|
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Wed Jun 16, 2010 12:27 pm | |
| 5 FAKTA SEPUTAR SHAMPO By Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni - Senin, 2 Agustus 2010 VIVAnews - Sampo sudah menjadi benda wajib untuk membersihkan rambut. Semua orang tak perlu belajar menggunakannya. Hanya, banyak kesalahan sering dilakukan karena terjebak mitos seputar penggunaan sampo. Agar bisa mengambil manfaat sampo secara maksimal, ketahui fakta di balik mitos tentang sampo.
1. Sampo penting dalam membersihkan rambut Fakta : Anda bisa saja membeli sampo paling mahal, tetapi jika digunakan dengan tidak benar, maka hasilnya tidak akan terlihat. "Pemijatan di kulit kepala dan rambut saat membersihkan rambut adalah hal terpenting," kata penata rambut para selebriti, Holly Riccardo Maggiore, seperti dikutip dari Woman's Day. Gunakan jari Anda untuk memijat kulit kepala ketika menggunakan sampo untuk menghilangkan sekresi sebum (zat, seperti lilin dan minyak). Hal ini agar akar dapat menumbuhkan rambut yang sehat dari kulit kepala. Selalu pastikan untuk membilas sampo hingga bersih dan tak ada sampo yang tertinggal.
2. Bahan alami selalu baik Fakta : Hanya karena sampo Anda berisi bahan alami, tidak berarti bahwa bahan tersebut baik untuk Anda. "Lemon misalnya, bisa mengganggu kulit kepala dan rambut. Mint dan menthol yang banyak digunakan dalam produk salon sebenarnya dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah ketika digunakan sebagai sendiri rumah," kata Maggiore.
3. Rambut bak bintang iklan sampo Fakta : Rambut bergelombang yang terlihat pada bintang iklan sampo tercipta bukan hanya karena ia menggunakan sampo. Tetapi karena ditata sedemikian rupa oleh para penata rambut profesional. Jadi, tentu hasilnya tidak akan sama jika Anda hanya menggunakan sampo.
4. Banyak busa lebih baik Fakta : Menurut Maggiore, menggunakan terlalu banyak sampo agar tercipta banyak busa sangat tidak baik. "Busa memang bisa membantu Anda membersihkan rambut dan kulit kepala, tetapi jika terlalu banyak akan menghambat Anda memijat kulit kepala secara benar," katanya.
5. Sampo berbahan lembut lebih baik Fakta: Banyak sampo yang mengandung zat pembersih yang berbentuk busa seperti, ammonium lauryl sulfate, ammonium laureth sulfate atau sodium lauryl sulfate, yang keras dan membuat kulit kepala menjadi kering.
Sebaiknya hindari sampo yang mengandung bahan-bahan tersebut. Pilihlah yang mengandung sodium laureth sulfate, TEA lauryl atau laureth sulfates, yang bahannya lebih lembut. (pet)
Last edited by gitahafas on Tue Nov 16, 2010 6:08 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Wed Jun 16, 2010 12:30 pm | |
| 9 FAKTA TENTANG SHAMPO Selasa, 31/8/2010 | 16:24 WIB KOMPAS.com - Ketika Anda sedang keramas, apakah yang Anda pikirkan? Membuat busa sabun, membilas, dan mengulanginya lagi? Atau hal lain? Misalnya, ternyata tidak ada gunanya mengulang pencucian rambut. Bila ada petunjuk pada label kemasan yang meminta Anda mengulangi keramas, itu hanya trik si pembuat shampo untuk membuat konsumen menghabiskan shampo lebih cepat. Itu belum semuanya. Ada banyak hal mengenai penggunaan shampo yang belum kita ketahui, dan menyebabkan salah persepsi. Sudah waktunya Anda mengetahui cara merawat rambut yang benar setiap hari.
1. Shampo bukan bagian terpenting ketika keramas. Anda bisa saja membeli shampo yang paling mahal. Tetapi jika tidak digunakan dengan benar, Anda tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. "Memijat kulit kepala dan rambut serta membilasnya adalah bagian paling penting dari mencuci rambut," kata penata gaya selebriti, Riccardo Maggiore. Anda disarankan untuk menggunakan bantalan jari ketika memijat kulit kepala. Menggunakan bantalan jari juga dapat menghilangkan sekresi sebum sehingga akar rambut dapat tumbuh sehat di kepala. Terakhir, pastikan Anda membilas hingga benar-benar bersih.
2. Perawatan alami yang dilakukan di rumah belum tentu baik. Anda tentu tahu produk shampo yang diperkaya dengan ginseng, lidah buaya, kemiri, atau urang-aring. Tetapi, tidak berarti Anda bisa menggunakan bahan alami tersebut langsung di rambut begitu saja. "Lemon, misalnya, bisa mengiritasi kulit kepala dan folikel rambut," kata Maggiore. Kandungan mint atau mentol, ketika digunakan dalam produk-produk perawatan rambut, mungkin memang bisa memberi efek menenangkan. Kandungan mentol, lemon, atau ginseng pada shampo tentu merupakan formula yang dihasilkan dari uji coba secara komprehensif. Namun ketika Anda menggunakannya sebagai ramuan alami di rumah, bahan tersebut dapat menyebabkan alergi yang parah.
3. Jangan mengharapkan hasil yang sama seperti di iklan. "Saya bisa memastikan bahwa volume rambut yang didapatkan pada iklan rambut berasal dari pengaturan rambut yang menggunakan rol panas," kata Terrence Renk, penata rambut pada televisi dan iklan. Anda membutuhkan dasar produk yang mampu menciptakan pembesaran pada kutikel sehingga rambut bervolume. Sedangkan rambut model di iklan merupakan hasil penataan para penata rambut yang terlatih. Bahkan, rambut yang jatuhnya begitu halus dan lurus umumnya merupakan hasil rekaan komputer.
