Image
 
HomeHome  PortalPortal  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kesehatan Otak

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : 1, 2, 3 ... 12 ... 23  Next
AuthorMessage
Ali Alkatiri
Administrator
Administrator


Number of posts: 1050
Age: 54
Location: Jakarta
Registration date: 2008-08-27

PostSubject: Kesehatan Otak   Tue Nov 03, 2009 10:18 am

Selasa, 03/11/2009 09:35 WIB

Memori Otak Rusak Tanpa Disadari

Nurul Ulfah - detikHealth


(Foto: Reuters)
Carolina, Lupa menaruh sesuatu atau bingung mau mengerjakan apa adalah ciri berkurangnya kemampuan otak mengolah memori. Peneliti kini semakin yakin faktor utama penyebab kerusakan otak itu adalah stres yang tanpa disadari telah merusak otak.

Hampir sebagian pasien yang datang ke dokter dalam keadaan demikian terdeteksi stres, tapi mereka tidak sadar. Stres yang berlebihan terbukti bisa merusak kemampuan mengingat otak.

Meskipun demikian, peneliti mengatakan stres tetap diperlukan karena tanpa stres, seseorang tidak bisa merasakan apa itu bahagia. Namun beberapa studi menunjukkan bahwa stres yang berlebihan akan memicu hormon kortisol yang ternyata berpengaruh pada tes memori.

Peneliti dari University of Carolina melakukan studi dan mengatakan bahwa jika seseorang membiarkan stres dalam otaknya selama bertahun-tahun, akan mengalami pengurangan fungsi otak tanpa disadarinya. Sebanyak 100 partisipan yang mengikuti tes memori dalam studi membuktikannya.

Partisipan diberi instruksi untuk mengingat nama orang, benda dan angka oleh peneliti. Dan ternyata hasilnya, mereka yang gagal dalam tes tersebut terdeteksi mengalami stres selama bertahun-tahun. Namun beberapa responden mengaku mereka tidak merasa stres.

Kerusakan fungsi menyimpan memori dalam otak memang terjadi secara perlahan-lahan. Oleh karena itu, partisipan pun biasanya tidak tahu bahwa mereka sedang mengalami stres.

Tapi kabar baiknya, kerusakan memori pada otak tersebut bersifat reversible dan bisa diperbaiki. Caranya yaitu dengan meningkatkan stimulasi otak sekaligus menurunkan level stres.

Semakin banyak mengingat sesuatu, semakin banyak kapasitas otak untuk menyimpan informasi. Itu karena otak terdiri dari bermiliar-miliar sel saraf atau neuron. Kebanyakan dari sel ini hanya terapung apung di sekitar larutan garam di otak, menunggu untuk distimulasi sehingga bisa meneruskan atau menyimpan data.

"Sel-sel itu harus diaktifkan. Semakin banyak sel tersebut yang dihidupkan, semakin besar kemampuan otak mengolah data," ujar seorang peneliti seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (3/11/2009).

Jadi jangan ragu-ragu untuk melakukan olahraga otak. Mainkanlah sebuah permainan otak. Cobalah mengingat sepuluh jenis kartu permainan, sepuluh benda untuk belanja, atau sepuluh nama orang yang baru dikenal

_________________

The doctor of the future will give no medicine,
but will instruct his patient in the care of the human frame,
in diet and in the cause and prevention of disease.


Last edited by Ali Alkatiri on Wed May 19, 2010 9:43 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile http://www.ilunifk83.com
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Wed Apr 14, 2010 11:46 am

MARI MEMAHAMI MEMORI
Selasa, 3 Agustus 2010 | 17:01 WIB
KOMPAS.com — Tidak seperti komputer yang menyimpan setiap detail informasi dalam lokasi tertentu, otak manusia menyimpan memori secara tersebarke dalam berbagai neuron yang jumlahnya milyaran itu. Ini berarti kehilangan satu sel otak tidak akan berpengaruh pada kemampuan memori secara keseluruhan.

Bagaimana ingatan terbentuk
Hal ini diandaikan dengan Anda bertemu orang baru. Pertama kali Anda melihatnya, Anda langsung menyimpan detail ingatan tentang orang tersebut, mulai dari model rambutnya, suaranya, wangi parfum, atau bentuk tubuhnya. Detik itu pula hipocampus, yang mengatur daya ingat, langsung mengumpulkan seluruh rangsangan eskternal itu menjadi memori.

Seluruh memori yang penting akan melewati hipocampus sebelum mereka tertanam di benak Anda. Namun, hipocampus hanyalah langkah awal dari proses yang sangat kompleks. Setelah ditempa dalam berbagai komponen indrawi, memori tadi lalu didistribusikan ke dalam otak. Di kemudian hari, ketika Anda memikirkan orang tersebut, melihat wajahnya atau mencium parfumnya, seluruh komponen indrawi tadi akan disatukan kembali.

Apa fungsi testosteron dalam membantu ingatan
Testosteron ibarat otot untuk membentuk ingatan kita. Dalam studi yang dilakukan tim dari Oregon Health & Science University diketahui bahwa pria yang mengonsumsi obat yang didesain untuk menghentikan produksi testosteron ternyata memiliki kemampuan mengerjakan tugas verbal dan memori yang jauh lebih buruk dibanding orang yang tidak mendapat obat. Percobaan pada hewan menunjukkan, ketiadaan testosteron akan menyebabkan koneksi antar-neuron atau sel otak menjadi hilang.

Mengapa terjadi amnesia
Jangan jadikan film atau sinetron sebagai referensi Anda tentang kasus amnesia. Sesungguhnya amnesia yang sangat buruk sampai tak ingat apa-apa lagi sangatlah jarang terjadi. Bila amnesia semacam itu terjadi, maka hal itu biasanya disebabkan oleh trauma psikologis yang sangat berat, bukan karena benturan di kepala.

Menurut Alan Baddeley, penulis buku Your Memory: A Users Guide, benturan pada kepala biasanya hanya menyebabkan amnesia ringan. "Dalam kondisi ini, Anda masih bisa mengobrol dengan orang lain, termasuk mengingat nama dan detail lain. Tapi, bila Anda meninggalkan ruangan dan kembali 10 menit kemudian, Anda tak ingat lagi siapa yang tadi diajak bicara," katanya.

Mengapa kita sering lupa letak barang
Sesungguhnya tidak mungkin, dan tidak praktis juga, untuk mengingat seluruh detail kehidupan kita. Karena itulah, otak itu mengompensasikannya dengan membuat generalisasi ingatan yang disebut schemata. Misalnya saja, daripada mengingat setiap apel yang pernah Anda makan, otak kita menciptakan skema apel, yakni merah, keras, dan manis.

Oleh karena itu, akan sulit mengingat sesuatu yang tidak sesuai dengan skema, misalnya saja "kunci" = "lemari". Dengan kata lain, wajar saja kalau terkadang kita lupa di mana meletakkan kunci. Pada manusia modern lupa kecil ini juga lebih banyak disebabkan karena kurangnya konsentrasi.


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 7:33 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Wed Apr 14, 2010 12:13 pm

TES UNTUK MENGUKUR KEKUATAN MEMORI OTAK
Sabtu, 29/05/2010 16:15 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Sering lupa meletakkan barang, lupa kata apa yang ingin diucapkan hingga lupa membayar tagihan. Eits, hati-hati mungkin Anda memiliki masalah dengan kemampuan memori di otak. Mari tes memori otak Anda! Uji memori ini dapat membantu memberikan gambaran yang lebih baik mengenai masalah memori yang dialami. Tes ini hanyalah sebuah tes sederhana mengenai memori.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (29/5/2010), cobalah untuk menjawab pertanyaan berikut:
1. Mengingat tiga kata ini apel, televisi dan domba.
2. Mengingat nama dan alamat ini: Jane Jl. Pegangsaan 5 Jakarta Pusat.
3. Apakah mengalami kesulitan dalam mengingat segala hal yang telah dilakukan selama beberapa minggu terakhir?
4. Apakah sangat sulit untuk mengingat daftar yang harus dilakukan?
5. Apakah mengalami penurunan kemampuan menghitung di kepala?
6. Apakah pernah mengalami lupa membayar tagihan?
7. Apakah kesulitan mengingat nama?
8. Apakah mengalami kesulitan mengenali seseorang yang seharusnya Anda kenali?
9. Apakah mengalami kesulitan menemukan kata yang tepat untuk diucapkan?
10. Apakah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas sederhana, seperti penggunaan microwave atau kompor gas?
11. Apakah mudah lupa ini mengganggu kinerja di tempat kerja?
12. Apakah mudah lupa ini mengganggu kerjaan di rumah?
13. Apakah mudah lupa ini mengganggu kerjaan di dalam kegiatan sosial?
14. Sebutkan tiga nama gubernur di provinsi Anda? (menyebutkan 3 maksimal dapat 3 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
15. Sebutkan lima presiden terakhir? (menyebutkan 5 maksimal dapat 5 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
16. Apa menu makan malam selama dua hari yang lalu? (maksimal 6 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
17. Apa dua film yang terakhir Anda tonton? (maksimal 2 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
18. Tuliskan kembali tiga kata yang ada di awal tes? (maksimal 3 poin, sebut 1 dapat 1 poin)
19. Tuliskan nama dan alamat yang ada di awal tes? (maksimal 2 poin, jika hanya nama atau alamat yang disebut dapat 1 poin)

Berilah nilai 1 poin setiap jawaban 'tidak' dan tidak mendapat poin jika jawabannya 'Ya'. Untuk pertanyaan no 3-13 (maksimal nilainya 11 poin).
Sedangkan untuk setiap pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan benar atau ragu-ragu berilah nilai 1 poin. Untuk pertanyaan no 14-19 (maksimal nilainya 21 poin).
Hasil tes:
Jika nilai 28-32: memori yang dimiliki masih baik dan di atas rata-rata.
Jika nilai 22-27: memori tidak terlalu buruk, tapi memori bisa ditingkatkan dengan beberapa latihan.
Jika nilai 15-21: memori agak lemah, usahakan untuk melakukan latihan dalam membantu meningkatkan memori.
Jika nilai 0-14: memori lemah, sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan ke ahlinya.

Berbagai faktor bisa menyebabkan masalah pada memori, seperti stres, depresi, kekurangan vitamin dan adanya masalah pada peredaran darah.
Jika penyebab ini bisa ditemukan, maka masalah memori dapat teratasi dan mendapatkan hasil yang lebih baik.


Last edited by gitahafas on Thu Dec 30, 2010 10:20 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sun Apr 18, 2010 6:53 am

MAKANAN PENINGKAT KONSENTRASI
Rabu, 29 Desember 2010 | 10:17 WIB
Kompas.com - Lupa sebenarnya merupakan hal yang normal, namun jika situasi ini sering terjadi tentu produktivitas ikut terganggu. Kita jadi tidak bisa memfokuskan pikiran pada hal-hal yang lebih penting. Tak heran jika kini banyak ditawarkan suplemen yang diklaim mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan fungsi otak. Sebenarnya manfaat dari suplemen untuk meningkatkan fungsi otak masih dipertanyakan. Lagipula seiring dengan bertambahnya usia, fungsi-fungsi tubuh pun ikut menua. Kabar baiknya adalah kita bisa menjaga kesehatan otak jika kita menambahkan makanan pintar dalam menu harian.

Kafein
Meski tidak ada peluru ajaib yang bisa meningkatkan IQ atau membuat kita lebih pintar, namun beberapa kandungan, seperti kafein, bisa membuat tubuh lebih berenergi dan membantu fokus. Ditemukan dalam kopi, cokelat, minuman energi dan beberapa jenis obat, kafein bisa membuat pikiran lebih fokus, meski efeknya jangka pendek.

Glukosa
Untuk bekerja otak memerlukan energi. Sumbernya adalah glukosa yang berada di dalam darah. Glukosa merupakan salah satu hasil perombakan karbohidrat dalam makanan melalui proses pencernaan. Selain glukosa sebagai sumber energi, otak juga memerlukan asam amino serta vitamin dan mineral.

Sarapan
Penelitian menunjukkan orang yang rutin sarapan memiliki memori jangka pendek dan atensi lebih baik. Pelajar yang selalu sarapan memiliki nilai ujian lebih baik dibanding yang melewatkan makan pagi. Kalau waktu jadi kendala untuk sarapan, kita mengakali dengan menyiapkan menu makanan yang praktis tapi mengandung semua unsur gizi. Misalnya sandwich berisi sayuran dan keju, atau oatmeal.

Ikan
Sumber protein yang berkaitan dengan peningkatan daya ingat adalah ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Diet tinggi omega-3 juga terbukti menurunkan risiko demensia (kepikunan) dan stroke.

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan sumber terbaik antioksidan vitamin E, yang terbukti bermanfaat untuk mencegah penurunan kemampuan kognitif di usia lanjut. Cokelat hitam juga mengandung antioksidan dan stimulan alami seperti kafein sehingga bisa membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Alpukat dan serelia utuh
Seluruh organ tubuh bergantung pada sirkulasi darah, terutama jantung dan otak. Mengonsumsi serelia utuh dan buah-buahan seperti alpukat bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan menurunkan kolesterol jahat. Menurunnya risiko terjadinya timbunan plak di pembuluh darah akan meningkatkan sirkulasi darah, termasuk ke otak.

Bluberi
Penelitian terhadap hewan percobaan menunjukkan bluberi membantu melindungi otak dari stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit akibat penuaan seperti demensia atau Alzheimer. Studi juga menunjukkan pola makan tinggi bluberi secara signifikan meningkatkan kapasitas berpikir dan kemampuan motorik.

Makanan sehat
Jika makanan yang kita asup kurang mengandung zat gizi, hal ini akan berpengaruh pada kemampuan konsentrasi. Mengonsumsi terlalu sedikit atau terlalu banyak porsi makanan juga bisa mengganggu kemampuan untuk fokus. Porsi yang terlalu besar bisa membuat kita lesu, sedangkan porsi terlalu kecil bisa membuat kita kelaparan sehingga konsentrasi terganggu.


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 2:39 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Wed Apr 21, 2010 4:43 pm

10 KEBIASAAN YANG DAPAT MERUSAK OTAK
21-10-2004 | edited by dr. Martin Leman, DTM&H

Tahukah Anda bahwa kebiasaan Anda dapat merusak otak Anda?

1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Sumber: Medicastore
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:14 am

10 CARA "MEMPERKUAT" OTAK
Selasa, 10 Agustus 2010 | 08:20 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi orang pintar ternyata bukan hal yang terjadi karena spontan. Selain faktor genetik ada beberapa cara yang digunakan agar kecerdasan Anda meningkat. Bila penasaran, Anda dapat mengikuti 10 langkah alternatif yang disarankan berikut ini :

1. Olahraga
Dipercaya dapat meningkatkan kapasitas otak selama beberapa tahun, namun para ilmuwan menemukan bukti baru yang menunjukkan hubungan latihan dengan kesehatan fisik dan mental. Sebuah studi dari Universitas Cambridge menyatakan joging beberapa kali dalam seminggu dapat merangsang otak. Dengan berjalan selama beberap hari, ratusan ribu sel-sel otak baru akan tumbuh yang akan berefek pada pembentukan dan ingatan akan kenangan. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk mengingat kenangan tanpa kebingungan pada tugas-tugas kognitif dan bisa memerlambat kerusakan mental di usia tua. Baru-baru ini, para ilmuwan juga menemukan bahwa olahraga juga mampu melepaskan protein yang bernama "noggin". Protein itu akan bertindak sebagai agen-kontra terhadap protein lain, seperti protein tulang morfogenetik. Sehingga merangsang peningkatan pembagian sel batang otak, otak tetap gesit dan aktif seiring bertambahnya usia. Penelitian juga menunjukkan menguatnya produksi "noggin" dapat mencegah penyakit otak yang berkaitan dengan usia seperti Alzheimer.

2. Tidur Siang
Ilmuwan menduga bahwa tidur siang memiliki dampak signifikan pada kapasitas memori otak. Penelitian terakhir menemukan bahwa tidur selama satu jam di sore hari meningkatkan daya kerja otak dan secara dramatis meningkatkan kemampuannya untuk mempelajari fakta-fakta baru dan tugas. Tidur setelah makan siang juga berfungsi sebagai bantuan regeneratif, yang memungkinkan otak untuk menjaga agar memori tetap tersimpan sementara informasi baru masuk. Para peneliti menemukan, mereka yang tetap terjaga sepanjang hari cenderung lebih sulit mempelajari tugas baru, sehingga para ahli berasumsi bahwa dampak jangka panjang dari tidur siang adalah mencegah penyakit mental degeneratif.

3. Makanan Kaya Magnesium
Makanan kaya magnesium seperti bayam dan brokoli dipercaya bisa meningkatkan memori dan kekuatan otak makanan. Penelitian terbaru, yang diterbitkan dalam Journal Neuron menemukan, peningkatan magnesium di otak dapat membantu proses belajar baik orang usia muda dan tua.

4. Berjemur
Para ilmuwan telah menemukan bahwa berjemur bisa meningkatkan kecerdasan Anda dan mencegah demensia. Asupan vitamin D bisa didapat dari berjemur, tapi vitamin D juga dapat ditemukan dalam minyak minyak ikan. Yang dapat meningkatkan kemampuan menjaga otak tetap aktif dalam kondisi puncak seperti usia Anda.
Selain itu, dalam Journal of Neurology menemukan bahwa hubungan antara peningkatan asupan vitamin D berdampak pada pengolahan informasi yang lebih cepat terutama pada pria berusia lebih dari 60 tahun.

5. Memotong rumput
Para peneliti menyatakan, bahan kimia yang ditemukan saat menyabit rumput tidak hanya dapat mengurangi stres dan membuat orang lebih bahagia, tapi juga bisa mencegah penurunan mental pada usia tua. Ilmuwan Australia mengklaim bahwa aroma rumput yang baru dipotong langsung bekerja pada otak, terutama pada wilayah emosi dan memori. Bahkan saat ini sudah dikeluarkan parfum yang beraroma rumput yang dipotong yang dapat digunakan untuk menciptkan rasa rileks dan merangsang otak individu sekitarnya.

6. Seks dan Cokelat
Buku karangan Simon Wootton dan Terry Horne telah mengklaim bahwa mengonsumsi dark chocolate meningkatkan seks, dan mengikuti tradisi Skandinavia, yang memilih memiliki daging dingin untuk sarapan dapat meningkatkan kekuatan otak. Buku ini, menganalisis bagaimana diet, lingkungan dan stres mempengaruhi kapasitas mental. Mereka menegaskan, kapasitas otak selalu dipertimbangkan dari segi genetis, padahal itu sebenarnya ditentukkan gaya hidup. Selain itu, bahan dari cokelat hitam berpengaruh dalam proses melakukan hubungan seks, sementara energi yang didapat dari daging dingin dapat menstimulasi otak dan mencegah kerusakan mental karena usia.

7. Mempelajari musik sedari muda
Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak muda yang mengambil pelajaran musik menunjukkan perkembangan otak yang lebih maju dan memori meningkat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengambil musik. Anak-anak yang dilatih musik ditemukkan lebih baik dalam tes memori yang berhubungan dengan keterampilan kecerdasan umum seperti membaca, memori verbal, matematika, dan IQ. Para ilmuwan yang melakukan penelitian ini mengindikasikan musik yang berpotensi dapat meningkatkan kecerdasan pada anak-anak dari usia empat tahun.

8. Berbicara dengan bayi Anda
Para ahli menyatakan bahwa ibu yang berbicara dengan bayi dapat membantu otak anak mereka berkembang lebih baik. Peneliti dari Northwestern University di Illinois menemukan bahwa kata-kata memainkan peran penting dalam perkembangan otak anak-anak bahkan sebelum mereka mulai berbicara. Studi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan dapat mengkategorikan kata-kata sesuai dengan representasi gambar mereka pada usia dini dapat memebnatu perkembangan otak anak.

9. Bermain tetris
Sebuah studi yang dilakukan ilmuwan Amerika menemukan bahwa teka-teki klasik (permainan tetris) mungkin juga memiliki dampak positif pada kekuatan otak Anda.
Hasil riset menunjukkan walaupun permainan ini relatif sederhana dibandingkan dengan permainan komputer yang canggih saat ini, latihan yang teratur dapat meningkatkan daya pikir. Setelah bermain selama setengah jam setiap hari selama periode tiga bulan, otak mengalami 'perubahan struktural' di daerah yang terkait dengan gerakan, berpikir kritis, penalaran, bahasa dan pengolahan.

10. "Thinking Cap"
Saat ini, para ilmuwan telah mengembangkan sebuah produk bernama "Thinking Cap" yang diharapkan perangkat ini mampu meningkatkan kemampuan otak untuk belajar. Para peneliti dari University of British Colombia, Vancouver, memulai proyek ini setelah menemukan bahwa kemampuan otak untuk mempelajari tugas baru meningkat secara signifikan ketika sebuah getaran magnetik diarahkan ke korteks premotor, daerah otak yang persis di belakang dahi. Teknik ini dapat digunakan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan intelektual, tetapi juga untuk membantu mereka yang kesulitan belajar.


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 7:34 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:16 am

10 TERBAIK UNTUK KECERDASAN
Kamis, 3 Desember 2009 | 08:42 WIB
Kompas.com - INGIN anak Anda cemerlang di sekolah? Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut ini. Makanan yang dijuluki "Brain Food" ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.

1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 - DHA and EPA - yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

3. Selai kacang
"Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng -- yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

6. Berry
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya -- khususnya ALA - jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .

Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme -- tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 2:48 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:20 am

10 CARA MENGATASI OTAK YANG 'BLANK'
Kamis, 24/6/2010 | 09:36 WIB
KOMPAS.com - Dimana saya menaruh ponsel saya tadi? Mau apa saya tadi ke ruangan ini? Pasti Anda pernah merasa begitu blank, sehingga tidak mampu mengingat sedikit pun apa yang harus Anda lakukan saat ini. Padahal, beberapa detik sebelumnya Anda masih mengingatnya. Untungnya, otak yang blank bukan menandakan Anda sudah pikun, atau mengaitkannya dengan faktor "U" (yang kemudian bikin Anda minder). "Lupa dengan hal-hal seperti ini merupakan tanda betapa sibuknya kita," ujar Zaldy S. Tan, MD, direktur Memory Disorders Clinic di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston. "Ketika kita tidak memusatkan perhatian dengan baik, memori yang kita bentuk tidak cukup kuat, dan kita pun jadi kesulitan mengungkap informasi itu lagi."

Memori itu biasanya akan muncul kembali perlahan-lahan. Tetapi, ketika Anda sebenarnya sedang sangat membutuhkannya, hal ini memang membuat Anda frustrasi. Kunci untuk mengingatnya adalah dengan membentuk otak Anda, demikian menurut Harry Lorayne, penulis buku Ageless Memory: Simple Secrets for Keeping Your Brain Young. "Kita biasa melatih tubuh kita. Tapi apa gunanya tubuh yang sehat jika Anda tidak memiliki kemampuan mental untuk menjalankannya?" katanya. Tindakan paling mudah untuk mengingat sesuatu adalah dengan mencatatnya, atau menyusun daftar tugas di ponsel. Namun ketika Anda tidak dapat mengakses semua catatan tersebut, atau jika Anda ingin menguatkan fungsi otak, para pakar di atas menyarankan suatu strategi untuk membantu Anda selalu mengingat dengan baik. Ingat, biasakan melakukan hal ini sebelum Anda lupa sesuatu!

"Siapa ya, nama orang ini?"
* Sebut terus namanya. Ketika Anda diperkenalkan dengan seseorang, dengarkan betul namanya. Seringkali kita hanya menganggukkan kepala bila orang tersebut menyebutkan namanya, padahal sebenarnya kita tidak mendengarnya. Bila kurang jelas, jangan ragu untuk menanyakannya lagi. Kemudian, perjelas ejaan namanya. Misalnya, "Vanda itu dengan F atau V?" Anda juga bisa menambahkan, "Oh, sepupuku juga ada yang namanya Vanda." Sebut namanya setiap kali Anda berbicara, hingga Anda berpisah.

* Berbasa-basilah. Lakukan hal ini dengan beberapa trik. Sambil menanyakan namanya, mintalah kartu namanya. Setelah Anda meninggalkannya, tuliskan ciri-ciri orang tersebut di balik kartu nama (misalnya, berkacamata, rambut ikal, kulit gelap, dan lain sebagainya).

"Aduh, dimana saya menaruh kacamata tadi, ya?"
* Ucapkan saat Anda meletakkannya. Pusatkan perhatian pada apa yang sedang Anda lakukan, ketika Anda menaruh kacamata di meja. Atau, ingatkan diri Anda, "Saya menyimpan kunci laci di saku jaket saya." Dengan demikian Anda memiliki ingatan yang jelas saat melakukannya.

* Jadikan kebiasaan. Letakkan kotak atau keranjang kecil di sisi meja. Biasakan diri Anda untuk meletakkan semua benda -kunci, kacamata, ponsel, atau apa pun yang Anda gunakan setiap saat- di keranjang itu.

"Apa lagi yang harus saya lakukan hari ini?"
* Mulailah suatu ritual. Jika Anda harus melakukan suatu tugas (misalnya minum obat, atau memesan taksi untuk mengantar ke suatu tempat), ciptakan pengingat yang tidak biasa. Hanya dengan meletakkan obat di atas meja kerja, belum tentu Anda akan langsung ingat untuk meminumnya. Ambil juga segelas jus jambu yang biasanya tidak Anda sukai, atau CD band yang tidak Anda kenal, lalu taruh di dekat obat tersebut. Ketika Anda melihat benda-benda "asing" tersebut, Anda akan segera melihat apa yang seharusnya Anda lakukan (yaitu minum obat), demikian menurut Carol Vorderman, penulis Super Brain: 101 Easy Ways to a More Agile Mind.

"Gawat, password saya apa, ya?"
* Bayangkan bentuk-bentuk nomor. Berikan bentuk pada setiap nomor. Misalnya, 0 terlihat seperti bola atau cincin; 1 adalah pensil, 2 adalah angsa, 3 seperti borgol terbuka, 4 seperti perahu layar, 5 adalah perempuan hamil, 6 tampak seperti pipa, 7 mirip bumerang, 8 adalah manusia salju, dan 9 adalah raket tenis. Untuk mengingat nomor PIN ATM Anda (misalnya 4298), bayangkan diri Anda berada di perahu layar (4), ketika seekor angsa (2) mencoba menyerang Anda. Anda memukulnya dengan raket tenis (9), lalu angsa itu berubah menjadi manusia salju (Cool. Nah, bisakah gambaran itu terlupakan?

* Buat rhyme. Pikirkan kata-kata yang berirama dengan angka 1 sampai 9 (misalnya, batu untuk 1, iga untuk 3, dan seterusnya). Kemudian ciptakan sebuah cerita menggunakan kata-kata dengan rima tersebut.

"Aduh... apa ya, namanya? Kata itu sudah di ujung lidah saya!"
* Berlatihlah mengucapkan urutan huruf. Misalnya Anda tidak dapat mengingat judul sebuah film. Ucapkan huruf-huruf (di dalam hati). Ketika Anda sampai pada huruf R, misalnya, hal itu akan memicu nama yang sebelumnya sempat muncul sekelebatan dalam kepada: Ratatouille. Trik ini berhasil ketika Anda sedang menjalani ujian yang membuat Anda harus menyebutkan sesuatu kata atau nama.

"Mengapa saya jadi sulit menghafal sesuatu lagi?"
* Baca, ketik, ucapkan, dan dengarkan. Itu saja resepnya. Untuk menghafal pidato, atau bahan presentasi, baca catatan Anda, kemudian ketik kembali di komputer. Setelah itu, baca keras-keras dan rekamlah. Dengarkan rekaman tersebut beberapa kali. Selagi Anda berusaha menghafal, ingatlah untuk mematikan TV, pemutar musik, dan komputer. Dengan demikian Anda bisa lebih berkonsentrasi.

* Gunakan warna. Beri highlight pada catatan Anda dengan menggunakan spidol berwarna, dengan judul atau subjudul yang dibuat lebih tebal. Akan lebih mudah mengingat tulisan berwarna merah daripada hitam, bukan?


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 7:48 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:21 am

L U P A
Fungsi dasar otak antara lain melihat, merasa, meraba, bergerak, keseimbangan, mendengar dan pengaturan fungsi organ tubuh. Adapun fungsi luhur otak mencakup intelektual kognitif, ingatan, peilaku dan emosi.Otak memiliki sekitar 100 miliar sel dengan kecepatan berkembang neuron atau sel otak 50.000 - 100.000 per detik. Sebagiannya akan mati. Sel sel mengatur diri menjadi kluster. Kluster yang rapat disebut modul, sedang yang menjalin hubungan komunikasi dengan modul lain disebut sirkuit.

Fungsi memori terdapat dalam hipokampus, komponen fungsional sistim limbik. Hipokampus memegang peranan penting dalam menghubungkan dan sebaliknya mengirimkan informasi ke hipotalamus guna membantu mengatur informasi yang akan dipelajari. Jika hipocampus mengalami kerusakan, seseorang akan sulit menyimpan informasi baru. Tidak berarti fungsi ingatan berada dititik tertentu lantaran sistim otak berbentuk sirkuit, jika bagian lain terganggu, ingatan ikut terganggu.

Penurunan daya ingat disebabkan banyak faktor, antara lain:
- Gangguan organik di otak.
- Tekanan psikologis.
- Gangguan lain ( gula dan oksigen ).

Kerusakan fungsi memori organik disebabkan antara lain ada penyakit diotak akibat stroke, infeksi, tumor dan degeneratif ( penurunan kondisi ), sehingga ada kerusakan di otak. Akibatnya fungsi otak terganggu, terutama ingatan. Umumnya yang terganggu pertama kali ialah ingatan jangka pendek.
Gangguan fungsi kognitif, dementia misalnya, dapat disebabkan oleh Alzheimer yang dikenal sebagai Dementia Alzheimer. Penurunan fungsi itu dapat pula diakibatkan gangguan pembuluh darah otak ( Dementia Vaskular ), diantaranya stroke, sumbatan kecil pada pembuluh darah otak yang meluas sehingga banyak sel sel otak yang mati. Dementia merupakan gangguan fungsi kognitif menyeluruh otak yang ditandai antara lain dengan gangguan fungsi memori. Biasanya diawali dengan memori jangka pendek lalu diikuti ingatan jangka menengah dan panjang. Kondisi ini disertai satu atau lebih gangguan fungsi kognitif lain seperti kemampuan berbahasa, orientasi, bertindak secara berencana, berhitung dan pengenalan benda. Dementia bersifat progresif dan ingatan sulit dikembalikan. Ketika seorang terkena stroke, fungsi otak, termasuk ingatan ada yang terganggu, bisa saja fungsi ingatan jangka pendek, jangka panjang bahkan keduanya.

Berbeda dengan dementia, amnesia paling banyak diakibatkan benturan atau guncangan terhadap otak. Amnesia bersifat sementara dan selektif. Umumnya, seseorang yang amnesia hanya lupa pada periode tertentu. Berbagai penyakit lain seperti hipertensi dan diabetes secara terus menerus secara tidak langsung mempengaruhi memori. Penyakit yang terutama dipicu gaya hidup tidak sehat tersebut lalu menjadi faktor risiko terjadinya gangguan lain seperti dementia.

Memori terkait pula dengan kondisi psikis. Ingatan berkaitan erat dengan emosi dan persepsi. Trauma kejiwaan yang amat berbekas, misalnya pada korban pemerkosaan, akan timbul represi terhadap ingatan akan kejadian itu. Ingatan itu ditekan ke alam bawah sadar sebagai mekanisme pertahanan ego.
Lantas bisakah manusia memilih apa yang ingin diingat dan apa yang ingin dilupakannya? Peristiwa, kesan atau informasi yang disukai lebih mudah diingat. Informasi atau peristiwa yang tidak disukai dapat diblok oleh alam bawah sadar. Persepsi bahwa sebuah informasi tidak penting membuat orang mengingatnya hanya sesaat. Ingatan seseorang terhadap sesuatu juga bergantung pada cara pencatatan terhadap informasi yang diterima serta pemanggilannya. Kecerdasan seseorang juga sangat berpengaruh.
Test fungsi ingatan yang sederhana, misalnya seseorang disuruh membaca sepuluh kata dalam 10 detik. Beberapa saat kemudian ditanyakan kembali apakah masih mengingat bacaan tersebut.

Sumber: Kompas Sabtu 10 April 2010


Last edited by gitahafas on Thu Dec 30, 2010 10:20 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:25 am

MUDAH LUPA INILAH PENYEBABNYA
Selasa, 18 Mei 2010 | 10:37 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda lupa? Misalnya lupa membawa dompet atau lupa tempat menyimpan telepon seluler, lupa mengunci pintu rumah atau lupa mematikan kompor? Jika Ada pernah mengalaminya, jangan cemas dulu. Penyakit lupa merupakan hal wajar.
Untuk Anda ketahui, susunan otak kita terdiri dari dua unsur sel. Yang pertama adalah sel neuron. Sel yang biasa juga disebut sebagai sel saraf ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi. Sel saraf ini juga mengantar informasi-informasi dari dan ke tubuh kita. Sel saraf inilah yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa, dan kesadaran kita. Jumlahnya mencapai ratusan juta sel. Sedangkan unsur sel yang kedua adalah glia. Sel yang juga dinamai sel schwann ini bertugas membuat selubung lemak untuk melindungi saraf. Sel glia juga bertugas memberi asupan nutrisi ke saraf.

Nah, terkadang, informasi-informasi tersimpan dalam saraf yang sama. Akibatnya, informasi itu saling bertumpuk atau informasi yang masuk terdahulu tertutupi oleh informasi baru. Kenyataan itu yang disebut dengan lupa atau tidak ingat. "Tak peduli saat sehat atau sakit, lupa bisa terjadi kapan saja," terang Rocsky Situmeang, dokter spesialis saraf Siloam Hospital Karawaci, Tangerang. Rocsky menjelaskan, secara umum, proses lupa bisa terjadi karena beberapa hal. Lupa bisa terjadi karena kegagalan pada proses pengkodean suatu informasi.

Sebagai contoh begini. Anda kehilangan dompet karena lupa dimana menaruhnya. Hal ini bisa terjadi karena saat meletakkan dompet itu, pikiran Anda sedang tidak terfokus. "Pikiran sedang mengembara ke hal yang lain," terang Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic, Jakarta. Jadi, saat Anda memasuki proses mengingat, saraf Anda tidak bisa memberikan informasi letak dompet itu. Justru yang muncul adalah informasi yang Anda pikirkan saat meletakkan dompet tadi. Pada tahap ini, yang terjadi adalah proses mengingat berlangsung secara benar, tetapi informasi yang masuk salah. Lupa juga bisa terjadi karena informasi yang masuk ke saraf terialu banyak. Contohnya saat. belajar, biasanya orang juga melakukan kegiatan lain seperti ngemil atau mendengarkan musik. "Konsentrasi akan terganggu karena informasi yang masuk cukup banyak dalam waktu bersamaan," jelas Rocsky.

Ilmu yang sedang Anda pelajari masuk bersamaan dengan teks lagu yang sedang Anda dengarkan. Lalu saat mengingat, informasi yang keluar bisa saja bukan soal pelajaran tetapi teks lagunya. Penyebab lupa yang lain adalah kegagalan fungsi otak. Otak tidak bisa menampung atau mengeluarkan informasi karena sel otak mengalami gangguan. Penyakit yang menyerang saraf biasanya mengakibatkan penurunan fungsi mengingat. Nah, penurunan daya ingat ini biasa disebut demensia. Menurut Mulyadi, penyakit demensia ini cukup berbahaya, karena jika tak diatasi bukan cuma fungsi mengingatnya saja yang turun, tetapi juga mental. "Akibatnya, tidak hanya dirinya sendiri yang akan merasakan, tapi secara sosial ia juga akan terpengaruh," ujarnya. (Adi Wikanto)


Last edited by gitahafas on Wed Dec 29, 2010 7:43 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:33 am

CIRI CIRI ORANG MULAI PIKUN
Senin, 09/08/2010 18:16 WIB AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Tahap awal demensia atau kepikunan dan berbagai penyebabnya seringkali sulit untuk dideteksi. Namun beberapa gejala bisa dikenali sebagai tanda bahwa seseorang mulai mengalami kepikunan atau demensia. Demensia merupakan gangguan kognitif akibat berkurangnya fungsi otak pada usia lanjut. Gangguan ini berdampak pada kecerdasan, daya ingat, bahasa, pemecahan masalah, orientasi, dan konsentrasi. Beberapa ciri-ciri orang yang mulai pikun seperti dikutip dari Telegraph, Senin (9/8/2010) adalah:

1. Sering salah meletakkan barang sehari-hari.
Misalnya meletakkan sesuatu di tempat yang tidak semestinya lalu tidak ingat ada di mana.

2. Mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Misalnya menyiapkan makanan, meletakkannya di meja tetapi lupa menyantapnya.

3. Disorientasi (kekacauan arah) secara umum
Seperti tidak mengenali jalan yang biasa dilalui atau sulit mengingat-ingat waktu

4. Kesulitan menemukan dan menggunakan kata yang tepat untuk mengungkapkan sesuatu.

5. Kemampuan mengambil keputusan menurun.
Misalnya memilih mengenakan jaket saat cuaca panas atau kurang waspada terhadap ancaman bahaya.

6. Bermasalah dengan mood dan perilaku yang mirip gejala depresi.
Misalnya marah-marah, mudah tersinggung, acuh dan tidak peduli terhadap kebersihan diri.


Last edited by gitahafas on Thu Dec 30, 2010 9:36 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Sat Apr 24, 2010 6:37 am

PENDIDIKAN TINGGI BISA CEGAH PIKUN
Kamis, 03/06/2010 11:15 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Gothenberg, Swedia, Gejala demensia seperti kehilangan memori akan berkurang pada orang yang mengambil pendidikan tinggi. Menghabiskan waktu untuk membaca, mengeksplorasi buku dan mempersiapkan ujian memiliki manfaat fisik saat tua nanti. Studi ini semakin memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang telah menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bisa membantu memberikan perlindungan atau melawan gejala dari stadium akhir suatu penyakit pada orang tersebut. Dalam melakukan studi ini, peneliti dari University of Gothenburg menganalisa cairan di tulang belakang pasien untuk memeriksa apakah ada tanda-tanda demensia di dalam otaknya.

"Kami ingin menyelidiki bagaimana pendidikan bisa memiliki dampak terhadap suatu penyakit atau tahap awal dari demensia. Berdasarkan penelitian ini didapatkan pasien dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi, mampu mentolerir lebih banyak penyakit di otak serta mencegah timbulnya demensia," ujar Dr Sindre Rolstad, seorang psikolog Swedia, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (3/6/2010).

Dalam studi ini juga ditemukan pasien berpendidikan tinggi yang tidak punya risiko demensia menunjukkan tanda-tanda fungsi saraf yang lebih baik di dalam otaknya, dibandingkan dengan orang yang berpendidikan lebih rendah. "Temuan ini berarti bahwa pendidikan tinggi tidak hanya mampu mentolerir lebih banyak penyakit di otak, tapi juga mampu menopang sedikit kerusakan saraf yang terjadi selama tahap awal dari penyakit ini," ungkap Dr Rostland. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendidikan tinggi bisa menunda gejala demensia dan perkembangan penyakit lainnya.

Penyakit demensia atau dikenal dengan pikun adalah kondisi yang menunjukkan adanya kemunduran progresif dari proses memori dan intelektual otak. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala mudah lupa sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.


Last edited by gitahafas on Thu Dec 30, 2010 9:38 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Fri Apr 30, 2010 12:16 pm

BERAGAM CARA SUPAYA TAK LEKAS PIKUN
Selasa, 18 Mei 2010 | 14:54 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Demensia umumnya dialami orang yang sudah berusia lanjut (lansia). Pemicunya adalah penurunan kemampuan fungsi otak sehingga melemahkan daya ingat. Maka dari itu, banyak lansia yang cenderung sering lupa, seperti lupa makan, lupa minum obat, lupa nama kerabat, atau bahkan lupa menyebut namanya sendiri. Meski penyakit ini identik dengan faktor usia, masih ada cara pencegahannya. Namun, itu hanya bertujuan mengurangi laju kemunduran daya ingat. "Jadi, bukan berarti bisa menghilangkan datangnya demensia," kata Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic, Jakarta.

Banyak cara meningkatkan daya ingatan di kalangan lansia. Salah satunya dengan menjalankan gaya hidup sehat sejak dini. Gaya hidup sehat ini meliputi kebiasaan tidur, makan, dan pengendalian berat badan. Dalam hal makanan, sebagai contoh, jangan mengonsumsi lemak berlebihan. Konsumsi lemak berlebihan bisa menyebabkan gangguan sistem peredaran darah atau kardiovaskular yang berpotensi menimbulkan demensia. Aktif bersosialisasi dengan lingkungan sekitar juga bisa mengurangi risiko kehilangan daya ingat. "Saat bersosialisasi kita tidak hanya mengingat yang pernah terjadi, tapi juga ada hal-hal baru yang dipelajari. Jadi, memberi penyegaran bagi otak," kata Rocsky Situmeang, dokter spesialis saraf di Siloam Hospital Karawaci.

Cara lain yang efektif meningkatkan daya ingat adalah rajin mengasah otak. Makin dilatih, otak kita pasti makin tajam. Melatih otak bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan aspek kognitif, seperti membaca buku, mendengarkan musik, hingga menonton film.
"Bisa juga lewat permainan mengasah otak, seperti teka-teki silang," ucap Rocksy. Meditasi juga cara yang ampuh buat meningkatkan daya ingat. Meditasi dipercaya dapat meningkatkan dehidroepiandrosteron. Ini adalah hormon yang penting untuk mengoptimalkan fungsi otak manusia. "Dengan meditasi pikiran menjadi lebih fokus, rileks, dan mudah mengingat," kata Rocksy. (Adi Wikanto)


Last edited by gitahafas on Thu Dec 30, 2010 9:45 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Tue May 11, 2010 8:12 pm

LUPA LUPA INGAT AKIBAT DEMENSIA
Selasa, 18 Mei 2010 | 09:58 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyakit lupa atau pikun sudah menjadi gejala umum bagi mereka yang memasuki usia senja. Apalagi, saat usia mulai mendekati 70 tahun, fungsi otak bakal lemot alias sering kehilangan daya ingat. Lupa mencari suatu benda sih masih wajar. Parahnya, ada, lo, yang sampai lupa dengan namanya sendiri.Daya ingat ini memang seringkali menurun sejalan dengan penambahan usia. Maka, banyak orang yang akan memasuki usia senja rada was-was kalau tiba-tiba sering lupa. Mereka khawatir, jangan-jangan ini gejala pikun. Kini memang semakin banyak ditemukan penderita penyakit lupa ingatan ini. Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), misalnya, banyak tersangka korupsi didiagnosis mengidap lupa ingatan. Yang paling ramai diperbincangkan adalah sakitnya Nunun Nurbaeti, tokoh kunci dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom. Isteri mantan Wakil Kapolri Adang Daradjatun ini divonis mengidap amnesia. la dianjurkan berobat lebih lanjut karena ditakutkan amnesia ini berlanjut menjadi demensia atau pikun.

Meski sama-sama penyebab lupa, amnesia berbeda dengan demensia. "Amnesia itu hanya gangguan memori. Sedangkan demensia disertai gangguan kognitif dan memicu penurunan kemampuan mengerjakan aktivitas sehari-hari," kata Rocsky Situmeang, dokter spesialis saraf Siloam Hospital Karawaci. Gangguan memori itu bisa berlangsung jangka pendek dan jangka panjang. Pada gangguan memori jangka pendek, mereka tidak bisa mengingat informasi baru. Memori yang baru terjadi cenderung hilang, sedang ingatan yang sudah lama tertanam tetap bertahan. Tapi, hilang ingatan ini tidak mengganggu kecerdasan, pengetahuan umum, kesadaran, tingkat perhatian, penilaian, kepribadian atau identitas seseorang.

Secara umum, ada tiga macam amnesia. Pertama, anterograde amnesia yang ditandai ketidakmampuan mengingat peristiwa yang terjadi setelah menderita amnesia. Kedua, retrograde amnesia yakni ketidakmampuan memunculkan kembali ingatan tentang peristiwa masa lalu sebelum terkena penyakit amnesia. Terakhir, dissosiative amnesia yakni jenis amnesia yang disebabkan oleh trauma atau stres yang menghasilkan ketidakruampuan untuk mengingat informasi pribadi yang penting. Perbedaan ketiganya terletak pada ketidakmampuan mengingat kembali dan ketidakmampuan memunculkan kembali. "Penyebabnya bisa karena kerusakan otak, saraf, atau pengaruh obat-obatan, juga faktor psikologis," ujar Rocsky.

Demensia
Selain amnesia, penyakit lupa ingatan lainnya adalah demensia. Hanya saja, demensia lebih gawat daripada amnesia. Tidak hanya gangguan memori, penyakit demensia ini ditandai juga dengan kerusakan kognitif. Pesakitan kasus korupsi juga banyak yang mengidap penyakit ini. Sebut saja Iskandar, mantan Bupati Lombok Barat yang tersangkut kasus tukar guling aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat. Saat diperiksa menjadi saksi pada 26 November 2008, Iskandar bahkan ngompol di persidangan dan berhalusinasi. Mantan Presiden Soeharto juga didiagnosis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menderita demensia. Akibatnya, dia sama sekali tidak datang ke pengadilan untuk diadili.

Secara umum, ada dua tipe demensia, yakni demensia alzheimer dan demensia vaskuler. Pada tipe pertama, sel neuron otak akan mati perlahan, dan penyakit ini bersifat progresif alias bertambah berat. Selain merusak fungsi kognitif, demensia tipe ini biasanya terjadi pada seseorang yang berusia lebih dari 65 tahun. Pada usia itu, fungsi kognitif mulai berkurang 15 persen. "Selanjutnya, setiap penambahan usia lima tahun, penurunan fungsi akan berlangsung dua kali lipat," kata Rocsky. Sedangkan demensia vaskuler bisa disebabkan oleh stroke, trauma, atau radang otak. Maka, para pengidap penyakit hipertensi lebih berpotensi mengalami demensia. "Hipertensi menyebabkan peredaran darah tidak stabil. sehingga kerja otak terganggu dan bisa mengalami pikun," kata Rocsky. Sayang, kerusakan kognitif ini sering diabaikan. Apalagi jika tidak disertai gejala demensia. Karena itu, penting untuk mengidentifikasi sejak dini adanya penurunan kognitif yang progresif.

Gejala demensia sebenarnya muncul secara perlahan. timumnya diawali dengan penurunan kemampuan otak yang berlangsung secara progresif pada memori. Penurunan fungsi otak itu menyebabkan berkurangnya kemampuan intelegensia, perhatian, konsentrasi, orientasi, serta menurunnya kemampuan memecahkan masalah. Selain itu, kepribadian pasien jugaterpangaruh."Penyakitini juga menyerang mental sehingga ada perubahan perilaku," kata Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic, Jakarta. Yang patut diketahui juga, demensia ternyata bisa menyerang orang masih muda. Pemicunya bisa karena faktor genetik alias keturunan, misal, keluarganya pernah ada yang mengidap demensia. (Adi Wikanto, Havid Vebri)

PENYAKIT LUPA AKIBAT DEMENTIA
Lusia Kus Anna | Asep Candra | Selasa, 13 Desember 2011 | 09:57 WIB
KOMPAS.com - Keterangan dokter pribadi Nunun Nurbaeti, tersangka kasus suap cek pelawat, yang saat ini sedang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyebutkan bahwa Nunun menderita demensia. Mencuatnya kasus Nunun beserta klaim bahwa ia menderita demensia menjadikan penyakit degeneratif yang sebelumnya tak terlalu dikenal ini menjadi hangat diperbincangkan. Padahal, Nunun bukanlah satu-satunya pesakitan yang menderita demensia. Sebelumnya, tersangka mantan Bupati Lombok Barat yang tersangkut kasus korupsi juga mengidap demensia. Mantan Presiden Soeharto juga didiagnosis demensia sehingga ia sama sekali tak datang ke pengadilan untuk diadili. Lalu apakah sebenarnya penyakit demensia itu? Menurut dr.Irawati Hawari, ahli saraf dari RS.Permata Cibubur, demensia merupakan penurunan kemampuan intelektual yang progresif dari seseorang yang menyebabkan kemunduran fungsi kognitif dan juga fungsionalnya. Penyakit lupa ingatan ini dapat dipicu oleh berbagai hal, misalnya faktor penuaan, penyakit Alzheimer (demensia Alzheimer), serta gangguan pembuluh darah di bagian otak (demensia vaksuler) seperti stroke, hipertensi, diabetes atau sumbatan pada pembuluh darah kecil. Gangguan fungsi kognisi yang dialami penderita demensia tidak selalu berupa gangguan memori karena tergantung area otak mana yang terganggu. Misalnya, gangguan pada otak bagian depan dapat mengubah perilaku penderitanya. Adapun, fungsi otak bagian samping untuk memori/mengingat dan otak bagian depan-bawah untuk kontrol diri. Otak depan bagian samping untuk proses berpikir, perencanaan, penilaian, dan berpikir abstrak. Otak depan bagian tengah untuk motivasi dan inisiasi. "Pada umumnya pasien didiagnosa sudah pada demensia moderat. Penyakit ini bersifat progresif dan biasanya ingatan sulit dikembalikan. Obat-obatan hanya berfungsi untuk memperlambat perburukan penyakit saja," papar Ira ketika dihubungi Kompas.com. Ia menambahkan, pasien yang menderita demensia berat biasanya tidak dapat melakukan kegiatan sehari-harinya sehingga perlu dibantu orang lain. "Yang paling berat adalah demensia Alzheimer karena perburukannya berjalan dengan cepat," imbuhnya.

Diagnosa pembanding
Pasien demensia, menurut Ira, bisa saja terlihat sehat-sehat saja secara fisik. "Tetapi begitu diajak bicara, baru ketahuan ada gangguan pada kemampuan berpikirnya," katanya. Untuk mendiagnosa demensia, dokter biasanya akan melakukan diagnosa pembanding. "Pemeriksaannya mulai dari klinis sampai neuropsikoli untuk mengetahui status mentalnya. Kemudian ditunjang dengan pemeriksaan MRI untuk melihat seberapa besar kerusakan pada otak," paparnya. Demensia pada dasarnya dapat dicegah sejak dini, antara lain cara memenuhi gizi yang baik sejak janin di kandungan sampai usia dewasa. Melakukan olahraga secara teratur juga merupakan cara efektif mencegah demensia. Karena dengan aktivitas fisik yang rutin menyebabkan peredaran darah di seluruh tubuh menjadi lancar sehingga bisa membawa zat-zat penting yang dibutuhkan otak.


Last edited by gitahafas on Wed Dec 14, 2011 1:31 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile
gitahafas
Moderator
Moderator


Number of posts: 12118
Age: 53
Location: Jakarta
Registration date: 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Otak   Tue May 11, 2010 9:10 pm

DEMENSIA
Demensia adalah penurunan kemampuan mental yang biasanya berkembang secara perlahan, dimana terjadi gangguan ingatan, fikiran, penilaian dan kemampuan untuk memusatkan perhatian, dan bisa terjadi kemunduran kepribadian. Pada usia muda, demensia bisa terjadi secara mendadak jika cedera hebat, penyakit atau zat-zat racun (misalnya karbon monoksida) menyebabkan hancurnya sel-sel otak. Tetapi demensia biasanya timbul secara perlahan dan menyerang usia diatas 60 tahun. Namun demensia bukan merupakan bagian dari proses penuaan yang normal. Sejalan dengan bertambahnya umur, maka perubahan di dalam otak bisa menyebabkan hilangnya beberapa ingatan (terutama ingatan jangka pendek) dan penurunan beberapa kemampuan belajar. Perubahan normal ini tidak mempengaruhi fungsi.

Lupa pada usia lanjut bukan merupakan pertanda dari demensia maupun penyakit Alzheimer stadium awal.
Demensia merupakan penurunan kemampuan mental yang lebih serius, yang makin lama makin parah.
Pada penuaan normal, seseorang bisa lupa akan hal-hal yang detil; tetapi penderita demensia bisa lupa akan keseluruhan peristiwa yang baru saja terjadi.

PENYEBAB
Yang paling sering menyebabkan demensia adalah penyakit Alzheimer.
Penyebab penyakit Alzheimer tidak diketahui, tetapi diduga melibatkan faktor genetik, karena penyakit ini tampaknya ditemukan dalam beberapa keluarga dan disebabkan atau dipengaruhi oleh beberapa kelainan gen tertentu.

Pada penyakit Alzheimer, beberapa bagian otak mengalami kemunduran, sehingga terjadi kerusakan sel dan berkurangnya respon terhadap bahan kimia yang menyalurkan sinyal di dalam otak.
Di dalam otak ditemukan jaringan abnormal (disebut plak senilis dan serabut saraf yang semrawut) dan protein abnormal, yang bisa terlihat pada otopsi.
Demensia sosok Lewy sangat menyerupai penyakit Alzheimer, tetapi memiliki perbedaan dalam perubahan mikroskopik yang terjadi di dalam otak.

Penyebab ke-2 tersering dari demensia adalah serangan stroke yang berturut-turut.
Stroke tunggal ukurannya kecil dan menyebabkan kelemahan yang ringan atau kelemahan yang timbul secara perlahan. Stroke kecil ini secara bertahap menyebabkan kerusakan jaringan otak, daerah otak yang mengalami kerusakan akibat tersumbatnya aliran darah disebut infark.
Demensia yang berasal dari beberapa stroke kecil disebut demensia multi-infark. Sebagian besar penderitanya memiliki tekanan darah tinggi atau kencing manis, yang keduanya menyebabkan kerusakan pembuluh darah di otak.
Demensia juga bisa terjadi setelah seseorang mengalami cedera otak atau cardiac arrest.

Penyebab lain dari demensia adalah:
- Penyakit Pick
- Penyakit Parkinson
- AIDS
- Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Hidrosefalus bertekanan normal terjadi jika cairan yang secara normal mengelilingi otak dan melindunginya dari cedera, gagal diserap sebagaimana mestinya.
Hidrosefalus ini menyebabkan demensia yang tidak biasa, dimana tidak hanya menyebabkan hilangnya fungsi mental tetapi juga terjadi inkontinensia air kemih dan kelainan berjalan.

Orang yang menderita cedera kepala berulang (misalnya petinju) seringkali mengalami demensia pugilistika (ensefalopati traumatik progresif kronik); beberapa diantaranya juga menderita hidrosefalus.
Usia lanjut yang menderita depresi juga mengalami pseudodemensia.
Mereka jarang makan dan tidur serta sering mengeluh tentang ingatannya yang berkurang; sedangkan pada demensia sejati, penderita sering memungkiri hilangnya ingatan mereka.

GEJALA
Demensia biasanya dimulai secara perlahan dan makin lama makin parah, sehingga keadaan ini pada mulanya tidak disadari.
Terjadi penurunan dalam ingatan, kemampuan untuk mengingat waktu dan kemampuan untuk mengenali orang, tempat dan benda.
Penderita memiliki kesulitan dalam menemukan dan menggunakan kata yang tepat dan dalam pemikiran abstrak (misalnya dalam pemakaian angka).
Sering terjadi perubahan kepribadian.

Demensia karena penyakit Alzheimer biasanya dimulai secara samar.
Gejala awal biasanya adalah lupa akan peristiwa yang baru saja terjadi; tetapi bisa juga bermula sebagai depresi, ketakutan, kecemasan, penurunan emosi atau perubahan kepribadian lainnya.
Terjadi perubahan ringan dalam pola berbicara; penderita menggunakan kata-kata yang lebih sederhana, menggunakan kata-kata yang tidak tepat atau tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat.
Ketidakmampuan mengartikan tanda-tanda bisa menimbulkan kesulitan dalam mengemudikan kendaraan.
Pada akhirnya penderita tidak dapat menjalankan fungsi sosialnya.

Demensia karena stroke kecil memiliki perjalanan penyakit dengan pola seperti menuruni tangga.
Gejalanya memburuk secara tiba-tiba, kemudian agak membaik dan selanjutnya akan memburuk kembali ketika stroke yang berikutnya terjadi.
Mengendalikan tekanan darah tinggi dan kencing manis kadang dapat mencegah stroke berikutnya dan kadang terjadi penyembuhan ringan.

Beberapa penderita bisa menyembunyikan kekurangan mereka dengan baik.
Mereka menghindari aktivitas yang rumit (misalnya membaca atau bekerja).
Penderita yang tidak berhasil merubah hidupnya bisa mengalami frustasi karena ketidakmampuannya melakukan tugas sehari-hari.
Penderita lupa untuk melakukan tugasnya yang penting atau salah dalam melakukan tugasnya.

DIAGNOSA
Diagnosis demensia ditegakkan berdasarkan penilaian menyeluruh, dengan memperhatikan usia penderita, riwayat keluarga, awal dan perkembangan gejala serta adanya penyakit lain (misalnya tekanan darah tinggi atau kencing manis).
Dilakukan pemeriksaan kimia darah standar.
Pemeriksaan CT scan dan MRI dimaksudkan untuk menentukan adanya tumor, hidrosefalus atau stroke.

Jika pada seorang lanjut usia terjadi kemunduran ingatan yang terjadi secara bertahap, maka diduga penyebabnya adalah penyakit Alzheimer.
Diagnosis penyakit Alzheimer terbukti hanya jika dilakukan otopsi terhadap otak, yang menunjukkan banyaknya sel saraf yang hilang. Sel yang tersisa tampak semrawut dan di seluruh jaringan otak tersebar plak yang terdiri dari amiloid (sejenis protein abnormal).
Metode diagnostik yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit ini adalah pemeriksaan pungsi lumbal dan PET (positron emission tomography), yang merupakan pemerisaan skening otak khusus.

PENGOBATAN
Sebagian besar kasus demensia tidak dapat disembuhkan.
Obat takrin membantu penderita dengan penyakit Alzheimer, tetapi menyebabkan efek samping yang serius.

Takrin telah digantikan oleh donepezil, yang menyebabkan lebih sedikit efek samping dan memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer selama 1 tahun atau lebih.
Ibuprofen juga bisa memperlambat perjalanan penyakit ini.
Obat ini paling baik jika diberikan pada stadium dini.
Demensia karena stroke yang berturut-turut tidak dapat diobati, tetapi perkembangannya bisa diperlambat atau bahkan dihentikan dengan mengobati tekanan darah tinggi atau kencing manis yang berhubungan dengan stroke.

Jika hilangnya ingatan disebabakan oleh depresi, diberikan obat anti-depresi.
Jika didiagnosis secara dini, maka demensia karena hidrosefalus bertekanan normal kadang dapat diatasi dengan membuang cairan yang berlebihan di dalam otak melalui selang drainase (shunting).

Untuk mengendalikan agitasi dan perilaku yang meledak-ledak, yang bisa menyertai demensia stadium lanjut, sering digunakanobat anti-psikosa (misalnya tioridazin dan haloperidol). Tetapi obat ini kurang efektif dan menimbulkan efek samping yang serius.
Obat anti-psikotik efektif diberikan kepada penderita yang mengalami halusinasi atau paranoia.

Membantu penderita demensia dan keluarganya:
1. Mempertahankan lingkungan yang familiar akan membantu penderita tetap memiliki orientasi. Kalender yang besar, cahaya yang terang, jam dinding dengan angka-angka yang besar atau radio juga bisa membantu penderita tetap memiliki orientasi.
2. Menyembunyikan kunci mobil dan memasang detektor pada pintu bisa membantu mencegah terjadinya kecelekaan pada penderita yang senang berjalan-jalan.
3. Menjalani kegiatan mandi, makan, tidur dan aktivitas lainnya secara rutin, bisa memberikan rasa keteraturan kepada penderita.
4. Memarahi atau menghukum penderita tidak akan membantu, bahkan akan memperburuk keadaan.
5. Meminta bantuan organisasi yang memberikan pelayanan sosial dan perawatan, akan sangat membantu.

PROGNOSIS
Perkembangan demensia pada setiap orang berbeda.
Demensia karena AIDS biasanya dimulai secara samar tetapi berkembang terus selama beberapa bulan atau tahun.
Sedangkan demensia karena penyakit Ceutzfeldt-Jakob biasanya menyebabkan demensia hebat dan seringkali terjadi kematian dalam waktu 1 tahun.

Pada sebagian besar demensia stadium lanjut, terjadi penurunan fungsi otak yang hampir menyeluruh.
Penderita menjadi lebih menarik dirinya dan tidak mampu mengendalikan perilakunya. Suasana hatinya sering berubah-ubah dan senang berjalan-jalan (berkelana).
Pada akhirnya penderita tidak mampu mengikuti suatu percakapan dan bisa kehilangan kemampuan berbicara.

PENCEGAHAN
Meskipun penelitian masih berlangsung, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah atau menunda terjadinya demensia.
1. Jagalah agar pikiran Anda aktif. Kegiatan merangsang secara mental dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menangani atau mengkompensasi perubahan yang berhubungan dengan demensia. Ini mencakup hal-hal seperti teka-teki dan permainan kata, belajar bahasa, bermain alat musik, membaca, menulis, melukis atau menggambar. Tidak hanya kegiatan ini dapat menunda mulainya dementia, tetapi juga dapat membantu menurunkan efek - semaikn sering aktivitas, semakin memberi efek menguntungkan.
2. Jadilah aktif secara fisik dan sosial. Fisik dan kegiatan sosial dapat menunda mulainya dementia dan juga mengurangi gejala. Semakin sering aktivitas, semakin signifikan efeknya. Contoh aktivitas fisik berjalan kaki, berenang dan menari. Kegiatan sosial meliputi perjalanan, menonton teater dan pameran seni, dan bermain kartu atau permainan.
3. Turunkan kadar homosistein Anda. Penelitian awal menunjukkan bahwa tiga dosis tinggi vitamin B - asam folat, B-6 dan B-12 - membantu menurunkan kadar homosistein dan berguna untuk memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.
4. Turunkan kadar kolesterol Anda. Endapan yang terjadi dalam otak orang-orang dengan kolesterol tinggi merupakan salah satu penyebab demensia vaskular. Jadi, menurunkan kadar kolesterol Anda dapat membantu mencegah kondisi ini. Statin obat-obatan, yang membantu menurunkan kadar kolesterol, juga dapat membantu menurunkan risiko berkembangnya demensia.
5. Kendalikan diabetes. Mengontrol diabetes dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer dan demensia vaskular.
6. Menurunkan tekanan darah Anda. Menjaga tekanan darah pada tingkat normal dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan demensia vaskular.
7. Kejarlah pendidikan. Orang-orang yang telah menghabiskan lebih banyak waktu di pendidikan formal tampaknya memiliki insiden lebih rendah dari penurunan mental, bahkan ketika mereka memiliki kelainan otak. Para peneliti berpendapat bahwa pendidikan dapat membantu Anda mengembangkan jaringan sel saraf otak yang kuat yang mengkompensasi kerusakan sel saraf yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer.
8. Pertahankan pola makan yang sehat. Diet yang sehat adalah penting karena berbagai alasan, tetapi studi menunjukkan bahwa makanan yang kaya buah-buahan, sayuran dan omega-3 asam lemak, umumnya ditemukan di ikan dan kacang-kacangan tertentu, dapat memiliki efek perlindungan dan menurunkan resiko terkena demensia.
9. Dapatkan vaksinasi. Mereka yang menerima vaksinasi untuk influenza, tetanus, difteri dan polio tampaknya secara signifikan mengurangi risiko penyakit Alzheimer, jadi tetap jalani vaksinasi Anda dapat memiliki efek perlindungan terhadap berkembangnya demensia.

Sumber: Medicastore


CEGAH DEMENSIA? BANYAK BACA, MAKAN MENU SEHAT DAN OPTIMIS!
Senin, 09 Agustus 2010, 12:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Jika saja orang-orang yang berusia lebih mudah mengikuti saran itu, jutaan penduduk dunia dapat menghindari, atau setidaknya menunda kondisi pelemahan otak di usia senja, demikian ungkap sebuah studi. Demensia membuat penderitanya sangat tergantung dengan orang lain, karena mereka tak sekedar mengalami penuaan atau pikun pada umumnya lansia. Penderita demensia bahkan bisa tak ingat tempat yang didatangi sehari-hari, aktivitas yang dilakukan barusan, saudara bahkan dirinya sendiri. Penyakit ini dikenal pula dengan sebutan Alzheimer.

Ternyata, efek gabungan dari tiga hal, membaca, pola makan sehat dan menjaga semangat hidup tetap tinggi alias tak gampang depresi akan melampaui semua kemungkinan teoritis dalam upaya menekan gen yang dikenal meningkatkan risiko demensia, masih menurut riset yang dipubliksikan pekan lalu di British Medical Journal. Neouropsikologis dari French National Institute of Medical Research, Karen Ritchie, yang memimpin riset mengkaji bagaimana kemampuan kognisi 1.433 responden di Montpellier berubah dalam periode tujuh tahun. Semua partisipan studi telah memasuki usia pensiun. Mereka ditanyai serangkaian pertanyaan tentang gaya hidup, riwayat medis dan latar belakang pendidikan, juga kebiasaan membaca.

Hasil menunjukkan bahwa seberapa besar latihan intelektual yang dilakukan seseorang ternyata berdampak luar biasa dalam kecenderungan mereka mengembangkan demensia. Mereka yang memiliki skor kebiasaan membaca lebih rendah memiliki risiko 18 persen lebih tinggi untuk mengalami "kerusakan kognisi rendah". Sementara mereka yang mengalami depresi juga berisiko 10 persen lebih tinggi mengembangkan demensia. Padahal pemicu internal, yakni gen yang diasosiasikan demensia, hanya meningkatkan risiko hingga 7 persen. Sedangkan mereka yang rajin mengonsumsi buah-buahan dan sayur kurang dari dua kali sehari memiliki 6,5 persen untuk mengidap demensia. Diabetes juga menjadi faktor nyata yang meningkatan risiko 5 persen dibanding yang tidak.

Dengan sekitar 820 manula yang saat ini hidup dengan demensia di Inggris, pakar telah memprediksi penggandaan jumlah pada 2050. Meski statistik mentah mengindikasikan aktivitas intelektual adalah faktor yang paling penting, studi mencatat cukup sulit untuk memisahkan sebaik apa dampak membaca berdasar genetika dan berdasar pendidikan. "Dengan tidak ada jawaban akurat, studi menyatakan demi kesehatan, masyarakat di segala usia perlu didorong melakukan aktivitas keaksaraan terlepas dari kemampuan bawaan," demikian para akademisi "Juga pada depresi yang memiliki hubungan kuat dengan demensia, hubungan sebab-akibat masih belujm jelas. "Jika depresi adalah cenderung tanda awal ketimbang pemicu, maka mengobati tak berarti dapat melindungi penderita dari demensia," imbuh laporan.

Membuat orang untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur pun masih dianggap sulit dilakukan. Dengan masalah-masalah itu, penelitia menyimpulkan solusi praktis jangka pendek adalah mencegah diabetes, yang dalam studi sebelum telah terbukti menjadi faktor penyebab. Menanggapi laporan itu, seorang guru besar sekaligus direktur riset dari Masyarakat Alzheimer, Clive Ballard berkata, "Pencegahan efektif diabetes, depresi dan penyakit jantung secara potensial dapat meningkatkan harapan hidup jutaan orang yang terkena dampak jahat penyakit itu. Tentunya juga mengurangi milyaran dolar yang dihabiskan setiap tahun di pusat perawatan demensia."


PEMILIK KEPALA BESAR LEBIH TERLINDUNG DARI RISIKO DEMENSIA
Senin, 19 Juli 2010, 16:48 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK—-Jangan minder bila anda memiliki ukuran kepala lebih besar dari kebanyakan orang. Bersyukurlah, beberapa peneliti di New York berpendapat memiliki ukuran kepala yang besar membantu melindungi kerusakan terburuk dari demensia. Demensia adalah penurunan kemampuan mental yang umumnya berkembang secara perlahan, dimana terjadi gangguan ingatan, pikiran, penilaian dan kemampuan untuk memusatkan perhatian. Pada tahap lanjut ddemensia bisa menyebabkan kemunduran kepribadian.

Pada usia muda, demensia bisa terjadi secara mendadak jika mengalami cedera hebat, didera penyakit atau zat-zat racun (misalnya karbon monoksida) hingga menyebabkan hancurnya sel-sel otak. Tapi, demensia biasanya timbul secara perlahan dan menyerang usia diatas 60 tahun. Namun demensia bukan bagian dari proses penuaan yang normal karena perubahan versi ini tak mempengaruhi fungsi. Sejalan dengan bertambahnya umur, maka perubahan di dalam otak bisa menyebabkan hilangnya beberapa ingatan (terutama ingatan jangka pendek) dan penurunan beberapa kemampuan belajar.

Faktor yng paling sering menyebabkan demensia adalah penyakit Alzheimer. Penyebab penyakit Alzheimer tidak diketahui penyebabnya namun diduga melibatkan faktor genetik.Ppenyakit ini cenderung ditemukan dalam beberapa keluarga, disebabkan atau dipengaruhi oleh beberapa kelainan gen tertentu. Pada penderita Alzheimer, beberapa bagian otak mengalami kemunduran sehingga terjadi kerusakan sel dan penurunan respon terhadap bahan kimia yang menyalurkan sinyal di dalam otak. Di dalam otak ditemukan jaringan abnormal (disebut plak senilis dan serabut saraf carut-marut) dan protein abnormal yang hanya bisa terlihat pada otopsi.

Demensia adalah penurunan kemampuan mental yang lebih serius ketimbang pikun pada penuaan. Penderita demensia bisa lupa akan keseluruhan peristiwa yang baru saja terjadi. Namun, peneliti di New York menemukan bahwa orang penderita Alzheimer dengan tengkorak terbesar memiliki memori yang lebih baik dan kemampuan berpikir dari pasien dengan tengkorak yang lebih kecil. Sementara, tim Universitas Munich percaya kepala yang lebih besar berarti ada otak yang lebih besar sebagai cadangan penyangga untuk melawan kematian otak yang berhubungan dengan demensia sel. Temuan itu diterbitkan dalam jurnal Neurology.

Sejumlah 270 pasien direkrut untuk studi melalui pendaftar penelitian atau klinik spesialis memori di Amerika Serikat, Kanada, Jerman dan Yunani. Mereka diberi memori dan tes keterampilan kognitif dan pemindaian otak untuk mengukur tingkat penyakit mereka. Dimensi kepala mereka juga diukur. Sebuah kepala yang lebih besar dikaitkan dengan kinerja yang lebih baik di tes, bahkan ketika pasien memiliki kesamaan jumlah sel otak yang mengalami kerugian akibat penyakit tersebut.

Hasil lebih detail mencatat, untuk setiap 1% dari kematian sel otak, keberadaan satu sentimeter tambahan ukuran kepala memiliki skor 6% lebih besar pada tes memori. Walaupun ukuran otak sangat ditentukan oleh genetika, para peneliti mengatakan gaya hidup dapat memiliki dampak gizi buruk atau penyakit di awal pertumbuhan.


Last edited by gitahafas on Tue Jan 04, 2011 8:18 pm; edited 6 times in total
Back to top Go down
View user profile
 

Kesehatan Otak

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 23Goto page : 1, 2, 3 ... 12 ... 23  Next

 Similar topics

-
» 1055 Soalan TEKA-TEKI PEMECAH OTAK!!!
» Kesehatan Otak
» [Tips] menjaga kesehatan
» PENERBITAN BUKU KESEHATAN
» Kesehatan Tulang dan Otot

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-