Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Kulit

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1 ... 11 ... 19, 20, 21, 22  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Wed Jun 15, 2011 6:51 pm

PERBAN INI CEGAH LUKA PARUT PASCA OPERASI
Lusia Kus Anna | Asep Candra | Rabu, 15 Juni 2011 | 11:27 WIB
KOMPAS.com — Luka bekas jahitan operasi sering kali menimbulkan parut yang mengganggu penampilan kulit. Untuk mengatasinya, para ilmuwan menciptakan perban atau plester yang mampu menjaga kemulusan kulit pascaoperasi. Perban tersebut dibuat dari bahan silikon sehingga dapat diregangkan menutupi luka dan tetap bertahan hingga 8 minggu. Cara kerja perban ini adalah mengurangi tekanan pada kulit yang akan menyebabkan bekas atau parut. Terbentuknya luka parut pascaoperasi bisa dijelaskan secara singkat oleh mekanisme berikut. Pascaoperasi jahitan dipakai oleh dokter untuk menyatukan dua jaringan sehingga luka menjadi sembuh dan kulit menyatu kembali. Pada tahap awal penyembuhan luka, inflamasi di sekitar area yang luka akan merangsang produksi kolagen.

Lapisan dari susunan kolagen akan membantu luka sembuh. Namun, lapisan baru yang terbentuk biasanya tidak sama lagi dengan jaringan sebelumnya serta terpisah dari kulit sekitar sehingga terbentuk parut. Masalah itu diperburuk dengan dilepasnya jahitan karena bagian pinggir jaringan tertarik ke arah yang berbeda akibat kulit yang teregang. Tekanan ini akan menyebabkan jaringan parut menyebar melebihi luka sehingga menembal dan tampak menonjol. Dalam studi terbaru terungkap, 9 dari 10 orang yang menjalani prosedur operasi dalam periode 6-12 bulan terakhir mengaku tidak senang dengan luka parut di kulit mereka. Para ilmuwan dari Universitas Stanford Amerika Serikat telah mengembangkan perban yang efektif mencegah parut. Perban ini akan langsung ditempelkan begitu jahitan operasi dilepas. Perban ini juga didesain untuk berkontraksi perlahan dalam beberapa jam sehingga tekanannya lebih lembut pada jaringan luka. Tekanan yang lebih sedikit ini akan mencegah jaringan parut menyebar.

Uji coba pertama perban ini dilakukan pada babi karena memiliki kulit yang mirip dengan manusia. Hasilnya, terjadi pengurangan luka parut hingga 60 persen pada bekas luka sayatan satu inci. Kemudian uji coba dilakukan pada 9 wanita yang melakukan operasi pengencangan kulit perut (tummy tuck), prosedur operasi yang biasanya meninggalkan bekas luka parut yang lebar dan tebal. Separuh wanita diberi perban silikon dan sisanya perban biasa. Hasilnya, yang memakai perban silikon, luka parutnya jauh lebih kecil. "Makin sedikit tekanan pada jaringan di sekitar luka, makin kecil pula bekas parutnya," kata Dr Nick Lowe dari British Association of Dermatologist, menanggapi studi ini.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Fri Jul 15, 2011 6:45 am

DARIMANA LESUNG PIPIT BERASAL?
Kamis, 24/6/2010 | 10:57 WIB
KOMPAS.com - "Wow... manis sekali! Enggak tahan melihat lesung pipinya!" Begitu mungkin komentar Anda saat menatap wajah Eddie Cibrian, bintang serial CSI: Miami. Tanpa menggerakkan wajah saja, lesung itu muncul dengan jelas di pipinya. Pasti lesung pipi di wajah Afgan juga yang membuat putri Anda tergila-gila.
Ciri fisik pada wajah ini hadir secara permanen di pipi atau di dagu, atau terlihat sementara ketika seseorang berbicara atau tersenyum. Kehadiran lesung pipi otomatis akan membuat wajah seseorang berubah (menjadi lebih menarik), sehingga boleh dibilang lesung pipi merupakan ciri fisik yang dominan.

Wanita dan remaja putri yang berlesung pipi sering dianggap seksi. Survei yang dilakukan melalui internet menunjukkan bahwa selebriti wanita yang memiliki lesung pipi adalah tipe selebriti yang paling banyak dicari di internet. Menurut survei tersebut, selebriti seperti Angelina Jolie dan Pretty Zinta banyak di-search hanya karena lesung pipi mereka. Umumnya, lesung pipi muncul di kedua pipi. Pada sebagian orang, ada pula lesung pipi yang hanya terlihat di satu pipi. Ciri fisik ini diyakini sebagai sesuatu yang diwarisi secara genetik.

Selama proses reproduksi, masing-masing orangtua memberi kontribusi satu dari gen-gen mereka untuk anak. Karena gen lesung pipi ini termasuk dominan, anak pasti akan mendapatkannya dari orangtua. Artinya, jika kedua orangtua memiliki lesung pipi, peluang anak mewarisinya adalah sebesar 50-100 persen. Sedangkan jika hanya satu orangtua yang memiliki lesung pipi, peluangnya akan menjadi 50 persen. Bila kedua orangtua tidak mempunyai lesung pipi, tidak ada peluang bagi anak untuk mendapatkannya. Tetapi, anak-anak mereka kelak bisa menghantarkan gen lesung yang terpendam ini ke generasi berikutnya.