4. Makin sedikit lebih baik. Menurut Maggiore, terlalu banyak menggunakan shampo untuk membuat busa sebenarnya kontraproduktif. "Busa dapat membantu Anda mencuci rambut dan kulit kepala secara efektif. Tetapi terlalu banyak busa sebenarnya membuat Anda tidak dapat mengaplikasikan kandungan dalam shampo dengan baik," jelasnya.
5. Kandungan mewah pada shampo belum tentu berguna. "Saya telah melihat beberapa shampo yang mengandung minyak zaitun atau kaviar," kata penata rambut para selebriti, Philip Pelusi, yang juga pemilik Tela Design Studio di New York City. "Tetapi untuk membuat perbedaan, perlu bahan antara satu hingga lima persen. Oleh karena itu, ketika perusahaan membuat janji besar, mereka harus memberikan hasilnya dengan segera. Jadi, jika anda menggunakan shampo conditioner, mungkin akan lebih baik ketika anda mengerjakannya beberapa kali."
6. Rambut yang dicat perlu clarifying shampoo. Jika Anda menggunakan bahan kimia untuk menata rambut, Anda perlu clarifying shampoo lebih konsisten. Rambut yang dicat atau di-highlight, atau di-bleach sebelumnya, akan menjadi berpori. "Sehingga bisa menyerap warna kekuningan dari lingkungan luar, seperti dari hairspray, keringat, polusi, bahkan mineral dari air yang Anda gunakan untuk mandi. Menggunakan clarifying shampoo setiap minggu bisa membantu melarutkan produk dan menetralkan tone yang tidak diinginkan.
7. Khasiat shampo tidak terasa lagi. Ketika Anda merasa bahwa shampo yang Anda gunakan tidak bekerja, apa yang terjadi? "Rambut kita berubah mengikuti musim, menyebabkan teksturnya jadi berbeda," ungkap Ouidad, seorang pakar pengeriting rambut. Atau, jika Anda tidak membilasnya dengan bersih, akan ada sisa shampo pada kulit kepala. Jadi, tidak ada kaitannya dengan shampo yang tidak berkhasiat lagi.
8. Shampo mahal tidak dapat mengubah rambut Anda secara permanen. Anda mungkin telah melakukan berbagai macam perawatan untuk mendapatkan rambut yang indah. Namun apakah Anda cukup puas dengan hasilnya? "Mencuci rambut dengan shampo yang tepat adalah seperti program latihan yang baik. Selama Anda melakukannya, rambut Anda akan terlihat indah. Tetapi jika Anda berhenti menggunakannya selama tiga bulan, Anda akan kembali ke titik awal," kata Pelusi.
9. Tidak semua bahan diciptakan sama. "Banyak shampo berbusa yang menggunakan ammonium lauryl sulfate, ammonium laureth sulfate, atau sodium lauryl sulfate yang keras dan dapat mengeringkan kulit kepala," kata Maggiore. Jadi, sebaiknya jangan menggunakan shampo yang mengandung bahan tersebut. Namun sebaliknya, sodium laureth sulfate adalah bahan lembut, sehingga bisa menjadi pilihan.
Last edited by gitahafas on Tue Nov 16, 2010 6:10 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 17, 2010 10:38 am | |
| JANGAN SEMBARANGAN PAKAI SAMPO RAMBUT Rabu, 6 Oktober 2010 | 10:22 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti halnya kulit wajah, rambut Anda juga membutuhkan perawatan rutin. Perawatan ini perlu untuk mencegah terjadinya kerontokan. Eddy Karta, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta bilang, perawatan rambut bisa dilakukan baik dari luar maupun dalam. Perawatan dari dalam bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung empat sehat lima sempurna. "Bisa mengkonsumsi susu, karena susu mengandung banyak protein dan mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan rambut," katanya. Santi Sadikin, dokter konsultan estetika dari Klinik Kecantikan Esther House of Beauty menambahkan, perawatan dari luar bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit kepala dan rambut. Idealnya, kita keramas setiap dua sampai tiga hari sekali. Tetapi itu berlaku untuk rambut normal. Jika kulit kepala Anda cenderung berminyak, Santi menyarankan Anda untuk keramas setiap hari dengan Sampo yang memang aman digunakan setiap hari.
Menyesuaikan karakter rambut dengan jenis sampo ini sangat membantu mencegah kerontokan rambut. Soalnya, jika salah sampo bukan rambut indah yang didapatkan tapi justru dapat menyebabkan kerontokan. Tapi, jangan takut. Saat ini sudah banyak tersedia sampo yang khusus dibuat untuk jenis rambut tertentu. "Tujuan sampo ini memberi proteksi khusus bagi jenis rambut tertentu," kata Santi. Santi menyarankan Anda menggunakan Sampo dengan kadar asam (ph balance) seimbang. Keterangan ph balance ini bisa ditemukan pada label sampo yang kita gunakan.
Selain penggunaan sampo, pemakaian kondisioner juga tidak boleh berlebihan agar kepala tetap sehat. Kondisioner cocok digunakan oleh seseorang yang memiliki karakteristik rambut kering. Soalnya, kondisioner menjaga kelembaban dan menurunkan penguapan rambut. Jika Anda mempunyai karakteristik rambut berminyak, Anda tidak disarankan menggunakan kondisioner. Soalnya, kondisioner malah bisa membuat minyak semakin banyak, bahkan menimbulkan masalah baru seperti ketombe sampai kerontokan. Banyak orang beranggapan creambath dan hair spa bisa mengatasi kerontokan. Anggapan itu sama sekali tidak benar alias keliru. "Kedua jenis perawatan ini seharusnya hanya ditemukan pada rambut yang tidak bermasalah," kata Santi.
Creambath dan hair spa menggunakan teknik pemijatan yang cukup kuat di kulit kepala. Nah, cara perawatan ini malah bisa mencabut rambut sampai ke akarnya. Jika rambut Anda mengalami kerontokan berlebihan, sebaiknya jangan hanya mengunjungi salon, tetapi bertandanglah ke rumah sakit atau klinik kecantikan. Sebab, perawatan rambut rontok bukan lagi sekadar masalah kecantikan tapi kesehatan kulit kepala dan rambut. Ada beberapa terapi yang bisa digunakan untuk mengobati masalah rambut rontok. Salah satunya adalah hair stressed therapy. Terapi ini memfokuskan pada pijatan di punggung, ujung jari, sampai lengan. Tujuannya adalah melancarkan peredaran darah, di sekitar kepala sehingga rambut tumbuh dengan sehat.
Di kepala, biasanya, terapis hanya akan memberikan krim perawatan dan hair tonic. Ini bertujuan untuk memperkuat akar rambut. Tapi ingat, rambut rontok bisa tumbuh kembali selama benih rambut masih ada di dalam kulit kepala. Jika benih rambut sudah tidak ada, rambut Anda tidak akan tumbuh kembali. Dalam kasus seperti ini, "Cara agar rambut kembali terlihat lebat adalah dengan cara transplantasi atau penanaman rambut," kata Santi lagi. Artinya, berbagai produk kecantikan rambut seperti hair tonic atau vitamin rambut sebenarnya hanya bisa membantu menyehatkan akar rambut sehingga lebih kuat dan tidak mudah rontok. Produk-produk itu tidak mampu menumbuhkan rambut.
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:45 pm; edited 8 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 17, 2010 11:13 am | |
| BOLEHKAH KERAMAS SAAT MENSTRUASI? Kamis, 28/5/2009 | 14:32 WIB KOMPAS.com — Ada mitos menyatakan, sebaiknya saat menstruasi, terutama hari pertama, kita tidak mencuci rambut. Ada juga yang bilang, bila kita sering melakukan kebiasaan ini, kita akan lebih cepat mengalami menopause. Apakah ada penjelasan ilmiah mengenai hal ini?
Menurut dr Caroline Tirtajasa, Sp, OG, dokter spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Omni Medical Centre, Pulomas, Jakarta, larangan untuk mencuci rambut di saat sedang menstruasi hanyalah mitos belaka. Tidak ada penjelasan dari sisi ilmiah yang bisa menjelaskan tentang mitos tersebut. Jadi, sebenarnya tidak ada hubungan erat antara kebiasaan mencuci rambut di saat menstruasi dan percepatan terjadinya menopause.
"Menurut saya, yang terpenting untuk dilakukan saat sedang menstruasi adalah menjaga kebersihan. Terutama, kebersihan di daerah organ kelamin dan sekitarnya. Sebab, darah haid bisa menyebabkan gatal-gatal dan mengundang datangnya kuman-kuman, apalagi jika air yang Anda gunakan untuk membasuh itu mengandung kuman-kuman yang bisa menyebabkan infeksi," ujar dr Caroline. Karena itu, lebih baik Anda memusatkan perhatian untuk tindakan ini, dan tidak lagi terlalu percaya pada mitos.
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:44 pm; edited 7 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 17, 2010 1:49 pm | |
| JANGAN KERAMAS PAKAI AIR PANAS Rabu, 6 Oktober 2010 | 18:01 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Agar rambut tak rontok, keramas pun tak boleh sembarangan. Misalnya, hindari keramas dengan air yang terlalu panas. Selain itu, jangan terlalu sering mengeringkan rambut dengan pengering rambut. Jika menggunakan pengering rambut, sebaiknya, Anda memasang suhu yang rendah. Jika tak tergesa, sebaiknya mengeringkan rambut dengan diangin-anginkan pada udara terbuka saja. Sisirlah rambut dengan lembut saat rambut masih dalam keadaan agak kering. Soalnya, saat basah, kondisi rambut cukup rapuh. Rambut mudah rontok. Selain itu, sebaiknya, Anda juga menggunakan sisir dengan gigi jarang. Tujuannya agar rambut tidak terlalu tertarik dan mengurangi potensi rontok.
Kurangi juga penggunaan cairan kimia seperti gel rambut, krim, minyak rambut, pewarna rambut atau spray rambut jika tidak diperlukan. Tujuannya adalah agar kesehatan rambut tetap terjaga. Agar peredaran darah lancar, olahragalah secara teratur. Selain itu, berisitirahat cukup juga membantu tubuh tetap sehat. (Sanny Cicilia Simbolon)
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:43 pm; edited 7 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 17, 2010 1:52 pm | |
| AMANKAH MENCUCI RAMBUT SETIAP HARI? Senin, 25/5/2009 | 19:52 WIB KOMPAS.com - Informasi pada beberapa kemasan shampo menjelaskan bahwa kita boleh berkeramas setiap hari, terutama bila rambut kita berminyak. Kita juga diminta untuk berkonsentrasi pada akar rambut, karena kulit kepala lah yang berminyak, bukan rambutnya. Setidaknya demikian pendapat ahli kecantikan Mitchell Barnes dari majalah Real Simple. Namun ada sejumlah pendapat baru yang menyebutkan bahwa rambut sebaiknya tidak dikeramas setiap hari:
* Rambut menjadi lebih sehat, karena kulit kepala kita memproduksi minyak alami yang menjaga agar rambut tetap sehat. Dengan membasuh minyak ini setiap hari, Anda kehilangan beberapa kunci gizi rambut. Saat Anda tidak mencuci rambut, Anda membiarkan minyak ini waktu untuk mempenetrasi dan terserap oleh rambut. Hasilnya, rambut Anda menjadi lebih lembut dan bersinar.
* Lebih banyak kontrol. Kadang-kadang ketika rambut dibiarkan betul-betul kering, dan memberi waktu minyak alami diproduksi, rambut justru lebih dapat diatur.
* Menjaga warna rambut. Rambut yang dicat dan dikeramas setiap hari akan membuat warna cat memudar, daripada jika Anda tidak mencucinya lebih sering.
* Kondisioner diperlukan untuk rambut berminyak, namun cukup aplikasikan pada 2/3 rambut. Mengaplikasikan kondisioner pada akar rambut hanya akan menambah berat pada rambut. Selain itu kondisioner meninggalkan sisa minyak pada bagian atas rambut, yang membuat kotoran menempel.
* Mengurangi penggunaan hair dryer. Otomatis, jika Anda tidak setiap hari berkeramas, penggunaan hair dryer juga makin berkurang. Artinya, Anda juga mencegah rambut cepat rusak karena terkena hawa panas.
* Meskipun ada saran untuk menggunakan shampo dua kali saat keramas, menurut Julyne Derrick dari About.com, kita tidak harus mengikuti saran tersebut. Jika rambut kita pendek, cukup gunakan shampo sekali. Bila rambut panjang dan tebal, baru ulangi penggunaan shampo karena rambut yang tebal lebih sulit dibersihkan.
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:42 pm; edited 9 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Fri Jun 18, 2010 9:09 am | |
| 4 KONDISI TUBUH YANG MENYEBABKAN RAMBUT RONTOK Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Sebagian besar penyebab rambut rontok adalah imbas dari perilaku orang tersebut seperti sering mewarnai rambut, pengeritingan dan meluruskan rambut berulang-ulang atau salah menggunakan shampoo. Namun pertumbuhan rambut juga dipengaruhi oleh kesehatan orang tersebut. Karena beberapa penyakit dan obat-obatan tertentu bisa menyebabkan rambut menjadi rontok, kusam atau rapuh.
Seperti dikutip Dailymail, Senin (31/5/2010), terdapat beberapa kondisi tubuh yang bisa menyebabkan rambut rontok, yaitu: Anemia Anemia biasanya disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi, padahal zat besi sangat dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah. Akibat dari kondisi ini menyebabkan produksi sel darah merah berkurang, sehingga asupan oksigen ke kulit kepala juga menurun. Hal ini mengakibatkan folikel rambut kekurangan nutrisi yang pada akhirnya menyebabkan rambut rontok dan terlihat lebih tipis. Gejala lain yang mengikuti kondisi ini adalah kulit terlihat pucat, lesu dan kelelahan. Hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi vitamin C serta mengurangi asupan kafein dan alkohol, sehingga dapat meningkatkan asupan zat besi yang membantu penyerapan nutrisi untuk pertumbuhan rambut.
Gangguan makan Jika seseorang mengalami gangguan makan, seperti menurunkan berat badan secara tiba-tiba atau membatasi ketat asupan kalori untuk menjaga berat badan agar tetap rendah, bisa membuat rambut menjadi tipis dan terlihat kusam. Karena itu konsumsilah protein yang cukup, makanan yang mengandung vitamin B kompleks, seng dan asam lemak essensial. Usahakan untuk mengonsumsi protein saat sarapan, karena saat itu adalah tingkat terendah dari protein pada folikel rambut.
Gangguan tiroid Gejala pertama dari gangguan tiroid adalah rambut yang mudah rontok. Hormon tiroid yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam tubuh bisa mempengaruhi metabolisme dan siklus pertumbuhan rambut. Untuk mengatasinya usahakan mengonsumsi protein yang cukup serta melakukan pijat kepala setiap paginya.
Stres Hormon yang dikeluarkan oleh tubuh selama stres akan mempengaruhi penyerapan vitamin B yang dibutuhkan oleh rambut. Stres emosional juga bisa menyebabkan alopesia (kebotakan) yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel rambut, sehingga mengakibatkan rambut rontok. Untuk mengatasinya, cobalah menghindari kondisi stres dengan berusaha menemukan cara untuk menghibur diri sendiri. Sedangkan untuk alopesia bisa diatasi dengan cara pemberian steroid atau terapi sinar UV. (ver/ir)
Last edited by gitahafas on Tue Nov 16, 2010 5:47 pm; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Tue Jun 22, 2010 8:09 am | |
| MAKANAN CEGAH RAMBUT RONTOK Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti
VIVAnews - Merawat rambut sama halnya dengan menjaga kebugaran tubuh. Rambut juga membutuhkan suplemen untuk memaksimalkan pertumbuhannya. Rambut yang sehat rata-rata bertambah panjang sekitar setengah inci per bulan. Kekurangan vitamin pada rambut bisa memperlambat pertumbuhannya. Itulah mengapa perlu mengasup suplemen mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan rambut seperti zat besi, lemak esensial, dan vitamin B.
