Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Saluran Cerna

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 11 ... 18  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Thu Jun 10, 2010 8:52 am

MAAG / GASTRITIS
Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung.

PENYEBAB
Lapisan lambung menahan iritasi dan biasanya tahan terhadap asam yang kuat.
Tetapi lapisan lambung dapat mengalami iritasi dan peradangan karena beberapa penyebab:
1. Gastritis bakterialis biasanya merupakan akibat dari infeksi oleh Helicobacter pylori (bakteri yang tumbuh di dalam sel penghasil lendir di lapisan lambung).
Tidak ada bakteri lainnya yang dalam keadaan normal tumbuh di dalam lambung yang bersifat asam, tetapi jika lambung tidak menghasilkan asam, berbagai bakteri bisa tumbuh di lambung. Bakteri ini bisa menyebabkan gastritis menetap atau gastritis sementara.

2. Gastritis karena stres akut, merupakan jenis gastritis yang paling berat, yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma (cedera) yang terjadi secara tiba-tiba.
Cederanya sendiri mungkin tidak mengenai lambung, seperti yang terjadi pada luka bakar yang luas atau cedera yang menyebabkan perdarahan hebat.

3. Gastritis erosif kronis bisa merupakan akibat dari:
- bahan iritan seperti obat-obatan, terutama aspirin dan obat anti peradangan non-steroid lainnya
- penyakit Crohn
- infeksi virus dan bakteri.
Gastritis ini terjadi secara perlahan pada orang-orang yang sehat, bisa disertai dengan perdarahan atau pembentukan ulkus (borok, luka terbuka).
Paling sering terjadi pada alkoholik.

4. Gastritis karena virus atau jamur bisa terjadi pada penderita penyakit menahun atau penderita yang mengalami gangguan sistem kekebalan.

5. Gastritis eosinofilik bisa terjadi sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap infestasi cacing gelang.
Eosinofil (sel darah putih) terkumpul di dinding lambung.

6. Gastritis atrofik terjadi jika antibodi menyerang lapisan lambung, sehingga lapisan lambung menjadi sangat tipis dan kehilangan sebagian atau seluruh selnya yang menghasilkan asam dan enzim.
Keadaan ini biasanya terjadi pada usia lanjut.
Gastritis ini juga cenderung terjadi pada orang-orang yang sebagian lambungnya telah diangkat (menjalani pembedahan gastrektomi parsial).
Gastritis atrofik bisa menyebabkan anemia pernisiosa karena mempengaruhi penyerapan vitamin B12 dari makanan.

7. Penyakit M?niere merupakan jenis gastritis yang penyebabnya tidak diketahui.
Dinding lambung menjadi tebal, lipatannya melebar, kelenjarnya membesar dan memiliki kista yang terisi cairan.
Sekitar 10% penderita penyakit ini menderita kanker lambung.

8. Gastritis sel plasma merupakan gastritis yang penyebabnya tidak diketahui.
Sel plasma (salah satu jenis sel darah putih) terkumpul di dalam dinding lambung dan organ lainnya.

Gastritis juga bisa terjadi jika seseorang menelan bahan korosif atau menerima terapi penyinaran kadar tinggi.

GEJALA
Gejalanya bermacam-macam, tergantung kepada jenis gastritisnya.
Biasanya penderita gastritis mengalami gangguan pencernaan (indigesti) dan rasa tidak nyaman di perut sebelah ataas.
Pada gastritis karena stres akut, penyebabnya (misalnya penyakit berat, luka bakar atau cedera) biasanya menutupi gejala-gejala lambung; tetapi perut sebelah atas terasa tidak enak. Segera setelah cedera, timbul memar kecil di dalam lapisan lambung.
Dalam beberapa jam, memar ini bisa berubah menjadi ulkus.

Ulkus dan gastritis bisa menghilang bila penderita sembuh dengan cepat dari cederanya.
Bila penderita tetap sakit, ulkus bisa membesar dan mulai mengalami perdarahan, biasanya dalam waktu 2-5 hari setelah terjadinya cedera.
Perdarahan menyebabkan tinja berwarna kehitaman seperti aspal, cairan lambung menjadi kemerahan dan jika sangat berat, tekanan darah bisa turun.
Perdarahan bisa meluas dan berakibat fatal

Gejala dari gastritis erosif kronis berupa mual ringan dan nyeri di perut sebelah atas.
Tetapi banyak penderita (misalnya pemakai aspirin jangka panjang) tidak merasakan nyeri.
Penderita lainnya merasakan gejala yang mirip ulkus, yaitu nyeri ketika perut kosong.

Jika gastritis menyebabkan perdarahan dari ulkus lambung, gejalanya bisa berupa:
- tinja berwarna kehitaman seperti aspal (melena)
- muntah darah (hematemesis) atau makanan yang sebagian sudah dicerna, yang menyerupai endapan kopi.

Pada gastritis eosinofilik, nyeri perut dan muntah bisa disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan ujung saluran lambung yang menuju ke usus dua belas jari.
Pada penyakit Meniere, gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri lambung.
Hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan penurunan berat badan, lebih jarang terjadi.
Tidak pernah terjadi perdarahan lambung.
Penimbunan cairan dan pembengkakan jaringan (edema) bisa disebabkan karena hilangnya protein dari lapisan lambung yang meradang. Protein yang hilang ini bercampur dengan isi lambung dan dibuang dari tubuh.

Pada gastritis sel plasma, nyeri perut dan muntah bisa terjadi bersamaan dengan timbulnya ruam di kulit dan diare.

Gastritis akibat terapi penyinaran menyebabkan nyeri, mual dan heartburn (rasa hangat atau rasa terbakar di belakang tulang dada), yang terjadi karena adanya peradangan dan kadang karena adanya tukak di lambung.
Tukak bisa menembus dinding lambung, sehingga isi lambung tumpah ke dalam rongga perut, menyebabkan peritonitis (peradangan lapisan perut) dan nyeri yang luar biasa. Perut tampak kaku dan keadaan ini memerlukan tindakan pembedahan darurat.
Kadang setelah terapi penyinaran, terbentuk jaringan parut yang menyebabkan menyempitnya saluran lambung yang menuju ke usus dua belas jari, sehingga terjadi nyeri perut dan muntah.
Penyinaran bisa merusak lapisan pelindung lambung, sehingga bakteri bisa masuk ke dalam dinding lambung dan menyebabkan nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba.

DIAGNOSA
Jika seseorang merasakan nyeri perut sebelah atas disertai mual atau heartburn, dokter akan menduganya sebagai gastritis.
Jika gejalanya menetap, jarang diperlukan pemeriksaan dan pengobatan dimulai berdasarkan penyebab yang mungkin.
Jika diagnosisnya belum meyakinkan, mungkin perlu dilakukan pemeriksaan lambung dengan endoskopi dan biopsi (pengambilan contoh lapisan lambung untuk diperiksa dibawah mikroskop).

Jika gastritis berlanjut atau kambuh kembali, maka dicari penyebabnya, seperti infeksi, makanan, obat-obatan atau kebiasaan minum penderita.
Gastritis karena bakteri bisa diketahui dari hasil pemeriksaan biopsi.
Penderita gastritis karena bakteri banyak yang membentuk antibodi terhadap bakteri penyebabnya, yang bisa ditemukan dalam pemeriksaan darah.

