|
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Kesehatan Kulit Fri Dec 25, 2009 6:25 pm | |
| EKSIM Eksim atau dermatitis bukanlah suatu infeksi yang disebabkan bakteri ataupun jamur yang biasa orang pahami melainkan suatu bentuk peradangan pada kulit. Peradangan tersebut sebagai respons terhadap pengaruh luar ( eksogen ) dan atau pengaruh dari dalam tubuh ( endogen ), yang muncul di permukaan kulit dengan bermacam macam bentuk.
Meski tidak sampai membahayakan jiwa, eksim bisa mengganggu fungsi kulit terutama jika terjadi infeksi luas dan tidak segera ditangani. Eksim akan semakin menyiksa jika menyerang pada bagian tubuh yang tidak bisa disembunyikan. Secara estetika akan terlihat tidak indah dan menurunkan kepercayaan diri.
Penyebab eksim umumnya tidak diketahui, namun berbagai faktor pemicu yang dapat berperan terhadap timbulnya eksim telah diketahui, yaitu: 1. Faktor pemicu dari dalam ( berupa bakat atau kecenderungan allergi ) 2. Faktor pemicu dari luar: - Udara - Bahan kimia - Detergen / sabun - Cat rambut - Infeksi dari organ lain - Makanan tertentu terutama yang mengandung protein.
Gejala eksim: 1. Rasa gatal 2. Ruam kulit yang merah, bersisik dan kering 3. Jika digaruk dan meninggalkan bekas luka, eksim akan terlihat basah 4. Ditandai dengan bintil bintil kecil bahkan timbul lepuh
Jenis jenis eksim: 1. Eksim Kering Eksim ini ditandai dengan kulit yang menebal dan kering serta bersisik. Tetapi karena terjadi secara menahun dan berulang maka warna akan menghitam.
2. Eksim Basah Eksim ini umumnya akut, ditandai dengan warna yang kemerahan disertai bintil merah dan basah akibat garukan, keropeng kuning atau kehitaman dan dapat pula bersisik. Eksim basah ini seringkali dikaitkan dengan pemicu yang berasal dari infeksi bakteri pada gigi dan tonsil.
Selain kedua bentuk eksim itu, terdapat pula bentuk eksim yang lain, yaitu eksim karena allergi penggunaan perhiasan imitasi seperti anting, kalung, gelang, kacamata dan benda benda lain yang terbuat dari logam. Didapati juga benda lain yang dapat menimbulkan eksim allergi seperti sandal jepit ( sandal karet ), sepatu kulit, kosmetik seperti lipstik dan parfum serta masih banyak lainnya.
Cara jitu menaklukkan eksim adalah dengan terlebih dahulu mengenali pemicu eksim untuk kemudian dihindari. Kemudian diberikan pula obat dalam bentuk krim atau salep untuk dioleskan agar dapat menekan peradangan serta menghilangkan gatal. Untuk eksim yang disertai infeksi bakteri akibat adanya luka garukan dari kuku yang tidak bersih, maka harus diberikan antibiotik. Umumnya dalam 1-2 minggu eksim akan teratasi. Penyembuhan akan memakan waktu lebih lama lagi atau malah selalu kambuh bila pemicu tidak bisa dihindari.
Sumber: Dokter Kita Edisi 3 Tahun V Maret 2010
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:13 am; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sun Mar 07, 2010 7:02 am | |
| DERMATITIS ATOPIK ( EKSIM ) Dermatitis Atopik(Eksim)adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal; seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika atau penderita asma dan pada orang-orang yang anggota keluarganya ada yang menderita rinitis alergika atau asma.
PENYEBAB Penderita dermatitis atopik (Eksim) biasanya juga memiliki penyakit alergi lainnya. Hubungan antara dermatitis dan penyakit alergi tersebut tidak jelas; beberapa penderita memiliki kecenderungan yang sifatnya diturunkan untuk menghasilkan antibodi secara berlebihan (misalnya immunoglobulin E) sebagai respon terhadap sejumlah rangsangan yang berbeda.
# Berbagai keadaan yang bisa memperburuk dermatitis atopik: Stres emosional # Perubahan suhu atau kelembaban udara # Infeksi kulit oleh bakteri # Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol). Pada beberapa anak-anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya dermatitis atopik.
GEJALA Dermatitis atopik kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir. Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam berkeropeng yang berwarna merah dan berair. Dermatitis seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali. Pada anak-anak dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada 1 atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut. Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal. Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin buruk. Penggarukan dan penggosokan juga bisa merobek kulit dan menciptakan jalan masuk untuk bakteri sehingga terjadi infeksi
Dengan alasan yang belum pasti, penderita dermatitis atopik jangka panjang kadang mengalami katarak pada usia 20-30an tahun. Pada penderita dermatitis atopik, herpes simpleks yang biasanya hanya menyerang daerah yang kecil dan ringan, bisa menyebabkan penyakit serius berupa eksim dan demam tinggi (eksim herpetikum).
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala, hasil pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit rinitis alergika atau asma pada keluarga penderita.
PENGOBATAN Krim atau salep corticosteroid bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal Eksim. Krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam jangka panjang bisa menyebakan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini diserap ke dalam aliran darah. Jika krim atau salep sudah tidak efektif lagi, maka digantikan oleh jeli minyak selama 1 minggu atau lebih. Mengoleskan jeli minyak atau minyak sayur bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembaban kulit. Jika digunakan kembali setelah pemakaiannya dihentikan sesaat, corticosteroid menjadi efektif kembali.
Pada beberapa penderita, ruam semakin memburuk setelah mereka mandi, bahkan sabun dan air menyebabkan kulit menjadi kering dan penggosokan dengan handuk bisa menyebabkan iritasi. Karena itu dianjurkan untuk lebih jarang mandi, tidak terlau kuat mengusap-usap kulit dengan handuk dan mengoleskan minyak atau pelumas yang tidak berbau (misalnya krim pelembab kulit).
Antihistamin (difenhidramin, hydroxizini) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya. Obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.
Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi. Penderita sebaiknya belajar mengenali tanda-tanda dari infeksi kulit pada dermatitis atopik (yaitu kulit bertambah merah, pembengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan demam). Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.
Tablet dan kapsul corticosteroid bisa menimbulkan efek samping yang serius, karena itu hanya digunakan sebagai pilihan terakhir pada kasus yang membandel. Obat ini bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kelemahan tulang, penekanan kelenjar adrenal dan masalah lainnya, terutama pada anak-anak. Selain itu, efeknya yang menguntungkan hanya bertahan sebentar.
Pada dewasa bisa dilakukan terapi dengan sinar ultraviolet ditambah psoralen dosis oral. Terapi ini jarang dilakukan pada anak-anak karena efeks samping jangka panjang yang berbahaya, yaitu kanker kulit dan katarak.
PENCEGAHAN Menghindari kulit kering dapat menjadi salah satu faktor dalam membantu mencegah serangan di masa depan dermatitis. Tips ini dapat membantu Anda meminimalkan efek pengeringan mandi pada kulit Anda: 1. Frekwensi mandi. Kebanyakan orang yang rentan terhadap dermatitis atopik tidak perlu mandi setiap hari. Coba satu atau dua hari tanpa mandi. Ketika Anda melakukan mandi, batasi diri Anda hanya 15 sampai 20 menit, dan menggunakan air hangat, bukan panas. Menggunakan minyak mandi juga dapat membantu. 2. Gunakan hanya sabun tertentu atau deterjen sintetis. Pilih sabun ringan yang bersih tanpa berlebihan menghapus minyak alami. Deodoran dan sabun antibakteri mungkin membuatlebih kering kulit Anda. Gunakan sabun hanya pada wajah, ketiak, daerah genital, tangan dan kaki. Gunakan air bersih di tempat lain. 3. Keringkan diri Anda dengan cermat. Lap kulit Anda dengan cepat dengan telapak tangan Anda, atau tepuk dengan lembut kulit Anda dengan handuk kering lembut setelah mandi. 4. Melembabkan kulit Anda. Pelembab menahan kulit Anda agar air tidak hilang. Pelembab tebal bekerja dengan baik. Anda mungkin juga ingin menggunakan kosmetik yang mengandung pelembab. Jika kulit Anda sangat kering, Anda mungkin ingin memakai minyak, seperti baby oil, sewaktu kulit Anda masih basah. Minyak memiliki daya tahan lebih daripada pelembab mencegah penguapan air dari permukaan kulit Anda
Sumber: Medicastore
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:16 am; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sun Mar 07, 2010 7:02 am | |
| NEURODERMATITIS Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis) adalah suatu peradangan menahun pada lapisan kulit paling atas yang menimbulkan rasa gatal. Penyakit ini menyebabkan bercak-bercak penebalan kulit yang kering, bersisik dan berwarna lebihi gelap, dengan bentuk lonjong atau tidak beraturan.