Zat Besi Kekurangan zat besi dapat menyebabkan rambut rontok. Sebelum menopause, wanita perlu 18 mg zat besi per hari. Menurut WebMd, kebiasaan mengonsumsi makanan kaya besi, seperti brokoli atau ragi bir, membantu menormalkan pertumbuhan rambut. Selain rendahnya asupan zat besi, diet rendah protein dan lemak juga bisa memperburuk kesehatan rambut.
Vitamin B Tambahan vitamin B, terutama B-12 dan biotin, dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Vitamin B-12 membantu memelihara kesehatan kulit kepala dan merangsang pembukaan folikel rambut untuk pertumbuhan rambut baru. Ted Daly, seorang profesor dermatologi klinis dari Nassau University Medical Center, menyarankan para wanita mengasup 2,4 mcg B-12 dan 3 mg biotin per hari untuk mendorong pertumbuhan rambut. Biotin memainkan peranan penting dalam proses manufaktur rambut agar tak mudah rapuh. Vitamin B-12 bisa ditemukan melalui suplemen atau protein hewan seperti daging dan kuning telur.
Asam Lemak Esensial Asam lemak esensial (ALE) seperti yang ditemukan dalam lemak ikan, kacang-kacangan dan minyak zaitun memainkan peran penting dalam pertumbuhan rambut. Jika rambut tidak cukup mendapatkan asupan zat gizi ini akan memicu kerontokan, memperlambat pertumbuhan rambut kering, dan membuat rambut mudah rapuh. Ikan suplemen primrose oil atau minyak biji rami bisa membantu proses pertumbuhan rambut. Pilih suplemen yang menyediakan 3 gram asam lemak esensial per hari dan makanan mengandung Omega 3 dan asam lemak Omega-6 untuk hasil terbaik. (pet) • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Tue Nov 16, 2010 5:53 pm; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Wed Jun 23, 2010 7:15 pm | |
| MEMPERLAMBAT KERONTOKAN RAMBUT Kamis, 17 Juni 2010 | 13:36 WIB Kompas.com - Makin bertambah usia, baik pria atau wanita, akan mengalami kerontokan rambut yang berujung pada kebotakan atau penipisan rambut. Pada pria, 25 persen kebotakan dimulai saat usia 30 tahun dan dua pertiganya di usia 60 tahun. Kondisi tersebut merupakan bagian dari proses penuaan yang tidak bisa kita cegah, namun bisa diperlambat. Berikut tipsnya:
1. Hindari penataan rambut yang sifatnya menarik rambut, seperti menguncir, menjempit atau mengikat rambut. Tarikan pada rambut bisa menyebabkan rambut rontok, terutama di bagian sisi kepala. Tipe kerontokan seperti ini disebut juga traction alopecia. Jika tarikan rambut menyebabkan parut kulit kepala, akibatnya adalah kebotakan permanen.
2. Menyisir rambut terlalu sering bisa membuat rambut patah. Karena itu hindari menyisir rambut secara berlebihan. Gunakan sisir dengan gigi jarang dan sikat yang lembut. Dalam kondisi basah rambut lebih rapuh dibanding saat dalam keadaan kering, karena itu berhati-hatilah menyisir rambut setelah keramas.
3. Mencuci rambut dengan sampo terlalu sering bisa berakibat buruk pada rambut. Gunakan kondisioner atau krim rambut setelah keramas agar rambut lebih mudah disisir.
4. Penggunaan minyak rambut atau bahan-bahan perawatan rambut lain secara terus menerus akan menyebabkan inflamasi di bagian folikel rambut. Akibatnya rambut jadi mudah rontok.
Rata-rata kita memiliki rambut sekitar 100.000 helai. Setiap harinya rambut akan rontok hingga 100 helai. Pada umumnya rambut akan bertahan hingga 4,5 tahun dan tumbuh setengah inci setiap bulan. Pada tahun kelima, rambut akan rontok dan dalam waktu 6 bulan digantikan oleh rambut baru.
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:39 pm; edited 7 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Wed Jun 23, 2010 8:09 pm | |
| PENYEBAB RAMBUT RONTOK DAN SOLUSINYA Selasa, 2 November 2010, 13:38 WIB Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews - Menurut American Academy of Dermatology (AAD), lebih dari 30 juta wanita bermasalah dengan rambut rontok. Kondisi ini membuat rambut menipis dan volumenya berkurang. Kerontokan rambut tak hanya terjadi akibat minimnya perawatan terhadap kulit kepala. Masalah ini juga bisa terjadi akibat penyakit yang tengah diderita. Itulah mengapa rambut rontok seringkali juga digunakan untuk mendeteksi jenis penyakit tertentu. Berikut adalah beberapa penyebab rambut rontok sekaligus cara mengatasinya, seperti dikutip dari laman Times of India:
Gangguan makan Asupan makanan yang kurang bisa menyebabkan siklus pertumbuhan rambut prematur sehingga menghambat pertumbuhannya. Itulah mengapa mereka yang tengah menjalani program diet seringkali mengalami gangguan rambut kusam dan rontok. Cobalah konsumsi protein yang cukup saat sarapan untuk menyehatkan folikel rambut.
Stres Hormon yang dilepas di dalam tubuh saat stres memengaruhi penyerapan vitamin B yang dibutuhkan untuk pigmentasi. Itulah mengapa tingkat stres tinggi membuat seseorang lebih cepat beruban. Stres emosional juga dapat menyebabkan alopecia, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel rambut. Kondisi ini yang kemudian memicu rambut rontok. Selain relaksasi, asupan suplemen vitamin B kompleks juga baik.
Gangguan Tiroid Rambut rontok merupakan salah satu tanda terjadinya gangguan hormon tiroid. Terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dan siklus pertumbuhan rambut. Agar rambut kembali tumbuh dengan sehat adalah melakukan pijat kepala dan menutrisinya dengan protein setiap pagi.
Anemia Gangguan kesehatan ini biasanya terjadi akibat kekurangan zat besi pada sel darah merah. Padahal, zat besi juga diperlukan untuk kesehatan folikel rambut. Untuk mengatasinya, cobalah meningkatkan asupan vitamin C. Jika perlu, padukan juga dengan suplemen zat besi. Vitamin C membantu penyerapan zat besi, dengan cara murah dan efektif.
Polycystic Ovary Syndrome (PcOS) Merupakan sindroma pada wanita akibat kelebihan hormon pria. Kondisi ini dapat memicu penipisan rambut di bagian depan dan atas kepala. Cobalah mengonsumsi obat yang dapat mengurangi jumlah hormon laki-laki. Bisa juga dibantu dengan pijat kepala untuk meningkatkan aliran darah ke folikel rambut. (pet) • VIVAnews
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:41 pm; edited 5 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Wed Jun 23, 2010 8:19 pm | |
| RONTOK 100 HELAI, MASIH WAJAR KOK! Rabu, 6 Oktober 2010 | 11:40 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa sih yang tidak ingin memiliki rambut sehat dan indah? Punya rambut indah sama berharganya dengan mengenakan mahkota di kepala. Bedanya, mahkota yang satu ini sangat rentan. Rambut rontok dan kebotakan memang momok yang menakutkan bagi setiap orang. Tak heran, berbagai masalah tersebut meski itu berarti harus mengeluarkan banyak biaya.
Sejatinya, kerontokan rambut wajar, karena rambut juga mempunyai siklus hidup. "Siklus hidup ini yang mempengaruhi pelepasan rambut secara normal," ujar Santi Sadikin, dokter konsultan estetika Klinik Kecantikan Esther House of Beauty. Dalam kondisi normal, seharusnya, jumlah rambut yang rontok setiap hari tak lebih dari 45-100 helai. Bandingkan dengan jumlah rambut di kepala kita yang mencapai 100.000 helai.
Menurut Santi, siklus hidup rambut terbagi ke dalam tiga fase. Pertama, fase antigen atau fase pertumbuhan. Pada siklus ini, sehelai rambut bisa bertahan di kulit kepala hingga tiga tahun. Kedua, fase catagen atau istirahat. Di fase yang berlangsung sekitar tiga pekan ini, rambut berhenti tumbuh. Ketiga, fase telogen atau fase pelepasan. Di fase ini, setiap rambut akan mengalami pelepasan dari kulit kepala. Proses ini terjadi dalam tiga bulan. Dalam keadaan normal, 90 persen dari keseluruhan rambut di kepala kita dalam fase pertumbuhan. Baru 10 persen sisanya mengalami fase istirahat pada waktu tertentu alias tidak bersamaan.
Faktor penyebab Nah, masalahnya, rambut dan kulit kepala amat jarang berada dalam kondisi normal. Alhasil, masalah rambut rontok pun muncul. Santi menilai, rambut rontok di bawah 40 helai per hari masih normal. Tapi, kalau jumlah rambut rontok di atas 40 helai, si empunya rambut harus mengatasinya. Eddy Karta, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta memiliki acuan berbeda. Menurutnya, rambut rontok 100-150 helai per hari masih wajar. Tapi, jangan sampai kerontokan rambut yang terjadi sampai berujung pada kebotakan.
Di luar siklus normal, banyak faktor yang menyebabkan rambut rontok. Khusus di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah iklim yang panas dan lembab. "Iklim tropis membuat kepala lebih mudah berminyak, kotor, dan berketombe" kata Santi. Masalah kulit kepala juga bisa terjadi karena kekurangan gizi seperti protein, vitamin B, mineral seng, termasuk infeksi kulit kepala. Kalau salah satu dari hal itu terjadi, akar rambut pun menjadi mudah lepas. Dia juga mengingatkan, kebiasaan mengikat atau menyasak bisa membuat akar rambut tertarik dan mudah lepas. Penggunaan bahan kimia, seperti sampo, pelembab rambut, pewarna rambut, serta obat pengeriting atau pelurus rambut juga mempengaruhi kesehatan akar rambut.
Obat-obatan pun bisa menjadi penyebab kerontokan. Contohnya ini terjadi pada pasien penerima kemoterapi atau radioterapi. Bahkan, untuk sebagian orang, pil kontrasepsi, obat asam urat, obat radang sendi, obat depresi, dan obat darah tinggi bisa menjadi pemicu kerontokan rambut. Penyebab lain adalah kelebihan hormon androgen (androgenic alopecia). Hormon ini biasanya menyerang kaum pria berusia di atas 30 tahun. "Biasanya, kebotakan terjadi di depan atau belakang kepala," jelas Santi. Faktor terakhir adalah psikologis. Stres ternyata juga bisa memicu kerontokan pada rambut.
Last edited by gitahafas on Wed Nov 17, 2010 2:23 pm; edited 9 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 24, 2010 12:03 pm | |
| 7 FAKTOR YANG MENYEBABKAN KERONTOKAN RAMBUT By Lika Aprilia Samiadi Thursday April 21, 2011 01:57 pm WIT Siapa sangka polusi dan gigi berlubang ternyata dapat menyebabkan kerontokan rambut. Berikut ini tujuh faktor eksternal di luar kebiasaan kita sehari-hari yang ternyata berpengaruh langsung pada kerontokan dan kerusakan rambut.
1. Diet ketat Masalah ini yang paling sering terjadi pada wanita. Karena ingin memiliki tubuh yang langsing, diet pun dilakukan habis-habisan hingga tanpa sadar tubuh kekurangan nutrisi dan vitamin. Tentunya nutrisi untuk rambut pun jadi tak tercukupi. Diet berlebihan juga membuat berat badan turun drastis dalam waktu singkat, dan ini membuat batang rambut menjadi lemah, mudah patah, dan mudah tercabut dari akarnya.
2. Merokok Selain buruk bagi kesehatan, merokok juga dapat menghambat suplai oksigen ke rambut, yang menyebabkan rambut kekurangan nutrisi. Selain itu, merokok juga terbukti mempercepat proses penuaan, dan salah satu tanda penuaan adalah rambut rontok, bahkan kebotakan pada pria.
3. Stres Saat sedang stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dan noradrenalin. Kedua hormon ini membuat rambut "beristirahat" dan tidak memproduksi rambut baru. Jadi selama stres, kerontokan rambut mungkin tak akan bertambah, namun rambut yang rontok ini tak akan digantikan oleh rambut yang baru. Kabar baiknya, kondisi ini hanya akan bertahan selama stres berlangsung. Setelah stres berakhir, sel-sel rambut pun akan kembali berproduksi.
4. Polusi Tinggal di kota membuat kita rentan polusi. Asap knalpot kendaraan bermotor adalah jenis polusi yang terburuk bagi rambut karena jika terpapar pada rambut dapat menyebabkan rambut menjadi lemah dan mudah rontok. Tinggal di desa tak menjamin rambut bebas terkena polusi, karena ternyata pestisida yang digunakan untuk membasmi hama di sawah dan kebun juga dapat menyebabkan kerontokan jika terpapar pada rambut.
5. Sinar matahari Sinar matahari baik bagi kita, terutama untuk menstimulasi produksi vitamin D. Namun jika rambut terlalu lama terekspos sinar matahari tanpa perlindungan sama sekali, rambut bukan saja bisa jadi kering dan rapuh, tapi juga bercabang.
6. Bahan kimia di produk rambut Meluruskan, mengeriting, mewarnai, dan berbagai jenis perlakuan pada rambut yang biasa dilakukan di salon, pasti menggunakan produk yang mengandung bahan kimia. Sekali dua kali tak apa, tapi terlalu sering mengotak-atik rambut dengan produk-produk ini justru akan membuat rambut rapuh dan rusak.
7. Gigi berlubang Jangan anggap remeh gigi berlubang, apalagi jika sudah mencapai tahap infeksi. Tubuh akan memproduksi lebih banyak sel darah putih untuk melawan infeksi, dan sel darah putih itu akan terdistribusikan ke folikel rambut, yang akan membuatnya berhenti memproduksi rambut sama sekali. Jika dibiarkan, tak jarang pasien infeksi gigi mengalami kebotakan di satu area kecil di kepala. Lokasi kerontokan biasanya dekat dengan posisi gigi yang terkena infeksi. Pada pria, terkadang infeksi gigi juga berpeng
Last edited by gitahafas on Sat Jun 11, 2011 4:46 pm; edited 6 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Jun 24, 2010 8:47 pm | |
| 9 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEWARNAI RAMBUT By Lika Aprilia Samiadi Friday April 15, 2011 12:52 pm WIT Banyak orang tak mau mewarnai rambut karena khawatir membuat rambut rusak, atau takut hasilnya gagal. Padahal jika dilakukan dengan baik dan benar, efek buruk pengecatan rambut bisa dihindari. Apa saja yang harus diperhatikan?
1. Beli warna yang lebih terang Hasil pengecatan biasanya tak sesuai dengan gambar yang ada di kemasan. Warna di rambut kita biasanya akan lebih gelap, terutama pada rambut orang Indonesia yang hitam legam. Untuk mengatasinya, belilah cat rambut yang 2 tingkat lebih terang dari yang Anda inginkan.
2. Realistis Jangan harap perubahan warna rambut yang drastis, misalnya dari hitam ke merah terang, akan langsung membuat penampilan Anda lebih menarik. Justru perubahan warna yang tak terlalu mencolok (dari hitam ke coklat tua) malah lebih bisa memberi kesan yang lebih baik.
3. Selalu beli lebih Jika rambut Anda tebal dan panjangnya melebihi dada, biasanya Anda membutuhkan 3 boks cat rambut. Lebih baik berjaga-jaga membeli lebih, daripada baru menyadari kekurangannya di tengah proses pengecatan.
4. Pilih formula yang tepat Perempuan dengan rambut tebal dan cenderung ikal sebaiknya menggunakan cat rambut berbentuk gel atau cair yang bisa lebih mudah didistribusikan ke seluruh permukaan rambut. Jika kulit Anda sensitif, pilih cat rambut berbentuk foam yang tak akan menetes ke wajah Anda.
5. Jauhi kolam renang Klorin yang terdapat di air kolam renang akan merusak kutikula rambut dan membuat rambut berubah warna. Jadi, 2 minggu sebelum dan sesudah mengecat rambut, stop dulu aktivitas berenang.
6. "Rambut kotor" lebih baik Minyak di kulit kepala berfungsi sebagai pelindung dari iritasi. Jadi, sebaiknya jangan keramas sebelum mengecat rambut. Rambut lepek juga akan memudahkan proses pengecatan agar lebih merata dan menutupi semua bagian rambut.
7. Ganti sampo Anda Beberapa jenis sampo, salah satunya sampo antiketombe, mengandung bahan kimia yang bisa melunturkan warna cat rambut. Gunakan sampo khusus untuk rambut yang diwarnai, agar warna lebih tahan lama.
8. Siapkan produk perawatan Cat rambut mengandung bahan bernama hidrogen peroksida yang dapat merusak rambut. Setelah rambut Anda diwarnai, rawatlah dengan produk perawatan berbahan natural yang bisa mengembalikan kelembapan dan mencegah kerusakan rambut.
Last edited by gitahafas on Sat Jun 11, 2011 4:48 pm; edited 6 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Fri Jun 25, 2010 8:52 pm | |
| DAMPAK NEGATIF MEWARNAI RAMBUT BAGI KESEHATAN Kamis, 21/07/2011 17:51 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta, Mewarnai rambut memang bisa membuat penampilan seseorang berubah. Tapi ada beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari proses mewarnai rambut bagi kesehatan. Dalam proses mewarnai rambut ada zat-zat kimia yang diberikan untuk menutupi atau menghilangkan pigmen alami yang sudah ada dalam rambut seseorang. Karenanya jika seseorang mewarnai rambut secara terus menerus akan menimbulkan dampak bagi kesehatan. Untuk itu ketahui apa saja dampak negatif bagi kesehatan yang bisa ditimbulkan dari proses mewarnai rambut, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (21/7/2011) yaitu:
Iritasi kulit dan alergi Beberapa orang yang rentan mengalami alergi sebaiknya melakukan tes terlebih dahulu sebelum menggunakan pewarna rambut apapun. Jika dalam waktu 48 jam tidak menimbulkan reaksi apapun, maka pewarna tersebut aman. Tapi bagi orang yang rentan, ia akan mengalami alergi kulit saat menggunakan pewarna rambut. Gejala yang muncul adalah kemerahan, gatal mendadak, sensasi terbakar di kulit dan rasa tidaknyaman. Jika timbul keluhan tersebut sebaiknya hentikan proses pewarnaan segera.
Kerusakan rambut Rambut yang sering menerima berbagai prose kimia termasuk pewarnaan bisa memicu terjadinya kerusakan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rambut kusam, rapuh, kasar dan rusak. Ujung rambut yang bercabang juga menunjukkan bahwa rambut tidak sehat.
Perubahan warna kulit Bahan kimia dalam rambut akan mempengaruhi protein dalam rambut, kulit dan kuku. Karenanya sangat penting menggunakan sarung tangan untuk perlindungan dan menggunakan krim di sekitar garis rambut.
Masalah kesehatan serius Penelitian terbaru menunjukkan keracunan timah bisa terjadi ketika seseorang melakukan pewarnaan rambut, meski masih ada yang memperdebatkan masalah ini. Hal ini karena bahan utama dalam pewarna rambut warna gelap adalah timbal asetat yang sangat beracun, sehingga berbahaya bagi kesehatan tubuh dan memicu masalah kesehatan serius.
Last edited by gitahafas on Fri Jul 22, 2011 7:05 am; edited 6 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12087 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sat Jun 26, 2010 9:47 am | |
| RAMBUT LEPEK AKIBAT TAK KERAMAS? INI SOLUSINYA By Lika Aprilia Samiadi Thursday April 28, 2011 11:09 pm WIT Bagi banyak wanita dengan rambut berminyak, terlambat bangun pagi bisa jadi hal yang menyebalkan karena membuat kita tak sempat keramas. Akibatnya, rambut pun jadi lepek dan berminyak sepanjang hari. Jangan khawatir, kami punya solusinya.
1. Pakai bedak bayi Taburkan bedak bayi di puncak kepala, di bagian kulit kepala yang paling berminyak. Biarkan beberapa saat agar minyak terserap oleh bedak, lalu sisir rambut seperti biasa.
2. Buat jadi gaya Tarik semua rambut ke belakang, lalu kuncir. Semprotkan shiny serum untuk membuat rambut terlihat berkilau. Dengan cara ini, orang akan menyangka Anda memang sengaja menata rambut dengan gaya slick dan rapi, bukan karena tak sempat cuci rambut.
3. Cuci poni Tak ada cukup waktu untuk mencuci seluruh rambut saat mandi? Cucilah poninya saja. Bagian yang paling akan terlihat berminyak saat Anda beraktivitas sehari-hari adalah poni. Jadi sempatkan mencuci bagian depan rambut. Tak butuh waktu lama untuk mengeringkannya, dan rambut pun akan terlihat seperti baru keramas.
4. Kurangi menyisir Dengan menyisir, minyak di kulit kepala akan terdistribusi ke seluruh bagian rambut. Bagi Anda yang memiliki rambut kering, tak ada salahnya sering-sering menyisir. Namun jika rambut Anda berminyak, cukup sisiran untuk merapikan rambut saja. Hindari menyisir dengan tangan karena akan mengotori rambut dan membuat rambut makin berminyak.
5. Oil control paper Anda mungkin sudah sering menggunakan kertas minyak atau oil control paper untuk mengurangi kelebihan minyak di kulit wajah. Namun ternyata kertas ini juga bisa dipakai di kulit kepala untuk menyerap kadar minyak penyebab rambut lepek.
6. Hindari topi Banyak orang yang menutupi rambut lepek dan berminyak dengan cara memakai topi. Padahal ini malah akan membuat kulit kepala makin berminyak. Jika Anda menutupinya dengan topi, pastikan Anda tak akan berada di tempat atau situasi yang mengharuskan Anda untuk membuka topi.
Last edited by gitahafas on Sat Jun 11, 2011 5:03 pm; edited 4 times in total |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |