Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Wanita

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1 ... 15 ... 27, 28, 29 ... 47 ... 67  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Wed Sep 15, 2010 4:20 pm

WAH, PAYUDARA BISA MENGALAMI PENGAPURAN
Sabtu, 13/11/2010 15:28 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Selama ini orang sudah banyak yang tahu tentang pengapuran tulang. Tapi sepertinya hanya sedikit yang mengetahui bahwa payudara pun bisa mengalami pengapuran. Apa penyebabnya? Pada pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), wanita tidak bisa merasakan adanya pengapuran pada payudara. Kondisi ini harus dideteksi dengan bantuan alat mamograf. Ada dua jenis kalsifikasi payudara, makrokalsifikasi dan mikrokalsifikasi. Keduanya biasanya jinak, meskipun mikrokalsifikasi bisa menjadi gejala kanker. Dilansir Livestrong, Sabtu (13/12/2010), berikut beberapa penyebab terjadinya pengapuran payudara:

1. Adanya benjolan atau kista payudara
Pertumbuhan benjolan non-kanker tertentu dapat mengarah pada pembentukan pengapuran payudara. Salah satunya adalah kista payudara karena kebanyakan mengonsumsi kafein. Wanita bisa mengidentifikasikan kista payudara dengan menyentuh dan merasakan adanya benjolan di payudara yang mudah bergerak. Penyebab lainnya adalah fibroadenoma, yaitu tumor jinak yang dapat terjadi di payudara.

2. Adanya pengapuran di bagian tubuh lainnya
Jika seseorang mengalami pengapuran di daerah tubuh lain, maka ia berisiko mengembangkan pengapuran payudara. Sebagai contoh, kalsifikasi dermal (pengapuran kulit) atau kalsifikasi vaskular (pengapuran pembuluh darah), juga dapat menyebabkan kalsifikasi payudara.

3. Kerusakan jaringan payudara
Kondisi yang merusak jaringan payudara dapat menyebabkan pengapuran payudara. Misalnya, wanita yang menjalani terapi radiasi karena kanker payudara dan cedera pada payudara seperti terhantam benda tumpul.

4. Pengerasan saluran payudara
Ektasia duktus atau mammary duct ectasia adalah pelebaran dan pengerasan saluran payudara akibat penuaan dan kerusakan. Kondisi ini menyebabkan saluran payudara tersumbat karena adanya cairan kental. Ektasia duktus biasanya terjadi pada perempuan di usia 40-an dan 50-an tahun. Kondisi ini sering tidak menunjukkan gejala, tetapi biasanya menyebabkan payudara menjadi lembek (nipple discharge). Akumulasi cairan kental ini dapat menyebabkan pengapuran pada payudara.

5. Adanya infeksi pada payudara
Infeksi tertentu seperti mastitis dapat menyebabkan pengapuran payudara. Mastitis biasanya terjadi pada wanita yang sedang menyusui dalam tiga bulan pertama kelahiran. Gejala wanita yang mengalami mastitis biasanya pembengkakan, kemerahan dan payudara hangat, demam dan menggigil. Tapi meski mastitis tidak nyaman untuk ibu, kondisi ini tidak mengganggu proses menyusui.

6. Sekresi sel
Dalam tubuh manusia, sel melepaskan serpihan-serpihan ke dalam cairan sekitarnya yang disebut cairan ekstraselular (cairan yang akan dibuang). Terkadang serpihan yang disekresikan oleh sel-sel di payudara dapat menyebabkan pengapuran.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:43 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Wed Sep 15, 2010 6:30 pm

AGAR PAYUDARA TAK KENDUR
Rabu, 10/11/2010 18:02 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Kekencangan payudara wanita bisa mengalami penurunan seiring dengan usia dan beberapa faktor lain. Tapi tak perlu khawatir, ada beberapa langkah sehat untuk mencegah payudara kendur. Apa saja? Selain usia, ada beberapa faktor yang bisa membuat payudara kendur antara lain kehamilan atau penurunan berat badan. Dilansir Livestrong, Rabu (10/11/2010), berikut beberapa cara sehat untuk agar payudara tak kendur:

1. Kenakan bra yang sesuai
Menggunakan bra yang sesuai dapat memberikan dukungan yang tepat untuk payudara Anda. Menurut CareFair.com, bra dengan ukuran pas harus bergerak sesuai dengan gerakan Anda tanpa ada tali yang slip.

2. Olahraga yang memperkuat otot dada
Sebagian besar payudara terdiri dari lemak, kelenjar dan saluran, sedangkan di sebelah bawah payudara terdapat otot dada. Dengan melakukan beberapa olahraga untuk payudara, maka otot dada ini akan dibangun sehingga membuat payudara terlihat lebih membusung dan naik. Olahraga yang bisa dilakukan untuk membuat payudara tetap sehat adalah berjalan cepat, jogging, berenang, tenis, bersepeda dan juga hiking. Selain itu, push up yang masing-masing dilakukan dengan dumbbells, barbel, bangku atau mesin juga bisa menguatkan otot dada.

3. Berhenti merokok
Bila Anda seorang perokok, maka segeralah hentikan kebiasaan tersebut. Selain membahayakan kesehatan secara keseluruhan, nikotin juga dapat mempercepat proses penuaan dan merusak elastisitas kulit. Tak hanya kulit wajah, nikotin juga dapat mengendurkan kulit pada payudara.

4. Pijat payudara
Melakukan pijat secara teratur bisa mencegah pengenduran payudara. Hal ini karena pijat memiliki kemampuan untuk merangsang aliran darah ke daerah tersebut, sehingga membuat payudara tetap kencang.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 8:12 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 6:43 am

CEGAH PAYUDARA TURUN!
Rabu, 3 November 2010 | 18:20 Suara Pembaruan
Seiring dengan pertambahan usia, bentuk payudara wanita juga mengalami perubahan. Namun, Anda para wanita, tak perlu khawatir, ada cara untuk mencegah dan memperbaiki bentuk payudara agar tidak turun, tanpa melalui operasi.

1. Jangan membiasakan diri tidur tengkurap, karena tubuh akan menekan payudara selama berjam-jam di atas kasur. Lebih baik tidurlah telentang atau miring.

2. Oleskan secara teratur kondisioner yang mengandung pelembab, atau minyak vitamin E, untuk menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit payudara. Krim ini akan meresap sempurna ke dalam kulit, membantu memelihara penampilan payudara yang tetap muda. Meskipun kulit Anda sensitif, Anda tetap dapat menggunakannya.

3. Ingin mencoba ramuan yang lain? Campurkan satu sendok teh minyak vitamin E (pecahkan kapsul vitamin E untuk mendapatkannya) dengan satu sendok makan yogurt dan sebutir telur. Gunakan ramuan ini untuk memijat payudara dengan gerakan memutar, lalu kenakan bra selama sekitar 20 menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat.

4. Giling satu buah mentimun ukuran besar ke dalam food blender, krim cake berlemak tinggi, dan putih telur (1 butir). Oleskan adonan ini ke payudara, dan biarkan selama 15 menit. Basuh dengan air hangat.

5. Ambil dua ice cube, lalu tempelkan pada payudara dengan gerakan memutar setengah lingkaran. Lakukan sedikitnya 1 menit. Jangan melakukan teknik ini lebih dari 1 menit, atau jika es sudah membuat Anda merasa tidak nyaman. Es akan beraksi sebagai pembentuk jaringan di bawah kulit.

6. Latihan terbaik untuk mengencangkan otot dada adalah push up. Bentangkan yoga mat atau tikar, lalu lakukan 10 kali push up dalam 4 set, sedikitnya 3-4 kali seminggu. Lihat bagaimana perubahannya.

7. Bengkokkan kedua tangan di depan payudara, telapak tangan saling menggenggam seperti sedang berdoa. Kemudian, tekan-tekan kedua telapak tangan. Rasakan bagaimana otot dada akan meregang saat kedua tangan saling menekan. Gerakan ini tidak membutuhkan ruang khusus, Anda bisa melakukannya saat duduk di dalam bus menuju ke kantor.

8. Ambil dua buah dumbbell seberat 1 atau 2 kg. Berbaringlah di lantai, masing-masing tangan menggenggam satu dumbbell. Rentangkan kedua lengan dalam jarak sebahu dengan telapak tangan menghadap ke atas. Angkat kedua lengan ke atas, kedua siku sedikit menekuk, sehingga beratnya memenuhi dada Anda. Kemudian, turunkan lagi kedua lengan ke samping pundak. Ulangi latihan ini 8-12 kali, lalu istirahatlah 1 menit. Lakukan untuk 4 set.

9. Latihan lain yang juga baik untuk mengencangkan payudara adalah berenang..

10. Gunakan bra yang tepat, sesuai bentuk payudara Anda. Kadang-kadang kita salah memilih model bra, sehingga bra tidak mengangkat payudara dan malah membiarkannya menggantung.
11. Hindari aktivitas seperti membungkuk ke depan, jogging, atau berlari. Hal ini akan membuat payudara menurun. Pastikan Anda duduk dengan tegak.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:45 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 6:45 am

5 CARA SAYANGI PAYUDARA ANDA
VIVAnews By Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni - Senin, 11 Oktober
VIVAnews - Ketika membicarakan kanker payudara pada wanita muda, ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, risiko terserang lebih kecil dibandingkan wanita berumur. Sisi negatifnya, jika menyerang, pertumbuhan sel kanker lebih agresif. Itu menurut Debra Mangino, MD, dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York, Amerika Serikat. Gaya hidup teratur dan sehat sejak usia muda pun menjadi penting untuk mengurangi risiko kanker payudara. Berikut lima cara agar payudara tetap sehat terhindar kanker, seperti dikutip dari Womens Health.

1. Jaga berat badan
Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit termasuk kanker. Jadi selalu jaga berat badan Anda jangan sampai berlebihan. Selalu pertahankan dalam angka yang normal.

2. Kurangi alkohol
Penelitian menunjukkan dua gelas alkohol per hari meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 21 persen. Jika memang Anda ingin mengonsumsi minuman berlakohol pilih saja wine. Kandungan resveratrol pada kulit anggur, bisa mengurangi level estrogen dan mengurangi risiko kanker.

3. Konsumsi sayuran hijau
Perbanyak konsumsi sayuran hijau seperti brokoli atau daun selada. Kandungan sulforaphanenya bisa melawan sel kanker. Akan lebih baik jika Anda memakannya mentah atau minim proses, asal melalui pencucian yang bersih.

4. Ketahui riwayat kesehatan keluarga
Sekitar 15 persen kasus kanker payudara berhubungan dengan riwayat keluarga. Jika Anda memiliki saudara dekat yang terkena kanker, maka risiko semakin tinggi. Untuk itu lakukan general check-up secara teratur.

5. Periksa payudara sendiri
Sebelum mandi, periksalah payudara di depan cermin. Jika ada benjolan, nyeri, atau bentuk mencurigakan segera konsultasi ke dokter. Jangan menganggap kelaianan di payudara hal sepele, karena bisa berakibat fatal. (pet)


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 8:13 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 8:54 pm

PENENTU BESAR KECILNYA PAYUDARA
Senin, 26/04/2010 10:03 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Sangat sulit menjawab pertanyaan mengapa beberapa perempuan memiliki payudara yang lebih besar dibandingkan dengan perempuan lain. Misteri ini sangat sulit dipecahkan beberapa ahli. Tapi sediktnya ada 8 faktor yang mempengaruhi ukuran payudara perempuan? Umumnya saat seorang perempuan berusia 18-20 tahun, maka ia telah mencapai pertumbuhan yang optimal dari payudaranya. Sehingga ukuran yang didapatkan pada usia tersebut merupakan ukuran maksimal dari payudaranya. Terkadang ukuran ini bisa berubah saat hamil, menyusui atau mengonsumsi obat estrogen tertentu seperti pil KB. Seperti dikutip dari Mysecrethealth, Senin (26/4/2010) ada beberapa faktor yang mempengaruhi ukuran payudara seseorang, yaitu:

1. Keturunan
Faktor keturunan memainkan peranan yang cukup besar dalam menentukan ukuran payudara. Biasanya hal ini ditentukan dari ukuran payudara sang ibu. Tapi tidak semua anak memiliki ukuran payudara yang sama dengan ibunya, karena faktor lain juga turut mempengaruhi.

2. Usia
Payudara adalah organ yang sangat dinamis dari tubuh manusia, hal ini berarti ukurannya mengalami perubahan terus menerus sepanjang usia orang tersebut. Payudara remaja yang baru masuk masa pubertas cenderung kecil, tapi akan tumbuh seiring pertambahan usia.

Jika sejak muda sudah menggunakan bra yang tepat, maka payudara akan tumbuh dengan baik. Namun jika sudah tua, maka ligament Cooper sudah kehilangan kekuatannya yang membuat payudara menurun dan mengurangi ukurannya.

3. Menstruasi
Ukuran payudara akan sedikit mengalami perubahan selama siklus menstruasi. Perubahan ukuran dari payudara ini biasanya disertai dengan perubahan bentuk puting dan areolanya.

4. Kehamilan
Selama hamil ada beberapa perubahan dalam ukuran payudara dan sebagian besar perubahan ini menjadi permanen. Payudara akan meningkat dan menunjukkan peningkatan ukuran cup. Beberapa perempuan mengalaminya saat kehamilan pertama, tapi ada juga yang mengalaminya setiap kali hamil.

5. Diet
Beberapa makanan mengandung zat tertentu yang bisa meningkatkan ukuran payudara seperti kedelai, ginseng, akar dandelion dan semua biji-bijian adas. Karenanya beberapa perempuan yang sering mengonsumsi makanan ini kemungkinan memiliki payudara yang lebih besar.

6. Kenaikan dan penurunan berat badan
Setiap terjadi perubahan berat badan secara keseluruhan, maka akan mengubah ukuran payudaranya juga. Perubahan ini umumnya bersifat reversible, dalam arti akan kembali ke ukuran aslinya.

7. Penyakit
Beberapa penyakit bisa mempengaruhi ukuran payudara menjadi lebih kecil atau justru membesar.

8. Olahraga
Olahraga dapat mempengaruhi ukuran payudara. Salah satunya adalah bentuk latihan yang bekerja langsung terhadap otot dada yang mendasari jaringan payudara dan membantu mengencangkan payudara. Selain itu yoga dan terapi Ayurvedic juga mempengaruhi ukuran payudara.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 8:14 am; edited 7 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 8:55 pm

6 KEUNTUNGAN MEMILIKI PAYUDARA KECIL
Kamis, 16 September 2010, 13:33 WIB Petti Lubis, Mutia Nugraheni
VIVAnews - Anda memiliki ukuran payudara yang kecil? Jangan menganggapnya sebagai kekurangan. Justru dengan ukuran payudara yang kecil Anda mendapat sejumlah keuntungan. Simak enam manfaat memiliki payudara kecil.

1. Terhindar dari sakit punggung
Wanita yang memiliki payudara besar cenderung sering terkena nyeri punggung. Hal itu karena tulang punggung terlalu berat menyangga payudara. Untuk yang memiliki payudara kecil jarang sekali terkena masalah ini, nyeri punggung pun cenderung muncul karena hal lain dan bukan karena payudara.

2. Lebih mudah menyusui
Beberapa penelitian menunjukkan menyusui lebih sulit jika ukuran payudara cukup besar. Hal ini karena mencari posisi yang nyaman saat menyusui memang agak sulit. Lalu, jika ukuran puting payudara terlalu besar, akan sulit untuk masuk ke dalam mulut bayi baru lahir yang masih sangat kecil.

3. Stretchmark lebih sedikit
Selama kehamilan, payudara akan meregang untuk menampung ASI. Lalu, jika tidak lagi memproduksi ASI, payudara akan kembali ke ukuran normal dan meninggalkan bekas berupa garis-garis kecoklatan. Pada wanita berpayudara besar, garis ini akan sangat banyak, dan pada wanita berpayudara kecil garis ini lebih sedikit dan terlihat samar.

4. Jarang lecet atau terkena ruam
Wanita berpayudara besar seringkali terkena maslaah lecet dan ruam pada payudara. Biasanya karena gesekan kulit yang sering karena ukuran payudara yang besar. Untuk yang berpayudara kecil jarang sekali terkena masalah ini.

5. Lebih mudah olahraga
Dengan ukuran payudara kecil, Anda lebih nyaman saat berlari tanpa merasa 'terbebani' dengan payudara yang ikut bergerak. Lalu, saat melakukan yoga dan tengkurap di lantai, tidak perlu merasa sesak karena payudara tidak melebar.

6. Pilihan bra lebih beragam
Pemilik payudara kecil lebih mudah memilih model bra. Sedangkan wanita yang memiliki payudara besar, agak sulit mencari bra atau pakaian dalam yang pas dan nyaman. Jika tersedia pun biasanya harganya agak mahal.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 8:13 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 8:59 pm

JANGAN GANTUNG PONSEL DEKAT PAYUDARA
Senin, 25/10/2010 08:41 WIB Febrina Ayu Scottiati - detikHealth
California, Banyak perempuan yang menggantungkan ponselnya hingga menempel dekat payudara. Hilangkan kebiasaan itu, karena mengantung ponsel di dekat bagian vital tubuh manusia ternyata sangat berisiko. Dari sejumlah kasus kanker payudara yang ditangani para dokter, penyebab utamanya diperkirakan karena seringnya mengantungi ponsel dekat bra. Seperti dilansir dari SF Gate, Senin (25/10/2010), cara beberapa orang membawa ponsel dekat dengan tubuh, khususnya di dada, ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan penyakit lainnya. Radiasi microwave sebuah ponsel akan merembes langsung ke dalam jaringan lemak payudara.

Seperti yang dialami seorang wanita asal California Selatan, Andrea. Ibu muda ini telah lebih dari enam tahun menyelipkan ponselnya ke bra ketika ia sedang berolahraga. Ia menggenakan headset dan membuat panggilan selama empat-lima jam sehari. Seringkali dada dan telinganya memerah, namun ia membiarkannya. Tapi akhirnya ia terkena tumor ganas yang terletak di dadanya, padahal tak seorang pun di keluarganya pernah menderita kanker payudara. Lalu apakah ini kebetulan? Mungkin iya. Namun dokter dari Andrea mengatakan ada empat pasien wanitanya yang juga menderita hal yang sama dengan kebiasaan menyimpan ponsel yang sama.

"Saya tidak meminta orang untuk tidak menggunakan teknologi modern," tukas Devra Lee Davis, seorang ahli epidemiologi dan advokat kesehatan masyarakat.
"Namun agar setiap orang mengetahui bahaya memegang ponsel dekat dengan otak dan tubuh dan bertindak waspada. Devra juga menyarankan untuk menggunakan headset atau speakerphone agar mengurangi paparan radiasi, seperti halnya memegang ponsel jauh dari tubuh ketika terhubung dengan sinyal.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 8:21 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 9:01 pm

SI KECIL MENGGIGIT SAAT DISUSUI
Senin, 30/08/2010 09:25 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Saat menyusu terkadang bayi suka menggigit puting payudara ibunya, hal ini tentu saja membuat ibu kaget dan kadang menimbulkan refleks tertentu. Bagaimana mengatasi bayi yang suka menggigit puting payudara? Beberapa ibu ada yang mulai menyapih anaknya ketika mulai berpikir bahwa gigi bayi yang mulai tumbuh bisa membuatnya terluka. Munculnya gigi pertama pada bayi sangat berbeda tiap anak, tapi rata-rata gigi pertama muncul pada usia enam bulan. Ketika bayi menggigit puting payudara, maka reaksi yang biasa dikeluarkan oleh ibu adalah berteriak atau menjerit.

Reaksi ini pastinya akan membuat bayi terkejut dan tidak mengulanginya lagi atau menolak untuk menyusu kembali. Tapi beberapa bayi justru ada yang menjadi penasaran dan berusaha untuk mengulanginya lagi untuk melihat reaksi ibunya. Jika kondisinya seperti itu, maka cobalah untuk tetap tenang dan diam. Jika bayi terus menggigit, maka orangtua harus mencari tahu apa penyebabnya dan berusaha untuk memuaskan kebutuhan bayi untuk menggigit dengan cara lain. Misalnya dengan memberinya mainan khusus untuk bayi yang boleh digigit.

Meski demikian dikutip dari Babycenter, Senin (30/8/2010) ada alasan lain yang membuat bayi menggigit puting payudara ibunya, yaitu:
1. Bayi tertidur saat menyusu.
Beberapa bayi terkadang menggigit payudara ibunya ketika sudah akan berakhir menyusunya. Karena itu perhatikan bayi saat menyusu, jika ia sudah mulai melemah atau memperlambat gerakannya maka cobalah untuk mengeluarkan mulut sang bayi secara perlahan.

2. Sebagai bentuk pengalihan.
Beberapa bayi menggigit puting payudara ibunya ketika berusaha untuk mengalihkan sesuatu. Ketika ia merasa terganggu dan memutar kepalanya, maka beri perhatian untuk mengalihkan perhatiannya.

Jika bayi sudah terlihat akan menggigit, maka masukkan jari kelingking ke sudut mulutnya dan letakkan diantara gusinya. Kondisi ini akan membuat bayi lebih memilih untuk menggigit jari dibandingkan dengan payudara. Namun satu hal yang pasti jangan menariknya ketika bayi sudah menggigit, karena akan membuat ibu bertambah sakit. Beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menghentikan bayi yang suka menggigit adalah:

1. Usahakan untuk menatap mata bayi dengan menunjukkan rasa tidak senang dan berusaha untuk menghentikan menyusui.
2. Jika anak terus menerus menggigit, maka berilah ia lebih banyak pelukan, ciuman dan pujian ketika ia berhasil menyusu tanpa menggigit.
3. Jika bayi menggigit untuk menarik perhatian, maka berilah ia perhatian yang cukup selama menyusu misalnya dengan mengajaknya ngobrol atau sambil mengusap bayi.
4. Belajarlah untuk mengetahui tanda-tanda bayi akan selesai menyusu.
5. Usahakan untuk tidak memberinya makan kecuali saat ia benar-benar lapar.
6. Berilah ia mainan yang bisa digigit dan khusus diberikan pada bayi yang baru tumbuh gigi sebelum atau setelah bayi menyusu.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:54 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 9:50 pm

PUTING SAKIT AKIBAT MENYUSUI
Kamis, 07/10/2010 17:00 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Salah satu gangguan yang paling umum dialami oleh ibu menyusui adalah puting yang sakit atau bengkak. Kenapa kondisi ini bisa sering terjadi?
Normalnya ibu menyusui akan merasakan sakit atau nyeri pada putingnya selama beberapa detik saat bayi baru pertama kali menempelkan bibirnya di payudara. Namun puting yang sakit akan menjadi suatu hal yang tidak normal ketika berlangsung selama menyusui atau lama. Kondisi ini tentu saja membuat kegiatan menyusui menjadi tidak menyenangkan dan terkadang malah adayang menghentikan kegiatan menyusuinya.

"Penyebab yang paling umum dari puting yang sakit saat menyusui adalah akibat posisi menyusui yang salah atau melintang. Ketika hal tersebut terjadi, bayi tidak akan cukup besar untuk memenuhi payudara," ujar Jan Barger, seorang konsultan laktasi bersertifikat internasional (IBCLC), seperti dikutip dari Babycenter, Kamis (7/10/2010). Salah satu cara untuk membantu bayi agar bisa melakukan dengan benar adalah memastikan bahwa si kecil sudah siap untuk menyusui. Ketika bayi sudah membuka mulutnya dengan lebar, maka akan lebih mudah bagi ibu untuk membimbing mulutnya ke payudara.

Berikan penopang pada bagian belakang kepala bayi dengan tangan yang dominan, lalu arahkan puting ke ruang antara hidung dan bibir atas bayi.
Ketika mulut bayi sudah terbuka lebar (seperti menguap), maka ibu bisa memasukkan payudara ke mulutnya yang dimulai dengan bibir bawah lalu ditutup dengan bibir atas. Selain masalah salah posisi menyusui, ada beberapa penyebab puting terasa sakit atau bengkak akibat menyusui, yaitu:

1. Bayi memiliki lidah yang terikat. Kondisi ini tidaklah umum, tapi jika bayi memiliki kulit berlebih (frenulum) yang akan membuat ibu merasa seakan-akan bayinya menggigit ketika sedang disusui.
2. Ibu memiliki infeksi jamur (thrush). Puting akan terlihat merah, lecet dan terasa seperti terbakar. Selain itu ibu mungkin akan melihat bercak putih di mulut bayi yaitu meliputi lidah, bagian dalam pipi serta gusi.
3. Bayi 'mengasyik' di payudara ibu. Membiarkan bayi tetap mengisap payudara terlalu lama dalam dua atau tiga hari pertama akan membuat puting terasa sakit. Ketika bayi sudah mengisap terlalu lama dan panjang, maka cobalah untuk memindahkannya ke sisi yang lain. Karena kondisi ini akan menyebabkan lecet kecil di ujung puting yang nantinya dapat bertambah parah.

Jika kondisi tersebut terjadi, maka ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, yaitu:

1. Cobalah menggunakan pelapis payudara antara bra dengan puting payudara, hal ini untuk mencegah puting bergesekan langsung dengan kain bra. Selain itu gunakan bra menyusui dengan ukuran yang pas.
2. Mengoleskan sedikit lanolin murni pada puting susu setelah menyusui.
3. Cobalah untuk mengangin-anginkan payudara ketika selesai menyusui.
4. Jika diakibatkan oleh adanya infeksi, maka cobalah mengkonsultasikannya dengan dokter agar bisa diresepkan obat atau salep antibiotik.
5. Jika kondisinya sudah lebih baik, usahakan untuk menyusui si kecil dengan posisi yang benar.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:55 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 9:53 pm

JANGAN ASUP INI SELAMA MEMBERI ASI
Senin, 30/8/2010 | 18:37 WIB
KOMPAS.com — Bayi memerlukan ASI untuk bisa tumbuh dan berkembang optimal. Si ibu harus menjaga kondisinya agar si kebutuhan ASI si bayi bisa tercukupi. Jaga pula asupan karena apa yang dimakan ibu bisa memengaruhi kondisi ASI-nya.Menurut dr Suririnah dalam bukunya yang bertajuk Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan, untuk ibu yang dalam masa menyusui ASI, umumnya tak ada makanan atau minuman yang harus dihindari karena ibu menyusui memerlukan makanan yang bergizi.

Tetapi, kadang ada ibu yang mengeluhkan bahwa saat makan-makanan tertentu, si bayi akan merespons dengan kondisi tertentu. Contohnya; kacang-kacangan, makanan pedas, jeruk dan sebangsanya, kol, bawang, dan brokoli. Si kecil bisa merespons dengan menangis karena perut kembung atau tak enak perut. Jika memungkinkan, perhatikan asupan Anda dan perhatikan dampaknya pada si kecil.

Selain itu, saat masa menyusui, hindarilah minuman yang mengandung alkohol dan kafein karena bisa menimbulkan reaksi pada bayi. Begitu pun dengan obat-obatan. Sebisa mungkin hindari obat-obatan saat sedang menyusui. Untuk sementara, berikan si kecil susu formula jika si ibu harus minum obat-obatan. Tanyakan pada dokter untuk lebih pastinya. Obat-obatan yang bisa memengaruhi susu, antara lain antikoagulan (warfarin), antihipertensi, antidepresi, beberapa antibiotika (tetrasiklin), dan pil kombinasi estrogen serta progesteron yang bisa menekan produksi ASI


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:54 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 9:55 pm

IBU YANG TAK MENYUSUI ANAKNYA BERISIKO KENA DIABETES
Rabu, 01/09/2010 13:30 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Pittsburgh, Sudah terbukti bahwa ASI membawa banyak manfaat bagi bayi. Selain itu, menyusui juga memberi manfaat jangka panjang untuk si ibu, salah satunya mencegah risiko diabetes. Peneliti dari University of Pittsburgh, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa ibu yang tidak menyusui anaknya memiliki risiko lebih tinggi terhadap diabetes tipe 2 (diabetes karena gaya hidup).

"Kami telah melihat peningkatan dramatis dalam prevalensi diabetes tipe 2 selama abad terakhir, salah satunya karena banyak ibu yang tidak menyusui anaknya," ujar Dr Eleanor Bimla Schwarz, asisten profesor kedokteran ginekologi dan ilmu reproduksi di University of Pittsburgh, seperti dilansir dari Health24, Rabu (1/9/2010). Menurut Dr Schwarz, banyak orang yang telah mengetahui bahwa diet dan latihan olahraga dapat menghindarkan dari risiko diabetes tipe 2. Namun, hanya sedikit orang yang menyadari bahwa menyusui juga dapat mengurangi risiko terserang penyakit diabetes tipe 2. Hal ini karena menyusui dapat mengurangi lemak di perut pasca melahirkan, yang dapat meningkatkan risiko diabetes.

Untuk menyelidiki hal ini, Dr Schwarz dan rekannya melakukan studi pada 2.233 wanita usia antara 40 hingga 78 tahun. Hasilnya, 27 persen dari ibu yang tidak menyusui mengembangkan diabetes tipe 2, yaitu hampir dua kali lipat lebih berisiko ketimbang ibu yang menyusui anaknya atau wanita yang belum pernah melahirkan. "Penelitian kami memberikan alasan lain yang baik untuk mendorong para ibu menyusui bayi mereka. Dokter perlu mempertimbangkan sejarah kehamilan dan menyusui ketika menasihati wanita tentang risiko diabetes tipe 2," tambah Dr Schwarz. Hasil penelitian ini telah diterbitkan pada American Journal of Medicine.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:53 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 10:00 pm

RISIKO KONTAMINASI PADA SUSU FORMULA
Kamis, 11 November 2010 | 09:56 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 1939, saat berbicara di hadapan Rotary Club, Singapura, Dr. Cicely Williams sudah menyadari akan bahaya susu formula bubuk. la sangat marah melihat banyaknya bayi yang meninggal karena tidak diberi air susu ibu (ASI). Menurutnya, propaganda yang keliru terhadap makanan bayi sebaiknya dihukum sebagai suatu bentuk kriminalitas.

Hal tersebut tidak sepenuhnya keliru. Banyak ahli melihat bahaya yang bisa muncul dari susu formula bubuk. Salah satu di antaranya adalah kontaminasi intrinsik pada susu formula. "Susu formula yang dijual itu bukanlah produk steril. Karena susu formula serta pabriknya itu sendiri juga bisa terkontaminasi," ujar David Clark, legal officer dari Badan PBB untuk masalah anak-anak dan pendidikan (Unicef). Itu sebabnya, pada World Health Assembly tahun 2005 para anggota menyatakan, untuk memastikan adanya informasi dan pelatihan petugas kesehatan dalam hal penyiapan, penggunaan, dan penanganan susu formula bubuk.

Juga diinformasikan bahwa susu formula bubuk dapat mengandung mikroorganisme patogenik dan harus disiapkan dan digunakan secara tepat. Satu hal lagi, mereka harus memastikan adanya peringatan secara eksplisit dalam kemasan, yaitu susu formula bisa terkontaminasi dan tidak steril. Untuk meminimalisasi risiko kontaminasi, WHO membuat panduan. "Sebenarnya satu-satunya cara untuk menyiapkan susu formula agar tidak terkontaminasi adalah dengan menggunakan air sangat panas, yaitu lebih dari 70 derajat Celsius. Sayangnya hal ini sulit dilakukan," imbuh David.

David juga mengingatkan bahwa susu formula yang terkontaminasi bukanlah berasal dari produsen kecil, melainkan dari produsen besar. Ini yang menurut David harus diketahui oleh banyak orang agar mereka dapat besar-benar mempertimbangkan dalam pemberian ASI atau tidak. (Diana Yunita Sari)


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:50 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Fri Sep 17, 2010 10:01 pm

STRES SEBABKAN ASI KERING?
Rabu, 10 November 2010 | 11:36 WIB
Kompas.com - Konsumsi ASI untuk bayi telah terbukti memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi, termasuk dalam kondisi darurat atau bencana. Dibandingkan dengan susu lain, ASI aman, bersih, dan mengandung zat-zat kekebalan tubuh yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit. Itu sebabnya para ibu di lokasi pengungsian bencana disarankan untuk tetap menyusui bayinya. Akan tetapi ada beberapa mitos yang mengurangi rasa percaya diri ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya. Empat mitos yang paling banyak beredar adalah:

Stres sebabkan ASI kering
Meski stres berat atau rasa takut dapat menyebabkan terhentinya aliran ASI, namun keadaan ini biasanya hanya sementara, sebagaimana reaksi fisiologis lainnya. Bukti menunjukkan bahwa menyusui dapat menghasilkan hormon yang dapat meredakan ketegangan, memberi ketenangan pada ibu dan bayi serta menimbulkan ikatan yang erat antara ibu dan anak.

Ibu dengan kekurangan gizi tidak mampu menyusui
Ibu menyusui harus mendapat makanan tambahan agar bisa menyusui dengan baik dan mempunyai kekuatan untuk merawat anaknya yang lebih besar. Bila kondisi gizi ibu sangat buruk, pemberian susu formula disertai alat bantu menyusui diharapakan bisa meningkatkan produksi ASI.

Bayi yang diare membutuhkan air atau teh
Kandungan air dalam ASI mencapai 90 persen, karena itu pemberian ASI eksklusif pada bayi dengan diare biasanya tidak membutuhkan cairan tambahan seperti air gula atau teh. Apalagi dalam situasi bencana air seringkali terkontaminasi. Pada kasus diare berat, cairan oralit (yang diberikan lewat cangkir) mungkin dibutuhkan disamping ASI.

Sekali berhenti menyusui, tidak dapat menyusui lagi
Sekalipun bayi sudah mendapat susu formula, ibu tetap dapat menyusui kembali dengan teknik relaktasi dan dukungan yang tepat.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:49 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Sat Sep 18, 2010 5:11 am

MENGAPA ASI EKSKLUSIF HARUS 6 BULAN?
Rabu, 10/11/2010 15:40 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Masyarakat telah mengetahui pemberian ASI eksklusif dilakukan hingga bayi berusia 6 bulan. Tapi kenapa harus sampai 6 bulan? "Dalam 6 bulan pertama kehidupan semua kebutuhan nutrisi dari protein, karbohidrat dan lainnya sudah tercukupi dari ASI Eksklusif," ujar dr Utami Roesli, disela-sela acara 'OneAsia Breastfeeding Partner Forum 7' di Grand Flora Hotel Kemang, Jakarta, Rabu (10/11/2010). dr utami menuturkan bayi berusia di bawah 6 bulan belum memiliki enzim pencernaan yang sempurna atau matang. Sedangkan didalam ASI sudah terdapat enzim lipase yang membantu penyerapan nutrisi seperti lemak DHA dan AA. Tapi jika mengonsumsi susu formula yang berasal dari susu sapi, tidak terdapat enzim penyerapnya.

Selain itu di dalam ASI mengandung zat kekebalan tubuh yang dapat mencegah beberapa penyakit penyebab kematian anak di seluruh dunia seperti diare dan radang paru-paru. Serta menurunkan risiko penyakit darah tinggi, obesitas dan diabetes tipe 2. "Dihari-hari pertama kehidupan terdapat kolostrum yang lebih kental dibanding susu setelahnya. Kolostrum ini berguna untuk menutup pori-pori pada usus bayi yang baru lahir sehingga menjadi sempurna," ungkap Ketua Sentra Laktasi Indonesia ini. dr utami juga menyarankan para ibu agar memberikan ASI hingga usia anak 2 tahun. Karena dari 500 cc ASI yang diterima anak usia 2 tahun telah memenuhi 31 persen karbohidrat, 38 persen protein, 45 persen vitamin a dan 95 persen kebutuhan vitamin C anak.

Selain itu menyusui juga bisa bermanfaat bagi ibu yaitu sebagai kontrasepsi (pencegah kehamilan) alami atau metode amenore laktasi, mencegah kanker payudara dan kanker indung telur, ibu lebih cepat mendapatkan berat badan idealnya kembali serta mencegah obesitas. Setelah berusia 6 bulan kebutuhan gizi bayi mulai meningkat dan saluran pencernaannya telah siap menerima makanan pendamping ASI (MP-ASI). Untuk itu jangan lupa melakukan inisiasi menyusu dini yang dilanjutkan dengan ASI eksklusif serta memberikam MP-ASI yang dibuat sendiri di rumah untuk buah hati.


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:48 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Wanita   Sat Sep 18, 2010 9:04 am

5 MASALAH KESEHATAN YANG DIDERITA WANITA
Rabu, 13 Oktober 2010, 15:28 WIB Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti
VIVAnews - Perubahan gaya hidup sering disebut-sebut sebagai penyebab makin melemahnya daya tahan tubuh wanita masa kini. Mengonsumsi makanan sembarangan, istirahat tak cukup serta gaya sibuk lain yang tak sehat membuat waktu wanita tersita untuk memperhatikan kesehatannya. Maka tak heran, banyak masalah kesehatan serius yang diderita kaum hawa. Seperti dikutip dari laman Times of India, lima masalah kesehatan ini sering diderita banyak wanita :

1. Kanker Payudara
Salah satu masalah yang paling banyak berkembang dan dialami kalangan wanita. Kanker ini juga telah menjadi penyebab utama kematian banyak wanita di dunia. Dr Ashok Vaid, onkologi senior dari Medanta Medicity menyatakan, "Kanker payudara adalah salah satu masalah paling umum diderita wanita hari ini. Meskipun tidak ada penyebab yang dapat dipastikan, namun pergeseran paradigma dalam gaya hidup diduga sebagai salah satu pemicunya. Hal-hal seperti pernikahan terlambat, keterlambatan memiliki anak pertama, ASI kurang, masalah faktor kelebihan berat badan dan genetik, juga dituding sebagai masalah yang mampu meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. " "Jadi sementara waktu, lakukan check-up kesehatan secara rutin untuk mendeteksi dengan cepat, agar bisa terhindar. Perubahan gaya hidup yang sehat juga dianjurkan termasuk melaksanakan anjuran memberikan ASI pada bayi ditambah dengan olahraga teratur dan banyak konsumsi sayur dan buah tinggi antioksidan.”

2. Stroke
Dokter ahli jantung, Dr YK Jalote menjelaskan, diabetes dan hipertensi adalah dua penyebab paling umum stroke termasuk juga junk food, kurang olahraga, tekanan kerja yang berlebihan dan tidak ada kontrol diet. Ini adalah alasan mengapa banyak wanita menderita stroke. Biasanya wanita yang sangat sibuk dengan urusan rumah tangga cenderung mengabaikan kesehatannya. Mereka sering menyepelekan kontrol kesehatan hingga muncul keadaan darurat. Sementara wanita karir dengan segudang kesibukan sering tak mendapatkan istirahat yang cukup sehingga menimbulkan masalah seperti hipertensi. Sedangkan untuk menyembuhkan, Dr Jalote, mengatakan, "Pengobatan yang tepat adalah kontrol diet dan olahraga, pasti membantu seseorang dalam mengendalikan itu. Selain itu, pemeriksaan rutin bisa menghindari hal yang tak diinginkan.”

3. Polycistic ovarium
Penyakit ovarium polikistik menjadi salah satu gangguan yang paling umum menyerang endokrin wanita. Mempengaruhi sekitar 5 sampai 10 persen wanita di usia subur 12-45 tahun. Ini adalah kondisi di mana terdapat kista kecil di ovarium, yang dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk hamil. Dokter kandungan, Dr Sushma Dhawan menyatakan bahwa banyak pasiennya mulai dari usia remaja hingga usia 40-an datang dengan masalah ini. “ Gejala yang paling utama adalah haid tidak teratur, gejala lain bisa timbul jerawat, pertumbuhan kelebihan rambut di tubuh, rambut rontok, infertilitas, berat badan atau obesitas dan insulin tinggi. Melakukan check-up tepat waktu dapat mencegah tingginya risiko penyakit ini, tak hanya itu dengan pengobatan yang tepat wanita yang mendambakan kehamilan bisa segera terwujud.”

4. Gangguan Gairah Seksual Wanita (FSAD)
Seks adalah bagian penting dari kehidupan seseorang. Namun seringkali masalah ini umum dialami wanita. Dr Rajan Bhonsle, pakar seks dari GS Medical College, Mumbai, mengatakan, pada tahap pertama, wanita bisa menderita dengan hasrat seksual sangat rendah atau sangat tinggi, atau keinginan menyimpang yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara tingkat yang diinginkan oleh pria dan wanita.

Pada tahap kedua, orang bisa menghadapi masalah tubuh tidak menanggapi keinginan seksual. Tidak ada pelumasan, mungkin karena kelenjar terinfeksi atau rusak. Atau mungkin pasangan tidak memberikan foreplay yang tepat untuk wanita karena penetrasi langsung tidak akan pernah bisa menjadi pelumas yang baik. Selain itu, penetrasi menyakitkan mencegah pelumasan juga. Terakhir, dalam tahap orgasme, jika wanita mengalami masalah pada tahap 1 dan ke 2, wanita tidak akan pernah bisa mencapai orgasme.

5. Berat badan
Seorang wanita selalu cemas jika banyak lemak menempel di tubuh. Selain akibat konsumsi makanan yang tak terkontrol, banyak wanita merasa tubuh makin gemuk usai menikah.

"Kurangnya olahraga dan terlalu banyak konsumsi makanan berlemak adalah pemicunya,” kata Dr Rajan Bhonsle, tentang hal ini. "Menikah atau tidak menikah, diet yang baik dan olahraga merupakan satu-satunya kunci untuk menjaga tubuh tetap ideal,". Perkawinan adalah perasaan yang baru, mereka berada dalam keadaan bahagia, suami memberi mereka terlalu banyak perhatian dan semua kegembiraan ini menyebabkan wanita mengeluarkan hormon yang menyebabkan penambahan berat badan.

Akan lebih baik, wanita yang sudah menikah terus aktif bekerja daripada hanya menjadi Ibu Rumah Tangga, yang kebanyakan sering menikmati kegiatan santai di rumah. Mereka ibu rumah tangga, pasti akan lebih banyak mengeluh masalah berat badan. (umi)
• VIVAnews


Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 7:47 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Wanita

View previous topic View next topic Back to top 
Page 28 of 67Goto page : Previous  1 ... 15 ... 27, 28, 29 ... 47 ... 67  Next

 Similar topics

-
» lelaki menyerupai wanita
» Kementerian Pembangunan Wanita Sasar Lahirkan 4,000 Usahawan
» kenapa wanita berkerjaya lambat menamatkan zaman dara??
» Taktik sindiket warga Afrika tipu wanita tempatan
» Swine Flu H1N1 : Wanita muda dijangkiti H1N1 meninggal (Kosmo)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-