Pengalaman Spiritual Sang Dokter
Selasa, 03 Maret 2009 | 20:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama Halimun Medical Center, Dr. H. Briliantono M. Sunarwo, meluncurkan buku pertamanya berjudul “Allah Sang Tabib”, pada 8th Islamic Book Fair (IBF), Selasa, (3/3), di Istora Senayan.
Buku pertamanya, diakui Briliantono yang akrab disapa dr. Tony ini, tak membicarakan hal-hal medis seperti latar belakang pekerjaannya. Buku ini lebih membicarakan pengalaman spriritualnya.
Briliantono menjelaskan, banyak permasalahan-permasalahan rumit dan hal-hal yang tidak mungkin terjadi ketika berhadapan dengan pasien dan penyakit, ternyata malah terjadi dan ada jalan keluarnya karena kekuasaan Tuhan. “Inspirasi buku ini berasal dari kejadian sehari-hari yang saya hadapi sebagai dokter,” ujar Briliantono.
Buku setebal enam bab ini memuat berbagai hal tentang hubungan antara Islam dan kesehatan, serta pola hidup sehat ala Rasulullah. Dalam buku ini Briliantono mencoba mengingatkan bahwa sakit dalam banyak kejadian disebabkan oleh manusia. “Saat lahir, Tuhan memberikan yang terbaik hanya kita yang mengkontaminasinya,” jelas Briliantono.
“Buku ini mengingatkan akan optimisme dan keseimbangan hidup yang diajarkan Rasul,” ujar KH. Muhammad Ruslin Amin, pembicara dalam acara launching dan bedah buku ini.
Briliantono menjadikan Nabi Muhammad sebagai contoh pola hidup sehat di buku ini, karena sebagai manusia beliau tidak pernah sakit kecuali ketika akan meninggal dunia. “Walau Nabi Muhammad manusia spesial, namun secara jasmani ia manusia. Jadi lebih mudah bagi kita yang juga manusia untuk mengikuti pola hidupnya yang sehat,” jelas dokter yang telah menulis 100 karya ilmiah ini.
Afrizal menjelaskan buku “Allah Sang Tabib” memang telah dipersiapkan sejak setahun lalu agar bisa diluncurkan pada IBF 2009. Antusiasme pengunjung terhadap acara peluncuran buku juga diakui cukup tinggi. Buku yang baru keluar cetak Sabtu, (28/2) lalu ini, sudah terjual sebanyak 2000 eksemplar dari 5000 eksemplar yang disediakan.
Anggy Anindita
_________________
The doctor of the future will give no medicine,
but will instruct his patient in the care of the human frame,
in diet and in the cause and prevention of disease.