PENYEBAB Liken simpleks kronis bisa terjadi sebagai akibat sesuatu (misalnya baju) yang bersentuhan dengan kulit atau mengiritasi kulit sehingga seseorang menggaruk-garuk daerah tersebut. Sebagai akibat dari iritasi menahun akan terjad penebalan kulit. Kulit yang menebal ini menimbulkan rasa gatal sehingga merangsang penggarukan yang akan semakin mempertebal kulit. Penyakit ini menimbulkan warna kecoklatan pada daerah yang terkena.
Penyakit ini biasanya berhubungan dengan: # Dermatitis atopik # Psoriasis # Kecemasan, depresi ataupun gangguan psikis lainnya. Lebih banyak ditemukan pada wanita dan biasanya timbul pada usia 20-50 tahun.
GEJALA Liken simpleks kronis bisa timbul di setiap bagian tubuh, termasuk anus (pruritus ani) dan vagina (pruritus vulva). Pada stadium awal, kulit tampak normal tetapi terasa gatal. Selanjutnya timbul bercak-bercak bersisik, kering dan berwarna lebih gelap sebagai akibat dari penggarukan dan penggosokan.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
PENGOBATAN Untuk mengendalikan rasa gatal diberikan antihistamin per-oral dan krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang terkena. Bisa juga diberikan suntikan corticosteroid di bawah kulit. Obat lainnya untuk mengendalikan rasa gatal adalah hydroxizin atau doxepin. Jika neurodermatitis timbul di sekeliling anus atau vagina, maka pengobatan terbaik adalah krim corticosteroid. Untuk melindungi daerah yang terkena, diatas krim bisa dioleskan seng oksida. Untuk mengurangi stres bisa diberikan obat penenang atau anti-depresi.
Sumber: Medicastore
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:35 am; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sun Mar 07, 2010 8:12 pm | |
| DERMATITIS KRONIS PADA TANGAN DAN KAKI Dermatitis Kronis Pada Tangan & Kaki adalah peradangan dan iritasi menahun pada tangan dan kaki.
PENYEBAB Dermatitis kronis pada tangan terjadi sebagai akibat kontak berulang dengan zat kimia; dermatitis kronis pada tangan terjadi sebagai akibat dari lingkungan yang hangat dan lembab di dalam kaos kaki dan sepatu. Dermatitis kontak adalah salah satu jenis dermatitis kronis pada tangan, biasanya terjadi akibat iritasi oleh zat-zat kimia (misalnya sabun) atau karena gesekan dari sarung tangan. Infeksi jamur merupakan penyebab tersering dari adanya erupsi kulit di kaki, terutama yang berupa lepuhan kecil atau ruam merah yang dalam. Kadang penderita infeksi jamur menahun di kaki menderita dermatitis di tangannya karena reaksi alergi terhadap jamur.
GEJALA Dermatitis kronis bisa menyebabkan kulit pada tangan dan kaki terasa gatal atau mengalami luka. Pomfoliks adalah suatu keadaan menahun dimana lepuhan-lepuhan yang terasa gatal timbul di telapak tangan dan pinggiran jari-jari tangan, juga bisa ditemukan di telapak kaki. Lepuhan ini seringkali bersisik, berwarna merah dan berair. Pomfoliks kadang disebut dishidrosis.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejal-gejala dan hasil pemeriksaan fisik pada tangan dan kaki.
PENGOBATAN Pengobatan dermatitis kronis tergantung kepada penyebabnya. Pengobatan terbaik adalah menghindari zat kimia yang menyebabkan iritasi kulit. Untuk mengatasi peradangan bisa digunakan krim corticosteroid. Pada luka yang terbuka bisa terjadi infeksi bakteri dan diobati dengan antibiotik. Jika penyebabnya adalah jamur, maka diberikan obat anti-jamur.
Sumber : Medicastore
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:37 am; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Mon Mar 08, 2010 7:01 am | |
| DERMATITIS SEBOREIK Dermatitis Seboreik adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya.
PENYEBAB Penyebabnya tidak diketahui. Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga.
# Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik: Stres # Kelelahan # Cuaca dingin # Kulit berminyak # Jarang mencuci rambut # Pemakaian losyen yang mengandung alkohol # Penyakit kulit (misalnya jerawat) # Obesitas (kegemukan).
GEJALA Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut. Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada. Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah. Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok. Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
PENGOBATAN Pengobatan dermatitis seboreik tergantung kepada usia penderita: 1. Dewasa. - Bisa digunakan sampo yang mengandung seng pirition, selenium sulfida, asam salisilat dan belerang atau ter. Sampo digunakan setiap hari sampai ketombenya terkendali, selanjutnya sampo cukup digunakan 2 kali/minggu. Pengobatan seringkali harus dilanjutkan selama berbulan-bulan. Jika setelah pengobatan dihentikan dermatitis kembali kambuh, maka sampo tersebut bisa kembali digunakan. - Lotion yang mengandung corticosteroid juga bisa dioleskan pada kulit kepala atau bagian tubuh lainnya. Pada wajah digunakan lotion yang hanya mengandung corticosteroid 1%. Pemakaian corticosteroid harus secara hati-hati, karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penipisan kulit dan gangguan lainnya. - Jika corticosteroid tidak dapat mengatasi ruam, kadang digunakan krim ketoconazole.
2. Anak-anak. Untuk ruam bersisik tebal di kulit kepala, bisa dioleskan minyak mineral yang mengandung asam salisilat secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut pada malam hari. Selama sisik masih ada, kulit kepala juga dicuci dengan sampo setiap hari; setelah sisiknya menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.
3. Bayi. Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone. Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.
Sumber: Medicastore
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:42 am; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Mar 18, 2010 7:01 am | |
| NEUROFIBROMATOSIS Neurofibromatosis (penyakit von Recklinghausen) adalah penyakit yang ditularkan secara genetik, dimana neurofibroma muncul pada kulit dan bagian tubuh lainnya. Neurofibroma adalah benjolan seperti daging yang lembut, yang berasal dari jaringan saraf. Neurofibroma merupakan pertumbuhan dari sel Schwann (penghasil selubung saraf atau mielin) dan sel lainnya yang mengelilingi dan menyokong saraf-saraf tepi (saraf perifer, saraf yang berada diluar otak dan medula spinalis). Pertumbuhan ini biasanya mulai muncul setelah masa pubertas dan bisa dirasakan dibawah kulit sebagai benjolan kecil.
GEJALA Sekitar sepertiga penderita tidak mengeluhkan adanya gejala dan penyakit ini pertama kali terdiagnosis ketika pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya benjolan dibawah kulit, di dekat saraf. Pada sepertiga penderita lainnya penyakit ini terdiagnosis ketika penderitanya berobat untuk masalah kosmetik. Tampak bintik-bintik kulit yang berwarna coklat (bintik caf? au lait) di dada, punggung, pinggul, sikut dan lutut. Bintik-bintik ini bisa ditemukan pada saat anak lahir atau baru timbul pada masa bayi. Pada usia 10-15 tahun mulai muncul berbagai ukuran dan bentuk neurofibromatosis di kulit. Jumlahnya bisa kurang dari 10 atau bisa mencapai ribuan.
Bintik caf?-au lait berukuran besar Pada beberapa penderita, pertumbuhan ini menimbulkan masalah dalam kerangka tubuh, seperti kelainan lengkung tulang belakang (kifoskoliosis), kelainan bentuk tulang iga, pembesaran tulang panjang pada lengan dan tungkai serta kelainan tulang tengkorak dan di sekitar mata.
Sepertiga sisanya memiliki kelainan neurologis. Neurofibromatosis bisa mengenai setiap saraf tubuh tetapi sering tumbuh di akar saraf spinalis. Neurofibroma menekan saraf tepi sehingga mengganggu fungsinya yang normal. Neurofibroma yang mengenai saraf-saraf di kepala bisa menyebabkan kebutaan, pusing, tuli dan gangguan koordinasi. Semakin banyak neurofibroma yang tumbuh, maka semakin kompleks kelainan saraf yang ditimbulkannya. Jenis neurofibromatosis yang lebih jarang adalah neurofibromatosis jenis 2, dimana terjadi pertumbuhan tumor di telingan bagian dalam (neuroma akustik). Tumor ini bisa menyebabkan tuli dan kadang pusing pada usia 20 tahun.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
PENGOBATAN Belum ada pengobatan yang dapat menghentikan perkembangan neurofibromatosis maupun menyembuhkannya. Benjolan biasanya dapat dibuang melalui pembedahan atau diperkecil dengan terapi penyinaran. Jika tumbuh mendekati saraf, maka sarafnya juga harus diangkat.
PENCEGAHAN Neurofibromatosis merupakan penyakit keturunan, karena itu dianjurkan untuk melakukan konsultasi genetik pada penderita yang merencanakan untuk memiliki keturunan. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit Otak dan Saraf
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:18 am; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sat Mar 20, 2010 6:50 am | |
| DERMATITIS PERIORAL Dermatitis Perioral adalah suatu penyakit kulit yang ditandai oleh adanya beruntus-beruntus merah di sekitar mulut.
PENYEBAB Penyebabnya tidak diketahui. Dermatitis perioral terutama menyerang wanita yang berusia 20-60 tahun dan bisa muncul setelah pemakaian salep kortikosteroid di wajah untuk mengobati suatu penyakit.
GEJALA Dermatitis perioral bisa sangat menyerupai jerawat atau rosasea. Diantara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal. Bisa terasa sangat gatal dan bahkan sampai menyengat. Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plak (daerah kemerahan yang menonjol) atau bercak (daerah kemerahan yang mendatar).
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
PENGOBATAN Pengobatan yang terbaik adalah tetracyclin per-oral (melalui mulut). Jika penyakitnya berat dan pemberian antibiotik tidak dapat memperbaiki ruam kulit, maka diberikan obat jerawat isotretinoin.Medicastore
Last edited by gitahafas on Wed Jul 21, 2010 2:21 pm; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sat Mar 20, 2010 8:28 pm | |
|
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 6:40 am; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Mon Mar 22, 2010 8:01 pm | |
| DERMATITIS STASIS Dermatitis Stasis adalah suatu peradangan menahun (berupa kemerahan, pembentukan sisik dan pembengkakan) pada tungkai bawah yang teraba hangat, yang sering meninggalkan bekas berupa kulit yang berwarna coklat gelap.
PENYEBAB Dermatitis stasis merupakan akibat dari penimbunan darah dan cairan di bawah kulit, sehingga cenderung terjadi pada penderita vena varikosa (varises) dan pembengkakan (edema).
GEJALA Dermatitis stasis biasanya timbul di pergelangan kaki. Pada awalnya kulit menjadi merah dan sedikit bersisik. Setelah beberapa minggu atau beberapa bulan, warna kulit berubah menjadi coklat gelap. Pengumpulan darah dibawah kulit yang terjadi sebelumnya sering tidak dihiraukan, sehingga terjadi pembengkakan dan kemungkinan infeksi, yang akhirnya menyebabkan kerusakan kulit yang berat (ulserasi).
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
PENGOBATAN Pengobatan jangka panjang bertujuan mengurangi kemungkinan penimbunan darah di dalam vena di sekitar pergelangan kaki. Mengangkat kaki dalam posisi yang lebih tinggi dari dada akan menghentikan penimbunan darah di dalam vena dan penimbunan cairan di dalam kulit. Menggunakan stoking penyangga yang tepat bisa membantu mencegah kerusakan kulit yang serius dengan cara mencegah penimbunan cairan di tungkai yang lebih bawah. Biasanya tidak diperlukan pengobatan tambahan.
Untuk dermatitis yang aktif, kompres yang menyejukkan (misalnya bantalan yang direndam dalam air ledeng), bisa membuat kulit terasa lebih baik dan bisa membantu mencegah infeksi. Jika keadaannya memburuk, bisa digunakan perban yang lebih menyerap. Bisa juga diberikan krim kortikosteroid yang sering dikombinasikan dengan pasta seng oksida. Antibiotik diberikan hanya jika kulit telah terinfeksi. Kadang diambil kulit dari bagian tubuh lainnya untuk dicangkokkan guna menutupi luka terbuka yang sangat lebar.
Beberapa penderita mungkin memerlukan sepatu Unna, yaitu suatu alat yang menyerupai pembalut gips yang berisi pasta gelatin yang mengandung seng. Sepatu ini membantu melindungi kulit dari iritasi dan pasta membantu menyembuhkan kulit. Jika penderita merasa tidak nyaman mengenakan sepatu ini, pasta yang sama bisa digunakan dibawah balutan penyangga elastik. Pada dermatitis stasis, kulit mudah teriritasi; karena itu sebaiknya penderita menghindari pemakaian krim antibiotik, krim anestetik, alkohol, lanolin atau bahan kimia lainnya sebab bisa memperburuk keadaan. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 9:42 am; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Mon Mar 22, 2010 8:34 pm | |
| DERMATITIS EKSFOLIATIF GENERALISATA Dermatitis Eksfoliatif Generalisata adalah peradangan hebat yang mengenai seluruh permukaan kulit dan menyebabkan kemerahan dan pembentukan sisik yang berat.
PENYEBAB # Bisa disebabkan oleh obat-obat tertentu: Penicillin # Sulfonamid # Isoniazid # Phenitoin # Barbiturat.
Bisa juga merupakan komplikasi dari penyakit kulit lainnya, seperti: - Dermatitis atopik - Psoriasis - Dermatitis kontak.
Limfoma tertentu juga bisa menyebabkan dermatitis eksfoliatif generalisata.
GEJALA Dermatitis eksfoliatif bisa dimulai secara tiba-tiba maupun secara mendadak. Seluruh permukaan kulit menjadi merah, bersisik, menebal dan kadang membentuk keropeng. Beberapa penderita merasakan gatal-gatal dan kelenjar getah beningnya membesar. Penderita mengalami demam, tetapi mereka merasakan kedinginan karena begitu banyak panas yang hilang melalui kulit yang rusak. Sejumlah besar cairan dan protein bisa meresap melalui kulit dan kulit yang rusak merupakan penghalang infeksi yang buruk.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
PENGOBATAN Diagnosis dini dan pengobatan penting untuk mencegah infeksi dan hilangnya cairan dan protein. Obat-obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab dermatitis eksfoliatif generalisata dihindari. Jika penyebabnya limfoma, harus segera diobati.
Penderita dermatitis eksfoliatif yang berat harus dirawat dan mendapatkan antibiotik (untuk infeksi), cairan intravena (untuk menggantikan cairan yang hilang melalui kulit) dan tambahan makanan. Perawatan berupa obat-obatan dan selimut hangat untuk mengendalikan suhu tubuh. Untuk melindungi kulit dioleskan jeli minyak. Jika pengobatan lainnya gagal, bisa diberikan corticosteroid (misalnya prednisone) per-oral atau intravena. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 9:43 am; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Sun Apr 18, 2010 5:16 pm | |
| NEKROLISIS EPIDERMAL TOKSIKA Nekrolisis Epidermal Toksika adalah sautu penyakit kulit yang bisa berakibat fatal, dimana lapisan kulit paling atas mengelupas lembar demi lembar.
PENYEBAB Sepertiga kasus nekrolisis epidermal toksika disebabkan oleh suatu reaksi terhadap suatu obat. # Obat yang paling sering menyebabkan penyakit ini adalah: Penisilin # Antibiotik yang mengandung sulfa # Barbiturat # Antikonvulsi (anti-kejang) # Obat anti peradangan non-steroid # Allopurinol.
Sepertiga kasus lainnya terjadi bersamaan dengan penyakit serius lainnya sehingga mempersulit diagnosis. Sepertiga sisa kasus penyebabnya tidak diketahui. Keadaan ini jarang terjadi pada anak-anak.
GEJALA Penyakit ini berawal sebagai daerah kemerahan yang menimbulkan nyeri dan segera menyebar. Bisa terbentuk lepuhan atau lapisan kulit paling atas mengelupas tanpa pembentukan lepuhan. Sentuhan atau tekanan yang ringan bisa menyebabkan pengelupasan kulit yang luas. Hal ini menyebabkan daerah tersebut tampak seperti terkena luka bakar. Penderita merasa tidak enak badan, menggigil dan demam. Dalam waktu 3 hari bisa terjadi pengelupasan kulit yang luas dan keadaan ini seringkali menyebar ke selaput lendir mata, mulut dan alat kelamin. Pengelupasan kulit bisa berakibat fatal. Sejumlah besar cairan dan garam menguap. Penderita menjadi peka terhadap infeksi.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
PENGOBATAN Penderita dirawat di rumah sakit dan segera menghentikan pemakaian obat yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala tersebut. Penderita diisolasi dan dibungkus dengan perban pelindung. Diberikan cairan dan garam melalui infus. Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.
Pemberian corticosteroid masih bersifat kontroversial. Beberapa ahli berpendapat sangat menguntungkan jika corticosteroid diberikan; sedangkan ahli lainnya berpendapat sebaiknya tidak diberikan corticosteroid. Corticosteroid menyebabkan penekanan sistem kekebalan sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi yang serius. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:11 am; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Mon Apr 19, 2010 2:22 pm | |
| LIKEN PLANUS Liken Planus merupakan penyakit gatal yang kambuhan, dimulai sebagai ruam dari benjolan kecil yang menyebar, yang kemudian menyatu membentuk plak yang bersisik dan kasar (bercak menonjol). Sekitar 50% penderita liken planus juga memiliki luka terbuka di mulutnya.
PENYEBAB Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya berhubungan dengan reaksi alergi atau reaksi kekebalan. Penyakit ini timbul setelah pemaparan alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) yang kuat, seperti obat-obatan, zat warna dan zat kimia lainnya. Gejala-gejalanya meningkat pada saat penderita mengalami stres emosional, kemungkinan karena adanya perubahan sistem kekebalan selama terjadinya stres. Liken planus biasanya terjadi pada usia separuh baya, jarang menyerang anak-anak. Serangan pertama bisa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan, membaik lalu kambuh kembali selama bertahn-tahun.
# Obat atau zat kimia yang berhubungan dengan terjadinya liken planus adalah: Senyawa emas (yang digunakan untuk mengobati artritis) # Antibiotik # Arsen # Yodium # Obat malaria (klorokin, kuinakrin, kuinidin) # Antimon # Fenotiazin # Diuretik (klorotiazid).
GEJALA Episode pertama bisa dimulai secara bertahap atau secara mendadak dan menetap selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Biasanya menghilang dengan sendirinya, tetapi bercak-bercak seringkali kambuh lagi dan bisa berulang selama beberapa tahun. Ruam hampir selalu menyebabkan gatal, kadang sangat berat.
Benjolan biasanya berwarna ungu dan memiliki pinggiran yang bersiku-siku. Jika sinar dari samping diarahkan kepada benjolan ini, akan timbul kemilau yang khas. Jika digaruk atau terjadi cedera kulit yang ringan, bisa timbul benjolan yang baru. Setelah ruam membaik, kadang meninggalkan pewarnaan gelap di kulit.
Biasanya ruam menyebar secara simetris, paling sering di mulut, batang tubuh, pergelangan tangan sebelah dalam, tungkai, ujung penis dan vagina. Wajah jarang terkena. Ruam di tungkai, biasanya lebar dan bersisik. Ruam kadang menyebabkan bercak kebotakan di kulit kepala. Luka terbuka di mulut biasanya berwarna putih kebiruan dan membentuk garis. Luka ini sering timbul sebelum munculnya ruam kulit. Biasanya tidak menimbulkan nyeri, kecuali bila lukanya sangat dalam.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan pola dari kekambuhan penyakit ini. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit.
PENGOBATAN Obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab liken planus harus dihindari. Antihistamin (misalnya diphenhydramine, hydroxizin atau chlorpheniramine) bisa diberikan untuk mengatasi gatal-gatal. Corticosteroid bisa disuntikkan kedalam benjolan, dioleskan ke kulit atau diberikan per-oral (melalui mulut), kadang disertai obat lain seperti tretinoin. Untuk luka mulut yang terasa nyeri bisa diberikan obat kumur yang mengandung lidocain, digunakan sebelum makan. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:12 am; edited 2 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Tue Apr 20, 2010 8:18 pm | |
| KERATOSIS SEBOROIK Keratosis Seboroik ( KS ) adalah suatu kelainan pertumbuhan sel sel epidermis ( kulit ) yang berlebihan sehingga timbul bintil bintil kecil yang menonjol. Kelainan ini bersifat jinak, biasanya terdapat didaerah wajah, leher atau daerah kulit yang sering terpapar sinar matahari. Sering ditemukan pada pria dan wanita mulai usia pertengahan atau lebih tua, terutama mereka dengan aktivitas diluar ruangan yang tinggi atau banyak terpapar sinar matahari. KS dapat juga ditemukan di seluruh bagian tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. KS memiliki berbagai tingkatan warna atau pigmentasi, sehingga dapat ditemukan KS yang berwarna coklat muda sampai kehitaman.
Penyebab terjadinya KS tidak diketahui dengan pasti, namun banyak yang berpendapat erat hubungannya dengan paparan sinar matahari yang berlebihan serta faktor keturunan. Walaupun KS merupakan kelainan jinak, tetapi beberapa kelainan kulit yang lebih serius dapat menyerupai KS. Karena itu sebaiknya waspada, apalagi bila bintik bintik yang menonjol itu tumbuh dan menjadi lebih mudah berdarah, membesar dengan cepat atau permukaannya tidak rata.
KS dapat dengan mudah dihilangkan dengan menggunakan electrocauter, laser CO2 atau tindakan bedah. Metode terapi mana yang akan dipakai tergantung pada besar kecilnya KS, lokasi serta kenyamanan pasien. Pada tindakan electrocauter dan Laser CO2, sebelumnya pasien akan diberi krim penghilang rasa sakit pada lokasi yang diinginkan. Setelah 30-45 menit, dilakukan tindakan electrocauter atau laser CO2, dengan 'membakar atau menembak' KS yang diinginkan. Setelah tindakan akan terdapat sedikit luka dibagian kulit yang terkena dan pasien akan diberikan salep antibiotik yang harus dipakai sampai luka sembuh ( biasanya sekitar 3-6 hari ). Perawatan luka yang baik akan mempercepat penyembuhan dan meminimalisasi efek samping berupa bercak kehitaman yang lambat laun akan menghilang dengan sendirinya.
Kelainan ini dapat hilang secara permanen, namun mengingat faktor keturunan dan paparan sinar matahari yang akan memperberat, KS dapat muncul kembali di lokasi lain. Dengan perawatan kulit yang baik serta pemakaian tabir surya secara intensif, timbulnya KS dapat diminimalisasi.
Sumber: Info Serpong Edisi 16 / II / Desember 2006 |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Apr 22, 2010 9:11 am | |
| GRANULOMA ANNULER Granuloma Annuler adalah suatu penyakit kulit menahun yang ditandai dengan adanya benjolan kecil yang kenyal (nodul), yang membentuk cincin dengan bagian tengah yang normal atau agak cekung. Granuloma annuler paling sering menyerang anak-anak dan dewasa muda.
PENYEBAB Penyebabnya tidak diketahui. Pada sekelompok kecil penderita, sekumpulan nodul granuloma annuler timbul jika kulit terpapar sinar matahari.
GEJALA Nodul pada granuloma annuler tampak berwarna kekuningan atau sewarna dengan kulit di sekitarnya; bisa ditemukan 1 atau beberapa cincin. Biasanya tidak menimbulkan nyeri atau gatal. Paling sering ditemukan di kaki, tungkai, tangan atau jari tangan.
DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan biopsi.
PENGOBATAN Biasanya granuloma menghilang dengan sendirinya tanpa perlu diberikan pengobatan khusus. Untuk mempercepat hilangnya nodul, bisa diberikan corticosteroid dalam bentuk krim atau disuntikkan langsung ke dalam nodul. Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:14 am; edited 4 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 12069 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Kesehatan Kulit Thu Apr 22, 2010 9:14 am | |
| PROSES PENUAAN KULIT Penuaan kulit dapat terjadi karena perubahan yang hanya disebabkan bertambahnya usia, disebut penuaan intrinsik / penuaan kronologis dan dapat juga terjadi akibat kerusakan oleh pajanan sinar matahari secara kronik yang menyebabkan penuaan dini ( photoaging ). Pada umumnya kedua proses tersebut terjadi bersamaan. Perubahan pada kulit akan tampak sebagai kulit kering, kasar dan berkerut serta kendur, dapat timbul berbagai tumor jinak ( keratosis seboroik, cherry angioma ).
Kelainan kulit yang sering terjadi akibat penuaan adalah: 1. Xerosis Xerosis adalah kulit kering dan kasar yang terjadi hampir pada semua lansia. Kulit menjadi kering dan bersisik, tampak menyerupai porselen retak, terutama pada tungkai. Sering mandi menjadikan kulit semakin kering. Xerosis sering disertai rasa gatal, garukan dapat menyebabkan terjadinya peradangan. Xerosis sebaiknya dicegah dengan emolien.
2. Pruritus Pruritus adalah rasa gatal dan merupakan keluhan yang paling sering terjadi pada lansia. Pada sebagian besar kasus hanya disebabkan oleh Xerosis. Dapat kambuh bila kelembaban udara rendah, sering mandi dan mengoleskan bahaniritan pada kulit. Pada 10-50% kasus, pruritus dapat disebabkan oleh berbagai penyakit antara lain: DM, gagal ginjal, penyakit thyroid, kanker dan reaksi allergi obat. Pada sebagian besar kasus pruritus cukup diobati dengan pemakaian emolien yang sering.
3. Keratosis Seboroik Keratosis Seboroik adalah tumor kulit jinak yang sangat sering terjadi pada lansia, mulai timbul pada dekade keempat dan kelima, jumlahnya meningkat dengan bertambahnya umur, tidak dipengaruhi pajanan sinar matahari. Keratosis seboroik tampak sebagai bercak yang meninggi, warna coklat kemerahan sampai hitam, berbatas tegas, permukaan kasar, multipel, ukuran bervariasi. Banyak terdapat di leher, dada dan punggung, wajah, kulit kepala, lengan dan tungkai.
Sumber: Bunga Rampai Masalah Kesehatan Iluni FK 1983 .
Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:09 am; edited 3 times in total |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |