|
| | Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs | |
| |
| Author | Message |
|---|
gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Tue Nov 29, 2011 10:32 am | |
| KIAT MENURUNKAN KOLESTEROL TANPA OBAT Lusia Kus Anna | Senin, 28 November 2011 | 14:56 WIB Kompas.com - Obat penurun kolesterol menjadi tumpuan bagi sebagian orang yang malas menurunkan kolesterol dengan pendekatan konservatif seperti perubahan gaya hidup. Menurut penelitian sekitar 25 persen orang dewasa berusia di atas 45 tahun mengonsumsi obat penurun kolesterol golongan statin. Padahal, obat antikolesterol memiliki sejumlah efek samping, terutama berpengaruh pada penurunan gairah seksual. Dalam studi terbaru yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association, dibuktikan bahwa perubahan pola makan saja sudah cukup efektif untuk menurunkan kolesterol, terutama jika Anda tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung lainnya. Dalam penelitian ini para peneliti mengikuti 345 orang dengan nilai kolesterol tinggi. Mereka diminta menjalani dua bagian pola makan rendah kolesterol selama 6 bulan. Pada bagian pertama pola makan yang harus dilakoni adalah rendah asam lemak jenuh. Para partisipan diminta mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah serta memilih susu rendah lemak. Di kelompok kedua mereka diberi edukasi oleh ahli gizi untuk lebih mengonsumsi makanan penurun kolesterol seperti protein kedelai, kacang-kacangan, serta oat. Hasilnya, kelompok ini mengalami penurunan kolesterol tiga kali lebih tinggi dibandingkan kelompok yang menjalani pola makan rendah lemak jenuh. Meski begitu kedua kelompok ini berhasil menurunkan kolesterol seperti orang yang mengonsumsi obat antikolesterol. Berikut ini beberapa cara mengurangi kolesterol yang bisa diaplikasikan dalam pola makan sehari-hari.
Sarapan Untuk sarapan, kelompok pertama mengonsumsi sereal rendah lemak, sementara kelompok kedua mengonsumsi sereal oat dengan selai stroberi.
Camilan pagi Untuk mengganjal rasa lapar menjelang makan siang, konsumsi buah-buahan segar seperti semangka, anggur, aprikot, atau pepaya. Boleh juga ditambah segenggam kacang almond atau susu kedelai. Bila bosan, campur semua bahan-bahan tadi lalu diblender menjadi smoothie.
Makan siang Kedua kelompok mengonsumsi roti lapis yang terbuat dari roti serelia utuh. Sampurkan dengan daun selada, tomat, dan potongan tahu serta mentimun. Sebagai variasi, Anda boleh juga mengonsumsi pecel atau gado-gado tanpa nasi.
Camilan siang Bawalah selalu buah-buahan segar, seperti pisang atau pepaya. Tambahkan oatmeal atau yogurt. Hindari cake dan kue kering lainnya.
Makan malam Pilihan sehat untuk makan malam adalah pasta. Sumber protein yang disarankan adalah tahu, tempe, serta ikan. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Thu Dec 01, 2011 9:20 am | |
| OBAT LIPITOR MENJADI GENERIK Lusia Kus Anna | Asep Candra | Rabu, 30 November 2011 | 10:46 WIB KOMPAS.com - Obat penurun kolesterol Lipitor (atorvastatin) mulai awal Desember ini akan masuk ke dalam golongan obat generik. Obat golongan statin ini termasuk dalam obat yang laris dan cukup efektif. Obat antikolesterol golongan statin yang sudah lebih dulu menjadi generik antara lain Zocor (simvastatin), Pravachol (pravastatin) dan Mevacor (lovastatin). Namun menurut Dr.Howard Weintraub, direktur klinik dari Pusat Pencegahan Penyakit Kardiovaskular, obat golongan statin tersebut tidak sekuat lipitor. "Obat statin generik lainnya memang baik dan efektif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), namun atorvastatin sedikit lebih kuat di atas obat generik statin lainnya sehingga sangat membantu pasien mencapai kadar kolesterol yang normal," katanya. Tentu saja, para dokter harus memperhatikan interaksi obat Lipitor dengan obat lain karena kebanyakan pasien kolesterol tinggi juga mengonsumsi obat-obatan lainnya. "Yang terutama adalah menjaga pola hidup sehat, yang berarti pola makan dan kebiasaan olahraga harus diperhatikan," kata Dr.Robert Ostfeld, ahli kardiologi dari New York AS. Selama ini, atorvastatin dinilai masih mahal sehingga banyak pasien yang tidak meminum obatnya secara teratur, atau hanya mengonsumsi setengah dosis agar bisa dikonsumsi lebih lama. Para dokter jantung di Amerika menyambut baik keputusan generik Lipitor ini mengingat krisis ekonomi di negara tersebut membuat banyak pasien tidak mampu membeli obat.
Last edited by gitahafas on Mon Jan 16, 2012 9:27 am; edited 3 times in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Wed Dec 07, 2011 6:54 pm | |
| KEBIASAAN KEBIASAAN YANG BURUK BAGI JANTUNG Rabu, 07/12/2011 18:30 WIB Putro Agus Harnowo - detikHealth Jakarta, Semua orang ingin memiliki jantung sehat, namun penyakit jantung seringkali menyerang tiba-tiba. Untungnya, ada beberapa cara sederhana dari kebiasaan sehari-hari yang dapat melindungi jantung. Berikut adalah 17 kebiasaan buruk bagi jantung dan bagaimana untuk menghindarinya seperti dilansir Health.com, Rabu (7/12/2011):
1. Menonton TV Duduk selama berjam-jam meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke, meskipun sudah berolahraga secara teratur. Kurang gerak dapat mempengaruhi kadar lemak dan gula. "Olahraga yang dilakukan secara berselang tidak mampu mengimbangi berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk," kata Harmony R. Reynolds, MD, ditektur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Langone NYU Medical Center, New York City. Dr. Reynolds menyarankan untuk berjalan-jalan sesekali di kantor dan berdiri ketika sedang berbicara di telepon.
2. Mengobarkan permusuhan dan memelihara depresi Stres, rasa permusuhan, dan depresi dapat mengganggu jantung. Cara menangani emosi-emosi ini dapat mempengaruhi kesehatan jantung. "Orang yang memendam stres berada dalam bahaya yang besar, penelitian telah menunjukkan manfaat tertawa dan dukungan sosial. Akan sangat membantu jika dapat menemui seseorang dan membicarakan masalah yang sedang dihadapi," kata Dr. Reynolds.
3. Mendengkur Mendengkur dapat menjadi pertanda gejala penyakit yang lebih serius, yaitu apnea tidur obstruktif. Gangguan ini ditandai dengan gangguan pernapasan saat tidur sehingga dapat menyebabkan tekanan darah naik drastis. Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko tinggi mengalami apnea tidur, tetapi terkadang orang langsing juga bisa mengalami. "Jika mendengkur dan sering terbangun dengan perasaan lelah, konsultasikan dengan dokter. Ada cara yang mudah untuk mendiagnosis apnea," kata Robert Ostfeld, MD, profesor kedokteran klinis di Montefiore Medical Center, di New York City.
4. Tidak membersihkan gigi dengan benang "Belum diketahui bagaimana mekanismenya, namun ada hubungan kuat antara penyakit gusi dan penyakit jantung," kata Dr. Ostfeld. Jika tidak membersihkan sela-sela gigi dengan benang, bakteri dan serat yang menempel pada plak gigi menumpuk dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan penyakit gusi. Bakteri dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan akan memicu penebalan dinding arteri. Maka mengobati penyakit gusi dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah.
5. Menarik diri Terkadang orang-orang di sekitar bisa terasa mengganggu dan menjengkelkan. Namun memperkuat hubungan dengan orang yang benar-benar disukai bermanfaat bagi kesehatan. Orang dengan memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga, teman, dan masyarakat pada umumnya cenderung hidup sehat lebih lama.
6. Berolahraga sampai bosan kemudian berhenti "Saya melihat begitu banyak orang pada usia 40-an dan 50-an melakukan olahraga dengan niat baik, melukai diri sendiri, dan kemudian berhenti berolahraga bersama-sama," kata Judith S. Hochman, MD, direktur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Pusat Medis Langone NYU. Latihan yang bijaksana adalah yang lambat dan mantap. Yang lebih penting adalah memiliki komitmen untuk melakukan olahraga teratur.
7. Minum alkohol terlalu banyak Penelitian menunjukkan sejumlah kecil alkohol mungkin baik bagi jantung. Sayangnya, terlalu banyak justru berbahaya. Kelebihan konsumsi alkohol berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi, kadar lemak darah tinggi, dan gagal jantung. Selain itu, tanmbahan kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan mengancam kesehatan jantung.
8. Terlalu banyak makan Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Cobalah untuk makan lebih sedikit, hindari porsi makan yang banyak dan ganti minuman manis dengan air. Akan lebih baik jika mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat berkalori tinggi dan berhati-hati terhadap makanan berlabel 'rendah lemak' yang justru sering tinggi kalori.
9. Menganggap diri sendiri tidak berisiko Penyakit jantung seperti stroke dan gagal jantung lebih banyak mengambil korban jiwa daripada penyakit lain seperti kanker. Tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kelebihan berat badan, dan merokok merupakan faktor risiko yang harus selalu diperhatikan.
10. Makan daging merah Daging merah banyak mengandung lemak jenuh. Ada bukti penelitian yang menegaskan bahwa daging olahan seperti bacon dan hot dog meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker perut. Idealnya, hanya kurang dari 10% dari asupan makanan yang berasal dari hewan dan produk hewan. Jika tidak dapat berhenti memakan daging merah, sebaiknya memakan potongan kecil daging merah dan batasi asupannya. "Makan steak beberapa kali sebulan tidak apa-apa. Iyang jadi masalah apabila dimakan tiga kali sehari," kata Dr. Hochman.
11. Suka menunda-nunda untuk periksa kesehatan Perikasalah dengan doktor untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, dan tekanan darah. Jika kesemuanya tinggi, maka pasien berisiko memelihara penyakit "silent killer" seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Risiko hipertensi meningkat pada orang dewasa di usia pertengahan 50-an menjadi sekitar 90%, bahkan pada orang yang tidak pernah memiliki masalah kesehatan sebelumnya.
12. Merokok atau tinggal dengan perokok "Merokok merupakan bencana total bagi jantung Anda," kata Dr. Ostfeld. Merokok meningkatkan risiko pembekuan darah yang dapat memblokir aliran darah ke jantung dan berkontribusi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah arteri. Sekitar 46.000 orang bukan perokok yang tinggal dengan perokok meninggal karena penyakit jantung setiap tahunnya karena asap rokok.
13. Menghentikan atau berganti-ganti obat Minum pil memang tidak menyenangkan, ada efek sampingnyan, dan sangat mudah bagi orang untuk melupakan obat-obatannya, terutama jika ia merasa baik-baik saja. "Tekanan darah tinggi disebut 'silent killer' karena pasien tidak merasakannya. Merasa baik-baik saja bukan pembenaran untuk menghentikan meminum obat," kata Dr. Ostfeld. Ada 30 jenis obat untuk tekanan darah tinggi, jadi ada banyak pilihan jika salah satu obat tidak efektif, kata Dr. Hochman.
14. Menghindari buah-buahan dan sayuran "Diet yang paling sehat untuk jantung adalah makanan nabati," kata Dr. Ostfeld. Makanan nabati terkandung dalam buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, protein, dan menghindari 'junk food'. Penelitian telah menemukan bahwa orang yang makan lebih dari lima porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko penyakit jantung dan stroke sekitar 20% lebih rendah daripada orang yang makan buah dan sayuran kurang dari tiga porsi per hari.
15. Mengabaikan gejala penyakit jantung Jika biasanya menaiki tiga anak tangga tanpa masalah, tapi tiba-tiba kekurangan napas atau merasa tekanan di dada setelah menaiki satu anak tangga saja, saatnya untuk memanggil dokter. Jangan pernah menganggap itu karena tubuh sudah renta. Semakin cepat mendapatkan perawatan, semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan permanen pada otot jantung.
16. Mengemil makanan asin Makin banyak garam yang dikonsumsi, semakin tinggi tekanan darah. Tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung. "Jauhi junk food kemasan, bacalah kandungan natrium pada label makanan. Beralihlah mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan," kata Dr. Ostfeld. Asupan natrium yang baik adalah di bawah 2.300 miligram per hari. Jika memiliki tekanan darah tinggi atau berusia lebih dari 50 tahun, kurangi hingga hanya 1.500 miligram per hari.
17. Makan berkalori tanpa nutrisi Makanan kaya gula, lemak, dan minyak memang mengandung kalori, tetapi hanya sedikit mengandung nutrisi yang dapat digunakan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak makan makanan yang tidak menagndung kalori meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Makanlah makanan kaya nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, makanan laut, telur, kacang-kacangan, kacang polong, dan biji-bijian tawar. Daging tanpa lemak, unggas, dan susu bebas lemak dan rendah lemak adalah pilihan yang baik juga.
Last edited by gitahafas on Mon Jan 16, 2012 9:26 am; edited 1 time in total |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Mon Jan 16, 2012 9:25 am | |
| PREDIKSI SERANGAN JANTUNG LEWAT TES DARAH Lusia Kus Anna | Rabu, 28 Desember 2011 | 07:42 WIB Kompas.com - Sebuah tes terbaru yang mengukur kadar troponin di dalam darah diklaim bisa membantu mendeteksi apakah seseorang beresiko serangan jantung dalam waktu dekat atau tidak. Tes paling mutakhir ini diharapkan membantu mencegah komplikasi dan menghemat biaya. Troponin adalah protein yang dilepaskan ke dalam aliran darah ketika otot jantung mengalami kerusakan, misalnya saat serangan jantung. Makin banyak kerusakan yang diderita jantung, makin banyak troponin ditemukan dalam darah. Saat ini memang sudah ada tes untuk mengukur troponin T atau troponin I. Dalam studi terbaru para ilmuwan menemukan bahwa tes untuk troponin I lebih sensitif dan akurat dibanding dengan tes lainnya. Penelitian yang diketuai Dr.Till Keller dari University Heart Center di Jerman itu dilakukan terhadap 1.818 pasien yang menunjukkan gejala serangan jantung. Dari jumlah responden tersebut, 413 orang mengalami kejadian serangan jantung.
Dalam tes troponin I jika hasilnya negatif maka pasien memang tidak akan terkena serangan jantung. Pada tes lainnya dokter sering harus melakukan pengulangan tes beberapa kali untuk mendapatkan hasil akurat.Setiap tahunnya ribuan orang datang ke unit gawat darurat karena keluhan nyeri pada dada. Biasanya dokter akan meminta tes EKG (elektrokardiogram) untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada jantung dan juga tes darah. Menurut Dr.Sandra Chaparro, ahli jantung dari University Miami Hospital, Florida, AS, tidak semua hasil EKG menunjukkan hasil abnormal selama serangan jantung, karena itulah tes darah diperlukan."Seringkali orang datang dengan keluhan nyeri dada, bisa karena memang ada sesuatu yang gawat atau tidak berarti apa-apa. Karena itu tes yang sensitif dan akurat sangat penting untuk menghembat biaya," kata Chaparro. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Mon Jan 16, 2012 9:26 am | |
| VAKSIN FLU CEGAH KEPARAHAN AKIBAT GAGAL JANTUNG Bramirus Mikail | Asep Candra | Senin, 19 Desember 2011 | 13:59 WIB BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah rekomendasi terbaru menunjukkan bahwa, mereka yang berisiko atau yang telah divonis mengidap penyakit jantung perlu mendapatkan vaksinasi influenza untuk mencegah keparahan akibat penyakit tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Erwinanto Sp.JP, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, saat acara workshop bertajuk Healthy Life, Healthy Me, Sabtu, (17/12/2011). Erwin mengungkapkan, keberadaan vaksin flu sebenarnya sudah ada di Indonesia, namun belum menjadi program pemerintah karena harganya yang relatif mahal. Padahal lanjut Erwin, selain memberikan keuntungan pada orang dengan gangguan jantung, pemberian vaksin flu juga dapat mencegah memburuknya berbagai kondisi medis kronis lain, seperti asma maupun diabetes. "Ini terutama untuk mereka dengan gagal jantung, di mana jantung mudah sekali mengalami infeksi. Orang-orang gagal jantung kalau dia terkena infeksi maka kondisinya akan semakin parah," jelasnya.
Gagal jantung (heart failure) umumnya didefinisikan sebagai ketidakmampuan jantung untuk memasok aliran darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Gagal jantung dapat menyebabkan sejumlah gejala termasuk sesak nafas, batuk, kongesti vena kronis, pergelangan kaki bengkak, dan cepat lelah. Erwin menuturkan, virus flu dapat mengakibatkan peradangan (inflamasi) dalam tubuh, khususnya organ paru-paru. Dalam hal ini, pasien jantung adalah pihak paling rentan selama pandemi flu. Pada pasien jantung, virus influenza dapat menimbulkan pembengkakan di sekitar jantung atau arteri yang menimbulkan gumpalan. Inilah yang menyebabkan serangan jantung. "Terbukti bahwa vaksin flu dapat meningkatkan quality of life pasien, karena pasien menjadi lebih jarang masuk rumah sakit. Dengan vasksinasi pasien tetap bisa masuk rumah sakit tetapi frekuensinya berkurang," tandasnya. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Mon Jan 16, 2012 9:27 am | |
| PENTINGNYA MODIFIKASI "LIFESTYLE" CEGAH SAKIT JANTUNG Bramirus Mikail | Asep Candra | Senin, 19 Desember 2011 | 14:42 WIB BANDUNG, KOMPAS.com - Sampai saat ini, penyakit jantung koroner masih menjadi momok menakutkan dan merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia. Kondisi ini sebenarnya tidak perlu terjadi apabila setiap individu melakukan perubahan gaya hidup (lifesytle) dengan rutin melakukan olahraga dan menjalani pola diet yang sehat. Demikian disampaikan spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Erwinanto Sp.JP, saat acara workshop bertajuk "Healthy Life, Healthy Me", di Bandung Sabtu (17/12/2011) Menurut Erwin, frekuensi olahraga yang teratur, mengonsumsi banyak sayuran, buah-buahan, mengurangi asupan alkohol dan lemak jenuh dalam makanan secara drastis dapat mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. "Penyakit jantung dapat dicegah dengan memodifikasi lifestyle, dan minum obat untuk mengurangi mortalitas," katanya.
Erwin menerangkan, penyakit jantung koroner umumnya terjadi akibat adanya timbunan plak pada lapisan dalam pembuluh darah jantung (aterosklerosis), yang mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu. Plak tersebut bisa pecah kapan saja tanpa dapat diprediksi. "Plak pecah karena berubah komposisinya, dan komposisinya berubah karena lifestyle," ucapnya. Ia menambahkan, penumpukan plak atau zat lemak secara berlebihan pada lapisan dinding nadi pembuluh koroner sangat dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat. Mereka yang tergolong perokok berat, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan stres juga berada pada risiko mendapatkan penyakit jantung koroner. Erwin mengatakan, butuh waktu yang lama untuk menghilangkan plak pada pembuluh darah jantung. Namun, cara yang terbaik bagi mereka yang sudah diketahui memiliki plak adalah dengan berusaha mengurangi jumlah plak dan menjaganya agar tidak pecah. "Yang bisa kita lakukan adalah mengurangi plaknya. Dan biarkan plak seperti itu tapi jangan sampai pecah," katanya
Untuk menjaga agar plak tidak pecah, lanjut Erwin, ada dua hal yang harus dijalankan secara bersamaan yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu dan mengubah lifestyle. Apabila seseorang hanya melakukan salah satu saja, misalnya mengonsumsi obat tanpa disertai perubahan gaya hidup, maka hasilnya tidak akan maksimal, begitu pula sebaliknya. Sayangnya lanjut Erwin, sampai saat ini belum ada cara untuk mendeteksi keberadaan plak tersebut. Apalagi mereka yang mempunyai plak cenderung tidak menunjukkan keluhan apa pun. Erwin menganjurkan, bagi mereka yang diketahui memiliki risiko tinggi dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner harus berhati-hati ketika memutuskan untuk berolahraga. "Orang dengan penyakit jantung harus tetap olahraga, tetapi dosisnya ditentukan," tutupnya. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Wed Jan 18, 2012 8:16 pm | |
| KESEDIHAN GANDAKAN RISIKO SERANGAN JANTUNG Selasa, 17 Januari 2012 15:33 WIB Media Indonesia SEBUAH penelitian baru menyebutkan bahwa serangan jantung akan lebih kompleks jika penderita mengalami kesedihan yang mendalam. Dikutip dari The Wall Street Journal, penelitian yang dilakukan terhadap 1.985 orang dewasa yang menjadi korban serangan jantung, menemukan bahwa risiko serangan jantung meningkat hingga 21 kali lebih tinggi dalam rentan waktu yang dekat setelah orang yang dicintainya meninggal dunia. Mengapa hal tersebut dapat memicu serangan jantung? Salah satu peneliti, Elizabeth Mostofsky melaporkan tentang tekanan yang diakibatkan oleh rasa kehilangan memicu denyut jantung yang lebih tinggi, sehingga memicu tekanan dan pembekuan darah yang meningkat. Penelitian yang juga dipublikasikan dalam Circulation: Journal of American Hearth Association, menyebutkan bahwa Stres-induced cardiomyopathy, yaitu keadaan akibat dipicu oleh emosi akut atau trauma fisik dan melepaskan gelombang adrenalin yang menguasai hati, seperti kesedihan, kecemasan, maupun kemarahan, juga menjadi penyebab meningkatnya risiko seranga jantung. Apapun penyebab yang diakibatkan dari serangan jantung, akan dapat dihilangakn dengan menjaga pola hidup yang sehat dan mengkonsumsi jenis makanan yang tidak asal-asalan. Yuk, hidup sehat agar penyakit jantung dapat dilawan! (*/OL-06) |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Thu Jan 19, 2012 8:51 pm | |
| TRIGLISERIDA DAN KOLESTEROL APA BEDANYA? Kamis, 19 Januari 2012 15:34 WIB REPUBLIKA.CO.ID, Kedua istilah ini kerap kali membingungkan. Bagi orang awam, trigliserida dan kolesterol sama-sama merujuk pada unsur kolesterol. Dr dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam, mengungkapkan bahwa ada perbedaan mendasar di antara keduanya. Trigliserida adalah sejenis lemak yang ada dalam tubuh. Tubuh kita memerlukannya untuk menghasilkan energi. Jika makanan yang kita makan jumlah kalorinya melebihi kebutuhan, kelebihannya akan diubah oleh hati menjadi trigliserida. Trigliserida akan disimpan dalam sel-sel lemak. Jika tubuh memerlukan energi, trigliserida akan diambil kembali dan diubah menjadi energi. Jika kita terus-menerus makan dengan jumlah kalori yang melebihi kebutuhan, trigliserida akan terus disimpan dalam tubuh dan kadarnya meningkat. Trigliserida dan kolesterol sama-sama merupakan lemak yang beredar dalam tubuh, tetapi jenisnya berbeda. Fungsinya pun berbeda. Jika trigliserida menghasilkan energi, maka kolesterol digunakan untuk membangun sel-sel tubuh dan hormon. Trigliserida tinggi, seperti kolesterol, juga merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Sebuah penelitian melaporkan, berapa pun kadar kolesterol jahat (LDL) seseorang, normal ataupun tinggi, dengan adanya kadar trigliserida tinggi, maka risiko terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat. Apalagi, bila Anda gemuk sekali, perut Anda membuncit, mempunyai tekanan darah tinggi, atau sakit kencing manis. Untuk mengatasi kadar trigliserida yang meningkat, sebelum memakai obat, lakukan terlebih dahulu perubahan gaya hidup. Respons penurunan trigliserida biasanya sangat baik dengan melakukan modifikasi gaya hidup. Zubairi lantas menyarankan agar kita menerapkan pola hidup sehat. Namun, sebelum itu, dia pun memberikan beberapa tips untuk memperbaiki kesehatan seperti melakukan pemeriksaan kadar gula darah untuk mengetahui apakah kita menderita diabetes (kencing manis) atau tidak. Kadar trigliserida tinggi dapat disebabkan oleh resistensi insulin (hormon insulin yang mengatur kadar gula darah tidak dapat bekerja dengan baik).
Resistensi insulin merupakan sebab terjadinya diabetes. Resistensi insulin juga terjadi pada orang yang mengalami obesitas (kegemukan) sehingga kadar trigliserida meningkat. Walaupun tidak terlihat gemuk, berhati-hatilah jika di sekitar pinggang banyak bertumpuk lemak sampai perut terlihat buncit karena bisa menyebabkan resistensi insulin. Tubuh akan menyimpan trigliserida jika kita makan makanan berkalori tinggi. Jadi, untuk menurunkan kadarnya, kita harus membatasi makanan berkalori tinggi, yang sumbernya adalah karbohidrat dan gula. Sering kali orang telah berdiet rendah lemak, namun tetap tinggi karbohidrat. Sumber karbohidrat, misalnya, nasi, roti, kentang, jagung, singkong. Selain mengurangi asupan karbohidrat, pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, misalnya, nasi merah atau roti gandum dibanding nasi putih atau roti putih. Sebaiknya juga mengurangi makan dua jenis karbohidrat sekaligus, misalnya, hindari makan nasi dengan lauk mi goreng. Buah dan sayur harus dimakan masing-masing tiga kali sehari (enam porsi) atau setidaknya lima porsi buah dan sayur sehari. Olahraga rutin harus ditingkatkan, untuk permulaan minimal tiga kali seminggu dulu. Lakukan selama minimal 30 menit. Olahraga yang dilakukan bersifat aerobik, seperti jalan cepat, lari, bersepeda, atau berenang. Jika tidak sempat, lakukan "olahraga" sambil beraktivitas sehari-hari, misalnya, memilih menggunakan tangga dibandingkan lift, parkir di tempat yang agak jauh, atau sit-up, push-up, atau lari di tempat sambil menonton televisi. Hindari kebiasaan "ngemil" sambil menonton televisi. Dengan menerapkan gaya hidup sehat tersebut, dikombinasikan dengan menghentikan merokok, menghentikan minuman beralkohol, serta memperbanyak silaturahim-sudah dibuktikan di banyak penelitian ilmiah di banyak negara, termasuk di Amerika-kita terhindar dari stroke, kanker, serangan jantung, dan akan hidup sehat pada usia 73 tahun. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Sat Jan 21, 2012 9:16 am | |
| BERCINTA AMAN UNTUK PENDERITA PENYAKIT JANTUNG Lusia Kus Anna | Jumat, 20 Januari 2012 | 07:59 WIB Kompas.com - The American Heart Association menyatakan aktivitas seksual secara umum tidak berbahaya untuk para penderita penyakit jantung. Meski begitu pasien harus memeriksakan diri secara teratur ke dokter. Aktivitas seksual perlu diwaspadai apa bila penyakitnya tidak terkontrol. Asosiasi jantung tersebut juga menambahkan bahwa diperlukan riset yang lebih dalam mengenai pengaruh hubungan seksual terhadap sistem kardiovaskular kaum wanita dan orang lanjut usia yang memiliki kondisi khusus. Kegiatan seksual dinyatakan masuk akal untuk pasien angina ringan (nyeri dada) dan mereka yang menderita penyakit jantung ringan, dan pasien penyakit jantung yang tidak ada keluhan. Pasien yang menderita gangguan detak jantung (atrial fibrillation) yang terkontrol juga aman berhubungan seks. "Faktanya, bagi sebagian besar pasien penyakit jantung risiko dari aktivitas seksual rendah. Kebanyakan pasien yang penyakitnya stabil aktivitas seksual bisa disetarakan dengan olahraga ringan atau sedang seperti berjalan kaki atau naik tangga beberapa lantai," kata Dr.Glenn Levine, dari Baylor College of Medicine. Para pasien penyakit jantung biasanya enggan menanyakan pada dokter mengenai bahaya hubungan seksual bagi kondisi mereka, namun sebenarnya kekhawatiran itu ada dalam pikiran. "Kami ingin mendorong para dokter untuk mendiskusikan ini pada pasien mereka," kata Levine. Dalam penelitian yang dilakukan Levine, serangan jantung akut yang dikaitkan dengan aktivitas seksual termasuk jarang, hanya kurang dari satu persen.
Untuk orang yang pernah mengalami serangan jantung, berhubungan seksual meningkatkan risiko datangnya serangan kembali meski risikonya rendah. "Risikonya meningkat dari 10 per 1 juta per jam menjadi 20-30 per 1 juta per jam," tulis para peneliti. Selain itu kematian mendadak saat berhubungan seks sebenarnya adalah kejadian langka. Tetapi ketika hal itu terjadi biasanya dialami oleh laki-laki dan ia sedang bercinta dengan bukan pasangan sahnya. "Pada umumnya dengan pasangan yang lebih muda, bukan ditempat yang diakrabi, atau setelah mengonsumsi alkohol dan makanan tertentu," imbuhnya. Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan pasien penyakit jantung yang penyakitnya tidak stabil atau gejalanya cukup parah memang sebaiknya menghindari aktivitas seksual seperti halnya olahraga beresiko. Hal yang harus dihindari adalah konsumsi obat disfungsi ereksi pada pasien yang menderita nyeri dada. Namun pada pasien wanita yang sudah menopause, penggunaan estrogen yang dioles atau dimasukkan ke vagina untuk mengurangi nyeri saat penetrasi dinyatakan aman. "Jika Anda orang yang aktif dan tidak mengalami gejala, maka hubungan seks aman. Tetapi jika sering timbul keluhan nyeri dada, sesak napas atau jantung berdebar-debar, sebaiknya aktivitas seks dihindari," kata Dr.Reene Pande, dokter penyakit jantung. Hal yang juga digarisbawahi dari pernyataan ini adalah pentingnya komunikasi dokter dan pasien. "Komunikasi adalah hal yang utama, kami tidak akan tahu jika ada masalah jika pasien tidak mengungkapkannya," kata Pande. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Wed Jan 25, 2012 6:26 am | |
| AWAS SUDDEN DEATH USAI FUTSAL Wednesday, 25 January 2012 Seputar Indonesia Meski merumputnya di lapangan mini,namun futsal termasuk jenis olahraga high impact.Selain rawan cedera, olahraga ini mempunyai gerakan- gerakan eksplosif yang bisa cepat menaikkan denyut nadi. Peningkatan denyut nadi yang terlalu drastis bisa menyembabkan stroke yang bisa berujung kematian. Kasus meninggalnya anggota DPR Adjie Massaid dan Basuki usai bermain futsal contohnya. Menurut Ari F Syam,Ketua Advokasi PB PAPDI, Departemen penyakit Dalam FKUI-RSCM,sepak bola dan futsal memang merupakan olahraga yang membuat jantung kita bekerja keras.Kadang harus sprint,berlari ke sana kemari. “Kondisi ini bisa menimbulkan stres tertentu, apalagi kalau kita memainkan olahraga tersebut secara serius,”kata Ari dalam tulisannya di milis Wartawan Kesehatan beberapa waktu lalu. Olahraga yang berlebihan sendiri,kata Ari,merupakan sesuatu keadaan yang bisa memicu serangan jantung dan pecahnya pembuluh darah otak (stroke).
“Pada kondisi yang memang sudah ada gangguan pada pembuluh darah jantung,berupa sumbatan karena aterosklerosis, maka sumbatan tersebut akan terlepas saat kita berolahraga keras,seperti sepak bola dan futsal tadi,” imbuhnya. Nah,bagaimana menghindari sudden death usai bermain futsal? Bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun,sebaiknya berpikir ulang sebelum bermain futsal. Apalagi bila Anda tergolong tidak pernah check up. Sebab,bisa jadi Anda memiliki penyakit hipertensi, hiperkolesterol, dan jantung. Nah bila sudah begitu,sebaiknya urungkan niat untuk merumput di lapangan futsal. Sebagai gantinya,sebaiknya pilih olahraga yang ringan saja. Apalagi bila selama ini Anda memiliki berbagai keluhan seperti sesak napas, lelah yang tidak seperti biasanya,nyeri di dada terutama dada kiri,dan nyeri di daerah ulu hati setelah melakukan aktivitas olahraga tertentu. Mungkin kesehatan Anda memang bermasalah. “Pemeriksaan treadmillmerupakan salah satu skrining yang bisa mengidentifikasi adanya permasalahan pada jantung kita,”saran Ari. ● wuri Hardiastuti |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Wed Jan 25, 2012 8:59 pm | |
| 10 SINYAL SEPELE GANGGUAN JANTUNG RABU, 25 JANUARI 2012, 10:43 WIB Pipiet Tri Noorastuti VIVAnews - Banyak orang terlambat menyadari gangguan kesehatan jantung. Mereka umumnya baru sadar setelah mengalami serangan, yang tak jarang berujung fatal. Beberapa orang mengabaikan gejala gangguan jantung karena tanda-tanda yang muncul terkesan tak genting. Bahkan ada yang berpikir itu hanya gejala penuaan atau obesitas. Agar tak terjebak serangan fatal, kenali tanda-tanda gangguan jantung untuk mempermudah diagnosis dini, seperti dikutip Times of India:
1. Sesak napas saat berbaring atau tidur Jika merasa mengalami tekanan di dada hingga sulit mengambil napas dalam-dalam, Anda mungkin harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli jantung. Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah rasa sesak napas sepanjang malam. Ini biasanya terjadi akibat melemahnya kemampuan memompa jantung sehingga mengakibatkan aliran darah dari jantung ke paru-paru.
2. Merasakan tekanan di dada Rasanya seperti tertimpa beban berat atau mengalami sensasi tenggelam. Beberapa di antaranya disertai nyeri di tengah aktivitas, dan menghilang dengan sendirinya setelah istirahat. Kondisi ini mungkin terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung sehingga membuat suplai oksigen ke sel-sel jantung tersendat.
3. Pakaian atau sepatu terasa sesak Jika mengalami gejala ini tiba-tiba, segeralah konsultasi ke dokter. Pada beberapa kasus gagal jantung, gejala ini paling kerap muncul lantaran terjadi penurunan kemampuan otot-otot jantung untuk memompa, sehingga darah menekan cairan dari pembuluh darah ke jaringan tubuh. Pada kasus berat, kondisi ini memicu bengkak di beberapa bagian tubuh akibat akumulasi cairan.
4. Lelah sepanjang waktu Apakah Anda merasa lelah atau lemas tiada henti, meski telah istirahat cukup? Jangan remehkan kondisi ini. Kelesuan atau kelelahan tiada henti bisa menjadi pertanda organ tubuh Anda tidak mendapatkan cukup oksigen karena gangguan jantung.
5. Batuk mengi Sejumlah penderita gangguan jantung cenderung mengembangkan batuk kronis atau mengi karena akumulasi cairan di paru-paru. Batuk biasanya semakin parah ketika berbaring atau saat bangun tidur. Waspadai kondisi ini karena seringkali terkecoh dengan diagnosis asma atau gangguan paru-paru.
6. Kurang nafsu makan Gejala lain yang biasa mengiringi penderita gangguan jantung adalah rasa kenyang akibat akumulasi cairan dalam hati atau sistem pencernaan. Kondisi inilah yang kemudian menurunkan nafsu makan, ditambah rasa lelah tak terkontrol. Mengunyah pun bisa menjadi aktivitas yang melelahkan.
7. Buang air kecil di malam hari Sering buang air kecil di malah hari adalah gejala lain gangguan jantung. Biasanya dipicu transfer cairan yang terakumulasi di kaki pada siang hari ke ginjal, melalui aliran darah. Untuk menghindari hal ini, kontrol asupan cairan di malam hari atau gunakan diuretik di pagi hari.
8. Gangguan irama jantung Biasanya jantung mulai berdetak pada tingkat yang lebih cepat untuk mengimbangi kekuatan pompa yang berkurang. Atau, mengalami palpitasi tidak teratur dalam hati sehingga merasa jantung seperti berlari atau berdenyut-denyut.
9. Cemas Ini adalah satu indikasi umum atau peringatan terjadinya gangguan jantung yang kerap diabaikan. Rasa cemas setiap saat itu disertai tarikan napas dan detak jantung cepat, serta telapak tangan berkeringat. , banyak tanda-tanda kesalahan individu sebagai perasaan cemas atau stres. Karenanya, jika merasa gugup atau gelisah setiap saat, coba kaitkan dengan gejala gangguan jantung lain untuk deteksi dini.
10. Perubahan perilaku Ini juga merupakan gejala penting dari gangguan jantung. Segala bentuk perubahan perilaku yang tidak dapat dijelaskan seperti nafsu makan berkurang, tidur malam tak nyenyak, aktivitas menurun karena lemas, bisa menjadi bel peringatan kesehatan jantung yang perlu diperhatikan. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Fri Jan 27, 2012 7:31 pm | |
| KENALI TANDA AWAL PENYAKIT JANTUNG Jumat, 27 Januari 2012 16:00 WIB Media Indonesia SEBELUM penyakit jantung semakin mengancan dan terlihat lebih menyeramkan, ada baiknya untuk intip apa saja tanda-tandanya, seperti yang dikutip dalam Timesofindia.com.
1. Terjadi tekanan yang berat pada dada, biasa sering disebut sebagai nyeri dada. Disebabkan karena sel-sel jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup karena berkurangnya aliran darah ke otot-otot jantung.
2. Tanda pertama dapat terlihat dari adanya kesulitan dalam bernafas. Kesulitan tersebut biasanya terjadi ketika tidur atau hanya sekedar berbaring. Untuk mengatasi hal tersebut, ambilah nafas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan. Kondisi nafas yang sesak juga biasa terjadi pada malam hari, hal tersebut dapat dikatakan sebagai Paroxysmal Nocturnal Dyspnea, atau kesulitan nafas akibat berkurangnya kemampuan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan kembalinya darah ke jantung dan paru-paru.
3. Tanda awal juga ditandai dengan berkurangnya nafsu makan. Hal tersebut disebabkan akumulasi cairan dalam hati atau sistem pencernaan yang mengakibatkan berkurangnya nafsu makan.
4. Seringkali merasa lelah tanpa sebab. Rasa lesu dan lelah diakibatkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.
5. Intensitas buang air kecil yang sering dapat menjadi salah satu tanda. Hal tersebut terjadi karena cairan yang terakumulasi di ginjal melalui aliran darah pada siang hari. Untk menghindari hal tersebut, kontrol asupan air pada malam hari.
Kenali 5 tanda-tanda awal penyakit jantung ini sehingga pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin. (*/OL-06) |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Sat Jan 28, 2012 8:37 pm | |
| CEGUKAN 4 HARI TANPA HENTI, TERNYATA KENA SERANGAN JANTUNG Sabtu, 28/01/2012 11:57 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth New York City, Cegukan merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada setiap orang. Tapi seorang pria harus masuk ruang gawat darurat karena cegukan yang dialaminya selama 4 hari ternyata merupakan satu-satunya gejala serangan jantung. Dalam kasus yang sangat langka dan sangat tidak biasa, cegukan terus-menerus bisa menjadi satu-satunya gejala serangan jantung. Meski kasus seperti ini sangat sedikit, tapi menurut studi kasus yang diterbitkan pada American Journal of Emergency Medicine edisi Januari, hal ini diketahui pernah terjadi pada seorang pria berusia 68 tahun. Pria yang tidak disebutkan identitasnya tersebut harus masuk ruang gawat darurat karena mengalami cegukan setiap 4 sampai 6 detik selama empat hari. Tekanan darahnya sedikit tinggi dan dokter melakukan pengujian sinar-X dada untuk mencari kemungkinan tumor, tetapi tidak ditemukan masalah apa-apa. Dokter kemudian memberinya relaksan otot dan obat lain yang dikenal untuk mengurangi singultus, yaitu istilah medis untuk cegukan. Menurut dokter, dengan obat tersebut cegukannya akan berhenti dengan sendirinya. Namun 2 hari kemudian, ia kembali ke ruang gawat darurat dengan kondisi masih cegukan.
Karena pria yang sudah tua itu memiliki beberapa faktor risiko untuk penyakit jantung, seperti diabetes, merokok dan tekanan darah tinggi, dokter mengujinya dengan elektrokardiogram (EKG), yang akan menunjukkan beberapa kelainan irama jantung. Tes darah menunjukkan pria tersebut memiliki protein tingkat tinggi yang dikeluarkan ketika otot jantung telah rusak, yang mengkonfirmasi diagnosis untuk serangan jantung kecil. Pria itu tidak mengalami nyeri dada, tidak ada kesulitan bernapas, tidak nyaman, serta tidak ada mual, pusing atau berkeringat dingin, hanya cegukan konstan. Tetapi begitu ia diberikan obat jantung, cegukannya langsung hilang. "Jujur saya tidak tahu mengapa pria itu tidak ada tanda-tanda peringatan serangan jantung yang biasa. Tapi banyak orang, terutama penderita diabetes, dapat memiliki presentasi yang tidak biasa untuk masalah jantung," jelas Dr. Joshua Davenport, emergency physician di St. Luke's-Roosevelt Hospital, New York City, seperti dilansir MSNBC, Sabtu (28/1/2012).
Menurut Dr Davenport, cegukan biasanya tidak disebabkan oleh sesuatu yang berat seperti serangan jantung tanpa seseorang mengalami gejala lain. Kasus ini diakuinya sebagai pengecualian dan sangat langka. "Adapun mengapa masalah jantung mungkin telah memicu cegukan, karena ketika jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena darah kurang mengalir melalui arteri yang sakit, ini bisa mengiritasi saraf diafragma, otot pernapasan bawah jantung," jelasnya. Cegukan yang terjadi menunjukkan bahwa diafragma (otot berbentuk kubah yang berada tepat di bawah paru-paru dan terhubung ke tulang rusuk) bergerak naik dan turun tanpa sadar, atau disebut kontraksi spasmodik diafragma. Salah satu saraf yang mengatur gerakan diafragma ini adalah saraf phrenic. Alasan yang lebih umum mengapa saraf berjalan ke diafragma teriritasi dan menyebabkan cegukan adalah perut buncit, minum alkohol atau banyak soda, permen karet atau merokok. Kasus cegukan tanpa henti juga bisa dipicu oleh refluks asam. Cegukan konstan juga dapat disebabkan oleh tumor di kepala, leher atau paru-paru, atau infeksi di otak atau telinga. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Sun Feb 05, 2012 6:02 pm | |
| TRIK MENJAGA JANTUNG AGAR TETAP SEHAT Kamis, 02/02/2012 12:52 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth Jakarta - Saat ini penyakit jantung semakin tidak mengenal usia, orang yang masih muda bisa terkena penyakit jantung. Untuk itu ketahui langkah-langkah apa yang sebaiknya dilakukan agar jantung tetap sehat. Dr Manny Alvarez menuturkan penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi bagi perempuan maupun laki-laki. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari faktor risiko dan mengenal gejala yang muncul. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga jantung agar tetap sehat, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (2/2/2012) yaitu:
1. Menjaga kolesterol Kolesterol adalah bagian penting dari tubuh sehat yang memproduksi membran sel dan beberapa hormon. Tapi jika terlalu banyak bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koronen dan serangan jantung. LDL (kolesterol jahat) yang terlalu banyak di dalam darah bisa membentuk plak dalamarteri yang membuatnya jadi kurang fleksibel. Jika arteri sempit, serangan jantung atau stroke bisa terjadi.
2. Tinggalkan rokok Banyak studi menunjukkan rokok adalah penyebab utama penyakit jantung koroner, karena bisa meningkatkan tekanan darah dan cenderung membuat darah membeku. Risiko perokok kena penyakit jantung adalah 2-4 kali lipat lebih besar ketimbang non-perokok. Jika setelah operasi bypass masih merokok, maka berisiko kena masalah jantng berulang.
3. Melakukan aktivitas fisik secara teratur Kegiatan seperti berenang, berlari, bersepeda, menari atau berjalan kaki bisa membantu jantung tetap sehat. Menurut American Heart Association, orang berusia di atas 18 tahun sebaiknya mendapatkan waktu 30 menit untuk aktivitas fisik dan setidaknya 5 hari dalam seminggu.
4. Pola makan sehat dan seimbang Pola makan yang benar sangat penting untuk menjaga jantung tetap sehat. Diet sehat disini memiliki penekanan pada lemak sehat, buah-buahan dan sayuran, serta mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond, walnut dan pistachio setiap hari.
5. Konsumsi ikan 3 kali seminggu Ikan seperti salmon, tuna dan mackerel memiliki asam lemak omega 3 yang dikonsumsi 3 kali seminggu sangat baik untuk melawan penyakit jantung. Keseimbangan antara omega-3, omega-6 dan omega-9 adalah kombinasi yang kuat untuk mengurangi penyakit jantung.
6. Menjaga berat badan tetap sehat Memiliki berat badna yang sehat bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung, bahkan pengurangan berat badan sekecil apapun membantu menurunkan risiko. Kehilangan 10 persen berat badan secra signifikan menurunkan tekanan darah dan risiko diabetes yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Mempertahankan berat badan yang sehat adalah menyeimbangkan energi yang dikeluarkan melalui latihan dan kegiatan sehari-hari dengan kalori yang dikonsumsi.
7. Mengukur tekanan darah secara teratur Tekanan darah tinggi yang terus menerus dalam jangka waktu lama bisa merusak jantung dan pembuluh darah. Mayo clinic merekomendasikan orang dewasa untuk memeriksa tekanan drah setiap 2 tahun. Selain itu sebaiknya diimbangi dengan perubahan gaya hidup seperti mengatur asupan natrium, aktivitas fisik secara teratur serta melatih diri untuk melakukan meditasi dan yoga sebagai cara mengelola stres yang baik. |
|  | | gitahafas Moderator


Number of posts: 11775 Age: 53 Location: Jakarta Registration date: 2008-09-30
 | Subject: Re: Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs Sun Feb 05, 2012 6:28 pm | |
| STATIN TURUNKAN RISIKO SERANGAN JANTUNG Minggu, 05 Februari 2012 13:00 WIB Media Indonesia SEBUAH studi yang dilaporkan baru-baru ini di Journal of American College of Cardiology, menyebutkan bahwa telah ditemukan obat penurun kadar kolesterol yang dinamakan statin. Dalam hasil penelitian yang juga dikutir dari drugs.com, disebutkan bahwa statin dapat menurunkan risiko serangan jantung sekitar 20 persen. Dalam penelitian terdahulu, didapati bahwa statin yang meliputin lipitor, lovastatin, dan crestor, hanya efektif digunakan untuk pasien perempuan. Namun, dalam studi terbaru yang diwakili oleh Dr William Kostis, dari divisi kardiologi di Massachusetts General Hospital di Boston, statin dapat digunakan untuk mengobati pasien perempuan maupun laki-laki dengan tingkat kadar kolesterol tinggi. Penelitian dengan 18 uji klinis yang melibatkan lebih dari 140 ribu pasien perempuan dan laki-laki ini, menggunakan jenis penelitian yang disebut dengan meta analisis. Dari hasil analisis tersebut, Kostin dan rekannya menemukan sedikit kejadian kardiovaskular dan kematian yang lebih sedikit bagi mereka yang mengkonsumsi statin. (*/OL-06) |
|  | | | | Heart Attack Symptoms and Early Warning Signs | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |