2 JUNI 2011, 14:35 WIBAnda Nurlaila, Lutfi Dwi Puji Astuti
VIVAnews - Minuman berenergi memang terasa nikmat dan segar di tengah cuaca panas. Minuman yang biasanya diminum dingin bukan hanya kegemaran orang dewasa. Anak pun banyak mengonsumsinya. Namun, hati-hati, minuman ini bisa membahayakan kesehatan dan berisiko memicu kegemukan pada anak. Minuman Energi bisa memicu terjadinya penumpukan kalori, apalagi bagi anak-anak yang kurang aktif secara fisik. Minuman energi mengandung 14 kali lebih banyak kafein. Minuman ini juga mengandung 10- 270 kalori per porsi, sehingga pantang diberikan kepada anak-anak.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, para dokter justru menyarankan, konsumsi air putih adalah minuman terbaik yang bisa ditawarkan pada anak-anak untuk meredakan rasa hausnya. Atau konsumsi jus buah segar serta susu rendah lemak adalah pilihan minuman segar yang bisa ditawarkan pada si kecil. Seorang dokter bahkan memperingatkan, minuman berenergi kaya kafein mengandung stimulan yang bisa memicu terjadinya kejang, diabetes, masalah jantung, masalah perilaku dan bahkan kematian dini. Dr Holly Benjamin, penulis utama sebuah artikel yang dimuat dalam jurnal American Academy of Pediatrics menyebutkan, "Bagi kebanyakan anak yang terlibat dalam kegiatan fisik rutin, air putih adalah yang terbaik."

Dia mengatakan, yang menjadi masalah saat ini, tingkat aktivitas kebanyakan anak terlalu rendah sehingga sulit untuk membakar kalori. Untuk itu, anak-anak sebenarnya tidak memerlukan minuman berenergi yang bisa menyebabkan obesitas dan kerusakan gigi. Dr Marcie Beth Schneider, spesialis dokter remaja dan anak anak dari Connecticut menyatakan anak dan remaja seringakali bingung memilih minuman olahraga dan minuman energi. “Beberapa anak minum minuman energi, mengandung sejumlah besar kafein ketika mereka ingin menghidrasi tubuh setelah olahraga. Ini berarti mereka mengonsumsi kafein dan kalori besar yang tak diperlukan tubuh," ujarny. (sj)

• VIVAnews


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:19 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Fri Aug 06, 2010 8:48 am

HATI HATI KONSUMSI MINUMAN BERENERGI
Senin, 14 Februari 2011 | 16:14 Suara Pembaruan
[CHICAGO] Anda yang gemar minuman berenergi sebaiknya perlu hati-hati dalam mengkonsumsinya. Jangan gampang tergoda untuk meminumnya hanya karena melihat iklan belaka. Karena dokter di Amerika Serikat memperingatkan, minuman bernergi bisa berbahaya buat anak kecil dan remaja. Potensi bahaya dikarenakan kandungan minuman energi ini mengandung banyak caffeine atau kandungan yang sejenis yang bisa membuat jantung berdebar-debar terserang stroke atau bahkan kematian mendadak. Sebuah kasus terjadi baru-baru ini dan dilaporkan dalam jurnal medikal Pedriatik mengenai seorang anak muda berusia 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA di Carl Junction, Missouri, Dakota Sailor.

Sailor baru-baru ini di rawat di rumah sakit selama lima hari setelah minum dua botol minuman berenergi. Dalam pengakuannya, ia belum pernah mengkonsumsi minuman berenergi merek tersebut. Dokter mendiagnosis penyebabnya adalah kandungan caffeine atau sejenisnya yang tinggi. Sebuah kaleng atau botol bernergi dikatakan bisa mengandung caffeine lebih tinggi lima sampai enam kali dibandingkan soda. [L-9]


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:16 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12069
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Anak   Fri Aug 06, 2010 8:50 am

PERTOLONGAN PERTAMA
Jum'at, 14 Mei 2010, 14:31 WIB Petti Lubis
VIVAnews - Jika mengalami insiden luka bakar, luka potong atau gigitan serangga, seringkali kita bingung, apa yang harus pertama kali dilakukan? Jangan panik, kenali cara masalah darurat ringan di rumah, sebelum memutuskan pergi ke dokter.

Luka potong
Saat menyiapkan bahan-bahan makanan untuk dimasak, jari Anda tergores pisau. Atau, tangan si kecil terluka karena tidak hati-hati memakai gunting.

Pertolongan pertama
- Kucuri luka dengan air bersih yang mengalir perlahan dan keringkan dengan kertas tisu bersih.
- Bersihkan luka dari kotoran dengan menggunakan jepit yang bersih.
- Basuh luka dengan cairan antiseptik.
- Tekan luka dengan kapas atau kasa steril selama beberapa menit untuk menghentikan perdarahan.
- Jika lukanya kecil, biarkan tanpa ditutup agar cepat kering. Jika lukanya lebar, tutuplah dengan kasa steril, kalau perlu diberi salep antiseptik, lalu ditahan dengan plester.

Luka Bakar
Tersiram cairan panas, atau tersulut api adalah insiden yang sering terjadi di rumah. Ada dua jenis luka bakar. Pertama, yang disebabkan oleh api atau panas, juga bisa oleh zat kimia, sengatan listrik, atau radiasi (burns). Yang kedua, disebabkan oleh cairan panas atau uap panas (scalds).

Pertolongan pertama
- Luka bakar jenis superfisial (hanya di permukaan kulit) dan sebagian melepuh, bisa ditangani sendiri jika besar luka tidak lebih dari luas tapak tangan penderita.
- Lepaskan semua aksesori dan pakaian yang menempel di bagian tubuh yang terbakar sebelum terjadi pembengkakan pada luka.
- Alirkan air dingin pada bagian tubuh yang luka, paling sedikit selama 20 menit. Ini untuk mengurangi rasa sakit dan panas. Lalu tepuk-tepuk dengan sehelai kain bersih untuk mengeringkannya (jangan digosok).
- Obat dan pembalut tidak diperlukan. Tapi, bisa diolesi krim atau lotion yang sifatnya sejuk, meringankan rasa sakit dan panas.
- Jaga agar lepuhan tidak pecah. Jika lepuhan pecah dengan sendirinya, biarkan kulit yang terkelupas, jangan diambil. Oleskan cairan atau salep antiseptik.

Gigitan dan Sengatan Serangga
Pada kebanyakan kasus, gigitan atau sengatan serangga membuat bagian yang digigit atau disengat membengkak atau gatal. Beberapa orang menampakkan gejala alergi terhadap gigitan atau sengatan, bahkan bisa mengalami syok sebagai akibat dari rasa sakit parah atau keracunan akut dari beberapa gigitan atau sengatan.

Pertolongan pertama
Gigitan nyamuk, serangga, atau hama
Olesi dengan calamine lotion untuk mengurangi rasa gatal.

Gigitan kutu
Gunakan minyak atau alkohol untuk melepaskan gigitan kutu, lalu angkat kutu dengan jepitan. Olesi kulit yang digigit dengan calamine lotion.

Sengatan lebah
Angkat sengat yang tertinggal di kulit dengan menggunakan jepitan yang steril. Bersihkan bagian kulit yang disengat, lalu olesi dengan baking soda (soda kue). Jika luka membengkak dan parah, kompres dengan kantong es. (umi)

• VIVAnews


Last edited by gitahafas on Wed Jul 13, 2011 6:13 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Anak

View previous topic View next topic Back to top 
Page 17 of 67Goto page : Previous  1 ... 10 ... 16, 17, 18 ... 42 ... 67  Next

 Similar topics

-
» Banyak sebab anak lambat bercakap
» DOA MUDAH BERSALIN DAN KESEJAHTERAAN ANAK DALAM KANDUNGAN
» Kesehatan Anak
» Kesehatan Otak
» anak GM mana ya ?

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-