Dalam makalahnya yang berjudul "The Anatomy of the Cheek Dimple" (1998), Dr Joel Pessa, ahli bedah plastik di University of Texas Health Science Center, mengatakan, lesung pipi kemungkinan disebabkan oleh otot wajah yang disebut otot zygomaticus major yang terbelah dua. Lesung ini akibat otot wajah tersebut lebih pendek daripada ukuran normal; sehingga otot tersebut menarik kulit wajah Anda dan membentuk lekukan pada kulit wajah Anda. Ketika orang dengan anatomi wajah seperti ini tersenyum, otot-otot yang lebih pendek dari wajahnya menyebabkan kulit wajah tertarik, lalu menciptakan sedikit cekungan di kulit.

Namun dalam kasus lain, lesung pipi juga disebabkan oleh kehadiran lemak berlebih pada wajah. Lesung seperti ini tidak permanen, dan seringkali tidak dianggap sebagai indikator kesehatan yang baik. Meskipun begitu, ia akan lenyap ketika lemak berlebih tersebut juga menghilang berkat perubahan pola makan dan latihan. Pada dasarnya, ciri fisik ini unik ketika muncul secara natural atau merupakan bawaan lahir. Namun bila lesung pipi itu muncul sebagai indikator kesehatan yang buruk, haruskah kita senang mendapatkannya? Apalagi jika lesung pipi itu kemudian menghilang setelah Anda kehilangan berat badan. Apakah wajah kita akan tetap menarik?

Sumber: NC Times, Gemini Geek
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 02, 2011 11:45 am

TIPS MELINDUNGI KUKU KAKI DARI JAMUR
Selasa, 02/08/2011 07:46 WIB Adelia Ratnadita - detikHealth
Jakarta, Infeksi jamur kuku dapat berlangsung lama selama bertahun-tahun tanpa menyebabkan rasa sakit atau keluhan lain. Tetapi kuku yang terinfeksi dapat berubah menjadi lebih tebal, berubah warna atau rapuh sehingga membuat kuku tampak kusam dan tidak menarik. The American Podiatric Medical Association menyarankan cara untuk mencegah infeksi jamur di kaki seperti yang dikutip dari Epharmapedia, Selasa (2/8/2011), antara lain:

1. Cuci kaki Anda dengan air dan sabun, lalu keringkan secara menyeluruh.

2. Periksa kaki dan jari-jari kaki secara teratur untuk mencari apakah ada kulit pecah-pecah dan gatal atau tidak.

3. Jangan pergi tanpa alas kaki di kamar mandi umum.

4. Gantilah kaos kaki dan sepatu lebih dari sekali sehari.

5. Potonglah kuku kaki secara rutin

6. Kenakan sepatu dengan ukuran yang sesuai atau pas dan memungkinkan terjadi sirkulasi udara di dalam sepatu atau yang terbuat dari bahan yang tidak pengap, serta jangan memakai kaus kaki yang terlalu ketat.

7. Kenakan kaus kaki yang terbuat dari bahan sintetis, bukan dari bahan katun atau wol agar kaki tidak lembab.

8. Desinfeksi atau sterilkan gunting atau alat perawatan kuku kaki lainnya secara rutin.

9. Jangan gunakan cat kuku (kuteks) terlebih dahulu jika mencurigai adanya jamur di kuku kaki.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Mon Aug 15, 2011 11:39 am

DARIMANA MUNCULNYA KUTIL?
Selasa, 23/03/2010 13:50 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Ada sebuah mitos yang menyebutkan kutil disebabkan oleh nasi yang menempel di kulit. Tapi itu hanyalah mitos karena kutil adalah salah satu gangguan di kulit. Dari mana munculnya kutil? Kutil adalah pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh human pappilomavirus (HPV) yang merupakan salah satu virus penyebab kanker serviks (leher rahim). Tapi kutil termasuk kategori non-kanker. Virus ini hanya menyebabkan keratin yaitu protein keras di lapisan epidermis (lapisan atas kulit) yang tumbuh terlalu cepat. Gangguan kulit kutil berbeda dengan tahi lalat. Jika tahi lalat berwarna gelap dan cukup besar sedangkan kutil seperti warna kulit yang menonjol dan cenderung kecil. Biasanya daerah tangan dan kaki yang paling sering ditemui adanya kutil. Tampilan dari kutil berbeda-beda tergantung pada bagian mana yang ditumbuhi kutil serta ketebalan dari kulit juga mempengaruhi. Kutil yang terletak di daerah telapak kaki dikenal sebagai verruca. Seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Selasa (23/3/2010) virus penyebab kutil dapat ditularkan melalui kontak kulit dengan kulit dan juga melalui kontak barang-barang yang digunakan seperti handuk atau sepatu. Penyebab kutil dapat menular ke orang lain dengan cara berikut:

1. Jika seseorang menggaruk atau menggigit kutil yang ada.
2. Mengisap jari.
3. Menggigit kuku dapat menyebabkan kutil menyebar pada ujung jari dan sekitar kuku.
4. Saat mencukur wajah atau kaki.

Setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Karenanya ada orang yang langsung kutilan setelah bersentuhan, sedangkan yang lainnya tidak menular. Risiko seseorang tertular kutil dari orang lain memang kecil. Para ahli mengungkapkan ada beberapa jenis kutil yaitu common warts, verrucas, plane warts dan filiform warts.

Common warts (verruca vulgaris)
Kutil jenis ini memiliki permukaan yang kasar serta teksturnya berupa benjolan yang menebal dan disebut dengan papula atau plak. Dapat muncul di setiap bagian tubuh, namun lebih sering timbul di buku jari, jari, siku dan lutut. Kebanyakan memiliki bintik-bintik kecil gelap yang berasal dari pembuluh darah beku.

Verrucas (plantar warts)
Kutil jenis ini biasanya muncul di telapak kaki, kadang-kadang di tumit dan jari kaki. Jenis ini dapat menyakitkan dan biasanya tumbuh ke dalam kulit karena adanya tekanan dari telapak kaki. Ciri khasnya memiliki titik hitam di tengah dengan daerah putih disekitarnya yang mengeras.

Plane warts (verruca plana).
Kutil jenis ini berbentuk bulat, datar, mulus dan umumnya berwarna kekuningan, kecoklatan atau warna kulit. Lebih umum terjadi pada anak-anak dan ditemukan pada tangan, kaki serta wajah.

Filiform warts (verruca filiformis)
Kutil jenis ini berbentuk panjang dan biasanya ditemukan pada kelopak mata, leher dan ketiak.

Sebagian besar kutil memang tidak memerlukan perawatan medis, karena kebanyakan kutil bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika kutil tersebut menimbulkan rasa nyeri, mudah berdarah, mengubah penampilan, menyebar ke daerah lain atau tumbuh kembali setelah hilang, maka sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sun Aug 21, 2011 11:54 am

6 KEBIASAAN YANG DIAM DIAM MERUSAK KULIT KITA
By Lika Aprilia Samiadi Friday August 12, 2011 04:42 pm WIT
Siapa sangka sering berlama-lama menelepon pacar atau meninggalkan kacamata saat mata minus ternyata bisa merusak kulit kita? Agar tak menyesal di kemudian hari, hentikan enam kebiasaan buruk berikut ini.

1. Bertelepon terlalu lama
Ponsel kita biasa ditaruh di dalam tas (yang bagian dalamnya pasti penuh debu), di atas meja, atau di tempat-tempat lain yang tidak steril. Menelepon berlama-lama menyebabkan kulit pipi bersentuhan dengan ponsel yang penuh bakteri tersebut. Pastikan Anda menyimpan tissue basah antibakteri untuk mengelap ponsel sebelum Anda menggunakannya.

2. Mengabaikan kacamata
Tulisan di kejauhan sudah mulai tak terbaca, tapi Anda masih saja tak mau memakai kacamata? Atau softlens yang biasa Anda pakai mungkin sudah tak akurat lagi karena minus mata sudah bertambah? Jika diabaikan, secara tak sadar Anda akan sering menyipitkan mata saat membaca. Efeknya, kulit cepat berkerut dan terlihat tua.

3. Hairspray
Banyak yang menganggap melindungi wajah dengan tangan saat menyemprot rambut dengan hairspray sudah cukup. Padahal partikel dari hairspray tetap bisa melewati celah-celah tangan dan menempel di wajah. Lain kali, tutupi wajah Anda dengan sehelai handuk bersih saat menyemprotkan hairspray.

4. Malas mengganti sarung bantal
Saat kita tidur, sel kulit mati di wajah akan luluh dan menempel di sarung bantal. Sel mati yang menumpuk itu lama-lama akan berubah menjadi bakteri dan racun. Jadi jika Anda malas mengganti sarung bantal, setiap malam Anda akan tidur di tumpukan bakteri. Hiiii...

5. Terlalu sering mandi air panas
Mandi air panas memang nikmat. Tapi jika dilakukan terlalu sering dan dengan durasi terlalu lama, lapisan luar epidermis akan terkikis dan kulit Anda akan jadi sangat kering.

6. Kacamata hitam berukuran besar
Kacamata hitam model ini adalah favorit para wanita. Tapi mereka seringkali lupa membersihkan kacamata tersebut sebelum memakainya. Padahal kacamata pastilah tidak steril, sementara ia akan menyentuh ujung hidung dan pipi kita selama kita memakainya.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sun Aug 21, 2011 11:56 am

4 LANGKAH MENANGGULANGI KULIT KETIAK YANG HITAM
By Ayu Kinanti Thursday February 17, 2011 10:09 am WIT
Memiliki kulit ketiak yang hitam terkadang membuat wanita kurang percaya diri. Tapi ada kiat-kiat untuk membuat kulit ketiak menjadi lebih putih dan halus. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda ikuti. Pertama-tama yang perlu disadari adalah, kulit ketiak merupakan salah satu kulit yang paling sensitif. Untuk itu merawatnya pun butuh perhatian khusus. kiat-kiat merawat kulit ketiak yang dikutip dari carefair ini bisa membantu Anda.

1. Pengelupasan
Kulit hitam di daerah ketiak bisa jadi merupakan kumpulan sel kulit mati. Untuk itu, yang harus Anda lakukan adalah membuang semua sel kulit mati tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Beberapa produk kecantikan menyediakan krim khusus kulit ketiak yang bisa Anda gunakan. Secara alami, pengelupasan juga bisa dilakukan dengan menggosok kulit ketiak menggunakan spons mandi atau loofah. Dengan menggosoknya, akan memancing sel-sel kulit membentuk lapisan baru yang telah rusak.

2. Memilih pisau cukur
Bulu-bulu ketiak yang tidak tercukur dengan sempurna akan menghambat pori-pori dan membuat kulit di sekitarnya menghitam. Untuk menghindarinya, pilihlah pisau cukur yang berkualitas. Jangan pernah menggunakan pisau tumpul saat mencukur bulu ketiak. Waxing juga bisa menjadi jalan keluar yang baik, karena metode ini bisa mencabut bulu ketiak hingga ke akar, sehingga tidak tertinggal di kulit ketiak Anda.

3. Memilih deodoran
Deodoran pilihan Anda bisa jadi merupakan penyebab menghitamnya kulit di sekitar ketiak. Mungkin kandungan di dalamnya tidak sesuai dengan kulit Anda sehingga membuatnya menjadi hitam. Daripada berisiko, Anda bisa mencegah bau ketiak dengan 'deodoran alami'. Setelah mandi, gunakanlah baking soda di ketiak Anda. Baking soda juga bisa membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap di ketiak.

4. Memutihkan kulit
Beberapa merek produk kecantikan juga mengeluarkan pemutih khusus kulit ketiak. Anda juga bisa mencobanya sebagai solusi. Ingin yang alami? Gunakan perasan jeruk lemon di ketiak Anda setiap mandi. Perasan jeruk lemon adalah bahan pemutih kulit yang alami.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Mon Aug 29, 2011 4:36 pm

PENGGUNA KRIM WAJAH LEBIH DISUKAI DARIPADA BOTOX
Lusia Kus Anna | Senin, 29 Agustus 2011 | 12:14 WIB
KOMPAS.com — Memiliki wajah yang cerah dan tampak awet muda adalah dambaan semua orang. Jika Anda berniat untuk mempertahankannya sekaligus mendapatkan tanggapan yang positif dari lingkungan, sebaiknya pilih memakai krim kosmetik ketimbang melakukan botox. Dalam sebuah penelitian terungkap, orang yang memilih cara-cara konvensional untuk mempertahankan kemudaan wajahnya, yakni memakai krim wajah, mengaku lebih mendapat perlakuan hangat dan jauh dari kesan sombong, dibandingkan dengan pengguna botox, suntikan penghilang kerut. "Di balik tekanan untuk selalu tampil menarik dalam kehidupan sosial, ternyata ada dampak sosial negatif yang harus ditanggung oleh mereka yang memilih cara ekstrem demi penampilannya," kata ketua peneliti Alison Chasteen, profesor psikologi dari Universitas Toronto. Dalam penelitiannya, Chasteen meminta 260 wanita untuk membaca tentang wanita yang berusia 50, 60, dan 70 tahun, yang menggunakan krim wajah atau injeksi botox agar terlihat tetap muda. Separuh partisipan berusia muda (rata-rata 18 tahun) dan sisanya berusia lanjut (rata-rata 70 tahun). Responden yang berusia lanjut memiliki perasaan yang positif terhadap wanita yang melakukan upaya untuk mencegah penuaan, apa pun jenisnya dibanding responden berusia muda. Akan tetapi, secara umum para responden merasa wanita yang memakai krim wajah lebih bersahaja dan lebih disukai. Dalam penelitian kedua, 100 partisipan wanita diminta membaca tentang empat jenis upaya wanita mempertahankannya kecantikannya, yakni menghindari sinar matahari, memakai krim wajah, melakukan suntik botox, dan melakukan penarikan wajah (facelift). Sekali lagi, para responden kebanyakan menyukai wanita yang menjaga kecantikannya secara biasa-biasa saja.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Mon Aug 29, 2011 4:41 pm

9 MAKANAN "SANTAPAN" KULIT
Bramirus Mikail | Lusia Kus Anna | Senin, 29 Agustus 2011 | 10:43 WIB
KOMPAS.com — Siapa bilang keriput dan vlek hitam hanya bisa dihilangkan dengan krim kosmetik atau bedah plastik. Kita bisa menjaganya tetap indah dan awet muda dari dalam dengan cara mengonsumsi bahan makanan sehat. Apa saja bahan pangan yang bisa menjadi "santapan" bagi kulit?

1. Kacang
Kacang kaya akan vitamin A dan asam lemak omega-3. Kacang-kacangan merupakan sumber yang kaya nutrisi penting untuk kulit Anda karena bekerja melindungi kulit dengan membentuk membran kaya cairan pada kulit. Rutin mengonsumsi kacang akan menjadikan kulit tetap lembab dan fleksibel sehingga datangnya keriput bisa diperlambat. Sumber: Kenari, pecan, almond, dan hazelnut.

2. Buah dan berries
Buah dan berries adalah sumber alami yang kaya akan antioksidan, vitamin, serat, dan mineral untuk menjaga kulit Anda tetap mulus. Antioksidan melawan radikal bebas dan meningkatkan penyerapan nutrisi, sedangkan vitamin dan mineral memberikan kekebalan yang kuat. Sumber: Raspberry, anggur merah, blueberry, alpukat, kiwi, aprikot, apel, pir, dan melon.

3. Sayuran hijau
Antioksidan, vitamin C, E, dan beta-karoten banyak ditemukan pada sayuran berdaun hijau. Mereka mempuyai sifat meningkatkan kekebalan tubuh, selain juga melindungi terhadap penyakit kanker, radang sendi, dan jantung. Sayuran memainkan peran penting dalam pembaruan kulit dan penghapusan radikal bebas berbahaya. Sayuran juga memiliki efek promotor antipenuaan. Sumber: Bayam, buncis, brokoli, kubis, wortel, dan mentimun.

4. Ikan
Ikan merupakan sumber yang kaya minyak Omega-3, komponen yang memainkan peran sangat penting dalam meningkatkan elastisitas kulit dan dapat mengurangi keriput di wajah. Asam lemak Omega-3 tidak diproduksi oleh tubuh kita sehingga kita harus mengasupnya dari makanan. Sumber: Salmon, ikan kembung, herring, sarden, dan makarel.

5. Serelia utuh
Serelia utuh tidak hanya mengandung antioksidan, tetapi juga memiliki sumber yang kaya vitamin, mineral, protein, dan serat. Serelia juga bertanggung jawab untuk menurunkan kolesterol darah dan membantu dalam mencegah penyakit jantung. Setelah Anda mendapatkan tubuh yang sehat, maka secara tidak langsung kulit yang sehat juga akan Anda peroleh. Sumber: Gandum dan beras merah.

6. Lemak sehat
Beralihlah mengonsumsi lemak sehat yang kaya antioksidan. Lemak ini bertindak sebagai pembawa lemak larut vitamin A, C, dan E yang sangat diperlukan untuk memperoleh kulit mulus. Sumber: Minyak zaitun, minyak safflower, dan minyak wijen.

7. Teh
Hindari semua minuman yang kaya akan kafein. Hal ini dikarenakan kafein memiliki kekuatan untuk menghancurkan vitamin dalam tubuh Anda. Sebaiknya minum teh hijau yang kaya akan kandungan EGCG-antioksidan super yang memiliki kemampuan untuk membalikkan oksidasi dan peradangan kulit yang muncul dalam bentuk keriput, kerusakan kulit, atau luka. Sumber: Teh hijau, teh hitam, dan jus tanpa pemanis.

8. Telur dan yoghurt
Makanan ini kaya akan mineral, kalium, dan kalsium. Ini adalah cara pintas yang sangat baik untuk merawat dan meremajakan kulit. Kalium membantu dalam pertumbuhan sel kulit baru. Sumber: putih telur dan susu yoghurt.

9. Air
Hampir 70 persen dari tubuh kita terdiri adalah air. Jika Anda sampai kekurangan cairan, maka kulit akan terasa seperti kering, bersisik, dan kurang gizi. Air dapat dengan mudah kita dapatkan, di samping juga mampu membuat suatu keajaiban bagi kulit Anda dan membuatnya bersinar. Minumlah air putih minimal delapan gelas per hari.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 4:58 pm

ANCAMAN KELUMPUHAN DIBALIK SUNTIKAN BOTOX
acandra | Rabu, 10 Maret 2010 | 08:59 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi sebagian orang, menjadi tua memang menakutkan. Makanya, begitu pantulan wajah di cermin memperlihatkan sedikit kerutan di wajah atau leher, mereka merasa resah dan gelisah bukan main. Bahkan, ada di antara mereka yang rela melakukan apa saja untuk menghilangkan kerutan itu. Sekarang memang tersedia banyak cara untuk menghilangkan kerutan di wajah, mulai dari menenggak obat untuk menghambat penuaan, memakai krim antipenuaan (anti-aging) yang banyak di pasar, suntik botox, hingga menjalani operasi plastik. Semua itu menjadi pilihan. Namun, tentu, Anda juga paham bahwa berbagai opsi itu punya konsekuensi dan harga masing-masing. Ongkos menghilangkan kerutan di wajah lewat operasi plastik, ambil contoh, lebih mahal ketimbang membeli krim atau menenggak kapsul tertentu. Begitu juga dengan metode suntik botox yang belakangan ini disukai oleh kebanyakan orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sebelum memilih suntik botox, Anda harus mengerti plus dan minus cara ini. Banyaknya artis papan atas Holywood, seperti Madonna, Liz Hurley, dan Kyle Minoque yang melakukan suntik botox, tidak otomatis bisa menjadi dasar bagi Anda untuk mengikuti jejak mereka. Suntik botox tak bisa dilakukan sembarangan. ”Apabila dosis dan cara penyuntikannya salah, bisa menyebabkan wajah rusak,” ajar Deby Susanti Vinski, Direktur Perfect Beauty Anti-Aging Clinic, Jakarta. Asal tahu saja, botox sebenarnya berasal dari bakteri beracun. Bakteri ini bahkan mampu meracuni makanan dalam kaleng. Saat dipakai ke wajah, lewat berbagai teknologi, sifat racunnya dikurangi. Cara kerja suntik botox adalah menyuntikkan bakteri botulinum toxin (botox) ke wajah. Bakteri ini bisa melemahkan atau menghalangi otot-otot berkontraksi. Walhasil, ketika otot tidak berkontraksi, kulit akan mengencang dan terlihat lebih halus. ”Dengan begitu, berbagai kerutan di wajah pun bisa hilang,” kata Eddy Karta, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Otot wajah bisa lumpuh
Eddy mengatakan, sistem kerja botox hanya berlangsung sementara, yakni hanya bekerja dalam waktu empat hingga enam bulan. Setelah itu, otot wajah kembali mengerut. Menurut dia, ketika otot kembali normal, suntik botox bahkan dapat meninggalkan dampak negatif pada wajah. ”Otot wajah terkadang menjadi kaku dan susah berekspresi,” ujarnya. Oleh sebab itu, orang yang telah disuntik botox biasanya kecanduan. Setelah efek kencang hilang, mereka ingin mengulangnya kembali agar tampak awet muda. ”Biasanya empat bulan, mereka datang lagi untuk suntik botox,” ucap Eddy. Suntikan yang terus-menerus ini tentu saja bisa menyebabkan penumpukan bakteri botox di wajah. Pemakaian yang berulang juga akan membuat otot-otot wajah menipis. Alhasil, otot malah menjadi gampang kendur. Parahnya lagi, suntik botox juga bisa menimbulkan efek samping pada otot. Otot bisa menjadi tidak simetris, bahkan menimbulkan kelumpuhan. ”Terkadang juga bisa terjadi salah suntik yang berpotensi menimbulkan kelumpuhan otot,” ungkap Eddy. Bukan hanya itu, suntik botox juga bisa menimbulkan rasa sakit dan memar ringan di sekitar suntikan. ”Oleh karena itu, lebih baik, jangan melakukan suntik botox di sekitar mulut karena akan mengganggu cara berbicara dan makan,” kata Eddy. Dampak lainnya, botox juga bisa menurunkan alis mata atau kelopak mata. (Kontan/Adi Wikanto)
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 5:05 pm

SUNTIK BOTOX KEMBALI MAKAN KORBAN
Sabtu, 26 Januari 2008 | 14:32 WIB
Kompas.com - LONDON, SABTU - Buat Anda yang tertarik melakukan suntik botox untuk mengencangkan kulit tampaknya harus mulai berpikir dua kali. Jika tidak digunakan sesuai dengan prosedur, botox memiliki efek samping yang sangat fatal. Bukti bahaya penggunaan botox kembali terungkap setelah jatuhnya beberapa korban meningggal di Inggris belum lama ini. Dari 16 orang yang terenggut nyawanya akibat dampak suntikan Botox, empat di antaranya adalah remaja belia berusia belasan tahun. Seperti dilaporkan The Sun, Sabtu (26/1), suntikan botox diduga menjadi penjemput ajal setelah menyebar ke seluruh tubuh empat remaja berusia 18 tahunan tersebut. Selain mereka, ada 87 orang lainnya yang menjadi korban, namun masih dapat diselamatkan lewat pertolongan medis di rumah sakit. Di Inggris sendiri, tercatat sekitar 55.000 suntikan botox diberikan kepada para pasien dengan berbagai keperluan termasuk perawatan wajah supaya terlihat awet muda. Botox sebenarnya berasal dari racun atau bakteria bernama botulinum toxin type A. Awalnya digunakan untuk tujuan medis, seperti memperbaiki kelainan fungsi otot, mengurangi kejang-kejang di sekitar mata serta meringankan kedutan, botox kemudian mulai lazim digunakan dalam dunia kecantikan dan kosmetik untuk menghaluskan kerutan. Dalam dunia kecantikan, botox masih sangat populer sebagai jalan pintas untuk menghilangkan kerutan, apalagi tak banyak diketahui efek samping dari suntikan toksin ini.

Sebuah layanan perlindungan konsumen kini telah mendesak pemerintah untuk menarik obat kosmetik berbahaya tersebut -termasuk versi sejenisnya yakni Myobloc - sekaligus memberi peringatan bahwa obat tersebut dapat menyebabkan kematian. Kelompok Public Citizen dari AS juga melaporkan setidaknya ada 180 laporan dikirim kepada Food and Drug Administration (FDA) mengenai penggunaan Botox and Myobloc, yang digunakan pada pengobatan kekakuan leher. Dalam laporan tersebut, botox dapat menimbulkan kematian selain juga gangguan pelemahan pada otot dan kesulitan menelan. Kelompok itu pun meminta pencantuman label peringatan “risiko kematian" pada seluruh botol kemasan botox. Juru bicara Public Citizen, Dr Sidney Wolfes, mengatakan sebaiknya pasien diberi tahu terlebih dulu mengenai gejala awal yang timbul akibat efek samping penggunaan botox seperti mulut kering, kesulitan bernafas, gangguan bicara dan kelopak mata terkulai.

“Tindakan peringatan yang lebih baik secara signifikan dapat meningkatkan kemungkinan tindakan medis sejak dini dan bisa mencegah komplikasi, termasuk kematian,” ungkap Wolfes. Sementara itu perusahaan pembuat Botox , Allergan – yang diperkirakan bakal mencatat angka penjualan 1,1 miliar dollar AS tahun ini – menegaskan bahwa risiko penggunaan obat ini telah ditekankan sebelumnya. “Tidak ada persoalan keamanan yang muncul yang belum diarahkan dalam hal pemberian label Botox,” ungkap mereka. Guna menekan dampak mematikan dari botox, para ahli kesehatan di Inggris menyarankan masyarakat untuk menghindari praktik klinik kecantikan gelap atau tidak berizin. Douglas McGeorge, dari British Association of Aesthetic Plastic Surgeons, mengatakan: “Jika digunakan dengan tepat, Botox sebenarnya aman .”
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 5:07 pm

BOTOX PENGARUHI OTAK?
Abdi Susanto | Sabtu, 5 April 2008 | 10:55 WIB
Kompas.com - BEBERAPA peneliti telah mendapati bahwa "botulinum neurotoxin" jenis A, yang lebih dikenal dengan nama "botox", penghilang kerutan yang terkenal, dapat bergerak ke dalam sistem saraf pusat setelah disuntikkan ke dalam kulit, demikian "The Journal of Neuroscience" terbitan paling akhir yang disiarkan Jumat. Temuan oleh beberapa peneliti Italia tersebut telah mencuatkan keprihatinan baru mengenai bagaimana toksin itu bekerja dan apa konsekuensi tak diinginkan yang mungkin ada. "Botulinum toxin" memutuskan hubungan antara sel-sel saraf dengan merusak protein yang disebut SNAP-25. Gangguan itu melumpuhkan otot yang dikendalikan oleh sel-sel saraf tersebut. Benda yang lumpuh itu memungkinkan para dokter merawat beberapa penyakit seperti "strabismus" (atau mata juling). Operasi plastik juga menggunakan dosis rendah untuk melumpuhkan otot wajah, sehingga garis dan kerutan jadi tak terlihat.

Satu tim peneliti Italia meneliti penggunaan potensial lain toksin tersebut: untuk merawat epilepsi. Namun saat mempelajari dampaknya pada tikus yang menderita epilepsi, mereka menemukan bukti mengenai toksin pada kedua sisi otak hewan itu, sekalipun mereka hanya telah menyuntiknya di satu sisi. Dengan menggunakan dosis yang sesuai dengan yang disarankan pada manusia, para peneliti kemudian menyuntikkan "botulinum" ke dalam mata, dagu, dan otak pada tikus normal. Mereka melacak toksin itu --SNAP-25 yang tergantung-- untuk melihat di mana dan bagaimana zat tersebut bergerak melewati sistem saraf.

Dalam kasus "botulinum" jenis A, jenis yang digunakan pada Botox, mereka mendapati bahwa rongsokan di sepanjang saraf berasal dari tempat suntikan dan di saraf yang berdekatan. Toksin itu bahkan mencapai bagian pangkal otak. "Satu bagian penting toksin itu aktif di tempat yang bukan diperuntukkan baginya," kata Matteo Caleo, pemimpin peneliti tersebut. Percobaan itu adalah yang pertama yang memperlihatkan bahwa "botulinum" bergerak. Namun, Christopher von Bartheld, ahli saraf dari University of Nevada, mengatakan orang tak perlu takut. "Botox telah digunakan selama lebih dari 25 tahun dengan sangat sedikit komplikasi, kecuali Anda kelebihan dosis." Ia menambahkan bahwa kemampuan toksin itu untuk menyebar mungkin memiliki sisi positif, sehingga memungkinkan dokter mengobati penyakit yang berpusat di otak seperti epilepsi.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 5:08 pm

AWAS, EFEK SAMPING BOTOX
Lusia Kus Anna | Senin, 1 September 2008 | 16:37 WIB
Kompas.com - Anda yang terbiasa atau ingin melakukan suntik botox untuk mengatasi masalah kecantikan, perlu berhati-hati. Pasalnya, badan pengawas obat dan kosmetik Eropa mengeluarkan peringatan kemungkinan efek samping yang berbahaya dari injeksi kecantikan untuk awet muda ini. Beberapa bulan lalu, pemerintah Amerika Serikat juga mengeluarkan larangan serupa. Badan Obat Eropa (European Medicines Agency) yang berbasis di London pada Agustus 2007 mencatat ada 600 kasus efek samping yang buruk akibat perawatan kecantikan yang kian marak digunakan di seluruh dunia ini. Pada 28 kasus, ditemukan adanya korban jiwa. Di Jerman, the Federal Institute for Medication and Medical Product (semacam badan pengawas obat) menerima 210 laporan kasus yang diduga terkait dengan suntik botox. Lima kasus di antaranya mematikan. The US Food and Drug Administration (FDA) bulan Februari 2008 lalu juga mengingatkan, penggunaan suntik anti kerut ini memiliki dampak yang fatal, yakni kematian. Demikian dilaporkan media di Jerman, Deutsche Welle.

Sebenarnya, bagaimana suntik botox yang menghebohkan ini? Botox adalah racun hasil mikroba clostridium botulinum, yang biasanya ditemukan pada makanan kaleng yang sudah rusak. Pada dosis yang sangat rendah, botox dapat mengendurkan otot yang tegang. Untuk keperluan kecantikan, botox disuntikkan pada bagian yang berkerut sehingga otot menjadi relaks dan tidak berkontraksi. Botox juga bisa berfungsi untuk menahan otot bagian tertentu sehingga alis atau rahang menjadi lebih naik posisinya. Botox juga sering dipakai untuk mengatasi masalah keringat berlebih pada ketiak. Efek botox dapat terlihat dalam 2-3 hari setelah penyuntikan. Di Indonesia, biaya sekali suntik botox masih cukup mahal, sekitar Rp 3-4 juta.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 5:10 pm

BOTOX MENGURANGI KEMAMPUAN EMOSIONAL
Felicitas Harmandini | din | Senin, 12 April 2010 | 21:20 WIB
KOMPAS.com - Botox memang semakin populer sebagai cara mudah untuk membuat wajah awet muda. Namun Anda perlu tahu efek samping dari suntikan yang berfungsi mengurangi keriput ini: kehidupan sosial dan emosional Anda mungkin akan terpengaruh. Bagaimana caranya? Serum antikeriput ini ternyata bisa membuat Anda sulit mengerutkan dahi, sehingga Anda akan terlihat dingin dan tak punya emosi. Hal itu terlihat ketika Anda sedang menerima berita duka, demikian penemuan suatu penelitian baru. "Jika orang terkesan lambat dalam bereaksi terhadap suatu berita, hal itu cenderung akan diinterpretasikan sebagai kurangnya simpati atau minat," jelas David Havas, psikolog dari University of Wisconsin, Madison.

Ketidakmampuan untuk terkoneksi atau berempati terhadap situasi ini diyakini akan mengurangi reaksi emosional seseorang, dan pengaruhnya terhadap perkembangan perasaan dalam jangka panjang. "Memblok ekspresi wajah akan mengurangi pengalaman emosi," lanjut Havas. Ini merupakan penelitian pertama mengenai pengaruh botox dalam memahami bahasa emosional. Dalam penelitian, tim peneliti mengukur berapa lama yang dibutuhkan 40 sukarelawan untuk bereaksi terhadap pernyataan emosional, baik sebelum atau sesudah menjalani botox. Hasilnya, butuh waktu yang jauh lebih lama untuk bereaksi terhadap skenario negatif setelah menerima injeksi antipenuaan ini. Emosi tidak akan terlihat dengan mudah ketika otot-otot yang mengatur kesedihan atau kemarahan telah dilumpuhkan.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Aug 30, 2011 5:12 pm

BOTOX JUSTRU BIKIN TERLIHAT TUA
Nadia Felicia | Jumat, 7 Januari 2011 | 14:03 WIB
KOMPAS.com - Penggunaan suntik Botox belakangan ini makin tenar, meski konsekuensi jangka panjang obat ini belum banyak diteliti. Satu penelitian mempertanyakan keefektivitasan dan dari suntikan ini terhadap penampilan seseorang. Bahkan diperkirakan bisa berefek membuat seseorang terlihat lebih tua. Para peneliti dari University of Calgary, Kanada, dilaporkan oleh geniusbeauty.com mengatakan bahwa suntik Botox dalam jangka panjang, dikhawatirkan justru bisa membuat kulit kehilangan kekenyalannya dan menyebabkan otot menggelayut karena kehilangan massa otot. Untuk memperbaikinya, bahkan diperlukan penambahan lemak untuk mengganti massa otot. Lebih lanjut, pemberian lemak untuk mengganti massa otot ini tak hanya diperlukan di lokasi yang disuntik Botox saja, tetapi juga di sekitar area lainnya. Dengan kata lain, mereka yang menyuntikkan Botox pada wajahnya lama kelamaan justru bisa terlihat lebih tua karena massa ototnya berkurang. Studi ini menggunakan percobaan pada kelinci, dan ditemukan, kelinci yang disuntikkan Botox mengalami pengurangan massa otot mereka sekitar 50 persen. Di tahun 2009, tercatat sekitar 2,5 juta orang menggunakan Botox di Amerika Serikat. Terlihat adanya peningkatan penggunaan obat ini, apalagi karena makin terjangkaunya harga obat ini. Sayangnya, belum banyak penelitian yang menerangkan efek dari jangka panjang obat ini yang terdengar masyarakat.
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12087
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sat Sep 03, 2011 5:31 pm

PSORIASIS BERISIKO SAKIT JANTUNG DAN STROKE
Bramirus Mikail | Lusia Kus Anna | Sabtu, 3 September 2011 | 10:01 WIB
KOMPAS.com - Psoriasis, penyakit autoimun yang menyebabkan pergantian kulit terlalu cepat ternyata menjadi faktor risiko serangan jantung dan stroke. Demikian menurut penelitian berskala besar yang dipublikasikan dalam European Heart Journal. Pasien yang menderita psoriasis berat pada usia muda menjadi kelompok yang paling beresiko mendapatkan stroke dan jantung. Risikonya bahkan tiga kali lebih besar dibanding dengan orang normal. Para ahli menduga hal itu terjadi karena kulit dan pembuluh darah memiliki sumber peradangan yang sama. Kaitan antara stroke dengan psoriasis sebenarnya sudah lama diketahui. Dalam penelitian terbaru ini para peneliti menganalisa 36,765 pasien di Denmark dengan psoriasis ringan dan 2.793 pasien dengan psoriasis berat. Riset dilakukan antara tahun 1997 dan 2006. Hasilnya diketahui bahwa mereka yang berusia di bawah 50 tahun dengan psoriasis ringan memiliki peningkatan risiko irama jantung abnormal sebesar 50 persen, sementara risiko stroke iskemik meningkat sebesar 97 persen. Dan orang-orang dengan psoriasis berat mengalami peningkatan risiko jantung dan stroke masing-masing 198 persen dan 180 persen. Sementara pasien berusia di atas 50 memiliki risiko jauh lebih kecil. Kendati begitu penelitian hanya menunjukkan kaitan kedua penyakit itu. Dengan kata lain bukan berarti psoriasis menyebabkan stroke atau sebaliknya.
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Kulit

View previous topic View next topic Back to top 
Page 20 of 22Goto page : Previous  1 ... 11 ... 19, 20, 21, 22  Next

 Similar topics

-
» Kesehatan Kulit
» Perawatan Dasar Dalam Merawat Bibir
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-