PENGOBATAN
Jika penyebabnya adalah infeksi oleh Helicobacter pylori, maka diberikan bismuth, antibiotik (misalnya xamoxicillin dan claritromycindan obat anti-tukak (omeprazole).

Penderita gastritis karena stres akut banyak yang mengalami penyembuhan setelah penyebabnya (penyakit berat, cedera atau perdarahan) berhasil diatasi.
Tetapi sekitar 2% penderita gastritis karena stres akut mengalami perdarahan yang sering berakibat fatal.
Karena itu dilakukan pencegahan dengan memberikan antasid (untuk menetralkan asam lambung) dan obat anti-ulkus yang kuat (untuk mengurangi atau menghentikan pembentukan asam lambung).

Perdarahan hebat karena gastritis akibat stres akut bisa diatasi dengan menutup sumber perdarahan pada tindakan endoskopi.
Jika perdarahan berlanjut, mungkin seluruh lambung harus diangkat.

Gastritis erosif kronis bisa diobati dengan antasid.
Penderita sebaiknya menghindari obat tertentu (misalnya aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya) dan makanan yang menyebabkan iritasi lambung.
Misoprostol mungkin bisa mengurangi resiko terbentuknya ulkus karena obat anti peradangan non-steroid.
Untuk meringankan penyumbatan di saluran keluar lambung pada gastritis eosinofilik, bisa diberikan kortikosteroid atau dilakukan pembedahan.

Gastritis atrofik tidak dapat disembuhkan.
Sebagian besar penderita harus mendapatkan suntikan tambahan vitamin B12.
Penyakit Meniere bisa disembuhkan dengan mengangkat sebagian atau seluruh lambung.
Gastritis sel plasma bisa diobati dengan obat anti ulkus yang menghalangi pelepasan asam lambung.

Sumber:Medicastore


Last edited by gitahafas on Sun Nov 21, 2010 1:05 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Thu Jun 10, 2010 8:54 am

KETIKA GANGGUAN MAAG MENYERANG
Selasa, 29 Juni 2010 | 09:39 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Terserang penyakit maag atau gastritis memang cukup menyiksa. Jika maag sudah menyerang, perut terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum. Bahkan, reaksi maag yang berlebihan bisa menimbulkan rasa mual, muntah, dan regurgitasi (rasa asam yang naik sampai ke kerongkongan). Selain itu, bisa juga timbul keluhan lain, seperti kembung dan nafsu makan berkurang. Makanya jangan pernah anggap sepele penyakit lambung ini. Banyak orang mengganggap gangguan fungsi lambung ini sebagai sakit perut biasa. Padahal, jika dibiarkan bisa berakibat fatal, yakni bisa menjadi kanker tukak lambung.

Asam lambung berlebih
Dalam dunia kedokteran, penyakit ini dikenal sebagai dispepsia. Pemicunya adalah tingginya kadar asam dalam lambung. "Itu terjadi karena meningkatnya produksi asam lambung," ujar Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan dari klinik Medizone. Asam lambung memang diperlukan untuk pencernaan makanan. Tapi, dalam jumlah terlalu tinggi, asam ini dapat menyebabkan iritasi dinding lambung. Inilah yang menyebabkan sakit dan perih pada perut. Sering telat makan bisa memicu munculnya penyakit tukak lambung ini. Sebab, perut kosong merangsang produksi asam lambung berlebihan. "Makanya, perut jangan sampai kosong," timpal Anastacia Japri, pakar kesehatan dari Novell Pharmaceutical Laboratories.

Meski begitu, Anda tak boleh menyantap makanan secara serampangan. Soalnya, mengonsumsi makanan pedas, cokelat, minum alkohol, dan kopi juga bisa menganggu lambung. Kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko sakit maag. Selain pola makan tak teratur, penyakit maag juga bisa disebabkan oleh bakteri bernama helicobacter pylori. Bakteri ini hidup di bawah lapisan selaput lendir dinding bagian dalam lambung. Fungsi lapisan lendir di lambung adalah untuk melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam yang diproduksi lambung.

Jika tidak terdeteksi, bakteri ini akan terns berkembang-biak dan membentuk tukak lambung. Efeknya bisa mengakibatkan kanker lambung. "Itu bisa terjadi karena luka tidak diobati dan dibiarkan dalam waktu yang lama," terang Mulyadi. Bakteri ini bisa masuk dalam tubuh manusia lewat makanan. Karena kurang higienis, makanan bisa terkontaminasi faeses yang mengandung bakteri itu. Menurut Anastacia, sakit maag dapat berlangsung dalam waktu singkat, kambuh-kambuhan atau kronis (menahun). Bila berlangsung lama, pengobatannya juga butuh waktu tidak sebentar.

Selain pengobatan, Anda juga harus disiplin menjaga pola makan. Tak kalah penting juga perlu mengurangi konsumi obat-obatan golongan NSAID (non steroidal anti-inflammatory drugs). Berberapa jenis obat yang masuk golongan ini adalah obat-obatan yang berkhasiat meredakan nyeri (analgesik), menurunkan panas tubuh (antipiretik), serta pereda radang (anti-inflamasi). (Raymond Reynaldi, Havid Vebri)


Last edited by gitahafas on Sun Nov 21, 2010 1:06 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Thu Jun 10, 2010 8:56 am

MAAG KEBANYAKAN DIPICU POLA MAKAN NGAWUR
Kamis, 08/07/2010 17:10 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Sebagian besar sakit maag ternyata bukan disebabkan oleh kerusakan pada organ lambung. Pola makan yang ngawur, stres dan kecemasan lebih dominan menyebabkan maag terutama di kota besar seperti Jakarta. Riset yang dilakukan oleh Brain & Co dan Kalbe Farma pada tahun 2007 menunjukkan, 60 persen warga Jakarta menderita sakit maag. Sekitar 70-80 persen di antaranya merupakan kategori maag fungsional, yang lebih banyak dipicu oleh faktor psikis dan pola makan tidak sehat.

dr. Sri Sukmaniah, SpGK dari Departemen Ilmu Gizi FKUI menuturkan hal ini disebabkan antara lain oleh gaya hidup di perkotaan yang serba sibuk. Tuntutan pekerjaan yang begitu tinggi sering membuat karyawan melupakan waktu untuk makan. Padahal jika tidak diatasi, sakit maag yang berawal dari stres dan pola makan tidak sehat bisa berlanjut menjadi komplikasi lebih lanjut. Di antaranya adalah infeksi akut pada lambung dan bahkan yang lebih parah adalah kanker lambung.

Hal itu disampaikan dr Sukma dalam acara pencanangan 'Gerakan Lambung Sehat Indonesia' di Rumah Makan Anglo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (8/7/2010), yang diprakarsai oleh Kalbe Farma bekerja sama dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. dr Sukma juga menekankan agar jangan sekali-sekali melewatkan waktu makan. Sedikitnya ada 4 manfaat yang diperoleh dengan mendisiplinkan diri pada pola makan teratur.

1. Pola makan teratur bisa menjaga cadangan energi, sehingga tubuh selalu bugar dan bisa melakukan aktivitas tanpa tidak cepat merasa lelah.
2. Menjaga lambung agar tidak sampai kosong berarti mencegah gangguan perut seperti rasa mual, perih dan kembung yang dipicu oleh produksi asam lambung yang berlebih.
3. Makan tepat waktu dapat menghindarkan seseorang dari perilaku 'balas dendam', yaitu makan sebanyak-banyaknya. Perilaku ini berbahaya karena memberi beban ekstra pada sistem metabolisme.
4. Pola makan yang teratur mencegah gangguan metabolisme, di antarnya berbagai penyakit yang berhubungan dengan kolesterol.

Pencanganan Gerakan Lambung Sehat tahun ini membawa pesan utama berupa 3 Tepat, yaitu: Tepat waktu (jadwal makan yang teratur), Tepat nutrisi (jenis dan jumlah makanan yang bervariasi), dan Tepat Solusi (pencegahan dan pengatasan sakit maag yang sesuai).


Last edited by gitahafas on Sun Nov 21, 2010 1:07 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 6:26 am

MAAG SUDAH PARAH, PERLU ASUPAN FUCOIDAN
Selasa, 29 Juni 2010 | 09:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang beranggapan, sakit maag bisa reda kalau lambung diisi dengan makanan. Anggapan itu tak sepenuhnya benar. Meskipun telah mengisi lambung dengan makanan, belum tentu nyeri di lambung langsung hilang. Bahkan, kadang-kadang malah bisa bertambah parah.
Asal tahu saja, maag terjadi karena membanjirnya kandungan asam di lambung. Nah, untuk menanggulanginya sudah tentu harus dengan menurunkan kadar asam itu. Penurunan kadar asam ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat jenis antasida. Obat ini mampu menetralkan asam lambung yang berlebihan sekaligus meredakan rasa nyeri pada lambung. Antasida mengandung campuran garam alumunium, magnesium, dan simetikon.

Cara kerjanya, garam alumunium dan magnesium akan mengikat asam lambung sehingga jumlahnya berkurang. Sedangkan kandungan simetikon berfungsi untuk membantu gas yang timbul karena asam lambung keluar dari saluran pencernaan."Sehingga tingkat keasaman (pH) di lambung jadi normal kembali di kisaran 3-4," ujar Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan klinik Medizone. Saat kadar asam lambung tinggi, ukuran pH di lambung bisa melorot ke angka 1-2. Mulyadi menyarankan agar saat mengonsumsi antasida ini tidak dibarengi dengan obat-obatan yang lain. Soalnya bisa saja mengakibatkan reaksi yang berbeda sehingga malah akan membuat parah. "Obat ini juga tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jangka waktu panjang," tambahnya.

Karena sifat dari antasida yang hanyamengurangi asam, setelah nyeri hilang, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi obat lain guna mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan. Obat jenis proton pump inhibitor bisa menjadi rujukan. Obat ini dapat mengontrol produksi asam yang berlebihan di lambung. Nah, jika ternyata maag sudah parah dan terjadi luka pada mukosa yang berfungsi melindungi dinding lambung, Anda perlu obat lain. Para dokter menganjurkan Anda mengonsumsi obat jenis sukralfat. Sukralfat ini merupakan turunan dari glukosa. Sukralfat bekerja dengan menempel pada selaput, sehingga terbentuk semacam lapisan yang berguna melindungi selaput mukosa lambung dari gesekan penyebab iritasi atau luka.

"Tapi sukralfat ini hanya berfungsi melapisi saja, tidak menyembuhkan luka," jelas Anastacia Japri, pakar kesehatan dari Novell Pharmaceutical Laboratories.. Agar bisa menyembuhkan, Anda perlu mengonsumsi obat jenis fucoidan. Fungsi dari obat ini, selain melapisi dinding lambung juga bisa memicu percepatan degenerasi sel luka pada lambung sekaligus mematikan bakteri dengan memakannya. "Jadi bakteri akan keluar dari sistem pencernaan," paparnya. (Raymond Reynaldi)


Last edited by gitahafas on Sun Nov 21, 2010 1:08 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:04 pm

MAAG
Maag sebenarnya berasal dari bahasa Belanda yang berarti lambung. Ini berarti penyakit maag adalah penyakit lambung. Istilah penyakit maag sangat luas dikenal masyarakat umum. Kadang kadang yang dimaksud sakit maag oleh seorang pasien berbeda dengan pasien lainnya, namun umumnya istilah penyakit maag ini menggambarkan keluhan atau rasa tidak nyaman / rasa sakit pada perut bagian atas. Penyakit maag sering ditemukan di masyarakat, sekitar 40-50% dari pasien pasien yang berobat ke dokter umum menderita penyakit ini.

Umumnya pasien maag mempunyai keluhan nyeri atau perih di perut bagian atas, rasa mual kadang kadang dengan muntah, rasa cepat kenyang, kembung, sendawa serta tidak nafsu makan. Semua keluhan tersebut disebabkan oleh adanya kelainan pada saluran cerna bagian atas ( lambung sampai dengan usus 12 jari ) atau pada organ organ tubuh di sekitar saluran cerna bagian atas ( hati, kandung empedu dan kelenjar pankreas ).
Kumpulan gejala gejala tersebut dalam ilmu kedokteran disebut sebagai DISPEPSIA, yang oleh masyarakat awam dikenal sebagai penyakit maag.

Dispepsia terdiri dari:
1. Dispepsia Organik
2. Dispepsia Fungsional

Pembagian ini penting peranannya dalam pengobatan dan penanganan selanjutnya. Oleh sebab itu faktor penyebab harus ditentukan dahulu secara jelas, untuk bisa menentukan penatalaksanaan selanjutnya.

1. Dispepsia Organik
Istilah dispepsia organik baru dapat ditegakkan apabila berdasarkan pemeriksaan yang lengkap terhadap pasien, ditemukan penyebab yang jelas, misalnya adanya:
a. Tukak Peptik ( adanya peradangan serta kerusakan jaringan permukaan saluran cerna bagian atas / luka, yang tampak dengan endoskopi atau radiologi )
b. Gastritis Kronik Aktif ( radang lambung ).
c. Kerusakan selaput permukaan lambung karena obat obatan.
d. Penyakit kandung empedu / saluran empedu.
e. Radang Kelenjar Pankreas ( Pankreatitis ).
f. Tumor ganas.
g. Keadaan lain seperti intoleransi makanan, sindrom malabsorpsi, sindrom kolon iritatif, DM, hipertiroid, TBC, gagal ginjal, hepatitis kronik, sirosis, kanker hati, penyakit jantung koroner, dan lain lain.

2. Dispepsia Fungsional
Istilah dispepsia fungsional ditegakkan jika setelah dilakukan pemeriksaan yang cermat pada penderita maag, baik dari riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium lengkap, endoskopi, USG dan pemeriksaan penunjang lain, ternyata tidak ditemukan kelainan organ yang jelas, sehingga dianggap sebagai akibat kelainan fungsi saluran cerna, misalnya:
a. abnormalitas gerakan lambung.
b. perubahan sensitifitas lambung.
c. stress.

Pengobatan:
1. Makan lebih sering dalam porsi kecil.
2. Hindari makanan terlalu pedas dan terlalu asam serta makanan / minuman yang menghasilkan banyak gas.
3. Kurangi stress.
4. Olahraga.
5. Obat obatan untuk penyakit maag.

Sumber: Bunga Rampai Masalah Kesehatan Iluni FK 1983


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:41 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:10 pm

7 MAKANAN PENYEBAB SAKIT MAAG
K32-11 | Dini | Jumat, 24 Juni 2011 | 11:35 WIB
KOMPAS.com — Gangguan pada lambung sering disebabkan oleh tingginya kadar asam di lambung. Selain karena terlambat makan ataupun stres, yang juga turut memengaruhi naiknya kadar asam lambung adalah jenis makanan yang masuk ke dalamnya. Masalahnya, menurut Jamie Koufman, MD, dan Jordan Stern, MD, penulis buku In Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook & Cure, jenis makanan yang berpotensi meningkatkan asam lambung justru banyak terdapat dalam menu harian kita. Inilah tujuh jenis makanan yang disarankan kedua ahli Otolaryngology dari New York untuk dikurangi konsumsinya:

1. Cokelat
Kandungan kakao, kafein, dan stimulan lain, seperti theobromine, dapat menyebabkan kadar asam di lambung meningkat. Selain itu, cokelat juga banyak mengandung lemak, sementara lemak juga dapat berpengaruh pada asam lambung.

2. Minuman bersoda
Minuman yang mengandung soda atau berkarbonasi adalah salah satu penyebab utama gangguan pada lambung. Pasalnya, minuman jenis ini sifatnya sangat asam, ditambah lagi dengan efek karbonasi yang bisa membuat perut jadi kembung sehingga dapat membuat kondisi jadi makin tidak nyaman.

3. Makanan yang digoreng
Suka makan gorengan? Sebaiknya Anda tahu bahwa makanan ini juga bisa berpengaruh pada asam lambung karena kandungan lemaknya yang tinggi. Selain itu, hobi makan gorengan juga kerap menimbulkan gangguan heartburn, yaitu rasa nyeri terdapat di ulu hati.

4. Minuman beralkohol
Konsumsi bir, minuman keras, dan wine dapat berpengaruh terhadap naiknya asam lambung. Ada beberapa jenis minuman alkohol yang sifatnya memang tidak terlalu asam, tetapi para ahli menyatakan bahwa alkohol dapat melemaskan saluran di bagian bawah esofagus (yang berhubungan dengan area perut), dan ini dapat menyebabkan naiknya asam lambung.

5. Produk olahan susu yang tinggi lemak
Makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar asam lambung. Sementara, produk olahan susu sendiri sebenarnya sudah bersifat asam. Jadi, ada baiknya Anda mulai berhenti mengonsumsi mentega atau susu yang tinggi lemak apabila sering mengalami gangguan lambung. Atau setidaknya, beralihlah ke yang tanpa lemak.

6. Daging yang berlemak
Selain kandungan lemaknya yang tinggi, daging sapi, kambing, ataupun domba dapat bertahan lama di dalam perut serta meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung. Oleh karenanya, lebih baik Anda kurangi konsumsinya hingga hanya seminggu sekali. Beralihlah juga ke pilihan daging yang tanpa lemak.

7. Kafein
Kebiasaan minum kopi yang berlebihan setiap harinya dapat berkontribusi terhadap gangguan lambung. Untuk itu, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi kopi, atau beralih ke teh.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:42 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:13 pm

DIET SEHAT BAGI PENDERITA MAAG
Dini | Selasa, 22 Februari 2011 | 07:10 WIB
KOMPAS.com - Masalah kelebihan berat badan bisa dialami siapa saja, termasuk penderita maag. Namun, menjalankan program diet bukan hal yang mudah. Gangguan pada saluran pencernaan akan menyebabkan kembung, sakit di ulu hati, dan beberapa keluhan lain yang dipicu oleh jumlah asam lambung berlebih. Sebenarnya, lambung memproduksi asam lambung secara teratur untuk membantu mencerna makanan. Namun, jika asam lambung terproduksi secara berlebih, inilah yang menyebabkan masalah. Produksi asam lambung akan meningkat ketika tubuh membutuhkannya, misalnya ketika tubuh membutuhkan asupan makanan. Nah, gangguan pada maag akan terjadi ketika pola makan kita berubah. Jadwal makan yang tak beraturan, menyebabkan lambung sulit beradaptasi. Jika produksi asam lambung ini terjadi terus-menerus, maka akan mengiritasi dinding mukosa pada lambung. Inilah yang menyebabkan rasa perih dan mual, yang akhirnya memudarkan niat untuk berdiet.

Kurangi pemicu
Meski menderita gangguan lambung, prinsip menurunkan berat badan tetap sama, yaitu makan teratur, mengurangi asupan lemak, dan rutin berolahraga. Bedanya, penderita maag ada baiknya mengurangi makanan yang merangsang asam lambung, seperti durian, kopi, keju, makanan yang terlalu pedas, dan yang banyak mengandung gas. Berikut tiga tips diet sehat bagi penderita maag.

Makan teratur.
Makan dengan jarak waktu teratur adalah prinsip utama bagi penderita maag. Makanlah dalam porsi kecil setiap 3 jam sekali. Jangan pernah membiarkan perut terlalu lama kosong. Selain mengurangi makan, cobalah lebih teratur berolahraga, misalnya jalan kaki 30 menit sehari.

Step by step.
Menurunkan berat badan sebaiknya tak dilakukan secara drastis. Capailah berat badan ideal dalam beberapa tahap. Misalnya, tahap pertama, tentukan target menurunkan berat badan sekitar 5-10 persen atau 4-9 kg dari berat badan saat ini. Setelah target pertama tercapai, barulah menentukan target kedua, dan selanjutnya.

Perkecil porsi.
Kurangi jumlah makanan hingga 1/3 atau 1/2 dari porsi yang biasa Anda makan. Ganti camilan dengan buah-buahan segar yang tidak asam. Minum susu nonfat tanpa gula atau teh hangat tanpa gula. Sebagai teman minum teh, Anda bisa memilih crackers sehat. Selain itu, hindari pengolahan makanan dengan minyak atau santan kental. Di tengah menjalani program diet ini, jika perlu berkonsultasilah dengan dokter untuk konsumsi obat maag.

Mudah, kan? Selamat berdiet sehat ya.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:43 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:16 pm

AMANKAH OBAT MAAG YANG DIJUAL BEBAS?
Sabtu, 15 Agustus 2009 | 08:13 WIB
KOMPAS.com - "Saya sulit makan teratur, sehingga penyakit maag sering kambuh. Untuk meredakan, saya minum obat maag (antasida) setiap serangan datang. Katanya, ini tidak baik. Benarkah?" demikian pertanyaan yang diajukan seorang penderita maag. Antasida adalah obat yang bisa menetralkan asam lambung, sehingga keluhan nyeri hilang. Namun, antasida hanya mengurangi gejala dan tidak menyembuhkan penyakit maag. Pernyataan bahwa kebiasaan minum antasida itu tak baik, adalah benar. Setiap obat tidak bebas dari efek samping, dan setiap obat yang Anda minum membutuhkan kerja ekstra organ-organ tubuh.

Penggunaan antasida dalam dosis besar dan dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan efek merugikan. Antasida yang dijual bebas, terutama berupa kombinasi aluminium dan magnesium. Pada orang dengan fungsi ginjal normal, keduanya mungkin tidak bermasalah, namun pada penderita gangguan fungsi ginjal, aluminium yang terserap dapat menyebabkan osteoporosis dan ensefalopati. Antasida juga dapat mengganggu penyerapan obat lain. Itu sebabnya, dokter menganjurkan antasida diberikan dua jam sebelum atau sesudah minum obat lainnya. Lebih baik Anda mengatur pola makan agar penyakit maag tidak makin berat. Pada penyakit maag berat, diperlukan obat lain yang harganya lebih mahal daripada antasida.

Narasumber: Dr. Alyya Siddiqa, Sp.FK, dokter spesialis farmakologi klinik dan dosen di departemen Farmakologi FKUPN Veteran, Jakarta.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:44 am; edited 12 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:18 pm

HIDUP DAMAI BERSAMA MAAG
Nayu Novita | Kamis, 4 Desember 2008 | 11:16 WIB Kompas.com
Memang repot kalau terserang maag. Salah makan sedikit saja, bisa-bisa perut Anda langsung kembung dan ulu hati nyeri sepanjang hari. Agar hidup lebih nyaman, kenali jenis-jenis makanan yang cocok Anda santap. Kuncinya, makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi sering.

Kentang
Dalam buku 50 Ways to Relieve Heartburn, Reflux, and Ulcers, M. Sara Rosenthal menyarankan penderita sakit maag untuk rajin mengonsumsi kentang. Kentang adalah sumber karbohidrat yang baik sehinga mampu memberikan rasa kenyang cukup lama. Bubur kentang atau jus kentang yang bersifat alkali di pagi hari juga bermanfaat untuk menetralisir asam lambung sebelum Anda menyantap makanan lain.

Pisang Masak
Jenis buah-buahan yang mengandung kalium seperti pisang, melon, pepaya, dan tomat, baik dikonsumsi karena kandungan kaliumnya berperan dalam menyeimbangkan PH atau derajat keasaman di dalam lambung. Pisang juga bisa mendatangkan perasaan kenyang sehingga amat baik dikonsumsi di antara waktu makan. Selain itu, pisang kaya potasium yang mampu menormalkan peningkatan tekanan darah akibat serangan stres.

Brokoli
Brokoli merupakan sumber kalium dan zat sulfur yang baik. Sulfur merupakan prekursor glutation yang berperan sebagai proteksi antioksidan terhadap lapisan dalam kulit lambung. Brokoli juga kaya akan vitamin C yang baik untuk memelihara stamina tubuh. Makanan lain yang mengandung sulfur adalah bawang merah dan bawang putih.

Bubur Ayam
Bila Anda adalah penderita sakit maag akut, mengonsumsi makanan lunak yang mudah dicerna seperti bubur ayam amat berperan untuk mencegah dan meringankan serangan rasa sakit. Menyantap bubur ayam di kala sarapan juga baik sebagai suntikan energi sebelum beraktivitas seharian. Sebaiknya tidak menyantap bubur ayam disertai sate jeroan yang sulit dicerna. Sebagai ‘dressing’, Anda boleh menambahkan telur rebus, kecap, dan sedikit kerupuk.

Lidah Buaya
Konsumsi lidah buaya bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan mempercepat penyembuhan luka. Lidah buaya juga mengandung saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman. Serta senyawa antrakuinon dan kuinon, sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit dan merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Kandungan mukopolisakarida di dalam lidah buaya juga berguna untuk memulihkan radang, termasuk radang pada saluran pencernaan dan arthritis.

Kol
Meski banyak penderita maag yang menjauhi kol karena mengandung gas, sebenarnya justru banyak ahli kesehatan yang memanfaatkan kol untuk mengatasi penyakit maag. Menurut Dr Michael T. Murray, ahli naturopati dari Bellevue Washington, Amerika Serikat, kol mengandung asam amino glutamin yang dapat meningkatkan aliran darah ke perut, memberikan nutrisi bagi sel dalam lambung, membantu melindungi lapisan perut, serta mengobati luka pada saluran pencernaan. Konsultasikan dengan dokter Anda.

Permen Karet
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet low sugar setelah makan, dapat membantu menurunkan keasaman lambung. Menurut Dr. David C. Metz, guru besar pengobatan divisi gastroenterologi University of Pennsylvania Health System di Philadelphia, aktivitas mengunyah bisa merangsang produksi air liur yang bersifat basa sehingga mampu mentralisir asam. Selain menetralisir asam lambung, bertambahnya produksi air liur juga bisa meningkatkan upaya pembersihan lambung.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:45 am; edited 9 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:27 pm

BEDA SAKIT MAAG dan GERD
Rabu, 18 November 2009 | 11:36 WIB
KOMPAS.com — Secara awam, penyakit yang berkaitan dengan asam lambung sering disebut sakit lambung atau sakit maag. Secara medis, sakit lambung didefinisikan sebagai kumpulan rasa sakit atau rasa tidak nyaman di ulu hati, saluran cerna bagian atas, dan organ sekitarnya. Gejala yang biasa timbul adalah mual, kembung, cepat kenyang, kurang nafsu makan, muntah, dan diare. Sedangkan gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Demikian keterangan dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM. Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. GERD yang tidak diterapi dengan baik akan menyebabkan komplikasi, antara lain perdarahan, penyempitan kerongkongan, dan berisiko memicu kanker kerongkongan.

Sebenarnya, GERD punya gejala khusus yang mudah dibedakan dari sakit lambung. Seperti rasa terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut. GERD bisa diringankan dengan obat sakit lambung biasa, tetapi tidak akan menuntaskan penyebabnya. Akibatnya, penyakit ini akan kambuh lagi dalam waktu yang cukup singkat, dalam hitungan jam atau beberapa hari kemudian. Maka dari itu, periksakan diri ke dokter spesialis saluran pencernaan. Selain itu, lakukan upaya mandiri seperti menjalankan pola makan sehat, teratur, dan kaya serat. Imbangi juga dengan aktivitas olahraga rutin.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:55 am; edited 8 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:30 pm

BATU EMPEDU SERING DIKIRA MAAG
Senin, 22 November 2010 | 12:28 WIB
Kompas.com — Gejala penyakit batu empedu mirip sekali dengan maag, yaitu nyeri di sekitar lambung. Karena itu, tak sedikit penderita yang merasa sakit maag dan kerap bolak-balik ke dokter lalu diberi obat maag. Tentu saja kondisi tak kunjung membaik. Bagaimana membedakan ke1uhan batu empedu dengan maag? Seperti diungkapkan Dr H Ari Fahrial S, SpPD-KGEH, MMB, spesialis penyakit dalam dari RS Cipto Mangunkusumo, keluhan bisa serupa karena letak lambung dan kantong empedu berdekatan, yakni di ulu hati. Jika salah satu organ ini rnengalami peradangan, rasanya hampir sama.

"Orang mengira maag dan kembung, tetapi setelah beberapa kali pemeriksaan diketahui ada batu di kantong atau saluran empedu," ungkap Dr Ari. Untuk membedakan dengan maag, kita perlu memerhatikan penjalaran dan frekuensi nyeri. "Kalau maag, frekuensi sakit biasanya pelan-pelan hingga akhirnya begitu hebat. Apabila batu empedu, sakitnya tiba-tiba timbul dengan sangat dan kemudian bisa hilang begitu saja," tutur dosen di FKUI ini.

Peradangan pada kantong dan saluran menimbulkan nyeri di bawah tulang iga, sedikit ke kanan. Nyeri itu berpotensi menjalar hingga ke pinggang bagian kanan dan bahu kanan. Apabila lambung yang meradang, nyerinya terasa lebih sedikit ke atas ulu hati dan ke kiri. "Rasa sakit biasanya juga terjadi dalam 2 hingga 4 jam setelah menyantap makanan berlemak. Timbulnya sering kali antara pukul 21.00 hingga pukul 06.00," katanya.

Kecil lebih berbahaya
Batu empedu biasanya terbentuk di dalam kantong empedu atau di saluran empedu dan saluran hati. Batu ini dapat memicu radang dan infeksi pada kantong empedu dan di saluran lain apabila batu keluar dari kantong empedu dan menimbulkan penyumbatan di saluran lain. "Batu empedu berukuran kecil lebih berbahaya daripada yang besar. Batu kecil berpeluang berpindah tempat atau berkelana ke tempat lain dan memicu masalah baru," ujarnya.

Riset menunjukkan, penyakit batu empedu di Asia umumnya disebabkan infeksi di saluran pencernaan. Di Barat dipicu empat faktor risiko, yakni jenis kelamin wanita, usia di atas 40 tahun, diet tinggi lemak, dan masalah kesuburan. Di Indonesia, faktor pencetus infeksi dapat disebabkan kuman yang berasal dari makanan. Infeksi bisa merambat ke saluran empedu sampai ke kantong empedu. "Penyebab paling utama di Indonesia adalah infeksi di usus. Infeksi ini menjalar tanpa terasa menyebabkan peradangan pada saluran dan kantong empedu sehingga cairan yang berada di kantong empedu mengendap dan menimbulkan batu," paparnya.

Infeksi tersebut kebanyakan berupa tifoid atau tifus. "Kuman tifus apabila bermuara di kantong empedu dapat menyebabkan peradangan lokal yang tidak dirasakan pasien, tanpa gejala sakit ataupun demam," katanya. Kebiasaan pasien yang tidak menghabiskan penggunaan obat antibiotik juga dapat memicu timbulnya batu empedu. Kuman akan terus berada di kantong empedu karena dalam siklus perjalanannya akan bermuara di kantong empedu. "Itu alasannya antibiotik harus dihabiskan supaya kuman di kantong empedu benar-benar habis," ujarnya.

Akibat tumpukan lemak
Konsumsi lemak yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan di dalam tubuh sehingga sel-sel hati dipaksa bekerja keras untuk menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu yang berwarna hijau kecoklatan bertugas dalam proses penyerapan lemak dan vitamin A, D, E, dan K. Cairan empedu penting dalam proses pencernaan, terutama lemak. Cairan empedu disimpan di kantong empedu yang terletak di bawah organ hati. Bentuknya seperti buah pir dan bisa menampung 50 ml cairan empedu. Kantong sepanjang 7-10 sentimeter ini terhubung dengan hati dan usus 12 jari melalui saluran empedu.

Bila kadar kolesterol dalam tubuh meningkat dan hati tak bisa lagi mengeluarkannya bisa terbentuk batu empedu. "Pada orang yang memiliki bakat kolesterol tinggi, ada lebih banyak lagi tumpukan kolesterol, dan sangat bisa mencetuskan batu empedu. Kecenderungannya sampai 30 persen," ujarnya. Awalnya kolesterol mengendap, lalu biasanya terjadi penebalan dinding empedu. Selanjutnya akan terjadi perubahan kimiawi pada empedu yang disebut batu empedu.

Batu empedu juga bisa disebabkan tumpukan pigmen bilirubin dan garam kalsium yang membentuk partikel seperti kristal padat. Karena itu, cirinya berbeda. Batu empedu dari tumpukan kolesterol berwarna kekuningan dan tampak mengilap seperti minyak, sedangkan dari tumpukan pigmen bilirubin berwarna hitam tetapi keras atau berwarna coklat tua, tetapi rapuh.Batu empedu dapat menyebabkan berbagai masalah apabila masuk ke saluran pencernaan atau usus halus. Terkadang batu juga muncul pada saluran empedu. Apabila batu ini terdapat pada kandung empedu bisa terjadi peradangan kolestitis akut. Itu karena adanya pecahan batu di dalam saluran empedu yang menimbulkan rasa sakit berlebihan.

Obat hanya mencegah
Penegakan diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan USG. Bisa juga dilakukan foto sinar X dan pemeriksaan darah di laboratorium. Perawatan dengan mengistirahatkan kantong empedu. Pengobatan terapi yang biasa dilakukan adalah kombinasi obat Chenodeoxycholic Acid (CCDA) dan Ursodeoxicholic Acid (UDCA). "Pengobatan terapi kombinasi CCDA (mengurangi sintesis kolesterol) dan UDCA (mengurangi penyerapan kolesterol) diharapkan bisa menyembuhkan batu empedu tanpa efek samping," katanya.

Berdasarkan penelitian, terapi tersebut hanya bisa mencegah, tetapi tidak menghilangkan batu empedu. Untuk menghilangkan batu tetap dperlukan tindakan medis. Pilihan ada dua, yakni laparoskopi atau operasi biasa. Laparoskopi hanya menimbulkan bekas seperti tusukan di perut dan prosesnya menggunakan kontrol komputer. Sebaliknya, operasi bedah biasa akan menimbulkan bekas robekan. Intinya, tindakan medis tersebut bertujuan mengangkat kantong empedu. Konsekuensinya, pasien tak bisa lagi mengonsumsi makanan berlemak karena tidak ada lagi organ yang memproses lemak di tubuh. (Putri)


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 1:04 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:34 pm

CARA MUDAH CEGAH GANGGUAN ASAM LAMBUNG
JUM'AT, 11 MARET 2011, 12:17 WIBMutia Nugraheni
VIVAnews - Kondisi peningkatan level asam lambung memang sangat mengganggu. Hal ini terjadi ketika pengeluaran (sekresi) asam berlebihan dalam kelenjar lambung. Ketika sekresi terjadi lebih dari biasanya, dada akan terasa panas atau sering disebut heartburn. Konsumsi makanan pedas seringkali jadi pemicunya. Agar Anda tak tersiksa asam lambung, ketahui cara mudah mencegah dan mengatasinya, seperti dilansir dari Times of India.

- Hindari soda dan kafein
Untuk sementara, sebaiknya hindari konsumsi minuman bersoda dan kafein. Keduanya memicu produksi asam lambung. Minum saja teh herbal atau susu hangat sebagai gantinya.

- Air hangat
Perbanyak konsumsi air hangat. Minumlah segelas air hangat setiap pagi setelah bangun tidur.

- Konsumsi buah
Pisang, semangka, mentimun adalah buah yang bisa mengurangi produksi asam lambung. Sebaiknya Anda konsumsi buah-buahan tersebut setiap hari.

- Waktu makan sebelum tidur
Sebaiknya Anda makan dua atau tiga jam sebelum tidur. Ini untuk mengurangi risiko sekresi asam lambung berlebihan.

- Jangan menunda makan
Jarak yang lama antara waktu makan juga pemicu asam lambung. Sebaiknya jangan menunda makan. Lebih baik konsumsi makanan dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering daripada jarak waktu makan sangat lama.

- Permen karet
Cobalah mengunyah permen karet untuk merangsang produksi saliva (air liur). Saliva membantu perpindahan makanan melalui saluran esophagus dan bisa meredakan heartburn.

- Jahe
Jahe sangat efektif untuk meredakan masalah pencernaan. Anda bisa mengonsumsi jahe dalam masakan, bubuk atau kapsul. (pet)


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:49 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:40 pm

9 MAKANAN PEMICU GANGGUAN LAMBUNG
KAMIS, 24 MARET 2011, 11:26 WIBPipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti
VIVAnews - Sering bersendawa, perut kembung dan rasa tak nyaman usai makan adalah ciri utama gangguan pencernaan yang sering dialami penderita perut sensitif. American College of Gastroenterology menyebut, lebih 95 juta orang Amerika menderita sistem pencernaan buruk. Pengolahan makanan yang tidak benar merupakan pemicu umum gangguan pencernaan. Memasak makanan dengan suhu terlalu tinggi misalnya, bisa menghancurkan enzim alami dalam makanan mentah. Hilangnya enzim yang membantu proses pencernaan ini pun bisa memicu penuaan dini.

Dr Steven Lamm dari NYU Medical Center mengatakan, mereka yang menderita perut sensitif seperti irritable bowel syndrome (IBS), heartburn, refluks asam atau dikenal sebagai penyakit refluks gastroesophageal cenderung mudah bereaksi terhadap makanan dan minuman tertentu. Seperti dikutip dari laman Aol, berikut sejumlah makanan yang dapat memperburuk kondisi perut sensitif:

Tomat
"Tomat bisa menyebabkan iritasi kerongkongan, yang menyebabkan gejala refluks asam, mulas atau membuat mulas lebih buruk," kata Isenberg. Rasa asam pada buah berwarna merah ini bisa merangsang produksi asam ekstra pada pencernaan dalam perut. Akibatnya, asam bisa kembali ke kerongkongan, memperparah kerongkongan sensitif, bahkan bisa merusak lapisan kerongkongan. Tomat yang dikemas dalam bentuk saus atau pasta juga bisa memiliki pengaruh yang sama bagi mereka yang memiliki masalah perut sensitif.

Peppermint
Di balik manfaatnya, peppermint bisa menyebabkan gejala peningkatan mulas. Efek ini muncul dari semua makanan mengandung mint, seperti teh peppermint, bahkan permen karet dan permen peppermint pereda hidung tersumbat. Dr Gerald Ashton Isenberg, pakar gastroenterologi di UH Case Medical Center, Cleveland, Ohio, mengatakan, "Mint meningkatkan kemungkinan refluks asam karena melemaskan otot yang terletak di ujung kerongkongan, sehingga membuat asam dari perut kembali ke pipa makanan."

Kacang-kacangan
Kandungan oligosakarida dapat menghasilkan gas di usus. Oligosakarida merupakan sejenis gula kompleks yang terdiri dari molekul besar bagi usus kecil. Selain itu, tubuh tidak dapat memecah gula kompleks ini karena tidak memiliki enzim untuk melakukannya.

Kopi
Asam dalam kopi dapat mengiritasi lapisan lambung, yang dapat menyebabkan produksi asam klorida berlebihan. Ini memicu gangguan pencernaan dan refluks, terutama bagi mereka yang rentan terhadap mulas.

Brokoli
Ahli diet Katherine Brooking mengatakan bahwa brokoli adalah sayuran yang memproduksi gas. Bagi mereka yang memiliki gangguan pada usus besar, brokoli dapat menyebabkan gangguan perut. Makanan berserat larut, yang tidak rusak hingga mencapai usus besar, ini juga mengandung raffinose, gula kompleks yang menghasilkan gas seperti pada kacang-kacangan.

Produk Susu
"Manusia adalah satu-satunya spesies yang terus minum susu setelah disapih, dan banyak orang kehilangan kemampuan untuk mencerna laktosa (gula susu) saat mereka tumbuh menjadi dewasa," kata Teitelbaum, Direktur Medis Fibromyalgia and Fatigue Centers . Intoleransi laktosa disebabkan oleh kekurangan dari enzim laktase, yang dihasilkan oleh sel-sel yang melapisi usus kecil. Akibatnya tubuh tidak bisa mencerna makanan dengan baik dan menghasilkan banyak gas.

Makanan berlemak
Makanan tinggi lemak, termasuk makanan yang digoreng, dapat meningkatkan gejala asam lambung, kata Brooking. Makanan berlemak memakan waktu lebih lama untuk larut dalam tubuh, sehingga tertahan di perut untuk jangka waktu lama. Akibatnya, tubuh secara otomatis menghasilkan asam lambung ekstra untuk membantu pencernaan. Perlu diketahui bahwa makan terlalu banyak juga akan menyebabkan keterlambatan dalam pencernaan dan akan merangsang lambung untuk mengeluarkan asam lebih.

Minuman dingin
Pencernaan bergantung sepenuhnya pada asam lambung dan enzim pencernaan. Sangat disarankan mengasup minuman panas, seperti teh atau air panas dengan lemon, setelah makan atau mengonsumsi minuman dingin. "Minuman es dingin dapat menonaktifkan enzim percernaan, dan menyebabkan gangguan pencernaan."

Cokelat
Cokelat terbukti memiliki manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko stroke dan jantung. Tapi Anda juga perlu waspada karena cokelat dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan mulas. Cokelat mengandung kafein, agen lain yang mendorong perut untuk menghasilkan kelebihan asam. "Cokelat mengandung konsentrasi theobromine, senyawa yang terjadi secara alami di banyak tanaman seperti kakao, teh dan tanaman kopi," kata Lamm. "Dan senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengendurkan otot sfingter esofagus, membiarkan asam lambung naik ke kerongkongan." (pet)


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 1:05 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:50 pm

HINDARI PENCETUS PERUT KEMBUNG
Lusia Kus Anna | Sabtu, 18 Juni 2011 | 10:00 WIB
KOMPAS.com — Banyak orang pernah mengalami perut kembung. Jangan ditanya rasanya. Tidak enak! Perut terasa penuh. Sepertinya banyak gas terperangkap di dalam perut. Padahal, kalau tahu penyebabnya, perut kembung bisa diatasi dengan mudah.

- Batasi permen karet serta minuman berkarbonasi, terutama dengan kadar sorbitol yang cukup tinggi.

- Batasi asupan makanan seperti kubis, kacang-kacangan, kembang kol, prune, dan aprikot. Kacang-kacangan mengandung gula yang sulit dicerna, disebut oligosakarida. Gula itu harus dipecah oleh bakteri di dalam usus. Sementara kembang kol, kubis, prune maupun aprikot mengandung gula dan pati yang bisa menimbulkan gas dan perut kembung.

- Produk susu dan olahan bisa membuat usus distres dan menyebabkan perut kembung bila kesulitan mencerna laktosa atau gula susu.

- Jangan makan terlalu cepat sehingga cukup memberi sinyal kepada tubuh kapan saat Anda merasa kenyang.

- Makanan tinggi serat seperti biji utuh bisa memberi manfaat kesehatan.
Sayangnya, kadang makanan tinggi serat bisa menyebabkan perut kembung. Para ahli menyarankan agar Anda menambah asupan serat sedikit demi sedikit agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Ketika menyantap makanan tinggi serat, hendaknya sertakan air. "Seluruh serat menyerap air," kata Joanne L Slavin, profesor ilmu pangan dan nutrisi dari Universitas Minnesota. Minum air akan membantu serat bergerak melalui sistem pencernaan dan mencegah terjadinya perut kembung dan sembelit.

- Makan tidak berlebihan.
Santap makanan dengan porsi kecil tapi sering.


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 1:05 pm; edited 9 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 11711
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Saluran Cerna   Sun Jun 13, 2010 12:55 pm

3T UNTUK LAMBUNG SEHAT
Tuesday, 27 July 2010 - Seputar Indonesia
MENCEGAH mag dan melindungi lambung agar senantiasa sehat ternyata bisa dilakukan dengan mudah,cukup dengan 3T,yaitu tepat waktu, tepat nutrisi,tepat solusi. Penyakit mag atau yang dalam istilah ilmiah dikenal dengan dyspepsia, menjadi penyakit yang sering mengganggu kegiatan seharihari si penderitanya. Di dunia, lebih dari 1,7 miliar orang menderita penyakit mag. Bahkan, penyakit ini bisa dikatakan menjadi penyakit yang sudah umum di Indonesia. Bayangkan saja,di Indonesia 5 dari 10 orang pekerja berpotensi terserang mag. Fakta tersebut juga didukung hasil survei yang dilakukan Brain & Co dan PT Kalbe Farma Tbk di Jakarta pada 2007, dengan melibatkan 1.645 responden.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa pasien dengan masalah sakit mag mencapai angka 60% . Dikatakan ahli penyakit dalam dari RSCM Jakarta,dr Ari Fachrial Syam SpPD KGEH MMB, bahwa sakit mag selain mengganggu aktivitas si penderitanya, juga bisa menjadi salah satu gejala dari kanker lambung.Untuk itu,sangat penting sekali menjaga kesehatan lambung sejak dini, yang harus dimulai dari keluarga. Hal itu karena menjaga kesehatan lambung bukan saja untuk menghindari penyakit mag, melainkan juga merupakan investasi jangka panjang, terutama untuk menghindari kanker lambung.

Pencegahan pun bisa dilakukan dengan cara yang sederhana,yang di antaranya dimulai dari melakukan pola makan yang sehat. ”Apabila mengalami sakit maag yang berulang kali dan tidak sembuh walaupun sudah diobati, lebih baik segera periksa ke dokter,”sarannya. Penelitian yang dilakukan di Indonesia dan di luar negeri, menunjukkan bahwa kejadian sakit mag yang paling banyak ditemui ialah mag fungsional,yang mencapai 70–80% dari kasus sakit mag.

Sakit mag fungsional adalah sakit mag yang bukan disebabkan gangguan pada organ lambungnya,melainkan lebih sering dipicu pola makan yang kurang sesuai serta faktor psikis atau faktor stres dan kecemasan. Penyebab penyakit mag fungsional ini ternyata bisa dicegah melalui pola hidup yang lebih sehat. Kesadaran akan pentingnya cara menjaga kesehatan lambung sangat rendah pada masyarakat Indonesia. Padahal, ada cara mudah untuk menjaga kesehatan lambung sehingga mampu memelihara fungsi kerja organ lambung seumur hidup kita, di antaranya dengan memperhatikan asupan yang dikonsumsi.

Ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi,Fakultas Kedokteran,Universitas Indonesia, dr Sri Sukmaniah SpGK,menuturkan,bahwa makan sehat harus memenuhi syarat seperti, jumlah sesuai kebutuhan, jenis beragam dan lengkap, serta dengan jadwal yang teratur. “Jangan sampai menyepelekan hal tersebut,” ujarnya dalam acara peluncuran Gerakan Lambung Sehat, yang diadakan PT Kalbe Farma Tbk, melalui brandnya Promag––yang juga didukung Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Jika hal tersebut selalu disepelekan, dikatakan Sukma bahwa bisa terjadi beragam dampak, di antaranya sakit mag yang bisa berasal dari stres dan pola makan tidak sehat dan bisa berlanjut menjadi komplikasi lebih parah. Bila dibiarkan,komplikasi ini bisa berakibat infeksi akut pada lambung dan yang paling parah adalah kanker lambung. Berkaitan dengan hal tersebut, ”Gerakan Lambung Sehat” merupakan gerakan yang dilakukan untuk mendorong masyarakat agar lebih memberikan perhatian pada kesehatan lambung.

Nah, untuk mencegah penyakit lambung, bisa dilakukan melalui 3T, yaitu tepat waktu (jadwal yang teratur), tepat nutrisi (jenis dan jumlah makanan), dan tepat solusi untuk lambung. Tepat waktu adalah jadwal waktu makan kita harus teratur. Yang baik adalah jangan memulai makan setelah benar-benar lapar, atur waktu makan seperti makan pagi berkisar pukul 06–08, makan siang pukul 12.00–13.00, dan makan malam jangan dilakukan di atas pukul 20.00.

“Tuntutan pekerjaan yang begitu tinggi sering membuat karyawan melupakan waktu untuk makan,” ucapnya. Di antara jam makan utama itu,kita bisa mengonsumsi selingan. Sebaiknya pilih selingan seperti buah, agar-agar, kacang rebus, atau kacang panggang. Ingat! jangan biasakan terlambat makan atau makan tidak teratur karena asam lambung akan merusak selaput lendir lambung yang bisa menyebabkan mag. Beberapa peneliti juga menyatakan, bila makan dengan teratur, tubuh memiliki metabolisme yang lebih baik daripada makan yang tidak teratur,dengan metabolisme yang baik akan dapat mengontrol berat badan Anda.

Jadi keliru bila ingin menurunkan berat badan,kita melewati jam makan. Tepat nutrisi yaitu tidak boleh makan berlebih atau kekurangan. Bila berlebih maka bisa membebani saluran cerna dan akan memberikan kalori yang berlebih yang bisa menyebabkan kegemukan. Tetapi apabila kekurangan, tubuh akan kekurangan sumber energi yang bisa menjadikan tubuh terasa lemah.Gizi seimbang memiliki arti bahwa jenis makanan harus lengkap, yang mengandung sebagian besar ( s e k i t a r 50–60%) bahan makanan sumber karbohidrat seperti nasi putih, nasi merah, roti, kentang, bihun, sereal, oatmeal, dan singkong.

Selain itu,sekitar 10–15% adalah bahan makanan yang memiliki sumber protein, seperti ayam, ikan, daging, telur, tempe, dan kacang-kacangan; dan sekitar 20–30% bahan makanan sumber lemak seperti minyak, susu, kelapa. Tidak lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah, serta hindari makanan yang merangsang lambung seperti makanan pedas, asam, kopi, minuman bersoda, atau minuman mengandung alkohol, di mana keseluruhan makanan tersebut berisiko menyebabkan sakit mag, karena dapat merangsang produksi asam lambung menjadi berlebihan.

Pengaturan makan yang lebih khusus, dibutuhkan untuk masyarakat di usia lanjut,khususnya untuk jumlah dan jadwal makan. Hal itu disebabkan fungsi saluran cerna pada usia lanjut sudah mulai menurun, termasuk sudah mulai berkurangnya kerja dari enzim saluran cerna yang berfungsi mencerna berbagai bahan makanan. (inggrid namirazswara)


Last edited by gitahafas on Sun Jul 17, 2011 11:52 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Saluran Cerna

View previous topic View next topic Back to top 
Page 5 of 18Goto page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 11 ... 18  Next

 Similar topics

-
» Kesehatan Saluran Cerna
» Kesehatan Saluran Kemih
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-